Masjid Salman ITB

Masjid Salman ITB This is an information page about Masjid Salman ITB activities
(231)

Kita seringkali punya standar sendiri soal “hidup yang baik”. Rencana yang mulus, tawa yang terus-menerus, dan keinginan...
07/05/2026

Kita seringkali punya standar sendiri soal “hidup yang baik”. Rencana yang mulus, tawa yang terus-menerus, dan keinginan yang selalu jadi nyata. Begitu satu saja meleset, kita merasa dunia tidak adil. Kita marah, lalu mulai bertanya: “Ya Allah, kenapa harus aku?”

Padahal, mungkin saja yang sedang Allah ambil dari hidup kita hari ini bukanlah kebahagiaan, melainkan tumpukan dosa yang selama ini diam-diam memberatkan jiwa.

Ada luka yang datang bukan untuk menghancurkan. Ada kehilangan yang hadir bukan untuk menyiksa.

Sebab terkadang, Allah sedang membersihkan hati kita lewat hal-hal yang paling membuat kita menangis. Kita tidak pernah tahu, berapa banyak kesalahan masa lalu yang gugur lewat sabar yang kita telan sendirian. Lewat kecewa yang tidak kita balas dengan amarah. Atau lewat air mata yang jatuh diam-diam di sujud malam.

Mungkin, saat hidup terasa paling berat, justru saat itulah Allah sedang berada paling dekat. Sebab tidak semua takdir buruk adalah hukuman, seringkali itu adalah cara Allah menyelamatkan kita sebelum semuanya terlambat.

Jadi, jangan terlalu cepat membenci takdir yang sedang kita jalani hari ini. Karena bisa jadi, hal yang paling membuat kita menangis sekarang, justru menjadi sebab Allah menggugurkan begitu banyak dosa yang tidak pernah kita sadari.

Bikin Produk UMKM Cimahi Naik Kelas, GRATIS! 🚀Wargi Cimahi, masih mau usahanya jalan di tempat? Di era sekarang, label H...
06/05/2026

Bikin Produk UMKM Cimahi Naik Kelas, GRATIS! 🚀

Wargi Cimahi, masih mau usahanya jalan di tempat? Di era sekarang, label Halal bukan lagi sekadar formalitas, tapi magnet kepercayaan bagi pelanggan.

Bayangkan produk kuliner Anda punya daya saing lebih tinggi, jangkauan pasar lebih luas, dan konsumen makin merasa aman. Semua itu bisa didapatkan melalui Program Sertifikasi Halal GRATIS (Reguler) dari Pusat Halal Salman!

🔥 Slot Terbatas!

Daftarkan usaha Anda sekarang juga:
📲 WhatsApp: 0895352250302

Jualan Tenang, Pelanggan Senang!

Barang gunaan wajib bersertifikat halal untuk menjamin produk tersebut bebas dari najis dan bahan haram, memastikan keam...
06/05/2026

Barang gunaan wajib bersertifikat halal untuk menjamin produk tersebut bebas dari najis dan bahan haram, memastikan keamanan dan kenyamanan konsumen Muslim, serta memenuhi standar syariat. Sertifikasi ini melindungi konsumen dari bahan haram, khususnya pada barang yang bersentuhan dengan tubuh, makanan, atau alat ibadah, sesuai regulasi yang berlaku.
Alasan Utama Barang Gunaan Wajib Halal:
1. Pencegahan Kontaminasi Najis
2. Perlindungan Konsumen
3. Kepatuhan Syariat & Regulasi
4. Meningkatkan Nilai Produk.

Nah apa saja barang gunaan yang wajib halal tersebut, yuk kita simak dikuliah halal batch 8 kuliah ke 11.
*Narasumber:*
Prof. Dr. Slamet Ibrahim, DEA, Apt
(Ketua Umum Pusat Halal Salman ITB, Purnabakti Guru Besar Sekolah Farmasi ITB, Guru Besar Fakultas Farmasi UNJANI)

*Dilaksanakan pada:*
Jumat, 8 Mei 2026
08.00 - 10.00 WIB
*Via Zoom Meeting*

*GRATIS!*

Daftar untuk masuk grup peserta
https://bit.ly/DaftarKuliahHalalBatch8

CP: 082318183566 (Min-Ha)

Hidup sering terasa rumit karena kita terlalu banyak menenteng beban yang sejatinya bukan jatah kita. Kita memikirkan ha...
05/05/2026

Hidup sering terasa rumit karena kita terlalu banyak menenteng beban yang sejatinya bukan jatah kita. Kita memikirkan hal-hal yang belum terjadi, mencemaskan sesuatu yang berada di luar kendali, bahkan sibuk memikul hasil dari usaha yang sebenarnya bukan ranah kita untuk menentukan. Karena itu, kita perlu memiliki prinsip-prinsip yang menjaga hati tetap tenang di tengah dunia yang serba tidak pasti.

Prinsip yang mengingatkan bahwa kita punya Allah, sehingga tidak ada alasan untuk merasa sendirian. Bahwa dunia ini hanyalah tempat singgah, jadi tidak semua hal layak untuk dirisaukan berlebihan. Bahwa menggantungkan terlalu banyak harap pada manusia hanya akan membuat hati mudah terluka, karena menaruh beban ekspektasi pada sesama makhluk yang sama rapuhnya adalah cara tercepat untuk mematahkan hati kita sendiri.

Delapan prinsip ini bukan sekadar untuk dibaca, melainkan untuk dihidupi. Ini dalah pegangan agar kita tidak mudah goyah oleh keadaan, tidak larut dalam kecemasan, dan tidak kehilangan arah ketika hidup berjalan di luar rencana.

Ketika hati dibimbing oleh prinsip yang benar, kita belajar rida atas ketetapan-Nya. Bukan karena semuanya mudah diterima, tetapi karena kita percaya bahwa di balik setiap takdir, selalu ada hikmah yang sedang Allah siapkan.

Kita pun belajar menjalani hari ini dengan sebaik-baiknya, tanpa terus dibebani penyesalan masa lalu atau ketakutan akan masa depan. Sebab pada akhirnya, semua yang ada di dunia ini adalah milik Allah.

Dan saat keyakinan itu benar-benar tertanam dalam hati, kita akan menyadari bahwa memiliki Allah adalah bentuk ketenangan yang paling cukup, bahkan di tengah badai kehidupan sekalipun.

Ada satu hal yang sering luput saat momentum kurban tiba, bukan hanya apa yang disembelih, tetapi bagaimana proses itu d...
05/05/2026

Ada satu hal yang sering luput saat momentum kurban tiba, bukan hanya apa yang disembelih, tetapi bagaimana proses itu dilakukan.

Penyembelihan dalam Islam bukan sekadar teknis, melainkan ibadah yang sarat nilai. Ia menuntut ketepatan syariat, ketenangan dalam praktik, serta pemahaman tentang kondisi hewan dari sisi kesehatan.

Pusat Halal Salman ITB mengajak Anda untuk hadir dalam Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) Kurban/Ruminansia 1447 H. Dalam satu hari penuh, Anda akan dibimbing oleh:

Ustadz Zulkarnain, S.Th.I, tentang fiqh penyembelihan
Dr. drh. Supratikno, M.Si., PAVet , tentang perspektif kesehatan veteriner dan standar halal dari sisi teknis

Dilaksanakan pada:
Senin, 18 Mei 2026
08.00 – 16.00 WIB
Masjid Salman ITB

UNTUK UMUM DAN PARA TAKMIR MUDA

GRATIS!
KUOTA TERBATAS

Peserta yang mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai, akan mendapatkan sertifikat kepesertaan

Daftar:
bit.ly/daftarjulehakurban47
bit.ly/daftarjulehakurban47

CP: 082318183566 (Min-Ha)

Kadang, tantangan terberat dalam hidup bukan meninggalkan hal yang kita benci, tapi berani melepas apa yang paling kita ...
04/05/2026

Kadang, tantangan terberat dalam hidup bukan meninggalkan hal yang kita benci, tapi berani melepas apa yang paling kita cintai.

Mush’ab bin Umair pernah berada di titik ketika seluruh kenyamanan dunia ada di genggamannya,
namun ia memilih melepaskannya demi satu prinsip yang ia yakini.

Ia membuktikan, saat kita berani “mengosongkan tangan” dari yang fana, Allah sedang menyiapkan kita untuk memegang amanah yang jauh lebih besar.

Ia mungkin kehilangan fasilitas dunia, tapi ia mendapatkan kemuliaan, menjadi jalan terbukanya peradaban di Madinah.
Pada akhirnya, nilai diri kita tidak ditentukan oleh apa yang kita miliki. Tapi oleh apa yang kita perjuangkan, dan jejak manfaat apa yang kita tinggalkan.

Save postingan ini sebagai reminder saat kita merasa lelah menjaga prinsip, dan tag teman yang mungkin sedang butuh kisah penguat hari ini!

Salah memilih teman bukan hanya bisa merusak kehidupan dunia, tetapi juga dapat menjadi sebab penyesalan yang sangat pan...
01/05/2026

Salah memilih teman bukan hanya bisa merusak kehidupan dunia, tetapi juga dapat menjadi sebab penyesalan yang sangat panjang di akhirat. Itulah mengapa memilih teman adalah salah satu keputusan penting dalam hidup.

Seseorang yang awalnya sangat menjaga dirinya bisa perlahan berubah hanya karena terlalu lama berada di lingkungan yang salah.

Bukan karena ia berniat meninggalkan kebaikan, tetapi karena kelalaian yang terus-menerus dilihat akhirnya terasa biasa. Maksiat yang dulu dihindari, lama-kelamaan tidak lagi dianggap berbahaya.

Jika kita belum mampu menguatkan orang lain, setidaknya pastikan diri kita tidak ikut hanyut. Menjaga jarak dari lingkungan yang merusak iman bukanlah bentuk kesombongan, melainkan bentuk penjagaan terhadap hati yang Allah titipkan.

Dan ketika Allah menghadirkan sahabat-sahabat saleh dalam hidup kita, jagalah mereka. Mereka adalah nikmat yang tak ternilai, yang mengingatkan saat kita lalai, menguatkan saat kita lemah, dan membantu kita tetap teguh di jalan ketaatan.

Semoga Allah mempertemukan kita dengan teman-teman yang membawa kita semakin dekat kepada-Nya, menjaga kita dari jalan yang keliru, dan menggenggam tangan kita hingga bersama-sama menuju surga-Nya.

اللَّهُمَّ اكْفِني بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ“Ya Allah, cukupkanlah aku dengan ...
30/04/2026

اللَّهُمَّ اكْفِني بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

“Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal, jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu sehingga aku tidak bergantung pada selain-Mu.” - (HR. Imam At-Tirmidzi)

Doa ini bukan sekadar permintaan rezeki. Ini adalah pengakuan bahwa kita ingin dijaga. Kita ingin tetap punya batas. Kita ingin merasa cukup, bahkan ketika dunia terus menuntut lebih.

Menjaga prinsip di tengah arus yang serba kompromi memang bukan perkara mudah bagi kita. Di zaman sekarang, yang haram sering kali tampak “wajar”, bahkan dibungkus seolah-olah itu jalan paling masuk akal untuk bertahan hidup.

Kita hidup di realita yang tidak mudah. Mencari rezeki terasa makin sempit, tekanan datang dari banyak arah. Sampai kadang, yang kita jaga bukan lagi halal atau haram, tapi sekadar “yang penting dapat”. Pelan-pelan, batas itu jadi kabur. Dan tanpa sadar, kita mulai menukar prinsip dengan alasan.

Padahal, kita perlu sadar bahwa yang sering membuat kita jatuh bukan kekurangan, tapi ketidakpuasan.

Di sinilah pentingnya kita kembali mengenal “batas”. Menjadi teguh bukan berarti kita menutup mata dari realita, tapi kita memilih untuk tidak membiarkan realita mengikis integritas kita. Kita butuh rasa “cukup” agar langkah kita tidak terseret arus yang salah.

Mari kita amalkan doa ini dengan sungguh-sungguh.

Bukan hanya di lisan, tapi juga dalam setiap pilihan yang kita ambil.

Saat ada peluang yang terlihat menggiurkan tapi meragukan, kita ingat bahwa kita sedang meminta untuk dijauhkan dari yang haram. Saat langkah terasa sempit dan hasil belum juga terlihat, kita ingat bahwa kita sedang memohon untuk dicukupkan dengan yang halal.

Pelan-pelan, kita latih hati ini untuk tidak selalu menuntut lebih, tapi belajar menerima dengan penuh percaya. Karena bisa jadi, yang kita anggap “kurang” justru cara Allah menjaga kita dari sesuatu yang lebih buruk.

Karena pada akhirnya, yang kita cari bukan sekadar banyaknya rezeki, tapi keberkahannya. Bukan sekadar tercapainya keinginan, tapi ketenangan dalam menjalaninya.

Address

Jalan Ganeca No. 7
Bandung
40132

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Masjid Salman ITB posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Masjid Salman ITB:

Share

Category