04/10/2026
Filipi 1:21. Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.
Hidup dalam misi dengan tujuan Tuhan adalah kehidupan yang membuat kita tidak nyaman karena dalam pemberitaan firman, penderitaan pasti datang. Misi kita sangat jelas; kita tidak bisa terus bersembunyi. Kenyataannya, kita tidak memiliki banyak waktu. Banyak orang menunda-nunda untuk bertobat atas nama ‘proses’.
“Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.” Ketika kita menjadikan hidup sebagai sebuah misi, melakukan bagian kita akan menghasilkan buah, yaitu jiwa-jiwa. Pemberitaan firman tidak harus dimulai dari jemaat yang besar. Semua dapat dimulai dari perkumpulan beberapa orang yang membahas firman bersama. Dari sana, dampaknya dapat menjadi begitu besar ketika satu orang membagikan firman kepada satu orang lainnya, kemudian orang tersebut membagikannya lagi kepada orang lain, dan terus berlanjut.
Yohanes 4:34 mengajarkan, bahwa hidup yang sukses di dalam Kristus adalah melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. Sering kali manusia memandang kesuksesan dengan ukuran dunia. Namun, kesuksesan dalam Kristus adalah tentang ketaatan kita melakukan kehendak-Nya. Sebagai orang percaya, merupakan kewajiban kita untuk melakukan penginjilan dan menyerahkan kehidupan kita sepenuhnya untuk misi. Tuhan sendiri yang akan memampukan kita.
Misi bukan hanya tentang pengajaran, tetapi juga tentang memberikan teladan. Kita harus menghidupi perintah itu terlebih dahulu sebelum dapat mengajarkannya. Setiap kita pasti merindukan penyertaan Tuhan, tetapi hanya sedikit yang sungguh-sungguh menghargai hadirat-Nya.
Hidup dalam misi memang melelahkan, tetapi semua itu sepadan dengan apa yang akan kita terima dari Tuhan.
Doa: “Bapa, hidup dalam panggilan-Mu tidaklah mudah, tetapi sungguh indah. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”