20/01/2023
๐ Matius 18
(21) Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"
(22) Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai TUJUH PULUH KALI TUJUH KALI.
Kunci untuk mengalami Pemulihan gambar diri adalah MENGAMPUNI orang yang pernah melukai hati kita dan MENERIMA diri sendiri apa adanya.
Apa yang dimaksud Tuhan Yesus mengampuni Tujuh Puluh kali Tujuh Kali...??!! ๐
1. Angka ke 7 adalah angka sempurna, dimana Allah memberjati hari ke 7 dan menjadikannya hari Sabat (Kelegaan/Perhentian)
๐ Kejadian 2
(2)Ketika Allah pada hari KETUJUH telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, BERHENTILAH IA pada hari KETUJUH dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.
(3) Lalu ALLAH MEMBERKATI HARI KETUJUH ITU dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.
2. Angka Tujuh adalah angka pembalasan seperti kasusnya Kain membunuh Habel sehingga Tuhan membalaskan kepada Kain Tujuh kali lipat, bahkan Lamekh dibalas tujuh puluh tujuh kali lipat
๐ Kejadian 4:24
sebab jika KAIN HARUS DIBALASKAN TUJUH KALI LIPAT, maka LAMEKH TUJUH PULUH TUJUH KALI LIPAT."
3. Angka tujuh berhubungan dengan perhitungan batas maximal umur manusia. Kalau Tuhan memberikan kekuatan hingga lebih dari yang ditentukan, itu adalah sebagai anugerah dari Tuhan
๐ Mazmur 90:10
MASA HIDUP KAMI TUJUH PULUH TAHUN dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.
4. Tradisi Israel
Setelah tujuh kali tujuh tahun = 49 tahun, maka tahun ke-50 akan menjadi tahun YOBEL dimana terjadi PEMBEBASAN TOTAL bagi mereka yang menjadi budak.
Ketika Petrus menyodorkan angka tujuh dalam pertanyaannya kepada Yesus, Petrus mewakili banyak diantara kita.
Banyak rabi Yahudi pada masa itu mematok batas mengampuni pada angka tiga.
Tidak ada lagi pengampunan untuk pelanggaran ke empat.
Mungkin Petrus merasa sudah terlalu bermurah hati untuk mengampuni pada pelanggarak ke tujuh.
Jawaban Yesus sebagai satu kejutan bagi Petrus: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai TUJUH PULUH KALI TUJUH KALI.
Jawaban Yesus ini mengingatkan kita akan pernyataan Lamekh (dalam arti yang terbalik) KAIN HARUS DIBALASKAN TUJUH KALI LIPAT, maka LAMEKH TUJUH PULUH TUJUH KALI LIPAT."
Tentu Yesus tidak bermaksud mematok batas pengampunan pada pelanggaran yang ke-490 atau yang ke-77.
Yesus juga tidak bermaksud meniadakan aspek disiplin dan sanksi bagi pembuat pelanggaran
๐ Matius 18
(15) "APABILA SAUDARAMU BERBUAT DOSA, TEGORLAH DIA DI BAWAH EMPAT MATA. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali.
(16) Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan.
(17) Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai.
Yang Yesus tekankankan adalah KESEDIAAN KITA UNTUK MEMBERI PENGAMPUNAN BAGI YANG BERSALAH KEPADA KITA, DAN JANGAN MENGHITUNG BERAPA KALI JUMLAH YANG MENYAKITIKI KITA.
PENGAMPUNAN HARUS SELALU TERSEDIA, TIDAK PERDULI BERAPA KALI IA BERSALAH KEPADA KITA. Unlimited.
Itulah juga yang Yesus maksudkan dalam...
๐ Lukas 17:4
Bahkan jikalau IA BERBUAT DOSA TERHADAP ENGKAU TUJUH KALI SEHARI dan TUJUH KALI IA KEMBALI KEPADAMU DAN BERKATA: AKU MENYESAL, ENGKAU HARUS MENGAMPUNI DIA."
B a y a n g k a n ...
Apa yang terjadi jika Allah MENGHITUNG berapa kali banyak kita berdosa terhadap-Nya.
๐ Mazmur 130:3
Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?
Pengampunan-Nya selalu tersedia ketika kita menyesal dan memohon ampun kepada-Nya.
Kita harus belajar melupakan kesalahan orang lain terhadap kita.
Selama kita masih memiliki rasa dendam terhadap luka hati yang kecil saja, maka tidak ada harapan bahwa kita akan bisa mengampuni.
Memang belajar melupakan adalah suatu usaha yang tidak selalu mudah, bahkan sulit.
t e t a p i
Bukan suatu usaha yang selalu gagal.
MEMBERI PENGAMPUNAN ADALAH TANDA ORANG BESAR...
MELUPAKAN KESALAHAN ORANG LAIN adalah PERBUATAN YANG MULIA.
Hanya ROH KUDUS sajalah yang hanya dapat membersihkan dan menghapuskan segala ingatan kita tentang kepahitan-kepahitan yang terjadi dalam hidup kita.
Kita harus saling mengasihi seperti Yesus yang mengasihi Kita.
๐ Yohanes 15:9
"Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga AKU TELAH MENGASIHI KAMU; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.
Kasih yang kita berikan tanpa batas dan tanpa peduli akan perlakuan dan tindakan orang lain tersebut terhadap kita.
Kasih tersebut hanya dapat kita miliki jika Kristus ada didalam hati kita, dan Kristus ada di dalam diri kita jika kita mengundang-Nya.
Agar kita diampuni maka kita harus mengampuni, dan syarat itu hanya kita dapat dari Kristus saja.
BUAH PERTOBATAN YANG SEMPURNA sebagai PENGIKUT KRISTUS, dimana kita diharuskan MEMBALAS PERBUATAN JAHAT dengan PERBUATAN BAIK..
Amin..
Tuhan Yesus Memberkati kita semua...
๐๐๐
๐๐๐