Iman Kristen

Iman Kristen Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Iman Kristen, Christian church, Banjarbaru.

Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat

๐Ÿ“– Matius 18 (21)  Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni sa...
20/01/2023

๐Ÿ“– Matius 18
(21) Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"
(22) Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai TUJUH PULUH KALI TUJUH KALI.

Kunci untuk mengalami Pemulihan gambar diri adalah MENGAMPUNI orang yang pernah melukai hati kita dan MENERIMA diri sendiri apa adanya.

Apa yang dimaksud Tuhan Yesus mengampuni Tujuh Puluh kali Tujuh Kali...??!! ๐Ÿ™„

1. Angka ke 7 adalah angka sempurna, dimana Allah memberjati hari ke 7 dan menjadikannya hari Sabat (Kelegaan/Perhentian)
๐Ÿ“– Kejadian 2
(2)Ketika Allah pada hari KETUJUH telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, BERHENTILAH IA pada hari KETUJUH dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.
(3) Lalu ALLAH MEMBERKATI HARI KETUJUH ITU dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.

2. Angka Tujuh adalah angka pembalasan seperti kasusnya Kain membunuh Habel sehingga Tuhan membalaskan kepada Kain Tujuh kali lipat, bahkan Lamekh dibalas tujuh puluh tujuh kali lipat
๐Ÿ“– Kejadian 4:24
sebab jika KAIN HARUS DIBALASKAN TUJUH KALI LIPAT, maka LAMEKH TUJUH PULUH TUJUH KALI LIPAT."

3. Angka tujuh berhubungan dengan perhitungan batas maximal umur manusia. Kalau Tuhan memberikan kekuatan hingga lebih dari yang ditentukan, itu adalah sebagai anugerah dari Tuhan
๐Ÿ“– Mazmur 90:10
MASA HIDUP KAMI TUJUH PULUH TAHUN dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.

4. Tradisi Israel
Setelah tujuh kali tujuh tahun = 49 tahun, maka tahun ke-50 akan menjadi tahun YOBEL dimana terjadi PEMBEBASAN TOTAL bagi mereka yang menjadi budak.

Ketika Petrus menyodorkan angka tujuh dalam pertanyaannya kepada Yesus, Petrus mewakili banyak diantara kita.

Banyak rabi Yahudi pada masa itu mematok batas mengampuni pada angka tiga.
Tidak ada lagi pengampunan untuk pelanggaran ke empat.

Mungkin Petrus merasa sudah terlalu bermurah hati untuk mengampuni pada pelanggarak ke tujuh.

Jawaban Yesus sebagai satu kejutan bagi Petrus: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai TUJUH PULUH KALI TUJUH KALI.

Jawaban Yesus ini mengingatkan kita akan pernyataan Lamekh (dalam arti yang terbalik) KAIN HARUS DIBALASKAN TUJUH KALI LIPAT, maka LAMEKH TUJUH PULUH TUJUH KALI LIPAT."

Tentu Yesus tidak bermaksud mematok batas pengampunan pada pelanggaran yang ke-490 atau yang ke-77.
Yesus juga tidak bermaksud meniadakan aspek disiplin dan sanksi bagi pembuat pelanggaran
๐Ÿ“– Matius 18
(15) "APABILA SAUDARAMU BERBUAT DOSA, TEGORLAH DIA DI BAWAH EMPAT MATA. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali.
(16) Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan.
(17) Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai.

Yang Yesus tekankankan adalah KESEDIAAN KITA UNTUK MEMBERI PENGAMPUNAN BAGI YANG BERSALAH KEPADA KITA, DAN JANGAN MENGHITUNG BERAPA KALI JUMLAH YANG MENYAKITIKI KITA.

PENGAMPUNAN HARUS SELALU TERSEDIA, TIDAK PERDULI BERAPA KALI IA BERSALAH KEPADA KITA. Unlimited.

Itulah juga yang Yesus maksudkan dalam...
๐Ÿ“– Lukas 17:4
Bahkan jikalau IA BERBUAT DOSA TERHADAP ENGKAU TUJUH KALI SEHARI dan TUJUH KALI IA KEMBALI KEPADAMU DAN BERKATA: AKU MENYESAL, ENGKAU HARUS MENGAMPUNI DIA."

B a y a n g k a n ...

Apa yang terjadi jika Allah MENGHITUNG berapa kali banyak kita berdosa terhadap-Nya.
๐Ÿ“– Mazmur 130:3
Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?

Pengampunan-Nya selalu tersedia ketika kita menyesal dan memohon ampun kepada-Nya.

Kita harus belajar melupakan kesalahan orang lain terhadap kita.
Selama kita masih memiliki rasa dendam terhadap luka hati yang kecil saja, maka tidak ada harapan bahwa kita akan bisa mengampuni.

Memang belajar melupakan adalah suatu usaha yang tidak selalu mudah, bahkan sulit.

t e t a p i

Bukan suatu usaha yang selalu gagal.

MEMBERI PENGAMPUNAN ADALAH TANDA ORANG BESAR...
MELUPAKAN KESALAHAN ORANG LAIN adalah PERBUATAN YANG MULIA.

Hanya ROH KUDUS sajalah yang hanya dapat membersihkan dan menghapuskan segala ingatan kita tentang kepahitan-kepahitan yang terjadi dalam hidup kita.

Kita harus saling mengasihi seperti Yesus yang mengasihi Kita.
๐Ÿ“– Yohanes 15:9
"Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga AKU TELAH MENGASIHI KAMU; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.

Kasih yang kita berikan tanpa batas dan tanpa peduli akan perlakuan dan tindakan orang lain tersebut terhadap kita.
Kasih tersebut hanya dapat kita miliki jika Kristus ada didalam hati kita, dan Kristus ada di dalam diri kita jika kita mengundang-Nya.

Agar kita diampuni maka kita harus mengampuni, dan syarat itu hanya kita dapat dari Kristus saja.

BUAH PERTOBATAN YANG SEMPURNA sebagai PENGIKUT KRISTUS, dimana kita diharuskan MEMBALAS PERBUATAN JAHAT dengan PERBUATAN BAIK..

Amin..

Tuhan Yesus Memberkati kita semua...

๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡
๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

11/09/2022

Iman dan Ajaran Kristen

Lord vs God?

Bapa bukan Yesus.
Yesus bukan Bapa.

Mereka adalah 2 Pribadi yang berbeda namun satu yaitu Allah.

Mengapa disebut pribadi yang berbeda..?!
karena masing-masing adalah Pribadi yang utuh, memiliki kehendak-Nya sendiri-sendiri, memiliki pengetahuan-Nya sendiri, memiliki perasaan-Nya sendiri.

Namun mengapa disebut satu yaitu Allah...?!

Karena Alkitab mengatakannya demikian, Allah itu Satu.

[1] Yesus adalah Firman Allah yg nuzul menjelma (๐Ÿ“– Yohanes 1:14), sementara Bapa adalah Sumber Firman di mana Firman Allah ini ada di dalam-Nya.

[2] Lord / Gusti / Tu(h)an / Kurios (Yunani) / Adonay (Hebrew) memang berbeda makna dengan God / Allah / Theos (Yunani) / Elohim (Hebrew).

Bedanya apa...?!

โ€œAllahโ€ menunjuk kepada one supreme โ€œbeingโ€ atau โ€œkeberadaanโ€ dari โ€œhakekat / esensi / dzat / ousiaโ€ (tauhid rubbubiyah).

โ€œTu(h)anโ€ menunjuk kepada kepenguasaan atas alam semesta (tauhid uhuliyyah).

Sebenarnya, arti kata โ€œTuhanโ€ = arti kata โ€œTuanโ€, sama2 menunjuk kepada subjek yg berkuasa, sehingga juga bisa menunjuk kepada manusia.

Hanya saja โ€œTuhanโ€ kemudian pada perkembangannya ditujukan kepada โ€œtuan di atas segala tuanโ€.

Di Alkitab, Yesus tidak pernah disebut โ€œAllah Yesusโ€, tetapi disebut sebagai โ€œTuhan Yesusโ€.

Mengapa..?!

Karena penulis Alkitab adalah berlatar-belakang Yahudi sehingga berhati-hati agar jangan sampai kodrat kemanusiaan Yesus disebut sebagai Allah, walaupun memang benar bahwa dalam kodrat-Nya sebagai Firman Allah, Yesus adalah Allah sejati (Yohanes 1:1). Yesus disebut sebagai โ€œTuhan Yesusโ€ karena di dalam tangan-Nya-lah kepenguasaan atas alam semesta (tauhid uhuliyah).

๐Ÿ“– Matius 28:18
Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡
๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Salah satu keunikan Alkitab dan kekristenan adalah deklarasi Allah Tritunggal, Allah itu Satu Esensi dan Tiga Pribadi. K...
29/08/2022

Salah satu keunikan Alkitab dan kekristenan adalah deklarasi Allah Tritunggal, Allah itu Satu Esensi dan Tiga Pribadi.
Keesaan Allah dinyatakan sebagai esensi-Nya atau keberadaan-Nya, sedangkan keragaman-Nya diekspresikan dalam tiga Pribadi.

Keunikan ini paling sulit diterima dan dipahami karena sifatnya yang supra rational (melampaui akal manusia) namun hal tersebut bukan berarti bertentangan dengan rasio (non contra rational).

Peran unik Allah Tritunggal melalui Alkitab sangat terang benderang terajut/terjalin indah sejak Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, sehingga memberikan pencerahan (enlightenment) bagi kita.

Kunci untuk memahami peran Allah Tritunggal adalah:
1. Kita harus kembali kepada Alkitab sebagai sumber pengajaran itu sendiri.
2. Kita harus menyadari bahwa kebenaran berasal dari Sang Pencipta, bukan ciptaan sehingga diperlukan sikap rendah hati.
3. Allah menyingkapkan diri-Nya dengan cara progressive revelation (pengwahyuan secara bertahap, makin lama makin jelas, bukan tiba-tiba turun dari langit).

Melalui Alkitab, Allah mendeklarasikan Diri sebagai Allah yang Esa
๐Ÿ“– Ulangan 6:4
Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!

IA p**a memberitahu kita bahwa sejak permulaan ciptaan, bahkan sejak kekekalan Allah di dalam diriNya sendiri ada sebagai tiga pribadi.
๐Ÿ“– Kejadian 1:26
Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

Perhatikan ayat di atas yang memperlihatkan โ€œKITAโ€ (menunjukkan posisi yang setara).
Ada dalam tiga pribadi berbeda, tetapi bukan Allah yang dibagi tiga.

Alkitab secara utuh menggambarkan peran aktif Allah Tritunggal.
Bila Allah tidak memperkenalkan Dirinya, maka tidak ada seorangpun yang mampu mengenal Allah yang Sejati.

PERAN ALLAH BAPA, ANAK DAN ROH KUDUS

โžก๏ธ Peran Allah Bapa Yaitu Perencana/Perancang
๐Ÿ“– Efesus 1
(3) Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.
(4) Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.
(5) Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,

โ–ช๏ธBapa di Sorga telah memilih dan menentukan kita untuk menerima Yesus sebagai โ€œsegala berkat rohani di dalam sorga,โ€ dengan tujuan: supaya KITA YANG TIDAK KUDUS menjadi KUDUS dan YANG BERCACAT CELA dalam segala hal menjadi TIDAK BERCACAT, untuk menjadikan kita sebagai anak-anak-Nya.

Berkat rohani di dalam Sorga menunjuk kepada Kristus.
Bapa memilih kita dan menganugerahkan Anak-Nya sebagai penebusan dosa-dosa kita, lebih dari sekedar menggunakan kedaulatan-Nya, tetapi dengan kerelaan-Nya.

Hanya dengan kerelaan kehendak-Nya, Bapa bisa mengorbankan Anak Tunggal yang paling dikasihi-Nya
๐Ÿ“– Roma 8:32
Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

Setelah dipilih, kita harus ditebus. Bukan dengan darah domba yang harus berkali-kali dilakukan, tetapi dengan darah Anak Domba Allah, yaitu Anak Allah yang harus menjadi manusia di dalam Yesus Kristus.
๐Ÿ“– Ibrani 9:14
betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.

โžก๏ธ Peran Anak Dalam Kristus Yesus yaitu Pelaksana rencana Allah Bapa.
๐Ÿ“– Efesus 1
(7) Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,
(8) yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian.
(9) Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus
(10) sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi.
(11) Aku katakan "di dalam Kristus", karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan โ€” kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya โ€”
(12) supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya.

โ–ช๏ธPeran Sang Anak adalah menjalankan rencana kerelaan Sang Bapa, untuk mengasihi menusia yang telah dipilih dan ditetapkan oleh Bapa, dan untuk itu rela menjadi manusia, rela untuk disiksa, dihina, dicemoohkan, disalibkan, dan pada hari yang ketiga Dia bangkit dari antara orang mati.

Tujuan penebusan adalah mempersatukan kita dengan Kristus sebagai kepala, yaitu sebagai gereja dengan jemaat-Nya, selama masih di dunia, maupun dipersatukan sebagai warga Kerajaan Allah dan keluarga Allah baik di bumi dan di Sorga, menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya, melalui kesaksian hidup kita yang berkenan di hadapan Allah.

Penebusan yang dilakukan Sang Anak perlu diteguhkan.
Kita harus mati di dalam Kristus dan dilahirkan kembali oleh Roh Kudus.

โžก๏ธ Peran Roh Kudus Yaitu Memeteraikan/pendukung.
๐Ÿ“– Efesus 1
(13) Di dalam Dia kamu juga โ€” karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu โ€” di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.
(14) Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.

โ–ช๏ธSetelah dipilih oleh Bapa, dan ditebus oleh Anak, kita pun harus dimeteraikan oleh Roh Kudus agar tak satupun yang bisa menggagalkan rencana kerelaan Allah untuk memilih, menebus, dan menjadikan kita sebagai anak-anak Allah.
๐Ÿ“– Roma 8
(33) Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka?
(34) Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?
(35) Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?

โ–ช๏ธTak satupun bisa memisahkan kita dari Kasih Kristus. Bahkan dinyatakan bahwa tak satupun akan menggugat kita sebagai orang-orang pilihan Allah.
Bapa juga tidak akan menggugat kita sebagai orang-orang pilihan Allah, karena Dia yang telah membenarkan kita.
Kristus Yesus pun tidak akan menghukum kita, supaya kematian-Nya di kayu salib dan kebangkitan-Nya tidak sia-sia.
Malah Dia, yang duduk di sebelah kanan Allah (mendapat kuasa untuk menghukum), telah menjadi pembela kita.

Kesimp**an:
Tritunggal adalah Allah yang Esa yang memiliki tiga pribadi yang mempunyai peran masing-masing..

Bapa, Anak dan Roh Kudus

14/09/2021

๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡
๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

29/01/2021

Kitab Wahyu memang menyajikan peristiwa-peristiwa yang โ€˜mengerikanโ€™.

Untuk apa?

Supaya orang benar tahu dan sadar bahwa itu semua sedang dan akan terjadi.
Kalau Kita tidak berjaga-jaga, saya khawatir Kita akan gelagapan berdiri di hadapan Sang Raja kelak saat kedatangan-Nya yang kedua kali.



Tidak ada kepastian yang lebih pasti daripada kedatangan Yesus yang kedua kali.

Address

Banjarbaru
70724

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Iman Kristen posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Iman Kristen:

Share