IRMUS SMK Negeri 1 Bantaeng

IRMUS SMK Negeri 1 Bantaeng Islam Agamaku

IRMUS Qurrota'aini SMK Negeri 1 Bantaeng merupakan organisasi keagamaan SMKN 1 Bantaeng yang resmi dibentuk pada tanggal 01 Agustus 2016 dengan berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah serta pemahaman para salafusshalih.

๐Ÿ•Œ *Sabtu*๐Ÿ•Œ *04 Shafar 1443 H*๐Ÿ•Œ *11 September 2021 M*Berapa banyak kita lupa dan dalam yang wajib dan sunnah? Berapa kali...
11/09/2021

๐Ÿ•Œ *Sabtu*
๐Ÿ•Œ *04 Shafar 1443 H*
๐Ÿ•Œ *11 September 2021 M*

Berapa banyak kita lupa dan dalam yang wajib dan sunnah? Berapa kali kita salah dalam mendengar atau melaksanakan sesuatu? Maka inilah yang memantaskan kita untuk terucap dalam doa,

ุฑูŽุจู‘ูŽู†ูŽุง ู„ูŽุง ุชูุคูŽุงุฎูุฐู’ู†ูŽุง ุฅูู† ู†ู‘ูŽุณููŠู†ูŽุง ุฃูŽูˆู’ ุฃูŽุฎู’ุทูŽุฃู’ู†ูŽุง
_"Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan."_
[QS Al-Baqarah: 286]

Sumber: Buku Letter to Allah Menyelami 40 Do'a Rabbana di dalam Al-Qur'an karya Abu Bassam Oemar Mita
_________________________________
*Held by: Ikatan Remaja Musholla Qurrata'aini SMKN 1 Bantaeng*
Follow us
๐Ÿ“ฑ Instagram : https://instagram.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ Facebook : https://m.facebook.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ YouTube: bit.ly/Irmussmkn1btg
๐Ÿ“ž WhatsApp: wa.me/685242864720

[Memaafkan]"Maafkanlah saudaramu, Apa manfaat bagimu, melihat saudaramu diazab karenamu? *______________________________...
08/09/2021

[Memaafkan]
"Maafkanlah saudaramu, Apa manfaat bagimu, melihat saudaramu diazab karenamu? *_________________________________*
*Held by: Ikatan Remaja Musholla Qurrata'aini SMKN 1 Bantaeng*
Follow us
๐Ÿ“ฑ Instagram : https://instagram.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ Facebook : https://m.facebook.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ YouTube: bit.ly/Irmussmkn1btg
๐Ÿ“ž WhatsApp : 0852-4286-4720

๐ŸŒท[Tadabbur Doa]Yang terindah dari hati bukanlah semata hati senantiasa berdzikir kepada Allah setiap saat, tapi hati yan...
06/09/2021

๐ŸŒท[Tadabbur Doa]

Yang terindah dari hati bukanlah semata hati senantiasa berdzikir kepada Allah setiap saat, tapi hati yang tak menempel pada dindingnya kotoran atau noktah ketika melihat saudara imannya.

Iya tak hanya ingin memasuki surga seorang diri, karena dia merasa bahwa Surga itu terlalu luas apabila hanya dia dan segelintir orang yang menjadi penghuninya.

Sehingga ketika ia bertobat ia pun bersegera dengan mengikuti permintaan ampunan untuk saudaranya, baik yang masih melangkah hidup atau yang sudah berkalang tanah dalam kematian.

Hatinya selalu curiga dengan kehinaan dirinya sendiri, tapi selalu menatap baik orang lain dengan keutamaan. Selalu bergembira dengan apa yang diraih oleh saudaranya serta tak pernah terlintas untuk merusak apa yang digenggam saudaranya.

Setiap bisikan setan datang menghampiri untuk menjadikan ia merasa lebih baik dari saudaranya, ia pun memadamkannya dengan berbagai cara.

Lihatlah Ibrahim An-Nakha'i. Diceritakan bahwasanya ia adalah seorang yang matanya juling. Dan muridnya Sulaiman ibn Mihran, penglihatannya juga lemah.

Ibnul jauzi rahimahullah dalam kitabnya, Al Munthadam fi Tarikh Al-Umam wa Al-Muluk (7/21) meriwayatkan dari mereka berdua,

Suatu hari keduanya sedang melewati salah satu jalan di kota Kufah, Iraq menuju ke Masjid Jami'.

Tatkala mereka berdua sedang berjalan, Imam Ibrahim memanggil muridnya dan berkata, "Wahai Sulaiman! Aku mengambil jalan ini dan engkau ambil jalan yang lainnya. Sesungguhnya aku khawatir kalau kita melewati orang-orang bodoh, mereka akan mengatakan 'Orang juling menuntun orang yang lemah penglihatannya, sehingga mereka jatuh pada perbuatan dosa gara-gara menggibahi kita'"

Maka muridnya menimpali, "Wahai Imam, biarkan saja mereka menggibahi kita, toh mereka akan mendapat dosa dan sebaliknya kita akan mendapat pahala."

Ibrahim An-Nakha'i langsung menjawab, "Subhanallah! Lebih baik kita selamat dan mereka juga selamat daripada mereka mendapat dosa dan kita mendapat pahala."

Inilah hati yang sunah. Hati yang tak berharap selamat untuk diri tapi menginginkan selamat untuk yang lainnya. Hati yang tak peduli dengan jiwanya tapi juga peduli dengan jiwa lainnya.

Tak heran apabila generasi emas umat ini adalah mereka yang begitu istimewa menjaga bersihnya hati dan jiwa mereka. Bilik hati mereka selalu mereka perhatikan kebersihannya lebih dari kebersihan fisiknya.

Abu Dujanah Al-Anshari berkata, "Tidak ada sebuah amalan yang paling aku yakini bisa memberi manfaat bagi ku di akhirat selain dua perkara. Yang pertama aku tidak pernah berbuat sesuatu yang tidak bermanfaat bagi ku. Dan yang kedua selamatnya hatiku terhadap kaum muslimin."

Sufyan bin Dinar berkata kepada Abu Bisyrโ€”dan dia termasuk di antara murid-murid Ali bin Abu Tholib, "Beri tahu kepadaku amalan-amalan orang-orang sebelum kita."

Dia berkata, "Mereka sedikit beramal tetapi mendapatkan pahala yang banyak."

Aku berkata, "Mengapa bisa demikian?"

Dia berkata, "Karena selamatnya (bersihnya) hati mereka."

Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata,
"Karena itu surga tidak bisa dimasuki oleh orang-orang yang berhati kotor dan tidak p**a bisa dimasuki oleh orang yang di hatinya terdapat noda-noda dari kotoran tersebut. Barang siapa yang berusaha untuk menyucikan hatinya di dunia, lalu menemui Allah (mati) dalam keadaan bersih dari najis najis hati, maka dia akan memasuki surga tanpa penghalang."

Pejamkanlah mata kita. Lirihkanlah suara kita untuk meminta kepada pemilik hati setiap makhluk agar menjadikan hati kita bersih serta bening.
"Ya Rabb kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah engkau tanaman kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Rabb kami, Sungguh Engkau Maha Penyantun, Maha Penyayang."
[QS Al-Hasyr:10]

Sumber: "Buku Letter to Allah Menyelami 40 Do'a Rabbana di dalam Al-Qur'an" karya Abu Bassam Oemar Mita
________________________________
Held by: Ikatan Remaja Musholla Qurrata'aini SMKN 1 Bantaeng
Follow us
๐Ÿ“ฑ Instagram : https://instagram.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ Facebook : https://m.facebook.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ YouTube: bit.ly/Irmussmkn1btg
๐Ÿ“ž WhatsApp : 0852-4286-4720

[Hijrah]Bila Hijrahmu karena Allah, kamu akan terus melangkah walaupun sudah lelah. *_________________________________**...
05/09/2021

[Hijrah]

Bila Hijrahmu karena Allah, kamu akan terus melangkah walaupun sudah lelah.

*_________________________________*
*Held by: Ikatan Remaja Musholla Qurrata'aini SMKN 1 Bantaeng*
Follow us
๐Ÿ“ฑ Instagram : https://instagram.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ Facebook : https://m.facebook.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ YouTube: bit.ly/Irmussmkn1btg
๐Ÿ“ž WhatsApp : 0852-4286-4720

๐ŸŒท[TADABBUR DO'A]๐ŸŒทYang saleh bisa salah dan yang salah pun bisa menjadi saleh dengan ia bertobat. Tak selamanya salah itu...
04/09/2021

๐ŸŒท[TADABBUR DO'A]๐ŸŒท

Yang saleh bisa salah dan yang salah pun bisa menjadi saleh dengan ia bertobat. Tak selamanya salah itu saleh sebagaimana yang salah tak selamanya bisa salah.

Yang saleh wajar terkadang mereka tergelincir dengan dosa serta kemaksiatan karena kuatnya rayuan setan. Selayak Nabi Adam yang apabila kita pikirkan apa yang membuat seorang nabi sekelas Adam bisa mengikuti bujukan setan padahal ia sudah berada di surga dan secara posisi sangatlah dekat dengan Allah, Sang Robbul 'Alamin

Setiap manusia tak pernah lepas dari pantauan setan. Kapan pun ada peluang, setan akan masuk menghembuskan bisikan. Seperti yang digambarkan oleh Khalid bin Ma'dan, " Tiada seorang hamba pun melainkan ada setan yang senantiasa mengintai nya. Setan berjalan berjingkat melalui punggungnya, lalu memilinkan lehernya di bahu seraya mendekatkan mulutnya di pintu hati manusia. Jika ia dapatkan hamba itu sedang berzikir maka ia akan menyingkir, namun jika ternyata hamba itu lalai, dia akan masuk dan menggoda.
[Hilyah Al-Auliya', Abu Nu'aim Al-Adhbahani, 5/213]

Melakukan dosa kemaksiatan itu hal yang lumrah, yang tak lumrah ialah ketika tak merasa bersalah serta menampik usaha untuk kembali kepada-Nya. Padahal Allah membentangkan tangan-Nya siang dan malam untuk menyambut yang kembali pada-Nya.

Kegembiraan Allah terhadap taubatnya seorang hamba melebihi kegembiraan musafir yang kehilangan unta kendaraan beserta seluruh isinya. Lalu secara tak diduga, unta kembali tanpa ada barang yang tercecer.

Merasa berdosa adalah perasaan hati yang mahal, karena dengan merasa kotor akan melahirkan semangat untuk membersihkan diri. Oleh karenanya, peka terhadap dosa harus dideteksi dalam diri. Karena jika hilang fatal yang ditimbulkannya.

Basahilah lisan ini dengan sebuah do'a,
"Ya Rabb, kami telah mendzolimi diri kami sendiri. Jika engkau tidak mengampuni kami dan memberi Rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi."
[QS. Al-A'raf: 23]

Sumber: Buku "Letter to Allah Menyelami 40 Do'a Rabbana di dalam Al-Qur'an" karya Abu Bassam Oemar Mita Hafizhahullahu

_________________________________
Held by: Ikatan Remaja Musholla Qurrata'aini SMKN 1 Bantaeng
Follow us
๐Ÿ“ฑ Instagram : https://instagram.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ Facebook : https://m.facebook.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ YouTube: bit.ly/Irmussmkn1btg
๐Ÿ“ž WhatsApp : 0852-4286-4720

[BISA APA?] Bisa apa kita tanpa Allah? Bahkan untuk menjaga hati saja kita tidak mampu*_________________________________...
03/09/2021

[BISA APA?]


Bisa apa kita tanpa Allah? Bahkan untuk menjaga hati saja kita tidak mampu

*_________________________________*
*Held by: Ikatan Remaja Musholla Qurrata'aini SMKN 1 Bantaeng*
Follow us
๐Ÿ“ฑ Instagram : https://instagram.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ Facebook : https://m.facebook.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ YouTube: bit.ly/Irmussmkn1btg
๐Ÿ“ž WhatsApp : 0852-4286-4720

ุฅูู†ู‘ูŽุง ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽุง ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฑูŽุงุฌูุนููˆู†ูŽKeluarga Besar Pengurus beserta Demisioner IRMUS SMKN 1 Bantaeng turut berduk...
03/09/2021

ุฅูู†ู‘ูŽุง ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽุง ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฑูŽุงุฌูุนููˆู†ูŽ

Keluarga Besar Pengurus beserta Demisioner IRMUS SMKN 1 Bantaeng turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya

Bapak Ahmad MK, S.Pd rahimahullah
(Guru SMKN 1 Bantaeng)

Semoga amal kebaikannya diterima oleh Allah, segala dosanya diampuniNya dan dimasukkan ke dalam surga-Nya serta diberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan. Aamiin.

Ivan Pratama Sanjaya
Ketua Umum IRMUS SMKN 1 Bantaeng

_________________________________
Held by: Ikatan Remaja Musholla Qurrata'aini SMKN 1 Bantaeng
Follow us
๐Ÿ“ฑ Instagram : https://instagram.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ Facebook : https://m.facebook.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ YouTube: bit.ly/Irmussmkn1btg
๐Ÿ“ž WhatsApp : 0852-4286-4720

๐ŸŒท[TADABBUR DO'A]๐ŸŒทMendapatkan cahaya hidayah dalam kehidupan adalah sebuah anugerah yang lebih baik dari dunia dan seisin...
03/09/2021

๐ŸŒท[TADABBUR DO'A]๐ŸŒท

Mendapatkan cahaya hidayah dalam kehidupan adalah sebuah anugerah yang lebih baik dari dunia dan seisinya. Tapi menjaganya adalah sesuatu yang ternyata jauh lebih berat dari mendapatkannya

Untuk itulah Allah mengabadikan doa ini yang diwariskan para Sholihin terdahulu didalam lazimnya doa ini. Karena setiap hati jiwa berkebutuhan besar untuk selalu diteguhkan dalam kebenaran petunjuk.
"Ya Allah, yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku diatas agamamu." Asma berkata, lalu ku tanyakan "Ya Rasulullah apakah hati itu dapat berbolak-balik? beliau menjawab "Ya, Allah tidak menciptakan seorang anak Adam melainkan hatinya berada diantara dua jari-jemari Allah. Jika Allah menghendaki Dia akan menjadikannya berdiri tegak. Dan jika dia menghendaki, maka dia akan menjadikannya condong kepada kesesatan. Kita semua memohon kepada Allah agar dia tidak menjadikan hati kita condong kepada kesesatan setelah Dia memberikan petunjuk kepada kita. Dan semoga Allah melimpahkan kepada kita Rahmat dari sisi-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Pemberi." [HR. Ahmad No. 26576]

Sumber: Buku "Letter to Allah Menyelami 40 Do'a Rabbana di dalam Al-Qur'an" karya Abu Bassam Oemar Mita Hafizhahullahu

_________________________________
Held by: Ikatan Remaja Musholla Qurrata'aini SMKN 1 Bantaeng
Follow us
๐Ÿ“ฑ Instagram : https://instagram.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ Facebook : https://m.facebook.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ YouTube: bit.ly/Irmussmkn1btg
๐Ÿ“ž WhatsApp : wa.me/685242864720

[MENUNDA KEBAIKAN]Kita sering kepedean, menganggap kalau besok masih bisa hidup dan bernafas. Itu yang sering membuat ki...
01/09/2021

[MENUNDA KEBAIKAN]

Kita sering kepedean, menganggap kalau besok masih bisa hidup dan bernafas. Itu yang sering membuat kita menunda-nunda melakukan kebaikan dan taubat."
_________________________________
Held by: Ikatan Remaja Musholla Qurrata'aini SMKN 1 Bantaeng
Follow us
๐Ÿ“ฑ Instagram : https://instagram.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ Facebook : https://m.facebook.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ YouTube: bit.ly/Irmussmkn1btg
๐Ÿ“ž WhatsApp : 0852-4286-4720

๐ŸŒท[TADABBUR DO'A]๐ŸŒทTahukah kita bahwa yang berat dalam penghambaan kita kepada Allah adalah bagaimana menjadikan amal keta...
01/09/2021

๐ŸŒท[TADABBUR DO'A]๐ŸŒท

Tahukah kita bahwa yang berat dalam penghambaan kita kepada Allah adalah bagaimana menjadikan amal ketaatan yang kita lakukan bisa diterima dan dicatat oleh Malaikat Raqib untuk disampaikan kepada Allah subhanahu wa ta'ala?

Bukankah seorang Ibrahim An-Nakha'i rahimahullahu ta'ala hampir tiap hari Kamis selalu menangis di hadapan istrinya hingga istrinya juga ikut menangis.
Ia berujar, "pada hari ini amalan kita dilaporkan kepada Allah subhanahu Wa ta'ala"

Bukankah tiap kali datang waktu akhir siang, Adh-Dhahak selalu menangis sembari berkata, "aku tidak tahu adakah amalanku yang akan dilaporkan."

Para ulama salaf pun terlihat bahwa ketakutan terbesar mereka ialah kekhawatiran amal mereka yang belum ada jaminan dan garansi untuk diterima Allah. Karena Allah tidak akan menerima amal setengah hati ataupun recehan, tapi Dia Maha Melihat bagaimana kualitas amal itu sehingga layak diterima oleh-Nya.

Kalau seorang pebisnis saja belum tentu sukses dengan apa yang ia rintis, kalau petani saja belum tentu berhasil panen dengan apa yang ia tanam, maka itulah hakikat beramal yang sesungguhnya. Sama sekali tidak ada jaminan amalan seseorang akan diterima oleh Allah subhanahu wa ta'ala.

Maka inilah yang menjadikan seorang kekasih Allah bernama Ibrahim alaihissalam setelah merampungkan pembangunan Ka'bah, maka beliau berdoa dengan indahnya doa ini. Robbanaa taqobbal minnaa innaka antas sami'ul aliim

Wajar apabila Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu hingga bertutur, "Jadikanlah diterimanya amal itu sebagai pusat perhatian mu daripada memperbanyak kuantitas amalan itu sendiri."

Bukankah Allah telah berfirman "...Sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang yang bertaqwa." (QS. Al-Maidah: 27)

Fudhalah bin Ubaid rahimahullahu ta'ala pun berkata, " Seandainya aku mengetahui bahwa Allah telah menerima dariku satu amalan kebaikan sebesar saru biji saja, maka itu lebih aku sukai daripada dunia dan seisinya."

Ibnu Dinnar rahimahullahu ta'ala mengatakan, "Tidak diterimanya amal lebih mengkhawatirkan daripada banyak beramal."

Mereka para salaf lebih dominan berharap supaya amal mereka diterima daripada hanya memperbanyak kuantitas amal terus-menerus.

Maka Rasul pun setiap pagi sebelum matahari menghangatkan permukaan bumi, beliau selalu berharap kepada Allah agar setiap amalannya diterima Allah. Doa itu beliau rutin kan setiap pagi tanpa terlewatkan walau hanya satu hari.

Marilah sering berdoa "Robbanaa taqobbal minnaa innaka antas sami'ul aliim."(Ya Rabb kami, terimalah amal dari kami sungguh Engkaulah yang Maha Mendengar Maha Mengetahui).

Sumber: Buku "Letter to Allah Menyelami Untaian Do'a 40 Rabbana di dalam Al-Qur'an" karya Abu Bassam Oemar Mita

_________________________________
Held by: Ikatan Remaja Musholla Qurrata'aini SMKN 1 Bantaeng
Follow us
๐Ÿ“ฑ Instagram : https://instagram.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ Facebook : https://m.facebook.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ YouTube: bit.ly/Irmussmkn1btg
๐Ÿ“ž WhatsApp : wa.me/685242864720

[Merasa Lebih Baik]Saat iblis gagal membuat seseorang menjadi jahat, maka dia akan membuat orang itu merasa lebih baik. ...
31/08/2021

[Merasa Lebih Baik]

Saat iblis gagal membuat seseorang menjadi jahat, maka dia akan membuat orang itu merasa lebih baik. Waspadalah!
โ€”Ust. dr. Raehanul Bahraen

_________________________________
Held by: Ikatan Remaja Musholla Qurrata'aini SMKN 1 Bantaeng
Follow us
๐Ÿ“ฑ Instagram : https://instagram.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ Facebook : https://m.facebook.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ YouTube: bit.ly/Irmussmkn1btg
๐Ÿ“ž WhatsApp : wa.me/ 685242864720

๐ŸŒท [TADABBUR DO'A] ๐ŸŒทSeringkali kita menafsirkan bahwa arti kebaikan yang kita lantunkan dalam doa ini ialah banyak harta ...
30/08/2021

๐ŸŒท [TADABBUR DO'A] ๐ŸŒท

Seringkali kita menafsirkan bahwa arti kebaikan yang kita lantunkan dalam doa ini ialah banyak harta dan materi yang terkumpul padahal standar kebaikan Allah tak berhubungan dengan dunia.

Bahkan dalam banyak kasus seringkali Allah ketika sudah membenci satu kaum yang Ia murkai maka justru dibukakan pintu kesenangan duniawi yang berlimpah yang tak pernah ia reguk menjadi mudah ia genggam, supaya ia semakin tenggelam dengan gelimang dunia tersebut lalu terhenyak ketika dimatikan oleh Allah.

"Maka ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, kami pun membukakan semua pintu (kesenangan) untuk mereka. Sehingga mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka secara tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam putus asa." (QS. Al An'am: 44)

Ketika mereka melupakan peringatan Allah yang diberikan kepada mereka, maka dibukakanlah berbagai pintu dunia dan kelezatannya. Mereka pun lalai sampai mereka bergembira dengan apa yang diberikan pada mereka. Akhirnya Allah subhanahu wa ta'ala menyiksa mereka dengan tiba-tiba.

Mereka pun berputus asa dari berbagai kebaikan. Seperti itu lebih berat siksanya. Mereka terbuai, lalai dan tenang dengan keadaan dunia mereka. Namun itu sebenarnya lebih berat hukumannya dan jadi musibah yang besar.

Kalaulah urusan dunia dari sederet mobil, rumah, dan emas pun bukan tanda kebaikan dunia akhirat. Lalu sebenarnya hakikat kebaikan dunia akhirat itu mewujud hal apakah? Ketika menafsirkan ayat
ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉ
"Kebaikan di dunia." (QS. Al-Baqarah:201)

Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah berkata, "Maksudnya adalah ilmu dan ibadah."

Dan ketika menafsirkan firman Allah subhanahu wa ta'ala
ูˆูŽูููŠ ุงู„ู’ุขุฎูุฑูŽุฉู ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹
"Dan kebaikan di akhirat." (QS. Al-Baqarah:201)

Beliau berkata, "Maksudnya adalah Surga."

Inilah tafsir yang paling baik, karena kebaikan yang paling tinggi adalah ilmu syar'i yang bermanfaat dan amal yang shalih.

Karena ilmu yang berbuah manis dengan ketaatan itulah sejatinya arti dari hasanah yang kita sebutkan dalam doa, karena kita semua mengetahui bahwa Surga identik dengan ilmu selayak ikan identik air.

Ketika Allah ingin mengubah nasib seseorang di akhirat, maka Allah pun menganugerahkan kepadanya ilmu akhirat yang berujung pada amal sholeh sehingga ia berjalan sesuai kecintaan serta keridhoan-Nya. Ia pun mampu membedakan mana jalan Surga dan mana jalan neraka, mampu mengiris antara jalan keburukan dan jalan keselamatan. Dan itu semua bisa diraih dengan sebuah pintu yang bernama ilmu.

Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda,
" Barangsiapa dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Allah akan memahamkan dia dalam urusan agamanya."
(HR. Bukhari No. 71, HR Muslim No. 1037)

Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam dalam sebuah hadis riwayat Imam Ahmad membagi manusia dalam pusaran ilmu dan harta menjadi empat kelompok
โ€ข Kelompok pertama, kelompok yang diberi harta dan ilmu. Dia berbuat baik kepada masyarakat dan kepada dirinya sendiri dengan ilmu dan hartanya.
โ€ข Kelompok kedua, sosok yang diberi ilmu namun tidak diberi harta. Pahala kelompok pertama dan kedua itu sama karena niatnya. Jika tidak, maka kelompok pertama yang berinfaq dan bersedekah, berada diatas kelompok ke dua karena infak dan sedekahnya.

Orang yang berilmu namun tidak memiliki harta, maka sama pahalanya dengan kelompok pertama dengan niatnya yang sungguh-sungguh dan ditindaklanjuti dengan apa yang mampu dilakukannya, yaitu mengucapkan niatnya.
โ€ข Kelompok ketiga, kelompok yang diberi harta namun tidak diberi ilmu. Kelompok ini adalah kelompok yang paling buruk kedudukannya disisi Allah. Karena hartanya adalah sarana menuju kehancurannya. Jika dia tidak mempunyai harta, maka itu lebih baik baginya. Dia diberi sesuatu yang bisa dijadikan bekal menuju surga, namun justru dia gunakan sebagai bekal menuju neraka.
โ€ข Kelompok keempat, kelompok yang tidak diberi harta maupun ilmu. Dia bermaksiat kepada Allah jika diberi harta. Maka kedudukannya lebih rendah daripada orang kaya yang bodoh. Dosanya sama karena niatnya yang sungguh-sungguh dan ditindaklanjuti dengan apa yang mampu dilakukannya, yaitu ucapan.

Maka Nabi membagi kebahagiaan ke dalam dua kelompok. Beliau menjadikan ilmu dan amal sebagai sebab untuk meraihnya.

Beliau juga membagi kecelakaan dalam dua kelompok dan menjadikan kebodohan beserta akibat-akibatnya sebagai penyebab kecelakaannya.

Maka seluruh kebahagiaan kembali kepada ilmu dan konsekuensinya. Dan seluruh kecelakaan kembalinya kepada kebodohan dan buahnya.

Berapa banyak manusia mendapatkan kebaikan hidup dengan perhiasan ilmu dan amal yang ia miliki.

Lihatlah kepada Ahnaf bin Qais rahimahullah. Sosok yang disifati dengan kepala yang kecil, hidung yang menukik turun, telinga yang lunak, gigi yang tidak beraturan, bibir yang bengkok, dagu yang miring, pelipis yang menonjol, mata yang pecak, kurus lebar, dan kedua kaki yang kering.

Namun dibalik semua kekurangan fisiknya, terdapat tumpukan ilmu dan amal. Maka Allah pun memuliakannya.

Al-Hasan Al-Bashri _rahimahullah_ menuturkan,
"Aku tidak melihat sosok pemuka kaum yang lebih utama dari Al-Ahnaf."

Khalid bin Shafwan berkata,
"Al-Ahnaf lari dari kemuliaan, akan tetapi kemuliaan justru mengikuti Al-Ahnaf."

Semoga kita termasuk yang dianugerahi harta, ilmu dan perhiasan amal shalih uang memantaskan kita mendapatkan tiket Surga. Atau minimal kita diberikan anugerah ilmu dan amal yang menjadi penyelamat dalam kehidupan akhirat kelak kita nanti.

Sumber: Buku "Letter to Allah. Menyelami Untaian Do'a 40 Rabbana di dalam Al-Qur'an" karya Abu Bassam Oemar Mita

_________________________________
Held by: Ikatan Remaja Musholla Qurrata'aini SMKN 1 Bantaeng
Follow us
๐Ÿ“ฑ Instagram : https://instagram.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ Facebook : https://m.facebook.com/irmussmkn1btg
๐Ÿ“ฑ YouTube: bit.ly/Irmussmkn1btg
๐Ÿ“ž WhatsApp : Wa.me/685242864720

Address

Jln. Elang Baru No. 56
Bantaeng

Telephone

+6285823301131

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when IRMUS SMK Negeri 1 Bantaeng posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to IRMUS SMK Negeri 1 Bantaeng:

Share