02/08/2026
*Keutamaan Menyebarkan Ilmu Agama Islam*
- Berkata Ibnul Mubarak رحمه الله,
"Aku tidak mengetahui suatu kedudukan yang lebih utama setelah kenabian daripada menyebarkan ilmu."
(Tahdzîbul Kamâl, 16/30)
- Berkata Ibnul Qayyim رحمه الله,
"Bersungguh-sungguh dalam menuntut dan menyebarkan ilmu termasuk tingkatan kedermawanan yang paling tinggi. Bahkan, kedermawanan dengan ilmu lebih utama daripada kedermawanan dengan harta, karena ilmu lebih mulia daripada harta."
(Madârijus Sâlikîn, 2/381)
- Berkata Ibnul Jauzi رحمه الله,
"Barang siapa ingin agar amalnya tidak terputus setelah kematiannya, maka hendaklah ia menyebarkan ilmu."
(At-Tadzkirah, hlm. 55)
- Berkata Syaikh Muhammad bin Shalih Al 'Utsaimin رحمه الله,
"Menuntut ilmu termasuk ibadah dan amalan pendekat diri kepada Allah yang paling utama."
Beliau kemudian membawakan perkataan Imam Ahmad,
- Berkata Imam Ahmad رحمه الله,
"Ilmu tidak akan bisa disamai oleh sesuatu pun bagi orang yang niatnya benar."
Lalu beliau ditanya,
"Bagaimana seseorang dapat membenarkan niatnya, wahai Abu Abdillah?"
Beliau menjawab,
"Yaitu dengan meniatkan untuk menghilangkan kebodohan dari dirinya sendiri dan dari orang lain."
(Majmû' Fatâwâ wa Rasâ'il, 12/29)
- Berkata Sufyan Ats Tsauri رحمه الله,
"Aku tidak mengetahui suatu ibadah yang lebih utama daripada mengajarkan ilmu kepada manusia."
_Faedah yang dapat diambil:_
1. Menyebarkan ilmu syar'i merupakan amal yang sangat agung.
2. Ilmu lebih mulia daripada harta, sehingga mengajarkan ilmu lebih utama daripada sekadar memberikan harta.
3. Menyebarkan ilmu termasuk amal jariyah yang pahalanya terus mengalir setelah seseorang meninggal dunia.
4. Niat yang benar dalam menuntut ilmu adalah untuk menghilangkan kebodohan dari diri sendiri dan dari kaum muslimin.
5. Mengajarkan ilmu kepada manusia termasuk ibadah yang paling utama setelah seseorang memiliki ilmu yang benar berdasarkan Al Quran dan As Sunnah menurut pemahaman para as salafus shalih.
Barakallahu fikum