26/02/2026
Shalom 🙏🏾
Mimin ingin menyampaikan informasi penting terkait postingan bantuan dana hibah yang saat ini beredar melalui Facebook, Messenger, dan WhatsApp. Beberapa unggahan, termasuk yang menggunakan nama Pdt. Norman Ambarita, M.Th, telah dibuktikan sebagai informasi menyesatkan/hoaks.
Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta yang dipublikasikan oleh Cek Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melalui laman cekfakta.com/focus/29505, akun tersebut menyebarkan klaim bantuan dana yang disebut berasal dari Ditjen Bimas Kristen Kemenag dan pihak luar negeri. Faktanya, Kementerian Agama tidak pernah membuka pendaftaran bantuan melalui akun pribadi, Messenger, atau jalur tidak resmi.
Dirjen Bimas Kristen Kemenag juga telah menegaskan bahwa seluruh informasi resmi hanya diumumkan melalui website dan akun resmi mereka, yaitu: https://bimaskristen.kemenag.go.id/ serta media sosial resmi Ditjen Bimas Kristen. Program resmi tidak pernah meminta biaya pendaftaran, uang administrasi, atau bentuk transfer apa pun.
Perlu diwaspadai, pola seperti ini mirip dengan berbagai modus penipuan lain, termasuk yang mengatasnamakan proyek penjualan tanah IKN atau bantuan tertentu, yang biasanya meminta sejumlah uang administrasi dengan janji imbal hasil berlipat ganda. Ciri umum penipuan adalah meminta uang atau data pribadi dengan iming-iming keuntungan besar.
Para pelaku sering menggunakan bahasa yang tampak rohani atau meyakinkan, namun tujuannya untuk mengambil keuntungan dari orang yang kurang melakukan verifikasi. Karena itu, mohon jangan mengirim data pribadi, dokumen, atau uang sebelum memastikan melalui kanal resmi pemerintah.
Mari kita saling mengingatkan agar tidak ada di antara kita maupun keluarga kita yang menjadi korban.
Tuhan Yesus memberkati. 🙏🏾