Komunitas Orthodox Kalimantan

Komunitas Orthodox Kalimantan Komunitas ini di bawah koordinasi Paroki St. Serafim dari Sarov Jawa Timur Di bawah HIRARKI KANONIKA

Selamat Memperingati Hari Pentakosta berdasarkan penanggalan Kalender Gereja OrthodoxTroparion, Nada VIII —Terpujilah En...
23/06/2024

Selamat Memperingati Hari Pentakosta berdasarkan penanggalan Kalender Gereja Orthodox

Troparion, Nada VIII —
Terpujilah Engkau, Kristus Allah kami, yang menjadikan para nelayan bijaksana dengan mengirimkan Roh Kudus kepada mereka, dan melalui mereka menarik dunia ke dalam jala-Mu. Pengasih manusia, kemuliaan bagi-Mu.

Kontakion, Nada VIII —
Ketika Yang Maha Tinggi turun dan mengacaukan bahasa, Dia membagi-bagi bangsa, tetapi ketika Dia membagikan lidah-lidah api, Dia memanggil semua untuk bersatu. Dan dengan satu suara kami memuliakan Roh Kudus yang Maha Kudus.

17 Tahun Penahbisan Y.M. Metropolitan SergeySemoga panjang umur
15/02/2024

17 Tahun Penahbisan Y.M. Metropolitan Sergey

Semoga panjang umur

Поздравление Патриаршему Экзарху Юго-Восточной Азии, митрополиту Сингапурскому и Юго-Восточно-Азиатскому Сергию с годовщиной архиерейской хиротонии

Ваше Высокопреосвященство, дорогой Владыка!

Сердечно поздравляем Вас со знаменательной датой в Вашей жизни — 17-летием архиерейской хиротонии.

Семнадцать лет назад благодатью Святого Духа через возложение архиерейских рук Вы соделались преемником апостольского служения в Церкви Христовой.

В этот памятный день, молитвенно желаем Вам доброго здравия, духовной радости, мира и благоденствия. Да дарует Вам Всемилостивый Господь Свою благодатную помощь и укрепит Вас на ответственном пути архипастырского служения на многая и благая лета!

С глубокой признательностью за Вашу отеческую заботу и искренней любовью,

Архиереи, клирики, сотрудники и паства Патриаршего Экзархата Юго-Восточной Азии

____________
Congratulation to Metropolitan Sergiy of Singapore and South-East Asia, Patriarchal Exarch of South-East Asia, on Anniversary of his Episcopal Ordination

Your Eminence, dear Vladyka,

We cordially congratulate you on this significant date in your life – the 17th anniversary of your episcopal ordination.

Seventeen years ago, by the grace of the Holy Spirit, through the laying on of hierarchal hands, you became a successor of apostolic ministry in the Church of Christ.

On this memorable day, we prayerfully wish you good health, spiritual joy, peace and well-being. May the All-Merciful God grant you His grace-filled help and strengthen you on the high-responsibility path of archpastoral service for many good years!

With deep gratitude for your fatherly care and sincere love,

Bishops, Clergy, Staff, and Flock of the Patriarchal Exarchate of South-East Asia

Selamat atas 15 Tahun Penahbisan Y.M. Bapa Kirill (Cyril), Patriark Gereja Orthodox Moskow & Seluruh Rusia
01/02/2024

Selamat atas 15 Tahun Penahbisan Y.M. Bapa Kirill (Cyril), Patriark Gereja Orthodox Moskow & Seluruh Rusia

Поздравление Патриаршего Экзарха Юго-Восточной Азии, митрополита Сингапурского и Юго-Восточно-Азиатского Сергия Святейшему Патриарху Кириллу с 15-летием интронизации
(English below)

Ваше Святейшество,
Святейший Владыка и милостивый Отец!

Ныне, когда вся полнота Русской Православной Церкви торжественно празднует 15-летие восшествия своего Предстоятеля на Московский Патриарший престол, примите искренние поздравления с этой значимой и радостной датой.

Благословенные годы Вашего Первосвятительского делания поистине поражают нас масштабом духовного возрождения, распространения и укрепления Православия, а более всего – той неутомимой энергией и полной самоотдачей, с которыми Вы совершаете свое ответственное служение ради пользы нашей Церкви и народа Божия.

Все это время клирики и миряне Патриаршего экзархата Юго-Восточной Азии неизменно поминают Вас в своих молитвах, с благоговением внимают словам Ваших глубоких и живых проповедей, стремятся по мере возможностей подражать Вам в трудах во славу Божию и в готовности отдавать все свои силы евангельскому свидетельству.

Ваше Святейшество! В нынешний важный день позвольте от себя лично и от всей полноты Патриаршего экзархата Юго-Восточной Азии сердечно пожелать Вам крепкого здравия, бодрости духа и мира душевного. Всещедрый Господь да поможет Вам и в дальнейшем с той же ревностью и терпением нести нелегкий крест Патриаршего служения, храня Вас в мире и полноте сил на многая и благая лета.

ВАШЕГО СВЯТЕЙШЕСТВА
недостойный послушник

Сергий,
митрополит Сингапурский и Юго-Восточно-Азиатский,
Патриарший Экзарх Юго-Восточной Азии

_______________
Congratulation of Patriarchal Exarch for South-East Asia, Metropolitan Sergiy of Singapore and South-East Asia to His Holiness Patriarch Kirill on 15th Anniversary of His Enthronement

Your Holiness,
Most Holy Master and Merciful Father!

Today, when the plenitude of the Russian Orthodox Church is solemnly celebrating the 15th anniversary of the ascension of its Primate to the Moscow Patriarchal Throne, please accept my sincere congratulations on this significant and joyful date.

The blessed years of your primatial work truly amaze us with the scale of the spiritual revival, spread and strengthening of Orthodoxy, and most of all, with the tireless energy and complete dedication with which you are carrying out your responsible service for the benefit of our Church and the people of God.

All this time, the clergy and laity of the Patriarchal Exarchate of South-East Asia have been invariably commemorating you in their prayers, reverently listening to the words of your profound and lively sermons, and striving to imitate you as much as possible in your labours for the glory of God and in your readiness to devote all your strength to witnessing the Gospel.

Your Holiness, on this important day, allow me, on my own behalf and on behalf of the whole Patriarchal Exarchate of South-East Asia, to wish you good health, good spirits, and peace of mind. May the All-Generous Lord help you to continue to bear the difficult cross of Patriarchal service with the same zeal and patience, keeping you in peace and fullness of strength for many good years.

YOUR HOLINESS’
unworthy servant

Sergiy,
Metropolitan of Singapore and South-East Asia,
Patriarchal Exarch for South-East Asia

09/12/2023

16/09/2023

IKON PANAGIA HODEGETRIAIstilah "Hodegetria" adalah bahasa Yunani dan diterjemahkan menjadi "Dia yang Menunjukkan Jalan"....
27/06/2023

IKON PANAGIA HODEGETRIA

Istilah "Hodegetria" adalah bahasa Yunani dan diterjemahkan menjadi "Dia yang Menunjukkan Jalan".
Meskipun Bunda Maria digambarkan ke dalam subjek terbesar, namun gambar utama dalam ikon tersebut adalah Kristus. Di mana Kehadiran-Nya seperti orang dewasa.

Gestur tangan dari Bunda Maria menunjuk ke arah Kristus sebagai "Jalan", sebagaimana perkataan Kristus sendiri : "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Yoh. 14:6)

MINGGU KETUJUH SETELAH PASKAH : MEMPERINGATI PARA BAPA KONSILI EKUMENIS PERTAMA, konsili yang diselenggarakan di Nikea, ...
28/05/2023

MINGGU KETUJUH SETELAH PASKAH : MEMPERINGATI PARA BAPA KONSILI EKUMENIS PERTAMA, konsili yang diselenggarakan di Nikea, provinsi Bitinia, Asia Kecil (sekarang Iznik, Turki Modern) tahun 325 pada masa pemerintahan Kaisar Konstantinus Agung.

Atas penyertaan & bimbingan Roh Kudus, melalui para bapa yang ambil bagian dalam konsili tersebut, ditegakkanlah ajaran iman yang benar, menghadapi bidat Arianisme yang menyangkal keilahian Sang Firman (Kristus).

Dan dalam konsili tersebut juga disusun "pengakuan iman" (dikenal sebagai Pengakuan Iman Nikea) untuk menegaskan kembali rumusan ajaran yang benar yang telah ada sejak semula & dipegang oleh Kekristenan sampai saat ini....
Bukan dalam rangka menyusun atau menciptakan kerangka "ajaran baru" seperti yang sering disalahpahami oleh kelompok-kelompok bukan Kristen, yang selama ini menuduh bahwa "Kristus baru dijadikan atau diangkat sebagai Tuhan pada tahun 325 di konsili Nikea".... Pernyataan itu merupakan kesalahpahaman atau pemalsuan sejarah.

Pada hari ini, Gereja Orthodox merayakan Pesta Kenaikan Kristus ke surga, yang berdasarkan penanggalan kalender Julian, ...
25/05/2023

Pada hari ini, Gereja Orthodox merayakan Pesta Kenaikan Kristus ke surga, yang berdasarkan penanggalan kalender Julian, berjarak seminggu dengan penanggalan Gereja Barat (kalender umum).
Kenaikan Yesus Kristus adalah salah satu Perayaan Besar Gereja Orthodox & Kekristenan pada umumnya, yang dirayakan empat puluh hari setelah Paskah (dan karenanya selalu jatuh pada hari Kamis).

Perayaan Kenaikan Kristus oleh Gereja, sebagaimana semua perayaan pesta semacam itu, bukanlah sekadar peringatan akan suatu peristiwa dalam kehidupan Kristus.

"Allah menghidupkan dan membangkitkan kita bersama dengan Kristus", seperti yang dikatakan Rasul Paulus, “dan mendudukkan kita bersama-sama di sorga dalam Kristus Yesus” (Efesus 2:6). Surga menerima penghuni bumi. “Buah sulung dari mereka yang telah tidur” sekarang duduk di tempat tinggi, dan di dalam Dia semua ciptaan diringkas dan diikat menjadi satu. "Bumi bersukacita dalam misteri, dan surga dipenuhi dengan sukacita."

Di dalam Gereja orang-orang yang beriman kepada Kristus merayakan "kenyataan" kenaikan Kristus tadi dengan keyakinan bahwa itu bagi mereka dan bagi semua orang bahwa kepergian Kristus dari dunia ini telah terjadi.
Kristus pergi untuk dimuliakan bersama Allah Bapa dan untuk memuliakan kita dengan diri-Nya sendiri. Ia pergi untuk “mempersiapkan tempat” dan membawa kita juga ke dalam berkat hadirat Allah (Yoh. 14:2-3).
Dia pergi untuk membuka jalan bagi semua manusia ke dalam "tempat kudus surgawi ... Tempat Kudus yang tidak dibuat oleh tangan manusia" (lihat Ibrani 8-10). Dia pergi untuk mengirimkan Roh Kudus, yang berasal dari Bapa untuk memberikan kesaksian tentang Dia dan Injil-Nya di dunia, membuat Ia hadir dengan kuat dalam kehidupan para murid.

Pengajaran & Pelayanan tentang "Kasih" adalah jalan hidup Rasul Yohanes Sang Teolog
21/05/2023

Pengajaran & Pelayanan tentang "Kasih" adalah jalan hidup Rasul Yohanes Sang Teolog

Atas restu & berkat dari Y.M. Metropolitan Sergei Eksarkat Kepatriakan Moskow untuk Asia Tenggara, Romo Irenaios melakuk...
26/02/2023

Atas restu & berkat dari Y.M. Metropolitan Sergei Eksarkat Kepatriakan Moskow untuk Asia Tenggara, Romo Irenaios melakukan kunjungan sekaligus melayani Liturgi perdana bagi umat di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah & Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Kegiatan kunjungan & pelayanan di Kalimantan dilaksanakan pada tanggal 18-24 Februari 2023.
Di mana sebelumnya setelah hampir 3 tahun (2019-2022) melakukan pertemuan online Google Meet & Zoom, akhirnya bisa dilanjutkan dengan tatap muka offline/secara langsung.

12/02/2023

Minggu 20 Februari 2022 / 7 Februari 2022
Minggu Anak yang Hilang. Irama dua.
Ayat Bacaan
Lukas 15:11-32.

Hari Minggu Anak yang Hilang adalah hari Minggu kedua dari periode tiga minggu sebelum dimulainya Masa Prapaskah Besar. Pada hari Minggu sebelumnya, kebaktian Gereja mulai memasukkan himne dari Triodion, sebuah buku liturgi yang berisi kebaktian dari hari Minggu Pemungut cukai dan Farisi, kesepuluh sebelum Paskah (Paskah), hingga Sabtu Agung dan Suci. Seperti hari Minggu Pemungut cukai dan orang Farisi, tema hari Minggu ini adalah pertobatan, dan fokus pada perumpamaan Anak yang Hilang menuntun orang Kristen Ortodoks untuk merenungkan perlunya pertobatan dalam hubungan kita dengan Bapa Surgawi kita.

Dalam perumpamaan ini, kita juga belajar tentang tiga hal melalui perumpamaan ini: kondisi orang berdosa, aturan pertobatan, dan kebesaran belas kasihan Tuhan. Pembacaan perumpamaan ini mengikuti hari Minggu Pemungut cukai dan orang Farisi sehingga, melihat dalam diri Anak yang Hilang kondisi dosa kita sendiri, kita dapat sadar dan kembali kepada Allah melalui pertobatan. Bagi mereka yang telah jatuh ke dalam keputusasaan besar karena dosa-dosa mereka berpikir bahwa tidak ada pengampunan, perumpamaan ini menawarkan harapan. Bapa Surgawi dengan sabar dan penuh kasih menunggu kepulangan kita. Tidak ada dosa yang dapat mengalahkan kasih-Nya kepada kita.

12/02/2023

Minggu 13 Februari 2022 / 31 Januari 2022
Minggu Pemungut cukai dan orang Farisi. Nada satu.

Hari Minggu Pemungut Cukai dan Orang Farisi adalah hari Minggu pertama dari periode tiga minggu sebelum dimulainya Masa Prapaskah agung. Minggu ini menandai awal dari waktu persiapan untuk perjalanan spiritual Prapaskah, waktu bagi orang-orang Kristen Ortodoks untuk mendekatkan diri kepada Tuhan melalui ibadah, doa, puasa, dan tindakan amal.

Nama hari Minggu ini diambil dari perumpamaan Tuhan kita Yesus Kristus yang ditemukan dalam Injil Lukas 18:10-14. Perumpaan ini adalah kisah tentang dua pria, yang satu adalah seorang Farisi, seorang anggota sekte Yahudi yang dikenal rajin menaati Hukum, dan yang lain seorang Pemungut cukai, seorang pejabat pemerintah yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan pajak.

Lukas 18 : 10-14 (TB)
(10)"Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai.
(11)Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini;
(12)aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku.
(13)Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.
(14)Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."

Tema perumpamaan ini adalah pertobatan. Pertobatan adalah pintu yang melaluinya kita memasuki Prapaskah, titik awal perjalanan menuju Paskah. Bertobat berarti lebih dari sekadar mengasihani diri sendiri atau penyesalan yang sia-sia atas hal-hal yang dilakukan di masa lalu. Istilah Yunani metanoia berarti "perubahan pikiran." Bertobat berarti diperbarui, diubah dalam sudut pandang batin kita, untuk mencapai cara pandang yang segar dalam hubungan kita dengan Allah dan dengan orang lain. Kesalahan orang Farisi adalah bahwa ia tidak memiliki keinginan untuk mengubah pandangannya; dia berpuas puas diri, dan karena itu dia tidak memberikan tempat bagi Tuhan untuk bertindak di dalam dirinya. Injil menggambarkan dia sebagai seorang pria yang senang hanya dengan dirinya sendiri yang berpikir bahwa dia telah memenuhi semua persyaratan agama. Namun dalam kesombongannya, ia telah memalsukan makna agama dan keyakinan yang benar. Dia telah mengurangi ini menjadi pengamatan eksternal, mengukur kesalehannya dengan jumlah uang yang dia berikan.

Pemungut cukai, di sisi lain, benar-benar merindukan "perubahan pikiran." Dia merendahkan dirinya, dan kerendahan hatinya membenarkan dia di hadapan Allah. Dia menjadi, dalam kata-kata Khotbah di Bukit (Matius 5:3), “miskin di hadapan Allah.” Dia mengakui bahwa dia adalah orang berdosa, dan dia tahu bahwa keselamatan hanya ditemukan dalam belas kasihan Tuhan. Di sini kita menemukan contoh kerendahan hati yang sejati, aspek penting dari pertobatan. “Perubahan pikiran” dan transformasi hidup kita hanya dapat terjadi ketika kita merendahkan diri di hadapan Tuhan, mengakui kesediaan kita untuk berbalik dari dosa, dan menerima kasih karunia-Nya ke dalam hidup kita.

Persiapan kita untuk Prapaskah dimulai dengan doa kerendahan hati, awal dari pertobatan sejati. Melalui pertobatan, kita dapat menemukan dan kembali ke tatanan yang benar, pemulihan visi rohani kita yang akan membimbing kita di dunia yang sangat sulit dan menantang. Dengan memasuki Masa Prapaskah Besar dalam kerendahan hati dan pertobatan, kita dapat mencapai persekutuan yang lebih dalam dengan Tuhan saat kita menerima pengampunan-Nya dan Dia memberkati dengan membimbing kita ke tingkat spiritual yang lebih tinggi.

Address

Banjarmasin

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Komunitas Orthodox Kalimantan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Komunitas Orthodox Kalimantan:

Share