02/12/2022
*KAJIAN JUM’AT PAGI*
Jum’at Pahing. 2 Desember 2022/
8 Jumadil Awal 1444 H
======================
*WANITA DAN PERGAULAN*
لْحَمْدُ ِللّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللّٰهِ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ
وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَآءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ
وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
أَمَّا بَعْدُ
Sahabat Kajianmuh yang dirahmati Allah, kami sampaikan bahwa kajian Jumat pagi pada hari ini tidak dapat kami share. Dikarenakan Ustadz Wardi sedang berhalangan. Maka sebagai gantinya kami share materi tentang "wanita dan Pergaulan" yang bersumber dari Kitab Adabul mar'ah fil Islam. Semoga bermanfaat..
Uraian bagaimana cara dan gayanya "Wanita dengan Pergaulan” dalam pandangan Islam tidaklah lepas dari akidah, budi dan akhlak
Bahwa satu di antara tujuan pokok dari agama Islam ialah memperbaiki budi pekerti umat manusia. Sabda Rasulullah saw
إنما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق (وفي رواية : صالح الأخلاق ).
"Aku ini diangkat menjadi Rasul semata-mata untuk memerbaiki budi akhlak yang mulia". Riwayat lain dengan perkataan "budi akhlak yang shalih" ( H.R. Hakim, Baihaqi dari Abu Hurairah.)
مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللّٰهِ ۗوَالَّذِيْنَ مَعَهٗٓ اَشِدَّاۤءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاۤءُ بَيْنَهُمْ تَرٰىهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَّبْتَغُوْنَ فَضْلًا مِّنَ اللّٰهِ وَرِضْوَانًا ۖ سِيْمَاهُمْ فِيْ وُجُوْهِهِمْ مِّنْ اَثَرِ السُّجُوْدِ ۗذٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِى التَّوْرٰىةِ ۖوَمَثَلُهُمْ فِى الْاِنْجِيْلِۚ كَزَرْعٍ اَخْرَجَ شَطْـَٔهٗ فَاٰزَرَهٗ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوٰى عَلٰى سُوْقِهٖ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيْظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ ۗوَعَدَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ مِنْهُمْ مَّغْفِرَةً وَّاَجْرًا عَظِيْمًا ٢٩
Firman Allah:
Muhammad Rasulullah dan pengikut-pengikutnya bersikap teguh dan tegas terhadap orang-orang yang tidak beriman, bersifat kasih sayang antara sesama mereka. Engkau lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia dan keridlaan Tuhan. Di muka mereka ada tanda-tanda bekas sujud. Itulah perumpamaan mereka di dalam Taurat dan perumpamaan mereka di dalam Injil; bagaikan tanaman yang mengeluarkan tunasnya yang lembut, kemudian besar dan bertambah kuat dapat tegak di atas batangnya, menyebabkan orang-orang yang menanam menjadi takjub, menjadikan orang-orang yang tidak beriman marah karenanya. Tuhan telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar". (Qur'an: surat Al-Fath: 29).
Perumpamaan "bagaikan tanaman yang mengeluarkan tunasnya yang lembut, kemudian bertambah besar dan bertambah kuat dapat tegak di atas batangnya, menyebabkan orang-orang yang menanam menjadi takjub, menjadikan orang-orang yang tidak beriman marah karenanya", adalah dimaksudkan kekuatan dan kekukuhan iman dan akhlak dari Nabi Muhammad saw beserta dengan pengikut-pengikutnya umat Islam.
Ahli-ahli sejarah di luar Islam yang menyelidiki secara seksama dan obyektif, kehidupan serta perjuangan Nabi Muhammad saw, semuanya berkesimp**an, mereka kagum terhadap nilai-nilai kepemimpinan (leadership) yang terdapat pada diri beliau. Serta yang terutama, dan sangat menonjol ialah tentang budi dan akhlak yang menjiwai segala bidang hidup dan perjuangannya.
"Saya sangat menaruh penilaian yang tinggi terhadap agama (yang jdikembangkan) oleh Muhammad, karena agama tersebut mengandung tenaga hidup yang mengagumkan," demikian ujar George Bernard Shaw, seorang sarjana dan ahli fikir Inggris yang kenamaan. Selanjutnya, dinyatakannya: "Islam adalah satu-satunya agama yang memiliki daya kemampuan untuk merubah tingkat-tingkat suatu keadaan yang amat penting pada setiap abad. Saya telah mempelajari riwayat hidup manusia yang mengagumkan itu (maksudnya Nabi Muhammad saw) dan menurut pendapat saya, ia selayaknya digelarkan sebagai "penyelamat kemanusiaan". Selanjutnya, dikatakan: "Saya percaya jika seorang seperti Muhammad diserahi pertanggunganjawab pemimpin tunggal dari dunia modern ini, dia pasti akan berhasil memecahkan persoalan-persoalan ke suatu jalan yang akan membawa dunia ke arah perdamaian dan kebahagiaan yang diinginkan. Saya meramalkan, bahwa ajaran Muhammad akan diterima oleh dunia Eropa di hari esok (zaman yang akan datang). Seperti halnya, suatu kelihatan tanda-tanda permulaan penerimaan itu oleh dunia Eropa pada hari ini."
Bagian yang khusus dari sifat kepemimpinan (leadership) Rasulullah yang hendak kita bicarakan dalam uraian ini ialah tentang akhlak dan budi pekerti, yang beliau tunjukkan dalam kehidupan sehari-hari. Akhlak beliaulah yang menjadi daya tarik, dan merupakan salah satu rahasia suksesnya perjuangan Nabi Muhammad saw. Tak ubahnya setamsil, “Laksana besi baja yang menarik jarum”.
Kesimp**annya, Rasulullah sendiri dalam berbagai perbuatan dan uraian-uraiannya, memandang soal akhlak itu sebagai ajaran yang pokok. Pernah seorang lelaki bertanya di hadapan Nabi: “Apakah hakekat agama, ya Rasulullah?" Beliau menjawab: "Akhlak yang baik." Lelaki penanya itu mungkin belum puas, lalu berpindah tempat ke sebelah kanan Rasulullah dan bertanya lagi: "Apakah hakekat agama, ya Rasulullah?." Beliau menjawab juga: "Akhlak yang baik." Lelaki itu berpindah ke sebelah kiri Nabi, dan akhirnya ke belakang, masih juga mengajukan pertanyaan yang sama dan untuk itu, Rasulullah memberikan jawaban yang sama p**a, yaitu akhlak yang baik.
Akhlak Rasulullah itulah yang berhasil melembutkan hati manusia yang kesat menundukkan sikap manusia yang kasar menimbulkan respek orang-orang yang terhormat menambah kecintaan orang-orang yang lemah dan miskin terhadap beliau; meyakinkan kaum wanita atas perlindungan yang beliau berikan. Akhlak dan budi pekerti serta suri tauladan Rasulullah jualah yang telah merubah keadaan suatu masyarakat “jahiliyah" yang pada waktu itu disebutkan oleh ahli-ahli sejarah dengan julukan "dark ages". Yaitu, "abad yang gelap gulita”, ke suatu masyarakat yang berbudi dan berakhlak tinggi.
Dari budi pekerti dan akhlak ini p**alah terciptanya rukun dan damai. Dengan itu, lahirnya sopan santun, menjelmanya cinta dengan kasih sayang, tumbuhlah ikatan persaudaraan yang berpadu dengan tulus serta ikhlas yang berdasar perikemanusiaan. Dan dari ini p**alah, berwujudnya pergaulan yang mesra dengan landasan harga menghargai, hormat menghormati yang melimpah menyeruak ke setiap rumah tangga, masyarakat dan bangsa yang akan membawa bahagia dan sejahtera serta keselamatan dunia dan akhirat.
Bahwa ungkapan singkat tentang kesimp**an budi pekerti dan akhlak dari Nabi Muhammad saw, sebagai dikemukakan di atas merupakan dasar, dan landasan pokok yang merupakan asas dan sendi dari "Pergaulan wanita menurut pandangan (hukum) Islam".
┈┈┈◎❅❀❦🌹❦❀❅◎┈┈┈
Jika dirasa bermanfaat, jangan lupa dibagikan kepada yang lainnya.
Fanspage FB Kajianmuh :
https://www.facebook.com/kajianmuhammadiyah1/
Instagram Kajianmuh :
https://www.instagram.com/kajian_muh
Telegram Kajianmuh:
https://t.me/Kajian_mu
Kajianmuh Channel :
https://m.youtube.com/channel/UC_P3rupgzC2ZHdNtEo5zh8g
Tiktok
tiktok.com/
Twitter
https://twitter.com/kajian_muh?t=l4OHMFVaI_Y-1Wx6ScTrhQ&s=09
Nashrun Minallahi Wafathun Qarieb
Menebarkan Islam sesuai dengan kepahaman Muhammadiyah