28/05/2026
Teheran - Klaim Iran terkait pengembangan teknologi senjata plasma yang disebut-sebut mampu menjadi ancaman baru bagi militer Amerika Serikat dan Israel. Meski belum ada bukti independen yang benar-benar mengonfirmasi keberhasilan teknologi tersebut, isu ini ramai diperbincangkan karena dianggap dapat mengubah pola peperangan modern.
Empat keunggulan utama yang disebut dalam laporan itu antara lain kemampuan menghasilkan panas ekstrem hingga melelehkan target, efek elektromagnetik yang dapat melumpuhkan perangkat elektronik, presisi tinggi dalam menyerang sasaran, serta potensi sulit dideteksi atau diantisipasi oleh sistem pertahanan konvensional. Teknologi plasma juga diklaim bisa digunakan untuk menghancurkan drone, rudal, hingga sistem radar lawan.
Namun, banyak analis masih meragukan sejauh mana teknologi tersebut benar-benar operasional. Hingga kini belum ada data terbuka, dokumentasi ilmiah militer, maupun bukti lapangan yang menunjukkan Iran telah memiliki senjata plasma aktif siap tempur. Karena itu, sebagian pihak menilai isu ini juga bisa menjadi bagian dari strategi perang psikologis dan deterrence Iran terhadap AS dan Israel di tengah meningkatnya tensi kawasan Timur Tengah.