Darwis Latief Situmorang

Darwis Latief Situmorang Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Darwis Latief Situmorang, Religious organisation, Bandung.

15/08/2023
Semoga mendapatkan hasil yang terbaik.Samangat Ananda🔥
21/07/2023

Semoga mendapatkan hasil yang terbaik.
Samangat Ananda🔥

اللهم أسعد قلبي و قلب من سكن في قلبي..
11/07/2023

اللهم أسعد قلبي و قلب من سكن في قلبي..

Ingat masa kecil mengaji di balee atau meunasah dan diajarkan kitab "Adabul Insan", "Irsyadul Anam" atau "Sifat Duapuluh...
25/06/2023

Ingat masa kecil mengaji di balee atau meunasah dan diajarkan kitab "Adabul Insan", "Irsyadul Anam" atau "Sifat Duapuluh"? Kitab-kitab itu karya Al Habib Usman Bin Yahya seorang Ulama Besar dan M***i Betawi yang sangat produktif menulis. Terbukti Karya-karyanya mencapai lebih dari 60 kitab/buku. ada yg berbahasa Arab, juga Melayu. Sebagian ada yang sampai kepada kita, sebagian ada yang masih tersimpan di Leiden University, Belanda.

Habib Utsman wafat pada hari Senin, 21 Safar 1332 H yang bertepatan dengan 19 Januari tahun 1914 M. Beliau dimakamkan di Tanah Abang, kemudian dipindah ke Pondok Bambu, Jakarta Timur. sepeninggal beliau yang menggantikan kedudukannya di Betawi sebagai Ulama besar, ialah muridnya yg bernama Habib Ali AlHabsyi Kwitang.

Lahul Fatihah

Slide 1: Ziarah ke makam Habib Utsman di Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Slide 2: Kitab Sifat Dua Puluh karangan Habib Utsman.
Slide 3: Adab shalat dua Hari Raya yang tertera dalam kitab Adabul Insan, karangan Habib Utsman.

Berkuda adalah sunnah, Benarkah?_Akhir-akhir ini sering kali kita menyaksikan beberapa orang mempopuler belajar bekuda d...
09/02/2023

Berkuda adalah sunnah, Benarkah?
_
Akhir-akhir ini sering kali kita menyaksikan beberapa orang mempopuler belajar bekuda dengan dalih sunnah. ada beberapa hadist yg dikutip untuk menguatkan hal tersebut. Salah satunya adalah:

ان عمر بن الخطاب كتب إلى اهلِ الشام أن علموا أولادكم السباحة والرمي والفروسية

Artinya, “Umar bin Khattab telah mewajibkan penduduk Syam supaya mengajar anak-anak kamu berenang, dan memanah, dan menunggang kuda.”

Hadits di atas sering kali disandarkan kepada Imam Bukhari dan Muslim seolah-olah hadits tersebut memang benar-benar sahih karena diriwayatkan oleh keduanya. Padahal ketika ditelusuri, hadits tersebut sama sekali tidak terdapat dalam satu bab pun baik dlam Sahih Bukhari maupun Muslim. Hadis di atas hanya terdapat dalam kitab Kanzul Umal fi Sunanil Aqwali wal Af’al karya ‘Alauddin Ali bin Hisamuddin Al-Hindi dan kitab Jamiul Ahadits karya Imam As-Suyuthi dan hadist tersebut hanya sampai pada Umar bin Khatab alias mauquf (hanya sampai pada sahabat)

Namun, Adakah hadits lain tentang kuda yang sahih? Jawabannya ada. sebagaimana yg diriwayatkan oleh imam Albaihaqi, Tirmidzi, dan Ibnu Majah dalam kitab Hadistnya. Tetapi hadits tersebut berkaitan dengan belajar menunggangi kuda dan melatih kuda agar jinak dan bisa dipergunakan untuk berperang. karena pada saat itu, peperangan adalah sebuah hal yang tidak bisa dipisahkan untuk bertahan hidup.

Dalam metode memahami hadits, kita diharuskan untuk bisa membedakan antara sarana yang berubah dan tujuan yang tetap. Dalam hal ini, kuda adalah sebuah sarana, bukan tujuan. Sedangkan tujuannya adalah memenangkan peperangan sebagaimana yg telah dijelaskan oleh Al munawir dalam kitabnya Faidhul Qadir.

Sehingga dari penjelasan diatas, kita bisa menyimpulkan bahwa berkuda adalah sarana berperang yg digunakan pada saat itu. Jika pada masa sekarang, ketika musuh menyerang kita dari berbagai hal mulai persenjataan, Cyber, kecerdasan dan keilmuan yang lain, maka sunnahnya adalah menguasai sarana-sarana yang digunakan oleh pihak lawan itu.

Maka dari itu, hukum belajar berkuda adalah mubah bukan termasuk sunnah apalagi kewajiban.

Tasawwuf yang Aku Kenal. Tasawwuf yang aku kenal adalah saat Habib Ali Zainal Abidin bin Husein Al-Sajjad yang mendirika...
11/10/2022

Tasawwuf yang Aku Kenal.

Tasawwuf yang aku kenal adalah saat Habib Ali Zainal Abidin bin Husein Al-Sajjad yang mendirikan shalat sunnah 1000 raka'at setiap harinya. Suatu hari beliau datang ke ka'bah, untuk melakukan ibadah sebagaimana biasanya. Beberapa saat, datang seseorang yang benci kepada ahlu bait dan mulai mencaci beliau dengan kalimat yang tidak layak diucapkan, lebih-lebih diarahkan kepada ahlu bait. Semua orang di sekitar beliau marah. Namun Habib Ali tetap menahan dan sabar. Saat orang tersebut selesai mencaci, Habib 'Ali berkata: “wahai saudaraku, apa yang kamu sebut mulai dari fasiq hingga munafik, memang betul ada di diriku, dan masih banyak yang tidak kamu ketahui.”

Habib melanjutkan: “Saudaraku, apakah ada sesuatu yang kamu inginkan sebagai tanda terimakasihku atas nasihatmu?” melihat akhlak ahli bait ini, orang tersebut menetes air matanya dan berkata: “Aku bersaksi bahwa anda adalah keturunan Rasulullah. Maafkan aku. Ada salah seorang yang membayarku 1000 dinar untuk mencacimu, agar anda membalas cacianku.”

Habib 'Ali tersenyum. “Cuman ini yang kamu inginkan? Seandainya kamu memberitahu kami, maka akan kami berikan 1000 dinar tersebut tanpa harus kamu mencaci dan melakukan hal ini.” kemudian Habib 'Ali memberikan uang 1000 dinar, dan beranjak pergi seperti tidak ada yang terjadi.

Tasawwuf yang aku kenal adalah kuatnya syariat yang kita jalani, dengan hati yang bersih dan suci, mempercepat perjalanan ruh ke hadrah ilahi, tanpa membawa rasa benci maupun dengki, dijalan inilah, akan berakhir dengan bertemu dan berkumpul bersama kekasih yang selama ini dinanti, Rasulullah, penutup para rasul dan nabi.

Saat tasawwuf berubah menjadi hanya sebuah teori, atau kalimat-kalimat cinta Jalaluddin Rumi, coba kembali lihat dan baca perjalanan ulama rabbani, belajar dan meresapi apa yang mereka jalani, tiru dan lakukan apa yang selama ini mereka tirakati, tidak lama, anda tidak akan lagi mengingkari, bahwa tasawuf adalah bagian dari agama ini yang telah lama pergi (?).

_____
📷Kenangan bersama Almarhum Ust. Zulkarnaen saat beliau berkunjung ke aceh beberapa tahun yang lalu. Lahul Fatihah…

Tasawwuf yang Aku Kenal. Tasawwuf yang aku kenal adalah saat Habib Ali Zainal Abidin bin Husein Al-Sajjad yang mendirika...
10/10/2022

Tasawwuf yang Aku Kenal.

Tasawwuf yang aku kenal adalah saat Habib Ali Zainal Abidin bin Husein Al-Sajjad yang mendirikan shalat sunnah 1000 raka'at setiap harinya. Suatu hari beliau datang ke ka'bah, untuk melakukan ibadah sebagaimana biasanya. Beberapa saat, datang seseorang yang benci kepada ahlu bait dan mulai mencaci beliau dengan kalimat yang tidak layak diucapkan, lebih-lebih diarahkan kepada ahlu bait. Semua orang di sekitar beliau marah. Namun Habib Ali tetap menahan dan sabar. Saat orang tersebut selesai mencaci, Habib 'Ali berkata: “wahai saudaraku, apa yang kamu sebut mulai dari fasiq hingga munafik, memang betul ada di diriku, dan masih banyak yang tidak kamu ketahui.”

Habib melanjutkan: “Saudaraku, apakah ada sesuatu yang kamu inginkan sebagai tanda terimakasihku atas nasihatmu?” melihat akhlak ahli bait ini, orang tersebut menetes air matanya dan berkata: “Aku bersaksi bahwa anda adalah keturunan Rasulullah. Maafkan aku. Ada salah seorang yang membayarku 1000 dinar untuk mencacimu, agar anda membalas cacianku.”

Habib 'Ali tersenyum. “Cuman ini yang kamu inginkan? Seandainya kamu memberitahu kami, maka akan kami berikan 1000 dinar tersebut tanpa harus kamu mencaci dan melakukan hal ini.” kemudian Habib 'Ali memberikan uang 1000 dinar, dan beranjak pergi seperti tidak ada yang terjadi.

Tasawwuf yang aku kenal adalah kuatnya syariat yang jalani, dengan hati yang bersih dan suci, mempercepat perjalanan ruh ke hadrah ilahi, tanpa membawa rasa benci maupun dengki, dijalan inilah, akan berakhir dengan bertemu dan berkumpul bersama kekasih yang selama ini dinanti, Rasulullah, penutup para rasul dan nabi.

Saat tasawwuf berubah menjadi hanya sebuah teori, atau kalimat-kalimat cinta Jalaluddin Rumi, coba kembali lihat dan baca perjalanan ulama rabbani, belajar dan meresapi apa yang mereka jalani, tiru dan lakukan apa yang selama ini mereka tirakati, tidak lama, anda tidak akan lagi mengingkari, bahwa tasawuf adalah bagian dari agama ini yang telah lama pergi (?).

_____
📷Kenangan bersama Almarhum Ust. Zulkarnaen beberapa Tahun yang lalu sast beliau berkunjung ke aceh. Lahul Fatihah…

Address

Bandung

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Darwis Latief Situmorang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share