25/04/2019
.
PADMASANA
Padmasana Terdiri dari dua kata yaitu Padma dan Asana yang berarti teratai dan tempat duduk yang dirangkum menjadi singasana yang tinggi. Kata Padma berasal dari bahasa Kawi yang artinya Tunjung atau bunga teratai.
Padmasana merupakan bangunan suci untuk menstanakan Ida Sanghyang Widhi dengan berbagai sebutan : .
• Sanghyang Siwa Raditya, dalam manifestasi yang terlihat/ dirasakan manusia sebagai matahari atau "Surya" .
• Sanghyang Tri Purusa, dalam tiga manifestasi yang manunggal yaitu sebagai Siwa, Sada Siwa dan Parama Siwa.
Hiasan Padmasana adalah : .
• Di dasar bangunan ada Bhedawangnala, yaitu ukiran "mpas" (kura-kura besar) yang dililit dua ekor naga. Kura-kura adalah symbol dasar bhuvana dibayangkan sebagai api magma, sedangkan naga adalah symbol Basuki yaitu kekuatan yang mengikat alam semesta .
• Dewa Wisnu yang mengendarai Garuda diletakkan di bagian tengah belakang, adalah symbol Hyang Widhi dalam manifestasi sebagai pemelihara .
• Angsa diletakkan di bagian atas belakang, adalah symbol Sanghyang Saraswati bermakna sebagai: pengetahuan, ketelitian, kewaspadaan, ketenangan dan kesucian .
• Acintya diletakkan di bagian atas depan, adalah symbol Hyang Widhi yang tidak dapat dilihat, dipikirkan wujudnya, di raba, namun vibrasinya dapat dirasakan.
• Hiasan lainnya dapat berupa karang gajah, karang boma, karang bun, karang paksi, dll. yang semuanya bermakna sebagai symbol keaneka ragaman alam semesta.
Bentuk ² Padmasana Ada 5 Jenis :
1. Padma Anglayang, memakai dasar bhedawangnala, bertingkat tujuh dan di puncaknya ada tiga ruang.
2. Padma Agung, memakai dasar bhedawangnala, bertingkat lima dan di puncaknya ada dua ruang
3. Padmasana, memakai bhedawangnala, bertingkat lima dan di puncaknya ada satu ruang.
4. Padmasari, tidak memakai dasar bhedawangnala, bertingkat tiga dan di puncaknya ada satu ruang.
5. Padma capah, tidak memakai dasar bhedawangnala, bertingkat dua dan di puncaknya ada satu ruang.
🙏🏻 Suksema
Kutipan dari Berbagai Sumber