Tebar sunnah mandiraja

Tebar sunnah mandiraja bidang keagamaan dan dakwah sesuai Al Quran dan As sunnah

Bismillah
18/11/2025

Bismillah

13/11/2025

Bismillah
Alhamdulillah , di beri kelancaran
Panitia qurban purwonegoro

adha

بِسْـــــــــمِ اللّٰهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمٍ🌻 MENDO'AKAN AMPUNAN UNTUK KEDUA ORANG TUA AKAN MENGANGKAT DERAJAT MEREKA...
08/06/2022

بِسْـــــــــمِ اللّٰهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمٍ

🌻 MENDO'AKAN AMPUNAN UNTUK KEDUA ORANG TUA AKAN MENGANGKAT DERAJAT MEREKA DISYURGA

•┈•❅❀❦◎❦❀❅•┈•

🌼Orang tua adalah manusia yang sangat berjasa kepada kita. Mereka mencurahkan kebaikan-kebaikan serta kasih sayang kepada kita dengan sepenuh hati dan tanpa pamrih mulai dari mengandung, menyusui, hingga kita tumbuh dari kecil hingga dewasa.

Oleh sebab itu sebagai anak yang baik, shalih dan shalihah, kita wajib berbakti kepada mereka, berbuat baik, menghormati, menyayangi, mendoakan kebaikan dan memohonkan ampunan untuk mereka.

✨ Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

إنَّ الرجلَ لترفعُ درجتُه في الجنةِ, فيقولُ : أنَّىٰ ليَ هذا ؟ فيقالُ : باستغفارِ ولدكِ لَكَ

"Sesungguhnya ada seorang laki-laki benar-benar diangkat derajatnya di syurga, maka ia berkata: Bagaimana aku bisa mendapatkan ini? Maka dikatakan padanya: Hal itu disebabkan istighfarnya anakmu untukmu."

(HR. Ibnu Majah no. 3660. Dan dishahihkan Syaikh Al-Albani dlm Shahìh Al-Jàmi' Ash-Shaghìr (1617).

Allah subhanahu wa ta'ala juga berfirman:

وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya” (QS. Al Isra: 23).

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengumpulkan kita beserta keluarga yang kita cintai di surga-Nya.

•┈•❅❀❦◎❦❀❅•┈•

﷽┏ □■□ ━━━━━━━PELAJARI TATA CARA SHALAT DENGAN BENAR┗━━━━━━━━━━ ●○●Ada yang mengatakan:"Apabila hidupmu terasa hampa tid...
17/03/2022


┏ □■□ ━━━━━━━
PELAJARI TATA CARA SHALAT DENGAN BENAR
┗━━━━━━━━━━ ●○●

Ada yang mengatakan:

"Apabila hidupmu terasa hampa tidak teratur, maka mulailah dengan memperbaiki cara shalatmu & waktu shalatmu"

Ada benarnya juga karena cara shalat adalah cara kita menghadap kepada Allah, cara kita berinteraksi meminta dan memelas kepada Allah. Apabila caranya salah atau kurang tepat, tentu shalat kita kurang pahalanya.

Untuk menghadap raja, presiden dan pejabat saja, ada tatacara dan aturannya. Itu wajib diketahui oleh siapa saja yang akan menghadap, baik itu aturan baju, aturan waktu sampai posisi dan gesture tubuh ketika menghadap. Apa jadinya kalau kita menghadap raja atau presiden tidak pakai tata cara yang benar? Tentu kita ditolak bahkan bisa jadi diusir.

Mari kita menuntut ilmu dan belajar kembali tata cara shalat yang benar (sifat shalat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam). Terutama bagi mereka yang baru hijrah atau mereka yang ingin memperbaiki hidupnya. Hendaknya kita tidak mengandalkan ilmu tata cara shalat ketika di bangku sekolah umum saja, tapi tetap sempurnakanlah

Kita diperintahkan shalat dengan tata cara yang telah diajarkan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda:

ﺻَﻠُّﻮﺍ ﻛَﻤَﺎ ﺭَﺃَﻳْﺘُﻤُﻮﻧِﻲ ﺃُﺻَﻠِّﻲ

"Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihatku shalat." [HR. Bukhari]

Kami pribadi di awal-awal mengenal sunnah (hijrah) sangat terketuk ingin memperbaiki tata cara shalat, salah satu buku yang pertama kami beli adalah buku "sifat shalat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam" buah karta syaikh Al-Albani rahimahullah. Buku yang sangat ilmiah dengan dalil dan menuntun kami semakin cinta dengan sunnah.

Ternyata cukup banyak kisah yang kami dengar bahwa banyak yang mengenal sunnah karena membaca buku beliau, misalnya syaikh Ali Hasan Al-Halabi, syaikh Abu Ishaq Al-Huwaini dan beberapa ikhwah di Indonesia

Demikian juga cara memperbaiki shalat kita adalah dengan cara shalat tepat pada waktunya, tidak menunda-nunda karena urusan dunia yang sebenarnya bisa ditinggal sementara. Shalat tepat waktu adalah salah satu amalan yang paling Allah cintai karena menunjukkan prioritas utama kita kepada Allah.

Perhatikan hadits berikut,

Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu , bahwa beliau bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :
“Amal apakah yang paling dicintai Allah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab dengan sabdanya:
ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻋﻠﻰ ﻭﻗﺘﻬﺎ
“ Shalat pada waktunya .”
Ibnu Mas’ud bertanya lagi: “Kemudian apa?” Beliau ulangi dua kali, dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
menjawab dengan urutan:
“ Berbakti kepada orang tua, kemudian berjihad fi sabilillah .” [HR. Bukhari & Muslim]

Apabila kita menunda-nundah shalat, maka amal serta kebaikan lain juga akan tertunda. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan,

إن الإنسان كلما تأخر عن الصف الأول والثاني أو الثالث (أي في الصلاة)
ألقى الله في قلبه محبة التأخر في كل عمل صالح والعياذ بالله.

“Tatkala manusia terlambat mendatangi shalat dari menempati shaf pertama, kemudian (shalat berikutnya) terlambat lagi shaf kedua, kemudian shaf ketiga (apalagi sengaja terlambat/ketinggalan shalat berjamaah), maka Allah buat hatinya s**a mengakhirkan semua amal shalih.” [Syarah Riyadhus Shalihin 5/111]

Shalat yang benar dan khusyu' memiliki banyak keutamaan.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻣَﺎ ﻣِﻦْ ﺍﻣْﺮِﺉٍ ﻣُﺴْﻠِﻢٍ ﺗَﺤْﻀُﺮُﻩُ ﺻَﻼَﺓٌ ﻣَﻜْﺘُﻮﺑَﺔٌ ﻓَﻴُﺤْﺴِﻦُ ﻭُﺿُﻮﺀﻫﺎ ؛ ﻭَﺧُﺸُﻮﻋَﻬَﺎ، ﻭَﺭُﻛُﻮﻋَﻬَﺎ ، ﺇِﻻَّ ﻛَﺎﻧَﺖْ ﻛَﻔَّﺎﺭَﺓً ﻟِﻤَﺎ ﻗَﺒْﻠَﻬَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺬُّﻧُﻮﺏ ﻣَﺎ ﻟَﻢْ ﺗُﺆﺕَ ﻛَﺒِﻴﺮﺓٌ ، ﻭَﺫﻟِﻚَ ﺍﻟﺪَّﻫْﺮَ ﻛُﻠَّﻪُ

"Tidaklah seorang Muslim di mana tiba shalat fardhu, lalu ia memperbagus wudhu, khusyuk dan rukuk dari shalatnya, melainkan itu (shalatnya) menjadi kaffarah penghapus dosa yang sebelumnya, selama dosa besar tidak ia langgar. Dan itu berlangsung sepanjang masa. [HR. Muslim]

Allah berfirman,

ﻗَﺪْ ﺃَﻓْﻠَﺢَ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨُﻮﻥَ ﴿١﴾ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻫُﻢْ ﻓِﻲ ﺻَﻠَﺎﺗِﻬِﻢْ ﺧَﺎﺷِﻌُﻮﻥَ

"Sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya." [Al-Mu’minun/23:1-2]

Apabila shalat kita benar, khusyu' dan tepat waktu, maka akan mencegah kita dari perbuatan dosa dan maksiat yang merugikan diri kita sendiri.

Allah berfirman,

ﻭَﺃَﻗِﻢِ ﺍﻟﺼَّﻼَﺓَ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﺼَّﻼَﺓَ ﺗَﻨْﻬَﻰ ﻋَﻦِ ﺍﻟْﻔَﺤْﺸَﺂﺀِ ﻭَﺍﻟْﻤُﻨﻜَﺮِ

“Dan dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.” (QS. Al-Ankabut: 45)

📎 DOA MEMOHON EMPAT PERKARA YANG SANGAT PENTINGNabi shallallahu'alaihi wa sallam berdoa : اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ ا...
17/03/2022

📎 DOA MEMOHON EMPAT PERKARA YANG SANGAT PENTING
Nabi shallallahu'alaihi wa sallam berdoa :
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى
"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu Al-Hudaa (petunjuk), At-Tuqaa (ketakwaan), Al-'Afaaf (terjaganya kehormatan), dan Al-Ghinaa (rasa cukup)." (HR. Muslim no. 2721 dari sahabat Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu)
Http://tebarsunnahmandiraja.site

05/03/2022

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sahabat pemburu kebaikan,taukah engkau bahwa Membangun MASJID Rumah Allah Subhanahu Wa Ta ala 🕌🕋 mempunyai Pahala Besar walaupun hanya sebagian kecil saja,

Rasulullah ﷺ bersabda: “Barangsiapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya sebesar lubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya rumah di surga. (Hadits Riwayat Ibnu Majah).

Alangkah besar pahala orang yang turut andil membangunnya. Amalannya dicatat sebagai sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir, meski ia sudah tinggal di alam kubur.

Sahabat Pemburu Kebaikan, kebaikan orang tua kita tidak akan pernah bisa kita balas sampai kapanpun. Namun demikian kita dapat memberikan hadiah terbaik untuk mereka.Wakaf adalah Hadiah yang dapat membuat mereka tersenyum bahagia. Setiap amal yang kita niatkan untuk orang tua kita maka mereka akan mendapatkan pahalanya…

Seperti yang diriwayatkan Ibunda Aisyah RA Sesungguhnya ada seseorang mendatangi Nabi SAW kemudian ia berkata “Sesungguhnya ibuku meninggal secara tiba-tiba dan tidak berwasiat apapun, dan aku berprasangka kalau dia berwasiat maka dia akan bersedekah.

Apakah ibuku akan mendapat pahala apabila aku bersedekah untuknya? ” Nabi menjawab, Ya (HR. Muslim).
MasyaAllah begitu mulia tujuan Tebar Sunnah Mandiraja, tentu setiap niat baik dan amalan mereka akan mengalir kepada mereka yang berwakaf ataupun berwakaf untuk orang tua.

Sahabat Pemburu Kebaikan ayo kita berikan hadiah terbaik kepada Kedua Orang Tua, dengan berwakaf Pembebasan Tanah untuk pembangunan Masjid ,InsyaAllah pahala akan terus mengalir kepada orangtua kita ,Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin.Jazakallah khairan ,Wa Barakallah fik .
وَ عَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
http://www.tebarsunnahmandiraja.site/hal-donasi-sekarang.html

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُDoa ketika melewati tempat-temp...
27/02/2022

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Doa ketika melewati tempat-tempat yang dianggap angker. Apapun ketakutan seorang hamba, tentu hanya Allah lah tempat ia berlindung, Dialah yang Maha Perkasa. Berlindung kepada Allah juga merupakan sebuah ibadah karena mengandung pujian di dalam dzikir dan doa tersebut.
Yang diajarkan dalam Islam adalah ketika kita mampir atau melewati suatu tempat, mintalah perlindungan pada Allah. Kholwah binti Hakim As Sulamiyyah berkata bahwa ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ نَزَلَ مَنْزِلاً ثُمَّ قَالَ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ. لَمْ يَضُرُّهُ شَىْءٌ حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذَلِكَ
“Barangsiapa yang singgah di suatu tempat lantas ia mengucapkan
“a’udzu bi kalimaatillahit taammaati min syarri maa kholaq”
(Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakanNya)”,
maka tidak ada sama sekali yang dapat memudhorotkannya sampai ia berpindah dari tempat tersebut”
(HR. Muslim no. 2708).

Jadi Jangan lagi ucapkan permisi Mbah,nek,tok,terus bunyikan klason di tempat sunyi dengan niat agar tidak di ganggu sama jin di situ,,ini semuanya salah satu bentuk dari rendahnya keimanan seseorang kepada robnya.

Allahu a'lam.

بسم الله الرحمن الرحيم
27/02/2022

بسم الله الرحمن الرحيم

Sifat Shalat Nabi: Takbiratul Ihram dan Mengangkat TanganKata Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah dalam...
27/02/2022

Sifat Shalat Nabi:
Takbiratul Ihram dan Mengangkat Tangan
Kata Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah dalam Manhajus Salikin,

فَإِذَا قَامَ إِلَى الصَّلاَةِ قَالَ : ” اللهُ أَكْبَرُ ” وَرَفَعَ يَدَيْهِ إِلَى حَذْوِ مَنْكِبَيْهِ أَوْ إِلَى شَحْمَتَي أُذُنَيْهِ ، فِي أَرْبَعَةِ مَوَاضِعَ:

عِنْدَ تَكْبِيْرَةِ الإِحْرَامِ ، وَعِنْدَ الرُّكُوْعِ ، وَعِنْدَ الرَّفْعِ مِنْهُ ، وَعِنْدَ القِيَامِ مِنَ التَّشَهُدِ الأَوَّلِ ، كَمَا صَحَّتْ بِذَلِكَ الأَحَادِيْثِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

“Jika berdiri shalat, maka mengucapkan ‘ALLOHU AKBAR’ dan mengangkat kedua tangan hingga sejajar dengan pundak atau ujung telinga (cuping telinga). Mengangkat tangan seperti ini dilakukan pada empat keadaan yaitu saat:
(1) takbiratul ihram,
(2) ruku’,
(3) bangkit dari ruku’,
(4) berdiri dari tasyahud awwal. Sebagaimana ada hadits shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang hal ini.”

Address

Banjarnegara
53473

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tebar sunnah mandiraja posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Tebar sunnah mandiraja:

Share