07/11/2018
Kamis, 8 November 2018
Pukul 05:00 - 08:00
Ibadah Pagi
Pengantar Ibadah
Engkau, TUHAN, janganlah menahan rahmat-Mu dari padaku, kasih-Mu dan kebenaran-Mu kiranya menjaga aku selalu! (Mazmur 40:12)
Waktu Teduh
Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan (1 menit).
Pujian kepada Tuhan
Memuji Tuhan dengan satu lagu pujian yang Anda pilih sendiri.
Bacaan Alkitab
26 Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang. 27 Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya." (Yohanes 6:26, 27)
Pengantar untuk Renungan
Orang yang mengikut Kristus hanya karena demi memperoleh berkat-berkat jasmaniah adalah sama dengan anak yang bersekolah hanya demi memperoleh seragam sekolah. Tentu tujuan seorang ayah atau ibu mengirim anaknya untuk bersekolah bukanlah sekadar agar si anak mendapatkan seragam sekolah. Walaupun memang dengan bersekolah yang bersangkutan akan mendapat seragam, tetapi terlebih lagi yaitu agar pengetahuan si anak bertambah luas. Demikian p**a orang mengikut Kristus antara lain untuk memperoleh hidup yang kekal, dan bukan sekadar demi memperoleh berkat-berkat jasmaniah.
Tujuan yang benar di dalam mengikut Kristus itulah yang Tuhan Yesus ajarkan kepada orang banyak sebagaimana yang dicatat di dalam Yohanes 6. Kepada orang banyak yang mencari diri-Nya sesudah mereka mengalami mujizat pelipatgandaan roti yang Ia lakukan Tuhan Yesus berkata: "Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa." Artinya Yesus melarang mereka agar jangan mengikut Dia hanya karena mengharapkan berkat secara jasmaniah belaka. Lebih jauh Ia berkata: "melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu." Dengan demikian Ia berkata agar orang mengikut diri-Nya untuk tujuan yang lebih mulia, yaitu untuk memperoleh hidup yang kekal yang bersumber dari perdamaian dengan Allah.
Pertanyaan untuk Direnungkan
Apakah tujuan Anda di dalam mengikut Kristus? Mengapa demikian?
Doa Menanggapi Bacaan Alkitab
Tuhan, Engkau memiliki tujuan yang mulia bagi hidupku. Bahkan sebelum dunia dijadikan pun Engkau sudah merancang dan menetapkan maksud-Mu yang agung bagi diriku. Yaitu supaya melalui hidupku nama-Mu ditinggikan, kerajaan-Mu ditetapkan dan kehendak-Mu terjadi di bumi seperti di sorga. Ajarlah diriku untuk senantiasa hidup dengan tujuan yang bernilai kekal tersebut dan bukan sekadar hidup untuk maksud yang terbatas dan tidak abadi, seperti hidup sekadar mengejar berkat-berkat jasmaniah belaka. Karena sesungguhnya Engkau menebus diriku dari kesia-siaan untuk hidup dalam kehidupan yang penuh dengan makna dan bukan kembali hidup di dalam kehidupan yang hampa dan tak berguna.
Memasuki pertengahan pekan ini dan mengawali hari yang baru ini kembali aku mengangkat hatiku di dalam rasa syukur kepada-Mu. Di hari-hari yang lewat Engkau telah menunjukkan kasih setia-Mu kepadaku dengan memelihara hidupku. Tak sekalipun Engkau alpa di dalam menjaga dan mencukupkan setiap yang kuperlukan bagi hidupku. Aku berterima kasih untuk semua itu. Tolonglah diriku pada hari ini dengan tuntunan Roh Kudus-Mu sehingga aku dapat berjalan di jalan-jalan keberhasilan-Mu. Pakailah diriku menjadi terang di tengah kegelapan dan garam di tengah kehambaran dari lingkungan di sekitarku. Di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan tujuan hidupku, aku mengangkat doa dan pujianku, amin.
Waktu Teduh
Meneduhkan hati di hadapan Tuhan (2 menit).
Leksionari untuk Hari Ini
Yohanes 6
Mazmur 129
Yeremia 21, 34