31/05/2026
Ansor dan Banser selama ini dikenal berada di garda terdepan dalam menjaga ulama, menjaga NKRI, dan mengawal kegiatan keagamaan. Kita sering melihat sahabat-sahabat Banser berdiri tegak berjam-jam di bawah terik matahari maupun hujan demi khidmah kepada Jam'iyah Nahdlatul Ulama.
Namun hari Ahad 31 Mei 2026, PC GP Ansor Bantul ingin menegaskan satu hal: Ansor tidak hanya pandai menjaga rumah ibadah atau menjaga keamanan negara, tetapi Ansor juga harus hadir dan peduli terhadap "rumah" sahabatnya sendiri.
Program Bedah Rumah ini lahir dari rasa cinta, rasa satu nasib, dan satu penanggungan. Ini adalah wujud nyata dari salah satu pilar gerak kita, yaitu Khidmah Jam'iyah (pelayanan organisasi) dan Khidmah Ummah (pelayanan umat). Kita tidak ingin ada kader kita yang begitu ikhlas berjuang untuk organisasi, namun di sisi lain, kondisi tempat tinggalnya masih jauh dari kata layak dan sehat.
"Seorang mukmin dengan mukmin lainnya seperti satu bangunan, yang saling menguatkan satu sama lain."
Inilah pondasi gerakan kita hari ini. Kita kuatkan rumah sahabat kita, agar mereka juga semakin kokoh dan bersemangat dalam berkhidmah di Ansor dan Banser.
Terwujudnya program ini tentu bukan karena kekuatan Ansor Banser sendirian, melainkan karena kebersamaan, gotong royong, dan kedermawanan dari berbagai pihak.
Oleh karena itu, saya atas nama Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Bantul mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Para donatur, agnia, dan mitra kerja yang telah menyisihkan rezekinya.
2. Pemerintah Kabupaten Bantul Baznas Bantul yang selalu mendukung langkah kemaslahatan kami.
3. Dan yang paling saya banggakan, seluruh sahabat Ansor-Banser yang siap menyumbangkan tenaga, keringat, dan waktunya untuk melakukan bedah rumah ini secara gotong royong. Satu Komando, Satu Barisan.
Adapun nama-nama yang menerima bantuan
Sulastri (Bawuran) ,Bariyati (Bangunharjo), Suhardiman ( Patalan), Nuridin (Selopamioro) dan Suryono (Trimurti).