24/07/2026
Punya βanakβ di organisasi, tapi takut mereka burnout? π
Di banyak organisasi, kita sering menyebut anggota sebagai βanakβ. Tapi pertanyaannyaβ¦
Sudahkah kita benar-benar menjadi βorang tuaβ yang memperhatikan wellbeing mereka?
Menjadi leader bukan cuma soal memastikan target tercapai. Tapi juga memastikan setiap anggota tetap merasa dihargai, berkembang, dan menemukan makna dalam setiap kontribusinya.
β¨ Salah satu framework yang bisa diterapkan adalah PERMA Model dari Martin Seligman:
π P β Positive Emotion
Bangun lingkungan yang menyenangkan, penuh apresiasi, dan minim toxic.
π E β Engagement
Berikan peran yang sesuai dengan minat dan potensi mereka, bukan sekadar membagi tugas.
π R β Relationship
Bangun hubungan yang hangat. Jangan cuma hadir saat deadline, tapi juga saat mereka butuh didengar.
π M β Meaning
Jelaskan why di balik setiap pekerjaan. Ketika seseorang tahu dampak kontribusinya, semangatnya akan bertahan lebih lama.
π A β Accomplishment
Rayakan setiap progres, sekecil apa pun. Karena small wins juga layak diapresiasi. π
Menjadi pemimpin bukan tentang memiliki anggota yang sempurna, tapi tentang menciptakan lingkungan yang membuat setiap orang bisa bertumbuh bersama.
π¬ Kalau kamu jadi ketua, mentor, atau koordinator organisasi, menurutmu aspek PERMA mana yang paling sering terlupakan?
Tulis pendapatmu di kolom komentar! π
π Save postingan ini sebagai pengingat saat nanti kamu memimpin tim.
π Share ke teman organisasi atau pengurus yang perlu baca ini.