20/01/2022
⛪ Pesan Gembala
City of God Church Purwokerto
📆 20 Januari 2022
📖 Matius 24 : 42
" Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. "
Arti dari berjaga-jaga adalah kita harus bersungguh-sungguh mempersiapkan hidup kita.
Berjaga-jaga juga berarti waspada terhadap segala kemungkinan. Berjaga-jaga juga berarti bersiap-siap; bersiap sedia; berawas-awas; berhati-hati. Mengapa kita harus selalu berjaga-jaga? Karena hari-hari yang kita jalani ini penuh kejutan, perubahan, percepatan atau hal-hal tak terduga yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Tak ada seorang pun tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari, karena itu "Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu." (Amsal 27 : 1).
Firman Tuhan berkata bahwa kita harus berjaga-jaga senantiasa karena kita tidak tahu kapan Yesus datang kedua kali.
Ada 4 hal yang Firman Tuhan ajarkan mengenai berjaga-jaga dan menanti-nantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali:
• Jangan tidur
• Bersungguh-sungguh mempersiapkan hidup kita
• Waspada akan ketamakan
• Waspada terhadap ajaran sesat
Kerohanian yang tidak di jaga dengan baik lama kelamaan akan mulai menjadi kendor, suam dan bahkan tidur atau bahkan mati. Saat rohani kita tertidur maka kita akan kehilangan banyak hal dan waktu untuk mengerjakan rencana Tuhan.
Arti kedua dari berjaga-jaga adalah kita harus bersungguh-sungguh mempersiapkan hidup kita. Kapan pun Yesus datang, kita harus siap. Persiapkan tubuh, jiwa dan roh kita yaitu dengan selalu hidup didalam tuntutan Roh Tuhan, sehingga kita tidak lagi hidup semau kita sendiri, tetapi hidup selalu dalam pimpinan Roh Tuhan.
Yang ketiga harus waspada terhadap ketamakan. Semakin hari tawaran dunia membuat orang lebih fokus kepada memenuhi keinginan daging. Ingin lebih sukses, kaya, banyak uang, dan tidak mau kalah saing dengan orang lain. Akibatnya orang menjadi tamak dan melupakan hakekat dirinya yang dipanggil untuk menjadi terang dan berkat.
Yang terakhir, Ajaran sesat semakin menyeret orang dalam ketamakan dan egosentris. Kebanyakan dari ajaran sesat akan berusaha sedikit demi sedikit mengarahkan orang untuk menyimpang dari kebenaran. Oleh karena itu berhati-hatilah dan selalu belajar kebenaran Firman dengan tuntunan Roh kudus sehingga kita dapat membedakan yang benar dan sesuai Firman Tuhan.