Ibadah Umrah Cerdas

Ibadah Umrah Cerdas Menjelaskan tata cara (proses) ibadah umrah serta pengertian, hukum umrah dan juga syarat rukun ibadah umrah secara lengkap.

Dapatkan informasi tentang Syarat, Rukun dan Wajib Umroh semoga Page ini membantu menambah pengetahuan bagi yang akan berangkat umroh.

Umrah, Yuk! Ternyata Sangat Mengasyikkan Loh!Ini bukan iklan biro perjalanan haji dan umrah. Juga bukan manasik. Sekadar...
06/11/2017

Umrah, Yuk! Ternyata Sangat Mengasyikkan Loh!

Ini bukan iklan biro perjalanan haji dan umrah. Juga bukan manasik. Sekadar cerita ringan saja tentang sebagian perjalanan umrah. Insya Allah bermanfaat untuk yang baru ingin atau sudah akan berangkat umrah untuk yang pertama kali.

Umrah adalah perjalanan yang sangat menyenangkan. Sesaat menjelang pesawat mendarat di Madinah, hati sudah tidak keruan. Perasaan rindu akan masjid Nabi membuncah tak tertahankan. Terbayang semua cerita dalam syiroh nabi, bagaimana masjid ini dulu dibangun. Bayangan salah satu adegan film The Message saat semua sahabat yang saat itu belum terlalu banyak semua sibuk menyiapkan ini itu demi berdirinya masjid sederhana makin menarik-narik untuk segera masuk masjid haram ini. Makin dekat pesawat ke landasan makin membuncah kerinduan itu.

Bila pesawat sahabat muslim mendarat di Jeddah, perjalanan selanjutbnya ke Madinah akan dilakukan dengan bus. Perjalanan panjang cukup melelahkan. Tapi, cobalah nikmati perjalanan ini dengan cara lain. Lihatlah kanan kiri. Beberapa kilometer keluar dari kota Jeddah, hanyalah hamparan padang batu yang sangat luas. Kadang terselip hamparan pasir. Begitu tandus, begitu gersang! Hanya sedikit tanaman yang bersedia tumbuh di situ.

Pikiran saya langsung terlempar jauuuuuhhhh ke belakang. Memenuhi perintah Allah SWT nabi Ibrahim berpindah ke Mekah, membawa Siti Hajar bersama bayi Ismail yang masioh merah. Ke tanah gersang ini. Ibrahim AS rela meninggal Palestina yang jauh lebih subur. Kalau pemandangan hari ini saya masih menyisakan ganasnya padang batu dan hamparan pasir tanpa batas, bagaimana zaman Ibrahim AS? Saat itu belum terbayang Mekah dan kota lain di Jazirah ini nampak hijau. Bahkan sampai tahun 60-70an, Saudi masih berupa padang batu yang tidak menarik, Saya merenung, hanya 2 sebab yang bisa memaksa seorang lelaki meninggalkan tanahnya yang subur ke tanah super gersang ini. Sebab pertama karena orang itu tidak waras, dan sebab kedua karena diminta oleh kekasih yang amat sangat dicintainya. Sekarang terbukti, Ibrahim AS hijrah ke Mekah karena perintah kekasihnya, Allah SWT. Sekarang, sekian ribu tahun kemudian, Mekah menjadi tanah di mana buah-buahn melimpah dengan harga murah. Meskipun, tanahnya tidak berubah subur. Doa Nabi Ibrahim agar dikaruniakan bagi penduduk negri ini berlimpah buah-buahan yang dikirim dari langit. Kini, doa itu terkabul. Mekah memang tidak memberikan penduduknya buah-buahan dari hasil bumi sendiri. Tapi Allah mengirimkan buah-buahan “dari langit” seperti yang diminta Bapak orang beriman ini.

Padang batu ini akan terus mengiringi sahabat muslim sepanjang perjalanan. Saat sholat wajib tiba, misalkan subuh, bus akan berhenti di sebuah masjid. Istirahat sekalian menunaikan sholat. Umumnya yang dicari pertama kali oleh jamaah umrah adalah kamar mandi. Jangan kaget! Mungkin sahabat muslim akan berjumpa dengan kamar mandi yang kotor, air menggenang, dan selang untuk cebok tergeletak di lantai yang basah itu! Tetaplah tunaikan hajat mengurangi isi perut atau kandung kemih. Karena kalau tidak, sahabat muslim harus menahan hajat penting ini sampai Madinah. Ini memang kritik penting kepada pemerintah Saudi. Perlu perhatian khusus dalam perawatan kamar mandi di masjid-masjid peristirahatan sepanjang perjalanan Jedah-Madinah. Tapi, sebagai jamaah Umrah atau Haji, Anda tidak perlu memikirkannya terlalu dalam, karena, ada hal yang lebih penting Anda pikirkan berkait dengan ibadah Anda. Perjalanan akan berlanjut setelah sahabat muslim istirahat cukup dan menyelesaikan semua keperluan.

Beberapa jam kemudian: Masya Allah…subhanalloh wal hamdulillah wa laa ilaaha ilallah..Allahu Akbar..inilah Madinah! Inilah kota Rosul! Kota perjuangan Nabi SAW dan para sahabatnya hingga kita semua mengikuti belau SAW sebagai orang islam. Inilah kota itu. Yang dulu bernama Yatsrib. Di mana Khandaq? Di mana Uhud? Di mana Badr? Di mana masjid Qiblatain? di mana Masjid Kuba? Dan puluhan pertanyaan lain memenuhi relung hati kita. Inilah kota yang membanggakan itu. Kota yang diberkahi….Yaa Allah…Alhamdulillah, Engkau sampaikan kami ke kota Nabimu yang mulia, semoga, di akhirat nanti, Engkau sandingkan kami sebagai tetangga Muhamad SAW….Aamiin…

Tunda rasa haru Anda sebentar. Sekarang saatnya masuk hotel. Membawa masuk kamar semua bawaan, menatanya dengan baik, sehingga memudahkan semua langkah kita berikutnya. Ikuti saja semua petunjuk dan aturan. Tak ada yang terlalu penting di sini, kecuali Anda harus mengikuti guidence dari biro perjalanan Anda. Usahakan istirahat sebentar. Mandi, ganti baju yang bersih.

Ayat Quran Tentang Umrah Dan ArtinyaUmrah merupakan ibadah sunnah yang biasa dilaksanakan oleh umat islam dimana kegiata...
06/11/2017

Ayat Quran Tentang Umrah Dan Artinya

Umrah merupakan ibadah sunnah yang biasa dilaksanakan oleh umat islam dimana kegiatannya hampir sama dengan ibadah haji hanya saja umroh bisa dilakukn kapan saja berbeda dengan ibadah haji yang hanya bisa dilakukan pada bulan dzulhijah. Ibadah umrah merupakan ibadah yang dianjurkan oleh allah SWT berdasarkan ayat yang terdapat dalam al-Quran.

Ayat quran mengenai ibadah umrah ini terdapat dalam surat Al-Baqarah ayat 158 dan ayat 196. Adapun ayat quran tentang umrah tersebut adalah sebagai berikut :

Ayat Quran Tentang Umrah Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 158

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ

Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebahagian dari syi’ar Allah[102]. Maka Barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-‘umrah, Maka tidak ada dosa baginya[103] mengerjakan sa’i antara keduanya. dan Barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, Maka Sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri[104] kebaikan lagi Maha mengetahui.

Ayat Quran Tentang Umrah Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 196 :

وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ فَإِنْ أُحْصِرْتُمْ فَمَا اسْتَيْسَرَ مِنَ الْهَدْيِ وَلا تَحْلِقُوا رُءُوسَكُمْ حَتَّى يَبْلُغَ الْهَدْيُ مَحِلَّهُ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ بِهِ أَذًى مِنْ رَأْسِهِ فَفِدْيَةٌ مِنْ صِيَامٍ أَوْ صَدَقَةٍ أَوْ نُسُكٍ فَإِذَا أَمِنْتُمْ فَمَنْ تَمَتَّعَ بِالْعُمْرَةِ إِلَى الْحَجِّ فَمَا اسْتَيْسَرَ مِنَ الْهَدْيِ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلاثَةِ أَيَّامٍ فِي الْحَجِّ وَسَبْعَةٍ إِذَا رَجَعْتُمْ تِلْكَ عَشَرَةٌ كَامِلَةٌ ذَلِكَ لِمَنْ لَمْ يَكُنْ أَهْلُهُ حَاضِرِي الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

dan sempurnakanlah ibadah haji dan ‘umrah karena Allah. jika kamu terkepung (terhalang oleh musuh atau karena sakit), Maka (sembelihlah) korban[120] yang mudah didapat, dan jangan kamu mencukur kepalamu[121], sebelum korban sampai di tempat penyembelihannya. jika ada di antaramu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu ia bercukur), Maka wajiblah atasnya berfid-yah, Yaitu: berpuasa atau bersedekah atau berkorban. apabila kamu telah (merasa) aman, Maka bagi siapa yang ingin mengerjakan ‘umrah sebelum haji (di dalam bulan haji), (wajiblah ia menyembelih) korban yang mudah didapat. tetapi jika ia tidak menemukan (binatang korban atau tidak mampu), Maka wajib berpuasa tiga hari dalam masa haji dan tujuh hari (lagi) apabila kamu telah pulang kembali. Itulah sepuluh (hari) yang sempurna. demikian itu (kewajiban membayar fidyah) bagi orang-orang yang keluarganya tidak berada (di sekitar) Masjidil Haram (orang-orang yang bukan penduduk kota Mekah). dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksaan-Nya.

Itulah ayat quran tentang umrah beserta terjemahannya yang berisi tentang dasar hukum melakukan ibadah umrah.

Pahala yang Besar Bagi yang Melasakanakan Umroh dengan BenarAnda yang sedang melaksanakan ibadah umroh atau yang sudah p...
06/11/2017

Pahala yang Besar Bagi yang Melasakanakan Umroh dengan Benar

Anda yang sedang melaksanakan ibadah umroh atau yang sudah pernah melaksanakan ibadah umroh, apakah sudah mengetahui apa-apa saja keutamaan umroh atau Pahala Melaksanakan Ibadah Umroh? Pastinya Anda sudah mengetahuinya karena ketika Anda sebelum berangkat ke tanah suci untuk melakukan ibadah umroh, Anda sudah diberi pengetahuan berumroh dalam manasik umroh. Bahkan biasanya, diberi buku pengetahuan mengenai manasik umroh agar mudah membacanya, menghafal do’a-do’a untuk melakukan serangkaian kegiatan umroh. Biasanya dibuku manasik umroh juga terdapat keutamaan-keutamaan umroh atau Pahala Melaksanakan Ibadah Umroh. Akan Tetapi, bagaimana yang belum mengetahui apa-apa saja yang terdapat dalam umroh, yang belum mendaftar umroh dan belum pernah merasakan manasik umroh, tetapi sudah berniat dan ingin mempelajarinya? Nah, Anda tidak perlu khawatir. Khazanah Tour selalu memberikan informasi-informasi mengenai Pahala Melaksanakan Ibadah Umroh dan bila Anda ingin mengetahui lebih banyak mengenai umroh, Anda dapat melihat artikel-artikel yang selalu di update di blog Khazanah Tour.

Kira-kira apa saja Pahala Melaksanakan Ibadah Umroh?
Berikut ini beberapa penjelasannya yang dijelaskan beberapa hadits shahih.

1. Sebagai penebus dosa.

Dari Abu Hurairah Radiyallahu’anhu berkata, “Rasulullah Shalallahu’alahi Wasallam bersabda, : “Umroh satu ke umroh lainnya adalah penebus dosa diantara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada pahala baginya kecuali surga” (Hadits yang telah diriwayatkan oleh Bukhari No. 1773 dan Muslim No. 1349) Penjelasan mengenai Pahala Melaksanakan Umroh ini, tentunya sangat sebanding oleh apa yang kita kerjakan yaitu melaksanakan ibadah umroh. Orang yang belum berumroh tentunya belum bisa meraih hal ini. Tetapi dapat digantikan dengan amalan-amalan baik yang lainnya yang Allah perintahkan. Misalnya mencintai sesama makhluk hidup, bershodaqoh, solat wajib lima waktu maupun solat yang sunnah, dan masih banyak perbuatan baik yang balasannya sebanding dengan apa yang dikerjakan. Sungguh Allah Maha Adil memerintahkan hamba-Nya untuk melakukan ibadah tanpa menjadi sia-sia dan tanpa tidak adanya balasan.

Umroh satu ke umroh lainnya adalah penebus dosa diantara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada pahala baginya kecuali surga (Hadits yang telah diriwayatkan oleh Bukhari No. 1773 dan Muslim No. 1349)
2. Umroh Sebagai Amalan Jihad

Aisyah Radiyallahu’anhu berkata : “Wahai Rasulullah, apakah benar seorang perempuan juga wajib melaksanakan jihad?” Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam menjawab : “Iya dia wajib berjihad tanpa ada peperangan didalamnya, yaitu dengan ibadah haji dan ibadah umroh” (Hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah No. 2901, Hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Bani) Dalam Hadits ini, Pahala Melaksanakan Ibadah Umroh yang dberikan oleh Allah untuk para wanita yang biasanya tidak ikut dalam peperangan adalah pahala jihad. Allah Subhanahu Wa Ta’ala selalu meyamakan hak-hak hambanya yang didapatkan oleh laki-laki maupun perempuan. Hanya saja dilebihkan satu tingkatan pagi para laki-laki agar dapat menjadi pemimpin bagi para keluarganya atau bagi suatu kelompok. Beberapa firman Allah yang juga menjelaskan hal ini terdapat dalam surat An-Nisa : 34 dan Al-Baqarah : 228. Mau umroh desember, ikuti program paket umroh Desember murah dan aman

Keutamaan atau Pahala Melaksanakan Ibadah Umroh selanjutnya yaitu :

3. Umroh dapat Menghilangkan Kefakiran dan Sebagai Penghapus Dosa

Dari Abdullah berkata, “Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda : “Ikutkanlah umroh kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebgaimana pembakaran mengilangkan karat pada besi, emas dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (Hadits ini diriwayatkan oleh An-Nasai No. 2631, Tirmidzi No. 810, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih)

4. Dijanjikan mati syahid

Pahala syahid, itu yang dijanjikan oleh Allah SWT bagi yang meninggal dunia saat melaksankan ibadah umroh atau haji. Hal ini sesuai sabda Rosulullah SAW dalam hadisnya " Bagi siapapun hamba Allah yang beniat melksankan ibadah umroh atu haji namun dalam perjalanannya wafat, maka Allah akan memberikannya surga tanpa hisab. Allah bangga dan senang dengan hambanya yang melaksanakan twaf di Baitullah"

Jadi bagi anda yang melaksanakan ibadah umroh dan haji dengan benar dengan niat tulus ikhlas karena Allah SWT semata terutama di saat terjadi musibah dan meninggal , maka baginya pahala yang besar dan termasuk ke dalam mati syahid.

5. Dijauhkan dari ke fakiran

Manfaat atau pahala besar lain melaksankan ibadah umroh adalah dijauhkan dia dari ke fakiran, hal ini sebagai mana sabda rosulullah SAW :

pahala melaksankan ibadah umroh

Demikian artikel ini ditulis untu Anda yang ingin banyak mengetahui Pahala yang besar bagi yang Melaksanakan Ibadah Umroh yang disertai dengan hadits-hadits yang shahih dan disertakan dengan sedikit penjelasan-penjelasannya juga. Semoga bagi Anda yang berniat melaksanakan ibadah umroh, segera tercapai agar dapat segera mendapatkan keutamaan-keutamaan umroh atau Pahala Melaksanakan Umroh tersebut dengan menjalankan umroh dengan niat yang tulus karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Hikmah Umroh Teristimewa bagi Tamu AllahHikmah Umroh dan HajiSetiap hal yang kita lakukan hendaknya senantiasa memberika...
06/11/2017

Hikmah Umroh Teristimewa bagi Tamu Allah

Hikmah Umroh dan Haji

Setiap hal yang kita lakukan hendaknya senantiasa memberikan hikmah atau pelajaran dalam hidup agar kita menjadi orang yang lebih baik. Seharusnya seluruh ibadah yang kita lakukan menjadi jiwa atau ruh, tidak sekedar menunaikan kewajiban dan setelah itu selesai tanpa makna.

Menjadi Tamu Allah

Terkait dengan hikmah umroh dan haji, Rasulullah dalam hadistnya menyebutkan “Orang yang mengerjakan haji dan umroh adalah tamu Allah Azza wa jalla dan para pengunjung-Nya. Jika mereka meminta kepada-Nya niscaya diberi-Nya. Jika mereka meminta ampun niscaya diterima-Nya doa mereka. Dan jika mereka meminta syafaat niscaya mereka diberi syafaat”. (Ibnu Majah)

Umroh menjadi sebuah perjalanan suci sehingga setiap apa yang kita lakukan di Tanah Suci dihitung sebagai pahala ibadah, bahkan ketika kita memberikan sedikit bantuan makan atau minum kepada teman seperjalanan yang sedang kesulitan atau kepada orang yang kita temui disana yang sedang membutuhkan bantuan.

Karena itu senantiasa berdoa lah agar diberikan kemampuan untuk dapat berkunjung ke baitullah dan ketika berada di sana, mintalah syafaat dan mohon ampunan sebanyak-banyaknya karena disana kita adalah tamu Allah yang akan dimuliakan olehNya sebagaimana telah dijelaskan dalam hadist di atas.

Menjadi Pribadi Yang Lebih Baik di Mata Allah

Demikian juga setelah kita melaksanakan ibadah umroh. Selain menjadi pribadi lebih baik kita menjadi lebih dekat kepada Sang Pencipta, mengisi waktu dengan lebih banyak ibadah, dzikir dan membaca Al Qur’an. Kelebihan rejeki yang kita miliki hendaknya bisa membuat kita menjadi lebih dermawan, berbagi dengan sesama manusia yang membutuhkan.

Kita telah diberikan kemampuan lebih baik dalam wujud harta dengan berhasilnya kita pergi ke Tanah Suci karena tidak semua orang mampu dan mau melaksanakannya seyogyanya dapat kita jadikan ladang bersyukur, kita masih diberikan kelapangan rejeki yang dapat kita manfaatkan untuk kebaikan.

Hikmah Umroh dan Haji Luar Biasa Lainnya

Mensyiarkan Islam

Ibadah umroh termasuk dalam kegiatan syiar untuk menyucikan dan membesarkan nama Allah SWT seperti yang selalu kita ucapkan dalam kalimat talbiyyah selama kita disana.

Instrospeksi Diri

Selain itu hai dan umroh juga merupakan sarana agar manusia lebih banyak mengintrospeksi diri atas dosa-dosa dan kesalahan yang telah dilakukannya di masa lalu dan menjadi pelajaran di masa depan agar tidak lagi diulangi.

Untuk jamaah haji, instrospeksi diri tersebut terutama dilakukan ketika sedang berkumpul di padang Arafah yang bagaikan miniatur dari Padang Mahsyar di akhirat kelak ketika semua manusia tanpa terkecuali di hisab amal dan dosanya hingga sekecil-kecilnya.

Kesederhanaan dan Kesetaraan

Dalam rukun-rukun umroh juga terdapat hikmah yang dapat menjadi ibrah atau pelajaran dalam hidup ini. Yaitu kesederhanaan dan rendah hati di hadapan Allah SWT, dengan mengenakan pakaian ihram putih yang digunakan oleh seluruh jamaah haji dari penjuru dunia baik tua muda, kaya miskin, memiliki kedudukan ataukah hanya orang biasa.

Hal tersebut menyadarkan kita bahwa semua hamba Allah dimataNya adalah sama, yang membedakan hanya iman dan takwanya saja.

Kesabaran dan Disiplin

Selain itu hikmah umroh dan haji lainnya adalah ujian kesabaran. Ketika kita beribadah tidak hanya sendirian namun juga bersama jutaan umat Islam sedunia, kita diajarkan untuk menjadi sabar, tertib dan disiplin. Jangan sampai demi melaksanakan ibadah, kita sampai bersikutan, bersinggungan bahkan berbuat yang tidak baik karena terdorong emosi.

Beribadah bersama banyak orang memang tidak mudah. Saling bersinggungan dengan jamaah lain bisa saja terjadi. Namun sekali lagi, kesabaran kita akan benar-benar diuji.

Selain itu kita belajar berdisiplin karena untuk mendapatkan shaf terdepan atau minimal bisa shalat berjamaah di dalam Masjidil Haram kita harus berangkat dari hotel atau tempat menginap jauh sebelum azan berkumandang.

Ukhuwah Islamiyah Muslim Sedunia

Melalui ibadah umroh kita juga menjalin ukhuwah islamiyah, belajar saling menghargai, menghormati dan berusaha memahami saudara-saudara sesama muslim yang datang dari berbagai macam suku dan bangsa.

Menghapuskan Dosa dan Mendapat Ganjaran Syurga

Terakhir, keistimewaan haji dan umroh yang luar biasa adalah seperti dikatakan Rasulullah dalam hadits berikut ini:

Suatu umroh kepada umroh yang lain adalah kafarrah (menghapuskan dosa) di antara keduanya dan haji yang mabrur (diterima) itu tidak ada balasan baginya selain syurga." (HR. Bukhari)

10 Keistimewaan Ibadah UmrahMeski bukan yang utama, ibadah Umrah tak kalah istimewanya dengan Haji.Dream - Ibadah Umrah ...
06/11/2017

10 Keistimewaan Ibadah Umrah

Meski bukan yang utama, ibadah Umrah tak kalah istimewanya dengan Haji.
Dream - Ibadah Umrah menjadi pilihan alternatif bagi mereka yang belum berkesempatan berhaji ke Tanah Suci. Terlebih bagi masyarakat Indonesia. Sistem kuota membuat antrean pergi haji cukup lama.

Meski bukan yang utama, ibadah Umrah tak kalah istimewanya dengan Haji. Agar lebih memahami, berikut Dream.co.id berikan ulasan mengenai 10 keistimewaan ibadah Umrah.

1. Ibadah Umrah yang satu kepada Umrah berikutnya adalah Kaffaroh atau penghapus dosa.

Allah SWT akan menghapus dosa-dosa kita di antara pelaksanaan Umrah yang satu dengan Umrah berikutnya. Sederhananya begini, bila 5 atau 10 tahun lalu kita sudah melaksanakan Umrah, selanjutnya tahun berkesempatan lagi untuk melakukan Umrah, maka dosa-dosa di antara kedua waktu Umrah tersebut akan diampuni Allah SWT.

2. Umrah adalah jihad bagi para wanita dan orang yang lemah.

Para ibu dan kaum wanita umumnya serta mereka yang lemah fisik pada masa Rasulullah SAW, tak bisa ikut berjihad atau berperang. Namun mereka masih mendapatkan fadillah pahala jihad dengan cara melaksanakan ibadah Umrah.

3. Jemaah Umrah adalah tamu-tamu Allah yang doanya dikabulkan

Ibadah Haji dan Umrah menjadi istimewa karena orang yang datang ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah tersebut adalah tamu Allah SWT. Begitulah biasa disebut dan memang Rasulullah SAW menyebutkannya demikian. Jemaah Haji dan Umrah adalah tamu undangan Allah SWT sehingga apa yang diminta sang tamu akan dikabulkan oleh-Nya. Ini adalah bentuk keistimewaan yang paling istimewa.

4. Wafat saat menjalankan ibadah Umrah pahalanya dicatat sampai hari kiamat.

Keutamaan orang-orang yang wafat dalam perjalanan untuk melaksanakan ibadah Haji dan Umrah, serta keutamaan orang yang wafat dalam keadaan berihram (di tengah pelaksanaan ibadah Haji dan Umrah) adalah mendapatkan anugerah pahalanya dicatat sampai hari kiamat. Semuanya termaktub jelas dalam hadits.

5. Ibadah Umrah bisa menghilangkan kefakiran.

Bila kita melihat saudara kita yang setelah pulang dari Haji atau Umrah maka terlihat kehidupannya semakin baik, rezekinya mengalir terus dan keluarganya bertambah berkah, itulah salah satu fadillah ibadah tersebut. Seluruh biaya yang digunakan untuk berangkat Haji dan Umrah akan diganti oleh Allah SWT dengan berlipat-lipat.

6. Fadillah pahala satu kali Umrah dengan salat dua rakaat di Masjid Quba.

Shalat di Masjid Quba memiliki keutamaan tersendiri. Menurut Hadits Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Abu bin Sahl bin Hunaif RA, ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: " Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba, lalu ia salat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala Umrah" . (HR. Tirmizi no. 298, Ibnu Majah no. 1401)

Masjid Quba ini terletak di luar kota Madinah. Jadi, mengingat fadillah salat di Masjid Quba yang sangat besar, maka bila kita sudah berada di Madinah dalam rangka menjalankan ibadah Umrah atau Haji, jangan sampai lupa melakukan salat di Masjid Quba.

Keutamaan UmrahSetiap orang pasti merindukan tanah suci, apalagi Ka’bah di tanah haram Makkah. Di tempat tersebut ada du...
06/11/2017

Keutamaan Umrah

Setiap orang pasti merindukan tanah suci, apalagi Ka’bah di tanah haram Makkah. Di tempat tersebut ada dua aktivitas ibadah yang mulia yaitu umrah dan haji. Untuk umrah sendiri bisa dilakukan setiap saat. Sedangkan haji hanya khusus di bulan haji, bulan Dzulhijjah.

Umrah sendiri memiliki beberapa keutamaan.

1. Umrah adalah jihad sebagaimana ibadah haji.
‘Aisyah berkata,
قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلَى النِّسَاءِ جِهَادٌ قَالَ « نَعَمْ عَلَيْهِنَّ جِهَادٌ لاَ قِتَالَ فِيهِ الْحَجُّ وَالْعُمْرَةُ ».
“Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan ‘umroh.” (HR. Ibnu Majah no. 2901, hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani).

2. Menghapus dosa di antara dua umrah.
Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا ، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ
“Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)

3. Umrah menghilangkan kefakiran dan menghapus dosa.
Dari Abdullah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ
“Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih)
Ibadah mulia ini pun dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat baik tatkala beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam masih hidup atau pun ketika sudah tiada. Ini pun menunjukkan kemuliaan ibadah tersebut.
Semoga Allah mudahkan kita melakukan ibadah yang mulia ini. Wallahu waliyyut taufiq.

Referensi: Shahih Fiqh Sunnah, Abu Malik, terbitan Maktabah Taufiqiyah, 2/276.

06/11/2017

IBADAH UMRAH | PENGERTIAN, HUKUM, SYARAT, RUKUN DAN PROSES IBADAH umrah

Sebelum menjalani perjalanan ibadah umrah tentu Anda harus mengetahui terlebih dahulu secara mendalam. Apa itu yang dimaksud dengan umrah, hukumnya, persyaratan rukun dan wajibkah umrah. Dalam hal ini kami menyampaikan karena mengingat beberapa jamaah masih banyak yang begitu belum memahami dan mengetahui secara mendalam apa itu pengertian umrah. Syarat umrah dan rukunnya.

Hukum Ibadah umrah

Hukum dari ibadah umrah menurut yang telah disampaikan oleh Allah pada Al Qur’an dan Hadits ialah;

Pada Al Qur’an surah Al-Baqarah ayat 196:
“Sempurnakanlah ibadah Haji dan umrah Karena Allah”

Menurut Hadis Nabi Muhammad SAW
Ialah ibadah umrah dari satu umrah ke ibadah umrah yang berikutnya adalah sebagai penghapus dosa

Pengertian dari umrah

Merupakan perjalanan mengunjungi Ka’bah untuk menjalani serangkaian ibadah (Thawaf & Sa’i Tahallul) dengan persyaratan dan ketentuan yang dimana telah disampaikan di Al-Qur’an dan juga Sunnah Rasulullah SAW.

Hukum Melaksanakan Ibadah umrah

Dalam melaksanakan perjalanan ibadah umrah yaitu Sunnah untuk setiap umat muslim yang mampu melaksanakannya, baik dalam secara materi dan juga non-materi. Ibadah umrah dapat di laksanakan kapan saja kecuali pada hari Arafah yaitu pada tanggal 10 Zulhijjah juga di hari tasrik tanggal 11, 12 & 13 Zulhijjah

Sebagai dari para ulama berpendapat dalam melaksanakan ibadah umrah hukumnya adalah wajib atau fardu bagi orang muslim yang belum pernah melaksanakannya, sementara dia mampu untuk melakukan ibadah umrah. Namun demikian ada juga dari para ulama mengatakan ibadah umrah bahwa hukumnya Sunnah mu’akkad (sunnah yang sifatnya sangat dianjurkan untuk dikerjakan).

Dari sebuah hadis di riwayatkan oleh Imam Muslim mengatakan yakni dalam melaksanakan ibadah umrah pada bulan Ramadhan nilainya sama seperti menjalani ibadah haji.

Persyaratan, Rukun dan Wajib umrah

– Diperuntukkan bagi umat Islam

– Sudah Baligh

– Berakal Sehat

– Merdeka atau Bukan Budak

– Mampu untuk melaksanakan perjalanan ibadah umrah

Rukun Ibadah umrah

1. Niat ihram dari Miqat
2. Tawaf (mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali)
3. Sa’i (berjalan kaki atau berlari-lari keci dari bukit Safa ke bukit Marwah dan sebaliknya, sebanyak 7 kali dan
berakhir di bukit Marwah)
4. Tahallul atau menggunting rambut sebanyak 3 helai rambut
5. Tertib tidak membuat kegaduhan

Sedangkan Wajib umrah

1. Melakukan niat ihram umrah dan miqat
2. Meninggalkan larangan selama melakukan ihram

Langkah atau Urutan Dalam Melakukan Kegiatan umrah

1. Berangkat menuju Miqat
2. Mandi dan kemudian menggunakan pakaian ihram di Miqat atau juga boleh di lakukan di tempat penginapan
sebelum pergi menuju Miqat
3. Menggunakan pakaian ihram dan melaksankan sholat sunnah ihram 2 raka’at, sangat dianjurkan dalam
sholat sunnah ihram, setelah membaca surah al-fatihah lalu membaca surah al-kafirun pada raka’at pertama
selanjutnya membaca surah al-ikhlas pada raka’at ke-2
4. Melafadzkan niat ibadah umrah nawaitul ‘Umrota wa ahromtu bihaa lillahi ta’ala’ atau minimal dengan
membaca ‘Labbaikallahu umrotan’
5. Selanjutnya seluruh para jamaah diajak menuju Makkah oleh ustad pembimbing dengan melalui perjalanan
kurang lebih sejauh 450km dengan menggunakan pakaian ihram dan sambil melantunkan bacaan talbiyah
sebanyak-banyaknya selama perjalanan sampai masuk ke Kota Makkah
6. Sesampainya kembali di tempat penginapan peserta umrah menata barang bawaan dan jamaah tetap harus
mengenakan pakaian ihram
7. Setelah itu menuju Masjidil Haram yang tetap mengenakan pakaian ihram dan diusahakan saat memasuki
Masjidil Haram melalui pintu Baabussalam. Dengan melihat Ka’bah dan melintas makam Nabi Ibrahim AS
sambil berdoa dan kemudian menuju rukun Hajar Aswad
8. Melakukan thawaf atau mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali
9. Setelah selesai melakukan sa’i yang berakhir dibukit Marwah, lalu melakukan Tahallul yaitu memotong
rambut minimal tiga helai rambut
10. Maka selesai lah kegiatan atau langkah-langkah ibadah umrah, jamaah dihalalkan atau dibebaskan dari
peraturan larangan selama melaksanakan ihram, maka dibolehkan melepas pakaian ihram dan kembali
mengenakan pakaian seperti biasanya

Larangan Selama Melaksankan Ihram umrah

1. Tidak diperbolehkan dalam mencabut dan memotong rambut, menggaruk sampai kulit terkelupas dan
memotong kuku
2. Tidak boleh menggunakan wangi-wangian atau parfum
3. Tidak boleh bertengkar
4. Tidak boleh melakukan hubungan suami istri
5. Tidak boleh bermesraan
6. Tidak boleh berkata kotor, perkataan yang tidak baik, bicara jorok
7. Tidak boleh menikah atau menikahkan
8. Tidak boleh berburu binatang atau membantu berburu
9. Tidak boleh membunuh binatang, kecuali yang mengancam diri Anda
10. Tidak boleh memotong atau mencabut tumbuhan dan segala hal yang mengganggu kehidupan makhluk
didunia ini
11. Tidak diperbolehkan berhias atau berdandan
12. Bagi para pria tidak boleh memakai penutup kepala, pakaian yang berjahit dan memakai alas kaki yang
menutup mata kaki
13. Untuk para wanita tidak boleh menggunakan penutup wajah dan mengenakan sarung tangan yang dapat
menutupi telapak tangan.

Mudah-mudahan pada tulisan ini dalam pengertian umrah dan juga langkahnya dapat di perhatikan bagi semua jamaah pelaksana umrah maupun bagi umat muslim lainnya yang ingin melaksanakan ibadah umrah. Daftarlah ke biro travel umrah terbaik secara online atau sekitar tempat Anda tinggal yang dapat membantu dan membimbing Anda untuk menjadi para tamu Allah, dan jangan malu bertanya kepada ustad pembimbing untuk hal apapun dalam mendapatkan panduan juga agar Insya Allah menjadi umrah yang mabrur saat kembali ke tanah air, Amin.

Hukum ‘Umrah Menurut Madzhab yang EmpatSyaikh Dr. Wahbah az-Zuhaili hafizhahullah dalam kitab fiqih beliau, al-Fiqh al-I...
06/11/2017

Hukum ‘Umrah Menurut Madzhab yang Empat

Syaikh Dr. Wahbah az-Zuhaili hafizhahullah dalam kitab fiqih beliau, al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu, menjelaskan perbedaan pendapat para ‘ulama madzhab tentang hukum ‘umrah, wajib ataukah sunnah muakkadah.

Pendapat yang Menyatakan Sunnah Muakkadah

Menurut Hanafiyah dan pendapat yang terkuat dari Malikiyah, ‘umrah hukumnya sunnah muakkadah sekali dalam seumur hidup. Mereka berpendapat demikian karena hadits-hadits yang masyhur yang menyebutkan tentang fardhu-fardhu dalam Islam tidak menyebutkan ‘umrah di dalamnya. Misalnya hadits dari Ibn ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, بني الإسلام على خمس, hadits ini hanya menyebutkan haji, tanpa disertai ‘umrah. Juga hadits yang diriwayatkan oleh Jabir radhiyallahu ‘anhu bahwa seorang Arab badui bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Wahai Rasulullah, beritahukanlah kepadaku apakah ‘umrah itu wajib?’ Rasulullah bersabda, ‘Tidak, namun ber-‘umrah lebih baik bagimu’ atau dalam riwayat lain, ‘ber-‘umrah lebih utama bagimu’. Berikut redaksi Arabnya:

وروى جابر أن أعرابياً جاء إلى رسول الله صلّى الله عليه وسلم، فقال : يا رسول الله، أخبرني عن العمرة، أواجبة هي؟ فقال : لا، وأن تعتمر خير لك . وفي رواية : أولى لك

Syaikh Dr. Wahbah az-Zuhaili hafizhahullah menjelaskan bahwa hadits ini diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi dan dishahihkan oleh Imam Ahmad, al-Baihaqi, Ibn Abi Syaibah dan ‘Abd ibn Humaid (Syaikh az-Zuhaili mengutip dari Nailul Authar: 4/281). Namun, dalam isnadnya terdapat al-Hajjah ibn Arthah, dia dha’if. Tashhih at-Tirmidzi terhadap hadits ini fiihi nazhar (keterangan: ungkapan ini menunjukkan bahwa hadits ini ada ‘masalah’). Karena begitu banyaknya ‘ulama yang mendha’ifkan al-Hajjaj, Imam an-Nawawi berkata, ‘Para huffazh (ahli Hadits) bersepakat akan kelemahannya’. Berikut redaksi Arab dari penjelasan Syaikh az-Zuhaili:

رواه الترمذي وصححه أحمد والبيهقي وابن أبي شيبة وعبد بن حميد (نيل الأوطار: 281/4) لكن في إسناده الحجاج بن أرطاة وهو ضعيف، وتصحيح الترمذي له فيه نظر؛ لأن الأكثر على تضعيف الحجاج، قال النووي : اتفق الحفاظ على ضعفه

Ketika saya cek kitab Nailul Authar melalui software al-Maktabah asy-Syamilah, di kitab tersebut disebutkan bahwa ‘ulama sepakat bahwa al-Hajjaj adalah seorang mudallis (seseorang yang terbiasa menutupi cacat dalam isnad hadits).

Hadits lain yang digunakan sebagai dalil yang menyatakan hukum ‘umrah adalah sunnah muakkadah adalah hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:

الحج جهاد والعمرة تطوع

Dalam Nailul Authar, Imam asy-Syaukani rahimahullah menyebutkan bahwa hadits ini diriwayatkan oleh ad-Daraquthni, Ibn Hazm dan al-Baihaqi dari Abu Hurairah. Isnad hadits ini dha’if, sebagaimana yang dinyatakan oleh al-Hafizh (maksudnya Imam al-Hafizh Ibn Hajar al-‘Asqalani). Asy-Syaukani kemudian menyebutkan bahwa hadits ini juga diriwayatkan oleh Ibn Majah dari Thalhah dengan isnad yang dha’if, dan diriwayatkan juga oleh al-Baihaqi dari Ibn ‘Abbas. Kemudian asy-Syaukani mengutip pernyataan al-Hafizh tentang hadits ini dari berbagai jalurnya, ‘Hadits ini tidak shahih melalui jalur manapun (ولا يصح من ذلك شيء)’.

Pendapat yang Menyatakan Wajib

Menurut pendapat yang termasyhur di kalangan Syafi’iyah dan juga menurut Hanabilah, ‘umrah hukumnya fardhu sebagaimana haji. Ini berdasarkan firman Allah ta’ala dalam surah al-Baqarah ayat 196:

وأتموا الحج والعمرة لله

Ayat di atas menunjukkan bahwa dua perkara tersebut merupakan perkara yang wajib untuk dilaksanakan.

Serta berdasarkan khabar dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, ‘Wahai Rasulullah, apakah ada jihad bagi wanita?’ Rasulullah menjawab, ‘Ya, jihad yang tidak ada perang (qital) di dalamnya, yaitu haji dan ‘umrah)’. Berikut redaksi Arabnya:

ولخبر عائشة رضي الله عنها قالت : قلت : يا رسول الله، هل على النساء جهاد؟ قال : نعم، جهاد لا قتال فيه الحج والعمرة

Syaikh az-Zuhaili menyebutkan bahwa hadits ini diriwayatkan oleh Ibn Majah, al-Baihaqi dan selain mereka dengan isnad yang shahih.

Syaikh az-Zuhaili menyatakan bahwa pendapat kelompok kedua ini (yang menyatakan ‘umrah hukumnya wajib) merupakan pendapat yang lebih tepat, berdasarkan dilalah ayat di atas serta dha’if-nya hadits-hadits yang digunakan oleh kelompok pertama.

Abu Furqan al-Banjary

Address

Bandung Satu
40291

Telephone

081223898580

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ibadah Umrah Cerdas posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Ibadah Umrah Cerdas:

Share