Yayasan Pondok Pesantren Syifaul Qulub Gresik

Yayasan Pondok Pesantren Syifaul Qulub Gresik Yayasan yang bergerak di bidang Pendidikan, Sosial dan Keagamaan untuk Ummat Yayasan PPSQG aktif bergerak di daerah Gresik Barat Daya tepatnya di Jl.

Yayasan Pondok Pesantren Syifaul Qulub Gresik merupakan yayasan yang bergerak di bidang sosial-keagamaan. Raya Klotok, Dusun Klotok RT 4 RW 1, Desa Klotok, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Dimana Kecamatan Balongpanggang berbatasan langsung dengan Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Mojokerto. Yayasan kami berdiri pada tanggal 19 April 2005 dan diakui Kementerian Agama dengan NSPP 512352504756. Kemudian pada awal 2015, Yayasan ini kami daftarkan ke Notaris dan mendapatkan izin sah dari Kemenkumham sesuai dengan SK Kemenkumham Nomor AHU-0004295.AH.01.04.Tahun 2015. Sedangkan daftar Yayasan tercatat pada nomor AHU-0004295.AH.01.12.Tahun 2015 tanggal 24 Maret 2015.

✨ Tidak semua orang akan memahami kita sebagaimana adanya. Dan itu tidak mengapa.Dalam Kitab Matsnawi terdapat sebuah hi...
01/08/2026

✨ Tidak semua orang akan memahami kita sebagaimana adanya. Dan itu tidak mengapa.

Dalam Kitab Matsnawi terdapat sebuah hikmah yang begitu mendalam:

"Jika orang salah paham tentang Anda, jangan khawatir. Yang mereka dengar adalah suara Anda, tetapi yang terlintas dalam pikiran mereka adalah pikiran mereka sendiri."

Setiap orang memandang dunia melalui pengalaman, pengetahuan, dan prasangkanya masing-masing. Karena itu, terkadang niat baik dapat disalahartikan, perkataan yang tulus dapat dipahami berbeda, bahkan kebaikan pun bisa dipandang dengan kecurigaan.

Sebagai seorang muslim, tugas kita bukan memastikan semua orang menyukai atau memahami kita. Tugas kita adalah meluruskan niat, menjaga akhlak, berkata dengan santun, dan berbuat baik karena Allah. Penilaian manusia dapat berubah, tetapi penilaian Allah tidak pernah keliru.

Ketika ada yang salah paham, jangan terburu-buru membalas dengan kemarahan. Jelaskan jika perlu, maafkan jika memungkinkan, lalu tetaplah melanjutkan kebaikan. Sebab yang paling penting bukan bagaimana manusia memandang kita, melainkan bagaimana Allah menilai hati dan amal kita.

Inilah makna Sholeh Ritual, Sholeh Sosial. Kesalehan tidak hanya tampak dalam ibadah kepada Allah, tetapi juga dalam kemampuan menjaga adab, menahan emosi, berprasangka baik, dan tetap berbuat baik meskipun tidak selalu dipahami oleh orang lain.

🤲 Ya Allah, bersihkan hati kami dari keinginan untuk selalu dipuji manusia. Jadikan kami hamba yang ikhlas dalam setiap amal, lapangkan hati kami ketika disalahpahami, dan kuatkan kami untuk terus berbuat baik hanya demi mengharap ridha-Mu. Aamiin.

💬 Pernahkah Anda mengalami disalahpahami meskipun niat Anda baik? Bagaimana cara Anda menyikapinya? Semoga pengalaman kita bisa menjadi pelajaran dan penguat bagi sesama.

🌿 Hubungan kita dengan Allah sangat penting. Namun, jangan sampai kita melupakan hubungan dengan sesama manusia.Sufyan A...
29/07/2026

🌿 Hubungan kita dengan Allah sangat penting. Namun, jangan sampai kita melupakan hubungan dengan sesama manusia.

Sufyan Ats-Tsauri رحمه الله dalam Tanbih Al-Mughtarrin berpesan:

"Sungguh, jika kelak kau bertemu Allah dengan membawa 70 dosa antara kau dan Allah, itu lebih baik daripada engkau bertemu Allah dengan membawa satu dosa antara kau dengan sesama manusia."

Nasihat ini mengingatkan kita bahwa dosa kepada Allah dapat dihapus dengan taubat yang tulus, istighfar, dan amal saleh. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Adapun kesalahan yang berkaitan dengan hak sesama manusia tidak cukup hanya dengan taubat. Kita juga harus meminta maaf, mengembalikan hak yang pernah diambil, dan berusaha menyelesaikan kezaliman yang telah dilakukan. Karena itulah Islam sangat menekankan pentingnya menjaga lisan, menghormati sesama, dan tidak menyakiti hati orang lain.

Inilah makna Sholeh Ritual, Sholeh Sosial. Kesalehan tidak hanya terlihat dari rajinnya ibadah kepada Allah, tetapi juga dari akhlak yang baik, kejujuran, amanah, serta kemampuan menjaga hak dan perasaan sesama.

🤲 Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami kepada-Mu. Bersihkan hati kami dari sifat sombong dan dengki. Berikan kami keberanian untuk meminta maaf atas kesalahan kami, kemampuan untuk memaafkan orang lain, dan jadikan kami hamba yang menjaga hak-hak sesama. Aamiin.

💬 Adakah seseorang yang perlu Anda mintai maaf atau Anda maafkan hari ini? Semoga Allah memudahkan setiap langkah kita menuju hati yang lebih bersih.

✨ Kesabaran bukan hanya tentang bertahan menghadapi ujian, tetapi juga tentang mampu mengendalikan diri ketika hawa nafs...
28/07/2026

✨ Kesabaran bukan hanya tentang bertahan menghadapi ujian, tetapi juga tentang mampu mengendalikan diri ketika hawa nafsu mengajak kepada sesuatu yang tidak diridhai Allah.

Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a. berkata:

"Kesabaran itu ada dua macam, sabar atas sesuatu yang tidak kau inginkan dan sabar menahan diri dari sesuatu yang kau ingini."

Nasihat ini mengajarkan bahwa sabar memiliki dua sisi yang sama mulianya.

Yang pertama adalah bersabar ketika menghadapi takdir yang tidak kita sukai—musibah, kegagalan, kehilangan, atau kesempitan hidup. Di saat itulah seorang mukmin tetap yakin bahwa Allah tidak pernah menetapkan sesuatu kecuali mengandung hikmah.

Yang kedua adalah bersabar untuk menahan diri dari apa yang kita inginkan, ketika keinginan itu dapat menjauhkan kita dari Allah. Menahan amarah, menjaga lisan, mengendalikan hawa nafsu, meninggalkan maksiat, dan memilih jalan halal adalah bentuk kesabaran yang sering kali lebih berat, tetapi sangat dicintai oleh Allah.

Inilah makna Sholeh Ritual, Sholeh Sosial. Kesabaran dalam beribadah akan melahirkan keteguhan iman, sedangkan kesabaran dalam berakhlak akan menghadirkan kedamaian dan manfaat bagi sesama.

🤲 Ya Allah, anugerahkan kepada kami kesabaran dalam menghadapi setiap ujian-Mu dan kekuatan untuk menahan diri dari segala sesuatu yang Engkau larang. Jadikan kami hamba yang istiqamah dalam ketaatan dan mulia dalam akhlak. Aamiin.

💬 Menurut Anda, mana yang lebih berat: bersabar menghadapi ujian hidup atau bersabar menahan hawa nafsu? Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar.

✨ Tidak semua hal harus kita kendalikan. Ada bagian yang menjadi tugas kita untuk diusahakan, dan ada bagian yang menjad...
27/07/2026

✨ Tidak semua hal harus kita kendalikan. Ada bagian yang menjadi tugas kita untuk diusahakan, dan ada bagian yang menjadi hak Allah untuk menentukannya.

Imam Ibnu 'Athaillah as-Sakandari رحمه الله berpesan:

"Istirahatkan dirimu dari mengatur urusan dunia, karena apa yang telah diatur Allah untukmu tidak perlu engkau sibukkan secara berlebihan."

Kalimat ini bukan mengajarkan kemalasan atau meninggalkan ikhtiar. Justru sebaliknya, Islam mengajarkan kita untuk berusaha sebaik mungkin, kemudian menyerahkan hasilnya kepada Allah dengan hati yang tenang.

Sering kali kegelisahan muncul bukan karena beratnya ujian, melainkan karena kita ingin mengendalikan segala sesuatu yang sebenarnya berada di luar kuasa kita. Padahal Allah adalah Al-Mudabbir, Dzat Yang Maha Mengatur seluruh urusan makhluk-Nya dengan penuh hikmah.

Inilah makna tawakal: bekerja dengan sungguh-sungguh, berdoa dengan sepenuh hati, lalu menerima ketetapan Allah dengan penuh ridha. Ketenangan hati lahir ketika kita percaya bahwa rencana Allah selalu lebih baik daripada rencana kita.

Inilah semangat Sholeh Ritual, Sholeh Sosial. Hubungan yang kuat dengan Allah akan melahirkan hati yang tenang, sehingga kita mampu menjadi pribadi yang sabar, bijaksana, dan membawa ketenteraman bagi orang-orang di sekitar kita.

🤲 Ya Allah, anugerahkan kepada kami hati yang selalu bertawakal kepada-Mu. Bimbing kami untuk bersungguh-sungguh dalam ikhtiar, jauhkan kami dari kegelisahan yang berlebihan, dan jadikan kami ridha atas setiap ketetapan-Mu. Aamiin.

💬 Menurut Anda, apa cara terbaik untuk menjaga hati agar tetap tenang ketika menghadapi hal-hal yang berada di luar kendali kita? Mari berbagi hikmah di kolom komentar.

✨ Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah. Di balik setiap kesulitan yang kita alami, Allah telah menyiapkan jalan ...
26/07/2026

✨ Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah. Di balik setiap kesulitan yang kita alami, Allah telah menyiapkan jalan keluar terbaik pada waktu yang paling tepat.

Dalam buku La Tahzan, Dr. 'Aidh al-Qarni menuliskan sebuah nasihat yang begitu menenangkan:

"Betapa banyak jalan keluar yang datang setelah putus asa, dan betapa banyak kegembiraan yang datang setelah kesusahan. Siapa yang berbaik sangka kepada Pemilik 'Arasy, niscaya akan memetik manisnya buah di tengah pohon berduri."

Hidup tidak selalu berjalan sesuai harapan. Ada saatnya kita diuji dengan kegagalan, kehilangan, atau kesempitan. Namun, seorang mukmin tidak berhenti berharap. Ia yakin bahwa setiap ujian adalah bagian dari rencana Allah untuk menguatkan iman, menghapus dosa, dan mengangkat derajatnya.

Berbaik sangka kepada Allah (husnuzan billah) bukan berarti mengabaikan ikhtiar, melainkan meyakini bahwa apa pun ketetapan-Nya pasti mengandung hikmah terbaik. Bahkan di tengah "pohon berduri" kehidupan, Allah mampu menumbuhkan "buah yang manis" bagi hamba yang sabar dan bertawakal.

Inilah makna Sholeh Ritual, Sholeh Sosial. Hati yang dekat dengan Allah akan tetap optimis dalam menghadapi ujian, lalu menyebarkan semangat, harapan, dan kekuatan kepada orang-orang di sekitarnya.

🤲 Ya Allah, tanamkan dalam hati kami prasangka yang baik kepada-Mu. Kuatkan langkah kami ketika menghadapi ujian, lapangkan hati kami dalam kesulitan, dan anugerahkan kepada kami kemudahan serta kebahagiaan yang Engkau janjikan bagi hamba-hamba-Mu yang sabar. Aamiin.

💬 Pernahkah Anda merasakan bahwa setelah masa sulit, Allah menghadirkan jalan keluar yang tidak pernah disangka-sangka? Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar sebagai inspirasi bagi saudara-saudara kita.

✨ Kebaikan yang hanya disimpan untuk diri sendiri mungkin berpahala. Namun, kebaikan yang ditampakkan dengan niat ikhlas...
25/07/2026

✨ Kebaikan yang hanya disimpan untuk diri sendiri mungkin berpahala. Namun, kebaikan yang ditampakkan dengan niat ikhlas dapat menjadi inspirasi dan menggerakkan banyak orang untuk ikut berbuat baik.

"KEBAIKAN yang tidak pernah ditampakkan itu berpotensi menyebabkan masyarakat kehilangan contoh kebaikan."
— Gus Baha'

Islam mengajarkan keikhlasan, tetapi juga mengajarkan pentingnya memberi teladan. Ketika seseorang menunjukkan akhlak yang baik, semangat berbagi, kepedulian kepada sesama, atau kegigihan dalam beribadah dengan niat karena Allah, ia sedang menghidupkan budaya kebaikan di tengah masyarakat.

Bukan untuk mencari pujian, melainkan agar orang lain memiliki contoh nyata bahwa berbuat baik itu indah dan mungkin dilakukan oleh siapa saja.

Inilah makna Sholeh Ritual, Sholeh Sosial. Ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah hendaknya melahirkan akhlak yang menginspirasi, sehingga kebaikan tidak berhenti pada diri sendiri, tetapi terus menyebar kepada sesama.

🤲 Ya Allah, jadikan setiap amal kami ikhlas karena-Mu. Jadikan kami teladan dalam kebaikan, bukan karena ingin dipuji manusia, tetapi agar semakin banyak hati yang tergerak untuk mencintai-Mu dan menebarkan manfaat. Aamiin.

💬 Menurut Anda, kebaikan sederhana apa yang bisa kita mulai hari ini agar menjadi inspirasi bagi orang lain? Tuliskan di kolom komentar.

✨ Setiap hari Allah membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya yang mau kembali kepada-Nya. Jangan pernah lelah menjaga shalat...
24/07/2026

✨ Setiap hari Allah membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya yang mau kembali kepada-Nya. Jangan pernah lelah menjaga shalat, menghadiri shalat Jumat, dan menyambut Ramadan dengan penuh keimanan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Shalat lima waktu, shalat Jumat ke shalat Jumat berikutnya, dan Ramadan ke Ramadan berikutnya adalah penghapus dosa-dosa yang terjadi di antara keduanya, selama dosa-dosa besar dijauhi."
(HR. Muslim No. 233)

Hadits ini menunjukkan betapa luasnya rahmat Allah. Setiap shalat lima waktu menjadi kesempatan membersihkan diri. Setiap Jumat menjadi awal lembaran baru. Setiap Ramadan menjadi momentum kembali kepada fitrah.

Namun, Rasulullah ﷺ juga mengingatkan bahwa keutamaan ini berlaku selama dosa-dosa besar dijauhi. Karena itu, jangan hanya memperbanyak ibadah, tetapi juga menjaga lisan, hati, dan perbuatan dari maksiat.

Inilah semangat Sholeh Ritual, Sholeh Sosial. Ibadah yang benar akan membentuk pribadi yang bertakwa kepada Allah sekaligus berakhlak mulia kepada sesama.

🤲 Ya Allah, jadikan kami hamba yang istiqamah menjaga shalat, memuliakan hari Jumat, dan dipertemukan kembali dengan Ramadan dalam keadaan beriman. Ampunilah dosa-dosa kami dan bimbinglah kami untuk senantiasa menjauhi segala dosa besar. Aamiin.

💬 Ibadah apa yang paling Anda rasakan membawa ketenangan dan mendekatkan diri kepada Allah? Mari berbagi inspirasi di kolom komentar.

✨ Ketika hati sedang gelisah, jangan biarkan dirimu larut dalam kegelisahan. Dekatkanlah diri kepada Allah, karena tidak...
23/07/2026

✨ Ketika hati sedang gelisah, jangan biarkan dirimu larut dalam kegelisahan. Dekatkanlah diri kepada Allah, karena tidak ada tempat yang lebih menenangkan selain di hadapan-Nya.

"Jika engkau sedang dirundung gelisah, bentangkanlah sajadahmu. Sujudlah yang lama, karena di saat itulah engkau berbisik di bumi namun didengar di langit tertinggi."
— Syekh Ali Al-Tantawi

Sujud bukan sekadar gerakan dalam shalat. Sujud adalah saat seorang hamba berada pada posisi paling dekat dengan Rabb-nya. Di sanalah air mata menjadi doa, kegelisahan berubah menjadi ketenangan, dan harapan menemukan jalannya.

Di tengah berbagai persoalan hidup, jangan terburu-buru mencari pelarian. Bentangkan sajadahmu, panjangkan sujudmu, dan ceritakan seluruh isi hatimu kepada Allah. Dia Maha Mendengar setiap bisikan yang tak mampu kita ungkapkan kepada siapa pun.

Inilah makna Sholeh Ritual, Sholeh Sosial. Hati yang tenang karena dekat dengan Allah akan melahirkan pribadi yang sabar, bijaksana, dan mampu menghadirkan ketenangan bagi orang-orang di sekitarnya.

🤲 Ya Allah, ketika hati kami dipenuhi kegelisahan, tuntunlah kami untuk selalu kembali kepada-Mu. Lapangkan dada kami, kuatkan iman kami, dan jadikan setiap sujud sebagai jalan menuju ketenangan dan ridha-Mu. Aamiin.

💬 Apa yang biasanya Anda lakukan untuk menenangkan hati saat sedang menghadapi ujian hidup? Mari saling menguatkan di kolom komentar.

✨ Kekayaan sejati bukanlah banyaknya harta yang dimiliki, tetapi sedikitnya keinginan yang menguasai hati.“Kekayaan yang...
22/07/2026

✨ Kekayaan sejati bukanlah banyaknya harta yang dimiliki, tetapi sedikitnya keinginan yang menguasai hati.

“Kekayaan yang paling utama adalah meninggalkan banyak keinginan.”
— Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ’anhu

Di zaman yang penuh dengan gaya hidup konsumtif, kita sering diajak untuk terus mengejar apa yang belum dimiliki. Padahal, semakin banyak keinginan yang kita pelihara, semakin sulit hati merasakan ketenangan.

Ali bin Abi Thalib mengajarkan bahwa kekayaan terbesar adalah qana’ah—merasa cukup dengan rezeki yang Allah berikan, lalu menggunakannya untuk beribadah dan memberi manfaat kepada sesama.

Inilah semangat Sholeh Ritual, Sholeh Sosial. Hati yang tidak diperbudak oleh keinginan akan lebih khusyuk dalam beribadah kepada Allah dan lebih ringan berbagi kepada orang lain.

🤲 Ya Allah, anugerahkan kepada kami hati yang qana’ah, jauhkan kami dari sifat tamak, dan jadikan kami hamba yang senantiasa bersyukur atas setiap nikmat-Mu. Aamiin.

💬 Menurut Anda, apa keinginan yang paling sulit untuk dikendalikan di era sekarang? Mari berbagi hikmah di kolom komentar.

⸻

✨ Semakin seseorang mengenal dirinya, semakin sedikit waktunya untuk mencari-cari kesalahan orang lain."Dengan kelapanga...
21/07/2026

✨ Semakin seseorang mengenal dirinya, semakin sedikit waktunya untuk mencari-cari kesalahan orang lain.

"Dengan kelapangan dada, seseorang akan lebih memahami dirinya sendiri, meneliti kekurangan diri ketimbang mengulmempperbedaan dan kesalahan orang lain."
— KH. Maimoen Zubair (Mbah Moen)

Kelapangan dada melahirkan sikap tawadhu', mudah memaafkan, dan mampu menerima perbedaan dengan bijaksana. Dari smempah lahir pribadi yang Sholeh Ritual—kuat dalam ibadah kepada Allah, sekaligus Sholeh Sosial—mampu menghadirkan manfaat, kedamaian, dan kasih sayang bagi sesama.

Mari kita lebih sibuk bermuhasabah daripada menghakimi, lebih gemar menebarkan kebaikan daripada memperbesar kesalahan orang lain.

💬 Menurut Anda, apa makna "kelapangan dada" yang paling sulit diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar.

Address

Dusun Klotok RT 4/RW 1, Desa Klotok
Balongpanggang
61173

Opening Hours

Monday 07:00 - 17:00
Tuesday 07:00 - 17:00
Wednesday 07:00 - 17:00
Thursday 07:00 - 17:00
Saturday 07:00 - 17:00
Sunday 07:00 - 17:00

Telephone

0317923036

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan Pondok Pesantren Syifaul Qulub Gresik posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Yayasan Pondok Pesantren Syifaul Qulub Gresik:

Shortcuts

Share