26/12/2025
DIANGGAP MERESAHKAN WARGA DEPOK, NATAL DI WISMA SAHABAT YESUS DIBATALKAN — WALIKOTA: TIDAK ADA TEKANAN DARI PIHAK MANAPUN
Depok, Desember 2025 — Perayaan Natal di Wisma Sahabat Yesus, Depok, yang telah direncanakan sejak bulan November, terpaksa dibatalkan. Alasannya? Dianggap “meresahkan warga setempat”.
Pembatalan ini memicu kekecewaan besar di kalangan jemaat dan organisasi Kristen lokal. Padahal, acara tersebut bukan hanya ibadah biasa—melainkan rangkaian perayaan Natal dengan tema “Damai di Tengah Kekhawatiran”, yang melibatkan anak-anak, lansia, dan masyarakat sekitar dalam kegiatan sosial dan pelayanan.
Wali Kota Depok, Mohammad Idris, dalam keterangan persnya, menyatakan bahwa pembatalan dilakukan atas pertimbangan “ketertiban umum dan ketenangan warga”. Namun ia menegaskan:
Tidak ada tekanan dari pihak manapun. Ini murni keputusan administratif demi menjaga harmoni.
Namun, banyak pihak mempertanyakan logika ini. Apakah benar sebuah acara Natal yang bersifat damai, inklusif, dan tidak mengganggu bisa dianggap “meresahkan”?
Ataukah ini bentuk soft pressure atau de facto intolerance yang bersembunyi di balik alasan administratif?
Beberapa tokoh agama dan LSM HAM mulai meminta klarifikasi lebih lanjut, termasuk salinan surat resmi pembatalan dan hasil rapat koordinasi yang melibatkan aparat setempat. Mereka khawatir, jika ini dibiarkan tanpa penjelasan transparan, bisa menjadi preseden buruk bagi kebebasan beragama di masa depan.
Pengikut Yesus Kristus
Pengikut Yesus Kristus