Gereja Mahogany Bali

Gereja Mahogany Bali GEREJA BETHEL INDONESIA Rayon 1G Bali

26/09/2026
Day: 244 Mazmur 103:2-8 Mazmur 8-9 1 Korintus 11:16-34 Amsal 23:28-29KEKUDUSAN HIDUPTetapi TUHAN bersemayam untuk selama...
01/09/2026

Day: 244

Mazmur 103:2-8
Mazmur 8-9
1 Korintus 11:16-34
Amsal 23:28-29

KEKUDUSAN HIDUP
Tetapi TUHAN bersemayam untuk selama-lamanya, takhta-Nya didirikan-Nya untuk menjalankan penghakiman.
Mazmur 9:8

Pakaian yang putih adalah melambangkan semua perbuatan yang benar atau yang berkenan dihadapan Tuhan. Bukti dari kita mengasihi Tuhan adalah kehidupan kita yang mentaati perintah-perintahNya atau FirmanNya. Dihadapan Tuhan tidak ada yang dapat kita sembunyikan, sebab Tuhan itu maha tahu bahkan Dia mengetahui segala yang ada didalam hati dan pikiran kita.

Minyak diatas kepala, merupakan pengurapan yaitu kuasa yang dicurahkan Bapa memenuhi diri kita. Tahukah anda bahwa segala perilaku kita dikendalikan oleh kepala? Baik itu perkataan, pikiran dan perbuatan. Jadi pengurapan itu harus selalu ada atas kita untuk membersihkan semua pikiran atau ide yang bukan berasal dari Tuhan, kita perlu dibersihkan dari hal-hal yang cemar oleh pengurapan. Selain itu pengurapan juga akan membuat kita kuat, teguh dan tidak mudah goyah dengan keadaan dunia ini.

Kita perlu menjaga hati ini dan jangan membiarkan ada celah yang terbuka bagi rayuan, tipu daya dari si jahat, semua godaan kedagingan. Sekalipun menurut orang lain kita dianggap aneh, kita harus menerima jika kita memang aneh. Mengapa? Sebab kita yang sudah berpindah dari gelap kepada terang Kristus, kita mengerti kalua bukan lagi berasal dari dunia ini. Nilai-nilai kehidupan kita berbeda dari orang-orang yang belum didalam Tuhan.

Ini memang tidak mudah untuk dijalani bila kita masih mengeraskan hati kita tetapi jika kita meminta kepada Tuhan untuk mempunyai hati yang lembut. Maka mengenakan kain putih dengan kepala yang diurapi menjadi kesukaan kita setiap hari. Menjalani gaya hidup sehat secara rohani dan jiwani.

DOA:
Bapa, berikan kepada kami hati yang haus dan rindu untuk mengenal-Mu lebih dalam lagi. Baharuilah pikiran kami, ya Tuhan dengan kuasa pengurapan Roh Kudus, supaya kehidupan kami mengenakan kain yang putih untuk menyenangkan hati-Mu. Terima kasih Bapa atas kasih karunia-Mu, dalam nama Tuhan Yesus, Amin.

© 2024 Bethany Church Singapore

MENGIKUTI LANGKAH KRISTUSJadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.1 Korintus 11:1Mengikuti lan...
31/08/2026

MENGIKUTI LANGKAH KRISTUS

Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.
1 Korintus 11:1

Mengikuti langkah Kristus berarti mengadopsi sikap dan tindakan-Nya dalam kehidupan seharihari. Kristus menunjukkan kepada kita kasih yang tanpa syarat, pengampunan, kerendahan hati, dan ketaatan kepada kehendak Bapa-Nya. Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk menunjukkan kasih yang sama kepada sesama, mengampuni orang yang bersalah kepada kita, dan hidup dengan kerendahan hati serta ketaatan kepada Tuhan.

Mengikut langkah Kristus juga berarti mengutamakan kehendak Tuhan di atas keinginan kita sendiri. Yesus berkata dalam Lukas 22:42, "Bukan kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mu yang jadi." Dalam doa-Nya di Taman Getsemani, Kristus menunjukkan ketaatan-Nya yang sempurna kepada kehendak Bapa, meskipun itu berarti penderitaan dan kematian di kayu salib. Kita dipanggil untuk meneladani ketaatan ini, bahkan ketika jalan yang kita tempuh terasa sulit dan penuh tantangan.

Selain itu, mengikut langkah Kristus berarti melayani orang lain dengan kasih dan kerendahan hati. Kristus datang bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani dan memberikan nyawa-Nya bagi banyak orang (Matius 20:28). Kita dipanggil untuk melayani sesama dengan tulus hati, tanpa mengharapkan imbalan atau pujian.

Mengikut langkah Kristus adalah sebuah perjalanan seumur hidup. Setiap hari, kita perlu belajar dan berusaha untuk semakin menyerupai-Nya. Dengan kekuatan dari Roh Kudus, kita dapat mengatasi kelemahan kita dan hidup sesuai dengan teladan Kristus.

DOA:
Tuhan, mampukan kami melihat dan melangkah dalam jalan-jalan-Mu.

© 2024 Bethany Church Singapore

Day : 234 Mazmur 97:4-10 Ayub 30-31 1 Korintus 4 Amsal 23:8-9DIBENCI KARENA KESETIAAN KITATetapi sekarang aku menjadi sa...
21/08/2026

Day : 234

Mazmur 97:4-10
Ayub 30-31
1 Korintus 4
Amsal 23:8-9

DIBENCI KARENA KESETIAAN KITA

Tetapi sekarang aku menjadi sajak sindiran dan ejekan mereka.
Mereka mengejikan aku, menjauhkan diri dari padaku, mereka tidak menahan diri meludahi mukaku,
Ayub 30:9-10

Ayub, dalam pengalaman penderitaannya, menggambarkan bagaimana orang-orang yang seharusnya menghormati dan menghargainya malah memandang rendah dan membencinya. Meskipun Ayub hidup dalam kepatuhan dan integritas, ia menghadapi penolakan dan penghinaan dari orang-orang di sekitarnya.

Hal ini mengingatkan kita bahwa hidup sebagai pengikut Kristus tidak selalu mudah. Kadangkadang, kejujuran, kesetiaan, dan pengabdian kita kepada Tuhan dapat menimbulkan reaksi negatif dari orang lain yang mungkin tidak memahami atau tidak mau menerima kebenaran yang kita anut.

Namun, dalam situasi seperti ini, kita dipanggil untuk tetap teguh dan tidak mengubah sikap atau prinsip-prinsip kita hanya untuk mendapat persetujuan manusia. Sebaliknya, kita harus terus mempercayai dan memuliakan Tuhan dalam segala hal, meskipun itu mungkin berarti kita akan dihadapkan pada pengorbanan atau kesulitan.

Ketika kita mengalami penolakan atau penghinaan karena iman dan kesetiaan kita kepada Tuhan, mari kita ingat bahwa Kristus sendiri telah mengalami hal serupa. Dia telah menjanjikan kehadiran-Nya di tengah-tengah penderitaan kita dan memberikan kekuatan bagi kita untuk tetap teguh dalam iman.

DOA:
Tuhan, bimbinglah kami untuk tetap setia kepada-Mu meskipun dihadapkan pada cobaan.

© 2024 Bethany Church Singapore

Day: 232 Mazmur 96:3-9 Ayub 26-27 1 Korintus 2 Amsal 23:4-5MULIAKAN TUHAN DENGAN PUJIAN"Demi Allah yang hidup, yang tida...
20/08/2026

Day: 232

Mazmur 96:3-9
Ayub 26-27
1 Korintus 2
Amsal 23:4-5

MULIAKAN TUHAN DENGAN PUJIAN

"Demi Allah yang hidup, yang tidak memberi keadilan kepadaku, dan demi Yang Mahakuasa, yang memedihkan hatiku, selama nafasku masih ada padaku, dan roh Allah masih di dalam lubang hidungku,
Ayub 27:2-3

Ayub, mengungkapkan tekadnya untuk tetap setia kepada Tuhan meskipun menghadapi penderitaan dan ujian yang besar. Ia menegaskan bahwa meskipun terjadi segala hal buruk dalam hidupnya, ia tidak akan menyangkal kebenaran dan kebesaran Tuhan.

Pujian kepada Tuhan bukanlah semata-mata ekspresi perasaan yang positif dalam kondisikondisi baik, tetapi juga merupakan tindakan kepercayaan dan ketaatan yang mendalam kepadaNya dalam segala hal, termasuk dalam kesengsaraan dan pencobaan. Ketika kita memilih untuk memuliakan Tuhan di tengah-tengah kesulitan, kita menunjukkan bahwa iman kita tidak bergantung pada keadaan, tetapi pada karakter dan janji Allah yang tidak berubah.

Pujian adalah ungkapan syukur atas kasih setia Tuhan yang melampaui segala batas dan pengertian kita. Ketika kita menghadapi tantangan hidup, pujian bukan hanya menyegarkan jiwa kita tetapi juga mengubahkan cara kita melihat situasi tersebut. Pujian membawa kita mendekatkan diri kepada Tuhan dan membantu kita mengalami hadirat-Nya yang penuh damai dan sukacita, bahkan di tengah kesukaran.

Oleh karena itu, marilah kita belajar dari Ayub untuk tidak hanya memuji Tuhan ketika segala sesuatu berjalan lancar, tetapi juga ketika kita diuji dan dihadapkan pada cobaan. Semoga pujian kita menjadi kesaksian kuasa dan kemuliaan Tuhan di hadapan dunia, sehingga orang lain juga tertarik untuk mencari dan mengenal-Nya lebih dalam.

DOA:
Tuhan, ajarilah kami untuk memuliakan-Mu dalam segala situasi hidup kami.

© 2024 Bethany Church Singapore

05/08/2026

Upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

31/05/2026

MAKSIMAL BERSAMA TUHAN

Itu Benyamin, yang bungsu, yang berjalan di depan mereka, pemuka-pemuka Yehuda berbondong-bondong, pemuka-pemuka Zebulon, pemuka-pemuka Naftali.
Mazmur 68:28

Kita diajak untuk merefleksikan kebesaran Tuhan yang tidak terbatas. Ketika kita memahami bahwa Tuhan hadir di tengah-tengah kita, dalam persekutuan-Nya, itu mengubah segalanya. Keberadaan-Nya membawa kedamaian, kekuatan, dan arah yang jelas dalam hidup kita. Dia adalah Pemimpin yang mulia, yang tidak hanya mengatasi raja-raja dan kekuatan bumi, tetapi juga mengarahkan langkah-langkah kita ke arah yang benar.

Dalam kesadaran akan kehadiran-Nya yang terus-menerus, kita diajak untuk hidup dalam ketaatan dan kepatuhan kepada-Nya. Perenungan ini mengingatkan kita bahwa dalam setiap langkah hidup, kita tidak pernah sendirian. Tuhan, sang Pemimpin yang adil dan penuh kasih, selalu bersama kita, membimbing, melindungi, dan memberikan kekuatan kepada kita.

Seorang pendaki gunung yang menemukan jalan di tengah medan yang sulit. Di hadapannya, langit biru terbentang luas, mengingatkannya akan kebesaran Tuhan yang menuntunnya melalui perjalanan yang sulit itu. Dia merasakan kehadiran-Nya yang nyata di sekelilingnya, memberikan kekuatan dan keyakinan bahwa Dia akan selalu memimpinnya ke puncak kemenangan.

Mazmur ini mengajak kita untuk mengarahkan pandangan kita kepada Tuhan dalam setiap perjalanan hidup, melepaskan kendali kita dan mempercayakan segalanya kepada-Nya yang memimpin kita ke arah yang terbaik.

DOA:
Tuhan terima kasih atas segala bentuk tuntunan-Mu dalam perjalanan hidup kami, paksakan setiap rencana-Mu dalam hidup kami agar terjadi dan terwujud untuk kemuliaan-Mu.

29/05/2026

RENCANA TUHAN AKAN TERJADI

Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"
Yohanes 11:40

Dalam Yohanes 11, kita melihat bahwa Yesus datang kepada Lazarus beberapa hari setelah ia meninggal. Baik Martha maupun Maria bertemu dengan Yesus dan mengatakan kepada-Nya bahwa saudara mereka tidak akan mati jika Yesus bersama-sama dengan mereka. Yesus menangis ketika Ia dibawa ke tempat di mana Lazarus telah dimakamkan. Yesus tahu apa yang dialami oleh keluarga itu, dan keluarga itu dekat dengan-Nya. Namun, Yesus memerintahkan batu-batu itu digulingkan sehingga kemuliaan Allah dapat terlihat. Ketika orang-orang menaati perkataan Yesus, mereka melihat bagaimana Yesus membangkitkan Lazarus yang sudah meninggal. Semua orang tercengang dan takjub dengan apa yang terjadi.

Pada saat kita menghadapi masalah dalam kehidupan ini, kita mungkin berpikir bahwa Allah tidak mengerti bagaimana perasaan kita. Tuhan memahami perasaan kita. Terkadang Tuhan mungkin tidak segera menjawab doa kita. Apakah Ia mengabaikan kita? Jawabannya adalah "tidak," karena Ia tidak menjawab sesuai dengan keinginan kita. Dalam kisah Lazarus, Martha dan Maria harus menunggu empat hari sebelum Yesus datang. Ketika Yesus bertanya kepada Martha apakah dia percaya kepada-Nya, dia menjawab ya, dan dia tahu Yesus adalah Mesias. Ketika kita percaya kepada Allah, kita perlu belajar untuk mempercayai-Nya. Tuhan tidak pernah terlambat atau terlalu cepat, tetapi selalu tiba tepat pada waktunya dalam menjawab doa kita. Ia tahu yang terbaik. Mazmur 46:10 mengingatkan kepada kita untuk diam dan mengetahui bahwa Ia adalah Allah. Ia dapat melakukan lebih dari apa yang bisa kita bayangkan. Kita tahu bahwa segala sesuatu bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Roma 8:28)

Doa:
Yesus terkasih, ajar dan bimbing kami untuk tidak melupakan-Mu terutama ketika kami sedang melalui masa-masa sulit. Sekalipun Engkau mengizinkan kami melewatinya, Engkau selalu ada untuk membantu dan menguatkan kami. Kami bersyukur kepada-Mu dan di dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.

28/05/2026

HIKMAT ILAHI

Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?"
1 Raja-raja 3:9

Raja Salomo mengasihi Tuhan pada awal masa pemerintahannya dan hidup sesuai dengan tuntunan ayahnya, Daud. Tuhan menanyakan permintaan Salomo ketika Ia muncul kepada Salomo dalam mimpinya (1 Raja-raja 3:5). Salomo tidak meminta nyawa musuh-musuhnya atau umur panjang. Salomo tidak mencari kekuasaan atas seluruh dunia atau kekayaan seluruh dunia. Sebaliknya, Salomo meminta hikmat. Salomo tahu bahwa ia masih terlalu muda untuk menangani semua tugas seorang raja karena dia belum pernah terlibat dalam pemerintahan kerajaan. Tuhan senang karena Salomo memilih dengan bijaksana. Dengan hikmat, Salomo dapat menghadapi bahkan tugas atau tantangan paling sulit yang dihadapkan kepadanya. Kisah berikutnya tentang dua wanita yang mencari keputusan dari Salomo menunjukkan hikmat yang telah dianugerahkan oleh Tuhan kepadanya.

Kita sering mencari jalan keluar ketika menghadapi kesulitan atau masalah dalam hidup kita. Terkadang kita meminta Tuhan dalam doa kita untuk membantu kita keluar dari masalah. Namun, apa yang seharusnya kita lakukan ketika masalah masih terus berlanjut? Di sinilah kita perlu mencari hikmat dari Tuhan, karena biasanya kita lebih cenderung mendengarkan Tuhan pada masa-masa sukar. Tuhan berbicara kepada Ayub pada masa-masa sukar di kehidupannya. Ketika rasul Paulus berdoa untuk menghilangkan duri dalam dagingnya, Tuhan menjawab bahwa "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." (2 Korintus 12:9). Kita menemukan kekuatan pada saat kita lemah ketika kita mencari Tuhan. Kita dapat belajar dari Raja Salomo untuk mencari hikmat dan dengan bimbingan Roh Kudus, belajar bagaimana menjalani kehidupan kita dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi panggilan Tuhan.

Doa:
Ya Tuhan, ajar kami untuk berjalan dengan Roh Kudus dan memahami ajaran-Mu sehingga kami dapat memenuhi panggilan yang telah Engkau tetapkan bagi kami. Di dalam nama Yesus, kami berdoa, amin!

26/05/2026

ANDA DICIPTAKAN UNTUK PEKERJAAN YANG BAIK

Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?"
Yohanes 10:32

Sebagai pengikut Yesus Kristus, kita perlu taat kepada Allah dan melakukan kehendak-Nya. Apa yang Yesus lakukan di dunia ini adalah untuk melakukan kehendak Bapa. Ia membawa kabar baik bagi orang miskin, menyembuhkan yang terluka, menyembuhkan yang sakit, membebaskan yang terbelenggu dan mereka yang terikat dalam kegelapan. (Yesaya 61:1-2) Yesus datang ke dunia dengan tiga tujuan utama: kematian-Nya di kayu salib adalah untuk menebus kita dari hukuman dosa, kehidupan-Nya di bumi adalah teladan bagi kita, dan ajaran-Nya memberikan panduan kepada kita. Di mana pun Yesus pergi, Ia akan melakukan kehendak Bapa di sana. Yesus selalu siap untuk melayani dalam setiap kesempatan.

Banyak dari kita mungkin pernah mendengar tentang Ibu Teresa dan dampak yang telah dia berikan kepada kaum miskin. Ketika masih seorang biarawati Albania yang masih muda, Ibu Teresa mendapat panggilan untuk melayani Tuhan dengan cara melayani orang-orang di India. Dia memulai panggilan tersebut sebagai seorang guru, akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, ketika dia melihat kebutuhan di daerah sekitarnya di Kolkata, dia merasa bahwa Tuhan memanggilnya untuk melayani orang-orang miskin di India. Dia mendirikan “Misionaris Kasih” untuk merawat mereka yang lapar, telanjang, penyandang cacat, penderita kusta, dan mereka yang tidak memiliki orang lain yang peduli terhadap mereka. Ketika ditanya mengapa dia memilih untuk mengambil orang yang sedang sekarat dari jalanan untuk mengadakan upacara terakhir bagi mereka, dia menjawab bahwa setiap kali dia mengambil orang yang sedang sekarat, dia melihat Yesus dalam mata mereka, dan dia tidak bisa menolak untuk melayani Tuhan! Pelayanannya telah membawa dampak besar di Kolkata, dan saat ini organisasinya memiliki lebih dari 450 pusat di seluruh dunia di lebih dari 100 negara. Mulailah hari ini untuk mencari cara bagaimana kita dapat melayani Tuhan. Mulailah dengan sesuatu yang kecil di mana kita merasa nyaman dalam melayani sehingga kita memiliki semangat untuk melayani.

Doa:
Ya Tuhan, ajar kami untuk berfokus pada kebutuhan orang lain dan bukan pada kebutuhan kami sendiri. Kami ingin memberikan dampak bagi Kerajaan-Mu dan membiarkan kehendak-Mu terjadi di bumi seperti di surga. Di dalam nama Yesus, kami berdoa, amin!

Address

Perumahan Taman Penta III, Jalan Cendana No. 20
Badung
80362

Opening Hours

09:00 - 20:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gereja Mahogany Bali posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Gereja Mahogany Bali:

Shortcuts

Share