Pdt Samuel Oey

Pdt Samuel Oey Shalom! Mari bergabung dan nikmati hadirat Tuhan dimanapun anda berada, bersama saya dan keluarga setiap harinya setiap 12 Jam.

Senin-Jumat :
Morning Praise & Worship pk. 07.00 WIB
Mezbah Keluarga Malam pk. 19.00 WIB


Tuhan Yesus Memberkati.

05/10/2022

Mezbah Keluarga Malam

05/08/2022

Indonesia Menyembah
Kamis, 25 Agustus 2022
08.00WIB - 20.00WIB
Di Holy Stadium Semarang

Rumah Singgah Purwokerto
30/04/2022

Rumah Singgah Purwokerto

28/04/2022

Rumah Singgah Purwokerto

⛪ Pesan Gembala City of God Church Purwokerto 📆 20 Januari 2022 📖  Matius 24 : 42 " Karena itu berjaga-jagalah, sebab ka...
20/01/2022

⛪ Pesan Gembala
City of God Church Purwokerto
📆 20 Januari 2022

📖 Matius 24 : 42
" Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. "

Arti dari berjaga-jaga adalah kita harus bersungguh-sungguh mempersiapkan hidup kita.
Berjaga-jaga juga berarti waspada terhadap segala kemungkinan. Berjaga-jaga juga berarti bersiap-siap; bersiap sedia; berawas-awas; berhati-hati. Mengapa kita harus selalu berjaga-jaga? Karena hari-hari yang kita jalani ini penuh kejutan, perubahan, percepatan atau hal-hal tak terduga yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Tak ada seorang pun tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari, karena itu "Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu." (Amsal 27 : 1).

Firman Tuhan berkata bahwa kita harus berjaga-jaga senantiasa karena kita tidak tahu kapan Yesus datang kedua kali.
Ada 4 hal yang Firman Tuhan ajarkan mengenai berjaga-jaga dan menanti-nantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali:

• Jangan tidur

• Bersungguh-sungguh mempersiapkan hidup kita

• Waspada akan ketamakan

• Waspada terhadap ajaran sesat

Kerohanian yang tidak di jaga dengan baik lama kelamaan akan mulai menjadi kendor, suam dan bahkan tidur atau bahkan mati. Saat rohani kita tertidur maka kita akan kehilangan banyak hal dan waktu untuk mengerjakan rencana Tuhan.

Arti kedua dari berjaga-jaga adalah kita harus bersungguh-sungguh mempersiapkan hidup kita. Kapan pun Yesus datang, kita harus siap. Persiapkan tubuh, jiwa dan roh kita yaitu dengan selalu hidup didalam tuntutan Roh Tuhan, sehingga kita tidak lagi hidup semau kita sendiri, tetapi hidup selalu dalam pimpinan Roh Tuhan.

Yang ketiga harus waspada terhadap ketamakan. Semakin hari tawaran dunia membuat orang lebih fokus kepada memenuhi keinginan daging. Ingin lebih sukses, kaya, banyak uang, dan tidak mau kalah saing dengan orang lain. Akibatnya orang menjadi tamak dan melupakan hakekat dirinya yang dipanggil untuk menjadi terang dan berkat.

Yang terakhir, Ajaran sesat semakin menyeret orang dalam ketamakan dan egosentris. Kebanyakan dari ajaran sesat akan berusaha sedikit demi sedikit mengarahkan orang untuk menyimpang dari kebenaran. Oleh karena itu berhati-hatilah dan selalu belajar kebenaran Firman dengan tuntunan Roh kudus sehingga kita dapat membedakan yang benar dan sesuai Firman Tuhan.

⛪ Pesan Gembala City of God Church Purwokerto 📆 18 Januari 2022 📖 Lukas 9:24"Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawan...
18/01/2022

⛪ Pesan Gembala
City of God Church Purwokerto
📆 18 Januari 2022

📖 Lukas 9:24
"Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya."

Menjadi orang Kristen tidaklah mudah karena kita mengemban tugas yang tidak sembarangan. Ketika kita memutuskan untuk percaya kepada Yesus Kristus dan menjadikan Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat, status kita adalah menjadi murid Yesus. Sebagai murid Yesus kita wajib melakukan semua perintah-perintah Yesus serta meneladani hidupNya.

Untuk mengikut Yesus dibutuhkan komitmen yang tidak boleh dibuat main-main karena banyak tantangan yang akan kita hadapi dan kita pun harus melakukan kehendakNya dengan taat. Ketaatan adalah suatu proses di mana kita bisa dikatakan layak untuk menjadi murid Yesus atau tidak. Menyangkal diri dan memikul salib adalah syarat mutlak yang harus dijalankan oleh setiap murid Yesus. Melalui penyangkalan diri dan pikul salib kita belajar untuk memiliki kerendahan hati dan punya hati yang teachable (bersedia diajar), supaya kita menjadi murid Yesus yang militan, tidak mudah lemah dan pantang menyerah.

Mengapa kita diijinkan melewati ujian atau tantangan? Ini adalah untuk membuktikan kemurnian iman kita yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api, sehingga kita beroleh pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diriNya (baca 1 Petrus 1:7). Dalam mengikut Tuhan Yesus kita pun harus memiliki integritas dan jangan sampai ada kepura-puraan. Tidak ada kata setengah-setengah atau suam-suam kuku. Oleh karena itu, mari mulai saat ini perbaharui komitmen kita untuk mengikut Yesus, jangan lagi menoleh ke belakang tetapi terus memandang ke depan kepada rencana Tuhan.

15/01/2022

Address

Banyumas
53147

Telephone

+628112625502

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pdt Samuel Oey posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Pdt Samuel Oey:

Share