Gereja Stasi Santo Petrus Balung

Gereja Stasi Santo Petrus Balung Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Gereja Stasi Santo Petrus Balung, Jalan Bali No. 49, Balung-lor.

Jadwal Kurban Ekaristi Mingguan

Minggu I : Minggu pkl 18.00
Minggu II : Minggu pkl 18.00
Minggu III : Minggu pkl 18.00
Minggu IV : Minggu pkl 18.00
Minggu V : Sabtu pkl 18.00 (gereja paroki)

Mari, kita bersatu hati dalam doa.
11/06/2026

Mari, kita bersatu hati dalam doa.

Kamis, 11 Juni 2026Peringatan Wajib Santo Barnabas RasulDalam cerita rakyat yang terkenal, Robin Hood digambarkan sebaga...
11/06/2026

Kamis, 11 Juni 2026
Peringatan Wajib Santo Barnabas Rasul

Dalam cerita rakyat yang terkenal, Robin Hood digambarkan sebagai sosok yang mengambil dari orang kaya untuk diberikan kepada orang miskin. Tentu, sebagai orang beriman kita tidak membenarkan tindakan mencuri dalam bentuk apa pun, karena tujuan yang baik tidak pernah menghalalkan cara yang salah. Namun di balik kisah tersebut terdapat sebuah nilai yang tetap relevan, yaitu semangat untuk peduli dan berbagi dengan mereka yang berkekurangan. Dalam kehidupan nyata, semangat seperti itu tampak pada banyak orang yang rela menyisihkan waktu, tenaga, dan rezekinya demi membantu sesama tanpa mengharapkan balasan. Mereka sadar bahwa berkat yang diterima bukan hanya untuk dinikmati sendiri, melainkan juga untuk dibagikan. Semangat inilah yang diangkat oleh Sabda Tuhan hari ini ketika Yesus berkata, “Kamu telah menerima dengan cuma-cuma, maka berilah dengan cuma-cuma p**a.” Mari kita merenungkan bagaimana rahmat yang kita terima dari Tuhan dapat menjadi berkat bagi orang lain melalui teladan Santo Barnabas Rasul.

Dalam Injil hari ini, Yesus mengingatkan para murid, “Kamu telah menerima dengan cuma-cuma, maka berilah dengan cuma-cuma p**a” (Mat 10:8). Sabda ini menegaskan bahwa segala sesuatu yang paling berharga dalam hidup—kehidupan, kasih, iman, dan keselamatan—adalah anugerah Allah yang diterima secara cuma-cuma. Karena itu, rahmat yang kita terima tidak boleh berhenti pada diri sendiri, melainkan harus dibagikan kepada sesama. Seperti air yang mengalir tetap segar, darah yang mengalir memberi kehidupan, dan napas yang terus keluar-masuk menjaga manusia hidup, demikian p**a rahmat Allah akan menghasilkan buah jika dibagikan. Teladan indah dari sikap ini tampak dalam hidup Santo Barnabas Rasul, yang dikenal sebagai “anak penghiburan.” Ia rela menjual hartanya demi membantu umat, berani menerima dan memperkenalkan Saulus kepada Gereja ketika banyak orang masih takut kepadanya, serta menguatkan iman banyak orang di Antiokhia. Barnabas menunjukkan bahwa kasih, pengampunan, talenta, pengalaman, dan berkat yang diterima dari Tuhan harus menjadi sarana untuk melayani sesama. Di tengah dunia yang sering mengajarkan untuk menimbun dan mementingkan diri sendiri, Injil mengajak kita menjadi saluran rahmat Allah. Sebab kebahagiaan sejati ditemukan bukan dalam menggenggam, melainkan dalam memberi, sehingga hidup kita menjadi berkat dan sumber harapan bagi banyak orang.

Bagaimana denganku selama ini? Mari kita renungkan apakah aku sudah menjadi saluran berkat yang membawa kasih, penghiburan, dan harapan bagi sesama, atau justru masih lebih sering menyimpan semuanya untuk diri sendiri?

Tuhan memberkati

Hari ini, 11 Jui kita memperingati Santo Barnabas Rasul, MartirBarnabas adalah orang Yahudi dari suku Lewi yang lahir da...
11/06/2026

Hari ini, 11 Jui kita memperingati Santo Barnabas Rasul, Martir

Barnabas adalah orang Yahudi dari suku Lewi yang lahir dan tinggal di Siprus. Nama aslinya adalah Yusuf, tetapi para rasul menamakan dia Barnabas, yang artinya “anak penghiburan”. Meskipun bukan salah seorang dari kedua belas rasul Kristus, Barnabas disebut juga sebagai rasul oleh St. Lukas dalam kitab Kisah para Rasul. Hal ini dikarenakan, sama seperti rasul Paulus, Barnabas menerima suatu tugas perutusan khusus dari Tuhan.

Segera sesudah menjadi seorang Kristen, St. Barnabas menjual segala harta miliknya dan memberikan uangnya kepada para rasul. Ia seorang yang lembut serta baik hati. Ia penuh semangat dalam membagikan iman dan cintanya kepada Yesus. Barnabas diutus ke kota Antiokhia untuk mewartakan Injil. Antiokhia adalah kota terbesar ketiga dalam Kerajaan Romawi.

Di Antiokhia-lah para pengikut Kristus untuk pertama kalinya disebut Kristen. Barnabas menyadari bahwa ia membutuhkan bantuan. Ia berpikir tentang Paulus dari Tarsus. Ia yakin bahwa pertobatan Paulus tulus adanya.

Barnabas-lah yang meyakinkan St.Petrus dan komunitas Kristen akan pertobatan Paulus. Ia meminta Paulus bergabung dan berkarya bersamanya. Barnabas seorang yang rendah hati, ia tidak khawatir berbagi tugas dan tanggung jawab dengan orang lain. Ia tahu bahwa Paulus juga memperoleh karunia luar biasa untuk dibagikan dan ia ingin agar Paulus memperoleh kesempatan untuk itu.

Roh Kudus memilih Paulus dan Barnabas untuk suatu tugas khusus. Kedua rasul itu kemudian pergi melaksanakan suatu tugas perutusan yang berani. Mereka menanggung banyak penderitaan dan bahkan harus mempertaruhkan nyawa mereka. Meskipun demikian, pewartaan mereka berhasil memenangkan banyak jiwa bagi Yesus dan Gereja-Nya.

Kelak, St. Barnabas pergi dalam suatu tugas perutusan lain, kali ini bersama Yohanes Markus, sepupunya. Mereka pergi ke Siprus, daerah asal Barnabas. Begitu banyak orang menjadi percaya melalui pewartaannya, hingga Barnabas dijuluki Rasul dari Siprus. Menurut tradisi, orang kudus yang hebat ini dirajam sampai mati pada tahun 61.

sumber: katakombe.org

11/06/2026

gereja hanya akan menjadi sebuah bangunan tanpa makna TANPA ADA ANDA YANG HADIR DI SANA.
gereja akan Gereja ketika kita bersatu padu memuji Tuhan..

""Aku membaptis engkau, dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus"
11/06/2026

""Aku membaptis engkau, dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus"

❤️ 𝗗𝗢𝗔 𝗡𝗢𝗩𝗘𝗡𝗔 𝗛𝗔𝗧𝗜 𝗬𝗘𝗦𝗨𝗦 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗠𝗔𝗛𝗔𝗞𝗨𝗗𝗨𝗦 ❤️Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.Ya Yesus, Engkau berkata:"Mintal...
10/06/2026

❤️ 𝗗𝗢𝗔 𝗡𝗢𝗩𝗘𝗡𝗔 𝗛𝗔𝗧𝗜 𝗬𝗘𝗦𝗨𝗦 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗠𝗔𝗛𝗔𝗞𝗨𝗗𝗨𝗦 ❤️

Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.

Ya Yesus, Engkau berkata:
"Mintalah maka akan diberkan kepadamu,
carilah maka kamu akan mendapat;
ketuklah maka pintu akan dibukakan bagimu."
Dengan perantaraan Maria Bunda-Mu
tersuci aku memanggil Engkau,
aku mencari dan memohon kepada-Mu
untuk mendengarkan permohonanku ini.
(Sebutkan karunia yang anda minta)

Ya Yesus, Engkau berkata:
"Apa saya yang kau minta kepada Bapa-Ku dengan
nama-Ku. Dia akan memberikannya kepadamu."
Aku memohon dengan rendah hati dan penuh
kepercayaan dari Bapa Surgawi dalam nama-Mu,
dengan perantaraan Maria Bunda-Mu tersuci,
untuk mengabulkan permohonanku ini.
(Sebutkan permohonan anda)

Ya Yesus, Engkau berkata:
"Langit dan bumi akan musnah,
tetapi Sabda-Ku tidak akan musnah."
Dengan perantaraan Maria Bunda-Mu tersuci,
aku percaya bahwa permohonanku akan dikabulkan
(Sebutkan permohonan anda)

Yesusku, Tuhan jiwaku, Engkau berjanji bahwa
Hati Kudus-Mu akan menjadi laut kerahiman
bagi orang-orang yang berharap pada-Mu,
aku sungguh percaya bahwa Engkau
akan mengabulkan apa yang aku minta,
walaupun itu memerlukan mukjizat.
Pada siapa aku akan mengetuk
kalau bukan pada hati-Mu.
Terberkatilah mereka yang berharap pada-Mu.
Ya Yesus, aku mempersembahkan kepada Hati-Mu
(penyakit ini, jiwa ini, permohonan ini).
Pandanglah dan buatlah apa yang hati-Mu kehendaki.

Ya Yesus, aku berharap pada-Mu dan percaya,
kepada-Mu aku mempersembahkan diriku,
di dalam Engkau aku merasa aman.
(1x Bapa Kami ... Salam Maria ... Kemuliaan ...)

Hati Kudus Yesus, aku berharap pada-Mu
(10x dengan penuh iman)

Ya Yesus yang baik, Engkau berkata:
"Jika engkau hendak menyenangkan Daku,
percayalah kepada-Ku.
Jika engkau hendak lebih menyenangkan Daku,
berharaplah pada-Ku selalu."
Padamu Tuhan, aku berharap, agar aku tidak binasa selamanya.
Amin.

Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.

Rabu, 10 Juni 2026Hari Biasa Pekan XBeberapa waktu terakhir masyarakat Indonesia dikejutkan oleh berbagai kasus korupsi ...
10/06/2026

Rabu, 10 Juni 2026
Hari Biasa Pekan X

Beberapa waktu terakhir masyarakat Indonesia dikejutkan oleh berbagai kasus korupsi yang melibatkan pejabat dan tokoh berpengaruh. Salah satunya adalah kasus dugaan korupsi yang menyeret seorang petinggi BUMN dengan nilai kerugian negara yang sangat besar, bahkan dalam pemberitaan disebut-sebut kerugiannya dapat mencapai miliaran rupiah setiap hari. Kasus-kasus seperti ini menunjukkan bahwa seseorang dapat memiliki jabatan tinggi, kekuasaan besar, dan penghormatan dari banyak orang, tetapi tetap jatuh ketika hati lebih mengutamakan uang dan kepentingan pribadi daripada kebenaran. Kenyataan ini mengingatkan kita bahwa berhala modern tidak selalu berupa patung, melainkan segala sesuatu yang mengambil tempat Allah dalam hati manusia.

Sabda Tuhan hari ini melalui Nabi Elia mengajak kita memeriksa hati: apakah Allah sungguh menjadi yang pertama dalam hidup kita, ataukah hati kita masih terbagi kepada “berhala-berhala” modern seperti uang, kekuasaan, pop**aritas, teknologi, atau kemampuan diri sendiri. Bangsa Israel pada zaman Elia tidak meninggalkan Tuhan sepenuhnya, tetapi mereka mencoba mengandalkan Tuhan sekaligus Baal. Sikap bercabang hati ini juga dapat terjadi pada kita ketika tetap berdoa dan beribadah, namun lebih mempercayai harta, kenyamanan, atau kepentingan pribadi daripada kehendak Allah. Melalui pertanyaan Elia, “Berapa lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati?”, Tuhan mengundang kita untuk memilih dengan tegas siapa yang menjadi sandaran hidup kita. Allah dimuliakan bukan hanya lewat doa dan pujian, melainkan ketika kita menempatkan-Nya di atas segala-galanya, memilih kejujuran, pengampunan, kebenaran, dan kekudusan meskipun tidak mudah. Yesus sendiri menunjukkan teladan sempurna dengan selalu mengutamakan kehendak Bapa. Karena itu, marilah kita melepaskan segala berhala yang menguasai hati dan menjadikan Allah satu-satunya sumber harapan, kekuatan, dan tujuan hidup kita.

Bagaimana denganku selam ini? Mari kita renungkan dalam apakah hidupku saat ini Allah sungguh menjadi yang pertama, atau masih ada “berhala-berhala” yang lebih kuandalkan daripada Dia?

Tuhan memberkati.

Address

Jalan Bali No. 49
Balung-Lor
68161

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gereja Stasi Santo Petrus Balung posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share