04/06/2026
๐ฅBANYAK ORANG SIBUK MENCARI ORANG BAIK, TAPI LUPA MENJADI ORANG BAIK!
Kadang kita kecewa karena merasa tidak dihargai.
Sudah berbuat baik, tapi dibalas dingin. Sudah membantu, tapi malah dilupakan. Sudah tulus, tapi justru disakiti.
Lalu kita mulai sibuk menuntut kebaikan dari orang lain...
Padahal para ulama mengajarkan sesuatu yang jauh lebih tinggi.
Abuya KH Muhyiddin Abdul Qadir Al-Manafi dawuh:
"Mun hayang salamet di dunya, kudu gede hampura kabatur, tong jadi jalma hampuraeun batur. Tong sok ngarepkeun kahadean tibatur, anggur kudu nyieun hade kabatur."
Jika ingin selamat di dunia...
Jadilah orang yang banyak memaafkan, bukan orang yang selalu meminta dimaafkan.
Jangan terlalu sibuk berharap kebaikan dari orang lain.
Tetapi sibukkanlah diri untuk menjadi sumber kebaikan bagi orang lain.
Karena orang yang hidupnya selalu menunggu penghargaan akan mudah kecewa.
Namun orang yang hidup untuk memberi manfaat akan selalu bahagia.
๐ฟ Jangan hitung berapa kali kamu dihargai.
๐ฟ Hitunglah berapa banyak orang yang pernah merasakan manfaat dari kehadiranmu.
๐ฟ Jangan menunggu dunia berlaku baik kepadamu.
๐ฟ Jadilah orang yang lebih dahulu berbuat baik kepada dunia.
Sebab kemuliaan bukan terletak pada banyaknya orang yang memuji kita.
Tetapi pada banyaknya orang yang terbantu karena keberadaan kita.
Semoga Allah menjadikan kita pribadi yang lapang dalam memaafkan, ringan dalam membantu, dan ikhlas dalam berbuat baik tanpa menunggu balasan dari siapa pun.
ุงูููู
ุงุฌุนููุง ู
ู ุฃูู ุงูุนูู ูุงูุฅุญุณุงูุ ูุงููุน ุจูุง ุนุจุงุฏู ูุง ุฃุฑุญู
ุงูุฑุงุญู
ูู
๐คฒ Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.