Pura Hulundanu Batur

Pura Hulundanu Batur Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Pura Hulundanu Batur, Religious Center, Jalan Pura Yeh Panes Desa Songan, Bangli.

24/09/2026

Om Swastiyastu
Pelaksanaan Karya Tawur Agung Panca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, merupakan salah satu upacara besar (ritual Sad Kertih) yang sangat penting bagi masyarakat Bali.
Berikut adalah beberapa poin penting mengenai pelaksanaan karya suci ini:
1. Pura Hulundanu Batur di Songan (terletak di bagian timur laut/hulu Danau Batur) merupakan salah satu pura penting yang memiliki keterkaitan erat dalam catatan Kitab Purana Pura Hulundanu Batur.
2. Upacara Panca Wali Krama dilaksanakan sebagai wujud penyucian jagat (Bhuana Alit dan Bhuana Agung), memohon kesejahteraan, keselamatan bumi, kerahayuan, serta menjaga keharmonisan alam beserta isinya.

Jadwal Pelaksanaan
* Rangkaian upacara besar ini berlangsung selama hampir dua bulan, yaitu mulai dari 12 Agustus hingga 7 Oktober 2026.
* Puncak Karya: Dijadwalkan pada 26 September 2026.
* Upacara agung Panca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur merupakan ritual besar yang rutin dilaksanakan secara periodik, yakni setiap 10 tahun sekali.
Semangat Gotong Royong (Ngayah) Krama
Menjelang puncak acara, atmosfer di Desa Adat Songan diliputi semangat kebersamaan yang tinggi. Seluruh krama desa adat tampak antusias melaksanakan ayah-ayahan secara gotong royong baik dalam persiapan sarana upakara maupun penataan di areal Pura Hulundanu Batur demi kelancaran jalannya karya.

Semoga Ida Bhatara-Bhatari yang melinggih di Pura Hulundanu Batur, pelaksanaan Karya Panca Wali Krama ini senantiasa memancarkan kerahayuan, kedamaian, serta kesuburan bagi jagat Bali, khususnya masyarakat Desa Adat Songan dan seluruh umat
Om Shanti Shanti Shanti Om…

24/09/2026

Prosesi Mapurane / Mepeed yang dilakukan oleh Krama Dadia Ratu Nengah Gunung Agung Pasek Celagi Desa Adat Songan bergabung bersama membawa banten gebogan merupakan salah satu wujud nyata ekspresi bhakti, seni, dan tradisi masyarakat Bali yang sarat makna.
Tradisi ini menjadi pemandangan yang luar biasa indah dan sakral, terutama dalam rangkaian upacara besar Karya Tawur Agung Manca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan (Kintamani, Bangli). 
Makna dan Nilai Luhur
Bentuk Pengabdian (Bhakti): Mepeed dengan menjunjung gebogan (rangkaian buah, kue tradisional, dan janur yang disusun bertingkat) melambangkan wujud rasa syukur atas limpahan hasil bumi serta kemakmuran yang dianugerahkan oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai penguasa dan pelestari sumber air (Danu Kertih).
Gotong Royong dan Kebersamaan: Partisipasi aktif dari Sekaa Gong serta gabungan perempuan Desa Adat Songan mencerminkan kuatnya ikatan sosial dan semangat gotong royong (menyamabraya) krama adat dalam menyukseskan karya agung yang biasanya digelar setiap 10 tahun sekali ini. 
Estetika Budaya: Barisan krama perempuan yang mengenakan pakaian adat Bali dengan tertib berjalan menuju pura diiringi suara tabuh sekaa gong menciptakan atmosfer spiritual yang mendalam serta memperkuat identitas budaya lokal.

Address

Jalan Pura Yeh Panes Desa Songan
Bangli
80366

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pura Hulundanu Batur posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share