nias_bermazmur

nias_bermazmur MENJADI BERKAT DAN DIBERKATI

🎉 Baru saja menyelesaikan level 3 dan saya sangat bersemangat untuk terus berkembang sebagai kreator di Facebook!
16/11/2024

🎉 Baru saja menyelesaikan level 3 dan saya sangat bersemangat untuk terus berkembang sebagai kreator di Facebook!

16/11/2024
Salah parkir 🔥😁
29/07/2023

Salah parkir 🔥😁

06/06/2023

Haleluya

02/02/2023

"KUTUK DAN KELEPASANNYA"

Kejadian 3:14-24

"Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan." (Kejadian 3:24)

Pelanggaran terhadap hukum Alah menyebabkan terjadinya kutuk atau kematian. Dari awal Allah telah memperingatkan manusia pertama (Adam) untuk taat kepada-Nya agar tidak terjadi "kematian". Namun Adam dan Hawa telah melanggar, itulah permulaan terjadinya kutuk.

Dalam Kejadian 3 kita baca akibat dari kutuk: penderitaan, rezeki yang harus susah payah dicari, tanah-tanah mengeluarkan semak duri, penyakit bermunculan dan lain-lain; kematian menguasai manusia. Kematian ada dua macam: kematian jasmani, dan kematian kekal (kematian kedua) yaitu apabila setelah tubuh jasmani mati, roh dicampakkan ke dalam lautan api neraka kekal. Kematian yang sesungguhnya ialah kematian yang menimpa roh, bukan tubuh. Ketika Adam berbuat dosa dia "mati"; bukan mati tubuhnya, melainkan rohnya, walaupun akhirnya tubuh jasmaninya juga mengalami kematian saat ia berusia 930 tahun (baca Kejadian 5:5). Ketika roh Adam "mati" karena dosa, hubungannya dengan Allah terputus. Manusia pun mempunyai "tuan" baru yaitu Iblis si penipu yang telah membujuknya berbuat dosa. Manusia menjadi "budak" dosa.

Manusia tak mungkin memperoleh keselamatan melalui perbuatan baik semata. Roh manusia telah mati itu harus dihidupkan kembali oleh Roh Allah apabila ingin selamat. Manusia harus mengalami kelahiran baru melalui Kristus yang menebusnya dari segala dosa dengan darah-Nya. Jika tidak, perbuatan baik apa pun akan sia-sia, tak akan mampu mengubah nasibnya dari api neraka dan penghukuman kekal karena "...upah dosa ialah maut;” (Roma 6:23). Perbuatan alim dan baik belaka tak mampu menyelamatkan roh manusia karena dosa tetap melekat. Dan Allah sangat jijik melihat dosa-dosa itu. Hanya ada satu orang yang tak bercacat cela yaitu Yesus Kristus, Putra Allah, yang dapat berkorban ganti manusia yang seharusnya dihukum. Para nabi pun tak mampu menebus dosa karena mereka juga manusia biasa.

Satu-satunya jalan yang melepaskan kita dari kutuk dosa adalah iman percaya kepada Yesus Kristus.

02/02/2023

"SEORANG PEMENANG: DITAMAN FIRDAUS"

Wahyu 2:1-7

"Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah." (Wahyu 2:7)

Di kitab Perjanjian Lama yang dimaksud dengan "Taman Firdaus" adalah Taman Eden, suatu tempat di mana manusia pertama (Adam dan Hawa) ditempatkan oleh Tuhan. Di tengah-tengah Taman Eden ini ada sebuah pohon yang disebut pohon kehidupan dan Tuhan melarang manusia untuk makan buah pohon tersebut (baca Kejadian 2:9). Oleh karena tipu daya dan hasutan Iblis, manusia melanggar apa yang Tuhan sudah firmankan, yaitu makan buah pengetahuan dari pohon itu. Akhirnya manusia pun jatuh ke dalam dosa dan sebagai akibatnya, mereka terusir ke luar dari Taman Eden!

Ada pun "Taman Firdaus" yang dimaksudkan oleh ayat nas di atas adalah suatu tempat yang Tuhan sediakan bagi orang-orang percaya yang setia sampai akhir hidupnya. Di Taman Firdaus (sorga) ini tidak ada lagi tangis dan dukacita! Selain setia, mereka adalah orang-orang yang tampil sebagai pemenang! Kata "menang" berarti mereka sudah mampu mengalahkan musuh di medan peperangan, melewati perjuangan, atau perlombaan iman. Alkitab menegaskan bahwa hanya orang-orang yang menanglah yang akan berada di Taman Firdaus (sorga): menang atas pergumulan melawan dosa (mengalahkan kedagingan), menang dalam perjuangannya menjaga kekudusan hidup. Tetapi mereka yang tidak setia kepada Tuhan, mereka yang gagal dalam perlombaan iman, mereka yang gagal mengalahkan keinginan dosa (hidup menuruti hawa nafasu dan keinginan daging), tidak berhak untuk menikmati Taman Firdaus yang Tuhan sediakan.

Yang pasti untuk bisa memasuki Taman Firdaus dan menikmati "pohon kehidupan" Tuhan, ada harga yang harus dibayar! Kita harus bekerja keras: "Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu;" (Yohanes 6:27) dan hidup meneladani Kristus: "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup." (1 Yohanes 2:6). Hidup meneladani Kristus berarti hidup dalam kekudusan: "tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus." (1 Petrus 1:15-16).

Taman Firdaus disediakan untuk orang-orang yang hidup berkenan kepada Tuhan!

Address

Bandung

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when nias_bermazmur posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share