Taman Doa HATI KUDUS YESUS, a Divine Mercy Apostolate

Taman Doa HATI KUDUS YESUS, a Divine Mercy Apostolate Taman Doa, lebih khusus devosi kepada HATI KUDUS YESUS. Menghadapkan hati dengan hati-NYA. Bahasa hati, dimengerti dengan hati.

Komunikasi antar-pribadi di atas sabda, tanpa kata.

MISERICORDIAS DOMINIMinggu III Paskah, dikenal dengan sebutan Misericordias Domini, Minggu Kasih Setia Tuhan Yang mengha...
22/04/2023

MISERICORDIAS DOMINI

Minggu III Paskah,
dikenal dengan sebutan Misericordias Domini,
Minggu Kasih Setia Tuhan
Yang menghadirkan kerahiman dan belaskasih.

Kasih setia yang ditampakkan dalam pendampinganNya bagi dua murid yang meninggalkan kelompok di Yerusalem untuk tahun A. Di tahun Liturgi B, Gereja mewartakan penampakanNya bagi banyak orang; dan di tahun C, Gereja memanggil untuk mengasihi dalam menggembalakan domba.

Kasih Setia Tuhan dalam Perjanjian Lama,
tertuang dalam kata “Kerahiman Ilahi”
yang sejak tahun 2000
dengan dekrit Kongregasi Ibadat:
Misericos et Miserator,
dirayakan pada Minggu II Paskah.

Minggu II Paskah telah dikenal sebelumnya sebagai Hari Minggu Putih, atau Hari Minggu Santo Thomas.

Minggu III Paskah, Minggu Kasih Setia Tuhan,
Gereja mengajak umat beriman untuk memulihkan kembali semangat iman. Bahwa Allah selalu menyertai kehidupan mereka meskipun mereka tidak menyadari kehadiranNya, seperti perjalanan Emaus. Allah selalu berjalan bersama umat beriman, juga ketika frustrasi, kejenuhan dan kebosanan iman telah menghampiri.

Allah tetap setia menemani umatNya,
Kasih Setia Allah, kerahiman dan belaskasihNya selalu terbuka bagi anak-anakNya, meskipun mereka tidak menyadarinya.

Kotbah perdana Santo Petrus pada hari Pentakosta, mengingatkan bahwa riwayat dan rencana penyelamatan dari Allah sejak Perjanjian Lama, telah disampaikan kepada Daud. Korban keselamatan yang tidak lagi akan menggunakan darah anak domba melainkan Darah Kristus yang tercurah hingga kematianNya. Tetapi karena kesetiaanNya menjalankan kehendak Allah, maka Dia hidup kembali dan mengalahkan maut untuk menyelamatkan semua orang benar.

Perjalanan dua murid ke Emaus, juga menjadi gambaran perjalanan iman para pengikut Kristus
yang mencari sesuatu tetapi tidak mendapatkannya,
dan kerapkali juga disertai godaan untuk meninggalkan Dia karena tidak menemukan
apa yang diharapkan
dan bukan mengubah paham
bahwa apa yang diharapkan selama ini,
ternyata keliru.

BERTAMBAH SEGALANYAKetertarikan mengikuti kelompok baruSemakin meningkat.Jumlah anggota terus bertambah.Militansi anggot...
21/04/2023

BERTAMBAH SEGALANYA

Ketertarikan mengikuti kelompok baru
Semakin meningkat.
Jumlah anggota terus bertambah.
Militansi anggota awal sangat diharapkan,
Karena membawa kharisma asli.
Tetapi bertambahnya jumlah
Membuat intensitas perhatian mulai menurun.
Maka timbullah sungut-sungut
Timbullah perbandingan dalam iri dan cemburu
Timbul juga persaingan demi perhatian.

Siapa yang mendapat perhatian utama,
Apa yang menjadi perhatian utama,
Akan bergeser seiring perbandingan kemauan.

Sibuknya para rasul,
Kemudian tidak menyisakan satupun dari mereka di Yerusalem,
Semua akan meninggalkan Yerusalem,
Hanya Yakobus, yang disebut saudara Yesus,
akan tersisa di Yerusalem
Dan menyelenggarakan konsili pertama
Untuk mendamaikan pandangan kelompok Paulus dan Petrus.

Peristiwa perbanyakan roti
Dan peristiwa berjalan di atas air,
Kerap ditafsir sebagai peristiwa
Yang terjadi sesudah Kebangkitan,
Sehingga ikut mewarnai bacaan di masa Paskah.

Bahwa perkembangan jumlah,
Akan menurunkan kualitas
Disiasati dengan solusi membagi peran
Yang membuat tidak ada lagi
yang mengambil peran itu secara utuh.
Sehingga kerinduan di masa lalu,
Tentang peran utuh dan kharismatis
akan ditemukan dalam bagian per bagian dari pribadi yang berbeda, yang harus dicari di tempat yang berbeda-beda p**a.

Pada awalnya
Kekristenan bukan sebuah organisasi,
Melainkan bersandar pada bimbingan Roh Kudus,
dan karena semakin banyaknya orang,
maka segalanya perlu diatur dan ditata,
dan pengaturan berdasarkan pertimbangan konteksnya, selalu akan membawa persoalan baru,
sebab, bagi beberapa orang
solusi adalah persoalan baru bagi mereka.

BAHAGIA DISIKSAPetrus dan Yohanes Sesudah ditangkap, dipenjarakan satu malam,Terlepas, lalu ditangkap lagi.Kemudian mere...
20/04/2023

BAHAGIA DISIKSA

Petrus dan Yohanes
Sesudah ditangkap, dipenjarakan satu malam,
Terlepas, lalu ditangkap lagi.
Kemudian mereka diadili Mahkamah Agama Yahudi.

Adalah Gamaliel,
Yang membuka pengertian anggota Mahkamah Agama, supaya tidak mencampuri urusan itu,
Karena kalau dari manusia, pasti akan lenyap,
Tetapi jika itu pekerjaan Allah, mereka tidak akan bisa menahannya, malah bisa jadi melawan Allah.

Karena saran Gamaliel,
rasul itu disiksa sebagai hukumannya, lalu dilepaskan,
dan para rasul itu malah bangga sesudah disiksa.

Siksa karena kebodohan
perlu dipisahkan
dari siksa demi sesuatu yang berharga,
sementara tersiksa yang menghasilkan keluhan,
pasti tidak ada bahagia di dalamnya.

Siksaan, hinaan
tak sehina adanya.
Hinaan yang memuliakan
juga bukan sekedar playing victim.

Hinaan apa gunanya,
seperti apa gunanya lima roti dan dua ikan
bagi 5.000 orang.
Ternyata itu bukan hal sepèlè.
Hinaan, bully justru digunakan dalam media untuk mengangkat diri, promosi diri atau mempromosikan orang demi simpati.

Lima roti dan dua ikan
Mungkin tak ada gunanya bagi lima ribu orang,
Tetapi dengan pengelolaan yang benar,
siksa pun bisa membahagiakan,
ata jika tidak juga,
mungkin derita itu, siksa itu memang benar adalah kebodohan diri sendiri.

NGEYEL ABADIMereka pernah tersinggungPernah direndahkan karena penghayatan hidupnya,Lalu mereka sakit hati dan membunuh ...
19/04/2023

NGEYEL ABADI

Mereka pernah tersinggung
Pernah direndahkan karena penghayatan hidupnya,
Lalu mereka sakit hati dan membunuh Yesus.
Ketika Pilatus cuci tangan,
Mereka berteriak
"Biarlah DarahNya ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami."
Ketika semua selesai dan menjadi terbalik,
Mereka berkilah lagi "...kamu hendak menanggungkan Darah Orang itu kepada kami..."

Maunya apa?

Hanya mereka yang boleh benar,
Yang lain harus salah,
Dan mereka tetap ngeyel,
bersikeras.
Biar salah, yang penting PD, ngeyel abadi.
Untuk orang seperti itu
Hanya "kapokmu kapan" yang bisa menghibur para penanti kesadaran.

Semua telah diserahkan kepada Anak,
Sejak di Tabor dan yang terdengar p**a di Yordan,
"Inilah PuteraKu Terkasih,
DENGARKANLAH DIA...."

Dalam kebebasanNya
Sang Putera telah memilih bagi DiriNya
Jalan penyelamatan yang bagi Musa da Elia,
Sangat berbahaya.

Jalan pilihan Sang Putera, yakni kematian,
Akan menghasilkan buah yang dinikmati sepanjang masa.

Musa sulit memahami
Elia juga sulit mengerti
Nikodemus juga demikian,
Apalagi Mahkamah Agama Yahudi waktu itu.
Para rasul bisa memahami karena dibantu oleh Roh Kudus yang memungkinkan mereka menangkap perkara yang datang dari atas.

Menghadapi orang ngeyel abadi,
Ngeri-ngeri sedaph
karena mereka sedang mempertahankan kebenaran sesuai anggapan mereka, dan mereka tidak segan-segan mengatur rencana pembunuhan
demi menjaga ke "ngeyel" an mereka.

MENYUKAI KEGELAPANadalah sebuah hukuman.sementara manusia mungkin hanya menduga bahwa menyukai kegelapan dan semua yang ...
18/04/2023

MENYUKAI KEGELAPAN

adalah sebuah hukuman.
sementara manusia mungkin hanya menduga
bahwa menyukai kegelapan dan
semua yang berhubungan dengan makna simbol kegelapan,
hanyalah sebuah preferensi,
hanya sebuah pilihan sikap.
memilih kegelapan adalah sebuah hukuman,
dan bukan alasan untuk dihukum.
Maka sejatinya,
banyak orang sudah dan sedang ada di bawah hukuman,
tanpa menyadari bahwa mereka sedang dihukum.

ketika Yesus masih berkeliling mengajar,
salah satu kelompok umat yakni kaum Farisi
banyak kali mendapat sorotan negatif dalam pengajaranNya.
Dan sesudah kebangkitanNya,
kelompok Saduki langsung berhadapan dengan warta itu.

Saduki adalah kelompok umat yang tidak menerima adanya kebangkitan, tidak menerima adanya malaikat dan alam roh.

Maka ketika para rasul mewartakan kebangkitan,
Kaum Saduki adalah kelompok pertama yang dirugikan.
Mereka menolak warta kebangkitan dan berupaya menghukum dan menghabisi saksi-saksi dan pewarta kebangkitan.

Cara-cara dan upaya membungkam kebenaran
dilakukan dengan mempengaruhi kekuasaan untuk membentuk kebenaran sesuai pesanan,
dan menciptakan kekuasaan dengan mobilisasi massa.

Saduki dan Farisi sama-sama dirugikan karena kehadiran Yesus dan juga karena kebangkitanNya. Pengajaran mereka serta merta gugur, maka dapatlah dimengerti, mengapa kaum Farisi dan Saduki sangat membenci kelompok baru yang muncul di Yerusalem itu.

Kelompok Zelot, juga adalah kaum yang kena prank saat perarakan ke Yerusalem. Mereka adalah pejuang kemerdekaan yang akan menunggangi berkumpulnya banyak orang dan menciptakan kekacauan. Di tengah situasi yang mulai memanas itulah, Pilatus segera mengambil keputusan menghukum mati tokoh yang bisa menghimpun banyak orang, yakni Yesus.

Kelompok-kelompok itu, mungkin merasa telah menang,
yang tidak menyadari bahwa
mereka justru sedang berada di bawah hukuman.

kesulitan memahaminya,
sama dengan persepsi Nikodemus yang tidak sampai.
mereka menduga menang, padahal, mereka justru sedang ada di bawah hukuman.

ketidakmampuan Nikedemus menangkap arti kelahiran kembali,
dapat disejajarkan dengan ketidakmampuan menangkap,
bahwa menang walau salah adalah hukuman,
sejahtera walau menipu adalah hukuman,
beruntung meski salah adalah hukuman.

Kemenangan membangun persepsi,
akan menuju pada hidup baru
yang rumusnya hanya ada dalam sofware kesadaran.

17/04/2023

persepsi, anggapan datang karena pengalaman, pembelajaran yang menggunakan tangkapan nalar sendiri, mata sendiri rasa sendiri, yang tak kan pernah sama dengan tangkapan nalar orang lain, mata orang lain, rasa orang lain.

17/04/2023

Perayaan Trihari Suci sudah sepekan terlewati. Laporan sebagian besar paroki di Keuskupan Denpasar y

PERSEPSI TAK SAMPAINikodemusPersepsinya tidak sampaiketika berbicara tentang roh.Dengan sabar Yesus melayani diaMembimbi...
17/04/2023

PERSEPSI TAK SAMPAI

Nikodemus
Persepsinya tidak sampai
ketika berbicara tentang roh.
Dengan sabar Yesus melayani dia
Membimbingnya untuk membentuk pemahaman.

Untuk apa mengajar
Jika tidak sabar membangun?
Membangun pengertian
adalah menyusun persepsi,
mengolah kembali perangkat lunak yang mudah berubah, bertiup kian ke mari seperti angin.

Jika persepsi belum sampai
Orang hanya menganga tak paham,
atau malahan memaksa dirinya untuk paham sejauh kemampuannya menangkap....
Mendengar separuh
Mengerti seperempat,
Bicaranya tanpa batas
Yang hanya mwnghasilkan kesesatan.

Nikodemus belum sampai
Dia harus mengubah persepsi terlebih dahulu.
Untuk bisa memahami misteri Kristus,
Tidak mungkin memaksakannya,
hanya perlu waktu
Hingga seperti Nikodemus
Suatu saat akan tersadar,
"ooo... ini yang dimaksudkanNya..."

17/04/2023

kabut hanya menguji pandangan, bukan mematikan kehendak

BERILAH KEBERANIANMemberitakan kebangkitanMemberitakan kebenaran,Saat berhadapan dengan kekuasaan,semua bisa menjadi abu...
16/04/2023

BERILAH KEBERANIAN

Memberitakan kebangkitan
Memberitakan kebenaran,
Saat berhadapan dengan kekuasaan,
semua bisa menjadi abu-abu.
Kebenaran bisa bergeser demi mengikuti kekuasaan.

Para murid yang penakut
telah berubah menjadi makin berani
Mereka harus menghadapi kekuasaan pemerintah
Mereka juga harus berhadapan dengan kekuasaan pemimpin agama.
Mulailah moderasi kebenaran
Tetapi para rasul tidak mundur.

Orang-orang kharismatis
Dengan perjuangan kebenarannya
dari dulu memang tidak banyak.
Tetapi tanggung jawab atas kebenaran,
Menuntut keberanian menembus risiko,
"Berikanlah kepada hambaMu,
Keberanian untuk mewartakan FirmanMu..."
dengan harapan disertai dengan tanda-tanda pendukungnya, tanpanya,
kebenaran hanyalah korban dan kebodohan.

Address

Jalan Raya Tuka 23, Tuka, Dalung, Kuta Utara
Badung
80351

Opening Hours

Monday 05:00 - 23:00
Tuesday 05:00 - 23:00
Wednesday 05:00 - 23:00
Thursday 05:00 - 23:00
Friday 05:00 - 23:00
Saturday 05:00 - 23:00
Sunday 05:00 - 01:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Taman Doa HATI KUDUS YESUS, a Divine Mercy Apostolate posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Taman Doa HATI KUDUS YESUS, a Divine Mercy Apostolate:

Share