Gereja Mahogany Bali

Gereja Mahogany Bali GEREJA BETHEL INDONESIA Rayon 1G Bali

31/05/2026

MAKSIMAL BERSAMA TUHAN

Itu Benyamin, yang bungsu, yang berjalan di depan mereka, pemuka-pemuka Yehuda berbondong-bondong, pemuka-pemuka Zebulon, pemuka-pemuka Naftali.
Mazmur 68:28

Kita diajak untuk merefleksikan kebesaran Tuhan yang tidak terbatas. Ketika kita memahami bahwa Tuhan hadir di tengah-tengah kita, dalam persekutuan-Nya, itu mengubah segalanya. Keberadaan-Nya membawa kedamaian, kekuatan, dan arah yang jelas dalam hidup kita. Dia adalah Pemimpin yang mulia, yang tidak hanya mengatasi raja-raja dan kekuatan bumi, tetapi juga mengarahkan langkah-langkah kita ke arah yang benar.

Dalam kesadaran akan kehadiran-Nya yang terus-menerus, kita diajak untuk hidup dalam ketaatan dan kepatuhan kepada-Nya. Perenungan ini mengingatkan kita bahwa dalam setiap langkah hidup, kita tidak pernah sendirian. Tuhan, sang Pemimpin yang adil dan penuh kasih, selalu bersama kita, membimbing, melindungi, dan memberikan kekuatan kepada kita.

Seorang pendaki gunung yang menemukan jalan di tengah medan yang sulit. Di hadapannya, langit biru terbentang luas, mengingatkannya akan kebesaran Tuhan yang menuntunnya melalui perjalanan yang sulit itu. Dia merasakan kehadiran-Nya yang nyata di sekelilingnya, memberikan kekuatan dan keyakinan bahwa Dia akan selalu memimpinnya ke puncak kemenangan.

Mazmur ini mengajak kita untuk mengarahkan pandangan kita kepada Tuhan dalam setiap perjalanan hidup, melepaskan kendali kita dan mempercayakan segalanya kepada-Nya yang memimpin kita ke arah yang terbaik.

DOA:
Tuhan terima kasih atas segala bentuk tuntunan-Mu dalam perjalanan hidup kami, paksakan setiap rencana-Mu dalam hidup kami agar terjadi dan terwujud untuk kemuliaan-Mu.

29/05/2026

RENCANA TUHAN AKAN TERJADI

Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"
Yohanes 11:40

Dalam Yohanes 11, kita melihat bahwa Yesus datang kepada Lazarus beberapa hari setelah ia meninggal. Baik Martha maupun Maria bertemu dengan Yesus dan mengatakan kepada-Nya bahwa saudara mereka tidak akan mati jika Yesus bersama-sama dengan mereka. Yesus menangis ketika Ia dibawa ke tempat di mana Lazarus telah dimakamkan. Yesus tahu apa yang dialami oleh keluarga itu, dan keluarga itu dekat dengan-Nya. Namun, Yesus memerintahkan batu-batu itu digulingkan sehingga kemuliaan Allah dapat terlihat. Ketika orang-orang menaati perkataan Yesus, mereka melihat bagaimana Yesus membangkitkan Lazarus yang sudah meninggal. Semua orang tercengang dan takjub dengan apa yang terjadi.

Pada saat kita menghadapi masalah dalam kehidupan ini, kita mungkin berpikir bahwa Allah tidak mengerti bagaimana perasaan kita. Tuhan memahami perasaan kita. Terkadang Tuhan mungkin tidak segera menjawab doa kita. Apakah Ia mengabaikan kita? Jawabannya adalah "tidak," karena Ia tidak menjawab sesuai dengan keinginan kita. Dalam kisah Lazarus, Martha dan Maria harus menunggu empat hari sebelum Yesus datang. Ketika Yesus bertanya kepada Martha apakah dia percaya kepada-Nya, dia menjawab ya, dan dia tahu Yesus adalah Mesias. Ketika kita percaya kepada Allah, kita perlu belajar untuk mempercayai-Nya. Tuhan tidak pernah terlambat atau terlalu cepat, tetapi selalu tiba tepat pada waktunya dalam menjawab doa kita. Ia tahu yang terbaik. Mazmur 46:10 mengingatkan kepada kita untuk diam dan mengetahui bahwa Ia adalah Allah. Ia dapat melakukan lebih dari apa yang bisa kita bayangkan. Kita tahu bahwa segala sesuatu bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Roma 8:28)

Doa:
Yesus terkasih, ajar dan bimbing kami untuk tidak melupakan-Mu terutama ketika kami sedang melalui masa-masa sulit. Sekalipun Engkau mengizinkan kami melewatinya, Engkau selalu ada untuk membantu dan menguatkan kami. Kami bersyukur kepada-Mu dan di dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.

28/05/2026

HIKMAT ILAHI

Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?"
1 Raja-raja 3:9

Raja Salomo mengasihi Tuhan pada awal masa pemerintahannya dan hidup sesuai dengan tuntunan ayahnya, Daud. Tuhan menanyakan permintaan Salomo ketika Ia muncul kepada Salomo dalam mimpinya (1 Raja-raja 3:5). Salomo tidak meminta nyawa musuh-musuhnya atau umur panjang. Salomo tidak mencari kekuasaan atas seluruh dunia atau kekayaan seluruh dunia. Sebaliknya, Salomo meminta hikmat. Salomo tahu bahwa ia masih terlalu muda untuk menangani semua tugas seorang raja karena dia belum pernah terlibat dalam pemerintahan kerajaan. Tuhan senang karena Salomo memilih dengan bijaksana. Dengan hikmat, Salomo dapat menghadapi bahkan tugas atau tantangan paling sulit yang dihadapkan kepadanya. Kisah berikutnya tentang dua wanita yang mencari keputusan dari Salomo menunjukkan hikmat yang telah dianugerahkan oleh Tuhan kepadanya.

Kita sering mencari jalan keluar ketika menghadapi kesulitan atau masalah dalam hidup kita. Terkadang kita meminta Tuhan dalam doa kita untuk membantu kita keluar dari masalah. Namun, apa yang seharusnya kita lakukan ketika masalah masih terus berlanjut? Di sinilah kita perlu mencari hikmat dari Tuhan, karena biasanya kita lebih cenderung mendengarkan Tuhan pada masa-masa sukar. Tuhan berbicara kepada Ayub pada masa-masa sukar di kehidupannya. Ketika rasul Paulus berdoa untuk menghilangkan duri dalam dagingnya, Tuhan menjawab bahwa "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." (2 Korintus 12:9). Kita menemukan kekuatan pada saat kita lemah ketika kita mencari Tuhan. Kita dapat belajar dari Raja Salomo untuk mencari hikmat dan dengan bimbingan Roh Kudus, belajar bagaimana menjalani kehidupan kita dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi panggilan Tuhan.

Doa:
Ya Tuhan, ajar kami untuk berjalan dengan Roh Kudus dan memahami ajaran-Mu sehingga kami dapat memenuhi panggilan yang telah Engkau tetapkan bagi kami. Di dalam nama Yesus, kami berdoa, amin!

26/05/2026

ANDA DICIPTAKAN UNTUK PEKERJAAN YANG BAIK

Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?"
Yohanes 10:32

Sebagai pengikut Yesus Kristus, kita perlu taat kepada Allah dan melakukan kehendak-Nya. Apa yang Yesus lakukan di dunia ini adalah untuk melakukan kehendak Bapa. Ia membawa kabar baik bagi orang miskin, menyembuhkan yang terluka, menyembuhkan yang sakit, membebaskan yang terbelenggu dan mereka yang terikat dalam kegelapan. (Yesaya 61:1-2) Yesus datang ke dunia dengan tiga tujuan utama: kematian-Nya di kayu salib adalah untuk menebus kita dari hukuman dosa, kehidupan-Nya di bumi adalah teladan bagi kita, dan ajaran-Nya memberikan panduan kepada kita. Di mana pun Yesus pergi, Ia akan melakukan kehendak Bapa di sana. Yesus selalu siap untuk melayani dalam setiap kesempatan.

Banyak dari kita mungkin pernah mendengar tentang Ibu Teresa dan dampak yang telah dia berikan kepada kaum miskin. Ketika masih seorang biarawati Albania yang masih muda, Ibu Teresa mendapat panggilan untuk melayani Tuhan dengan cara melayani orang-orang di India. Dia memulai panggilan tersebut sebagai seorang guru, akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, ketika dia melihat kebutuhan di daerah sekitarnya di Kolkata, dia merasa bahwa Tuhan memanggilnya untuk melayani orang-orang miskin di India. Dia mendirikan “Misionaris Kasih” untuk merawat mereka yang lapar, telanjang, penyandang cacat, penderita kusta, dan mereka yang tidak memiliki orang lain yang peduli terhadap mereka. Ketika ditanya mengapa dia memilih untuk mengambil orang yang sedang sekarat dari jalanan untuk mengadakan upacara terakhir bagi mereka, dia menjawab bahwa setiap kali dia mengambil orang yang sedang sekarat, dia melihat Yesus dalam mata mereka, dan dia tidak bisa menolak untuk melayani Tuhan! Pelayanannya telah membawa dampak besar di Kolkata, dan saat ini organisasinya memiliki lebih dari 450 pusat di seluruh dunia di lebih dari 100 negara. Mulailah hari ini untuk mencari cara bagaimana kita dapat melayani Tuhan. Mulailah dengan sesuatu yang kecil di mana kita merasa nyaman dalam melayani sehingga kita memiliki semangat untuk melayani.

Doa:
Ya Tuhan, ajar kami untuk berfokus pada kebutuhan orang lain dan bukan pada kebutuhan kami sendiri. Kami ingin memberikan dampak bagi Kerajaan-Mu dan membiarkan kehendak-Mu terjadi di bumi seperti di surga. Di dalam nama Yesus, kami berdoa, amin!

26/05/2026

Day: 146

Mazmur 66:8-14
2 Samuel 23-24
Yohanes 10:1-21
Amsal 15:29-31

BELAJAR UNTUK MEMBEDAKAN DAN MENAATI TUHAN

Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.
Yohanes 10:16

Domba biasanya tidak memiliki penglihatan yang baik. Mereka sangat bergantung pada pendengaran mereka akan suara gembala. Agar tetap aman, mereka perlu belajar mengikuti suara gembala. Itulah mengapa perawatan yang baik diperlukan untuk domba karena mereka dapat dengan mudah tersesat. Kita juga bisa menjadi domba yang tersesat jika kita mengikuti keinginan daging kita sendiri. Yesus mengingatkan kita sebagai domba-Nya bahwa kita perlu belajar mendengarkan suara Gembala kita karena Dia menginginkan yang baik bagi kita - Yesus datang supaya kita mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. (Yohanes 10:10). Allah peduli terhadap kita dan Dia ingin melindungi kita, tetapi pada saat yang sama, Dia memberi kita kehendak bebas; jadi kita bisa memutuskan untuk melakukan kehendak-Nya atau kehendak kita sendiri. Kita tidak akan tersesat pada saat kita mengikuti suara Allah. Alkitab mengingatkan kita dalam Mazmur 32:8, “Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu."

Beberapa tahun yang lalu, salah satu anggota COOL (kelompok sel) memutuskan untuk mengunjungi seorang temannya yang adalah seorang pastor misi di Timor Leste. Ketika dia membagikan rencananya tersebut dengan kami, pemimpin kelompok sel kami didorong oleh Roh Kudus untuk mengumpulkan persembahan dari COOL untuk diberikan kepada pastor misi tersebut. Ketika anggota COOL kami memberikan persembahan tersebut kepada pastor misi di Timor Leste, mata pastor itu dipenuhi dengan air mata kebahagiaan. Jumlah dalam persembahan tersebut adalah jumlah yang persis sesuai dengan apa yang telah dia doakan selama berbulan-bulan untuk melanjutkan misinya. Satu tindakan ketaatan membawa pemenuhan tujuan Allah! Mulailah hari ini untuk belajar bagaimana membedakan suara Allah, dan langkah pertamanya adalah dengan membaca Alkitab.

Doa:
Ya Tuhan, bimbing kami untuk selalu menaati-Mu dan ajar kami untuk melakukan kehendak-Mu dengan cara melayani orang-orang lain di sekitar kami. Di dalam nama Yesus, kami berdoa, amin!

© 2024 Bethany Church Singapore

24/05/2026

Day: 145

Mazmur 66:1-7
2 Samuel 21-22
Yohanes 9:24-41
Amsal 15:26-28

JANGAN PERNAH MERAGUKAN TUHAN

Yesus mendengar bahwa ia telah diusir ke luar oleh mereka. Kemudian Ia bertemu dengan dia dan berkata: "Percayakah engkau kepada Anak Manusia?"
Yohanes 9:35

Pernahkah Anda meragukan Tuhan bahkan setelah Anda mengalami mukjizat atau campur tangan Tuhan secara pribadi? Yohanes 9 berkisah tentang seorang pria buta yang disembuhkan oleh Yesus. Pria tersebut tetap teguh pada pengalamannya bahwa Yesus menyembuhkannya meskipun para pemimpin Yahudi menginginkan dia untuk berkata bahwa Yesus adalah orang berdosa. Dia tahu bahwa Tuhan menyembuhkan dan bahwa penyembuhan tidak akan mungkin terjadi jika Yesus bukan berasal dari Tuhan. Pria itu tetap berpegang pada prinsipnya dan tidak mengijinkan para pemimpin Yahudi untuk mengatakan sesuatu yang tidak benar tentang Yesus. Terkadang, ada orang yang memilih untuk berpaling dari Tuhan ketika situasi di sekitar dia tidak mendukung.

Ketika kita membaca mengenai Raja Daud dan Saul di pasal-pasal awal kitab Samuel, kita menemukan bahwa kedua raja ini mempunyai pendekatan yang berbeda ketika menghadapi suatu permasalahan. Raja Saul mencari orang yang sanggup memanggil arwah untuk menemui Nabi Samuel, namun Raja Daud mencari Tuhan. Hasilnya jelas. Raja Saul tidak lagi dikasihi oleh Tuhan dan Tuhan memilih Daud untuk menjadi raja. Kita perlu mengalami Tuhan secara pribadi dalam hidup kita dan tidak bergantung pada mukjizat untuk memperkuat iman kita. Iman kita harus berlabuh pada hubungan kita dengan Tuhan. Setelah pria itu diusir oleh para pemimpin Yahudi, Yesus menemui pria itu dan bertanya kepadanya apakah dia percaya kepada Anak Allah dan bahwa Dia adalah Anak Allah. Yesus memimpin manusia untuk mengenal Dia secara pribadi. Ketika pria itu mengetahui bahwa Yesus adalah Anak Allah, dia menyembah Yesus. Rasul Thomas meragukan apakah Yesus itu nyata sampai dia menyentuh tangan dan lambung Yesus. Ketika kita meragukan Tuhan, ingatlah apa yang telah Dia lakukan untuk kita di masa lalu. Pengalaman kita di masa lalu akan membawa kita kembali kepada Tuhan.

Doa:
Ya Tuhan, bantu kami untuk tidak meragukan-Mu bahkan ketika kami sedang melalui masa-masa sulit. Ajari kami untuk selalu mencari-Mu. Kami bersyukur kepada-Mu dan di dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.

© 2024 Bethany Church Singapore

24/05/2026

Day: 144

Mazmur 65:8-13
2 Samuel 19-20
Yohanes 9:1-23
Amsal 15:23-25

MENJADI TERANG

Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia."
Yohanes 9:5

Kita membutuhkan cahaya dalam segala sesuatu yang kita lakukan agar kita dapat melihat apa yang kita lakukan. Tanaman membutuhkan sinar matahari agar tumbuh sehat. Manusia juga membutuhkan cahaya untuk alasan kesehatan (mental, kulit, produksi vitamin D, menurunkan tekanan darah, dan kesehatan secara umum). Cahaya sangat penting bagi kehidupan di bumi. Yesus berkata dalam Yohanes 9:5, “Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia.” Yesus datang untuk membawa terang Tuhan kepada umat manusia. Ke mana pun Yesus pergi, Dia membawa dampak bagi masyarakat dengan cara menyembuhkan orang sakit, membebaskan mereka yang kerasukan setan, memberi makan orang banyak, dan masih banyak lagi. Dengan cara yang sama, Yesus mengatakan kepada kita bahwa kita adalah terang dunia. (Matius 5:16). Cahaya bukanlah sesuatu yang perlu kita simpan, tetapi hal yang perlu kita bagikan dan membawa dampak pada tempat di mana ia berada.

Bill Winston memulai Metro Ministries yang membawa Sekolah Minggu ke daerah Brooklyn (lingkungan yang sulit) di Amerika Serikat pada tahun 1980. Dia menjemput anak-anak dari jalanan sekitar sana dengan bus sekolah yang membawa mereka ke Sekolah Minggu. Hal ini membawa dampak bagi anak-anak di sana karena banyak yang diselamatkan dan berbalik kepada Tuhan. Tidak lama kemudian, kegiatan ini didukung oleh banyak orang lain yang bergabung untuk mendukung pelayanan ini. Saat ini, pelayanan ini sudah beroperasi di 13 negara dan melayani 250,000 anak setiap hari Minggu! Di Filipina, mereka telah membantu banyak anak-anak dari “Gunung Sampah”, memberi mereka kesempatan untuk bersekolah di sekolah yang layak, dan mendukung keluarga anak-anak tersebut. Meskipun hidupnya terancam dan pernah ditembak beberapa kali, pendeta Bill Wilson terus bergerak melakukan kehendak Tuhan. Dia tidak pernah takut melakukan apa yang benar karena dia tahu bahwa dia hanya memiliki satu kali kesempatan dalam hidup ini, dan dia ingin memberikan dampak sebanyak mungkin dalam hidupnya! Jangan acuh tak acuh pada saat kita melihat sebuah kebutuhan. Marilah membuat perbedaan. Berdoalah agar Tuhan membantu kita membuat perbedaan, yang dimulai dari diri kita sendiri, keluarga, teman-teman, masyarakat, dan bangsa.

Doa:
Ya Tuhan, ajar kami bagaimana memberikan dampak bagi orang-orang di sekitar kami dan berikan kepada kami kekuatan untuk tidak mudah menyerah untuk melakukan kehendak-Mu. Di dalam nama Yesus, kami berdoa, amin!

23/05/2026

TUHAN MENGGUNAKAN ALKITAB UNTUK MENGUBAHKAN KITA

Anak yang bijak menggembirakan ayahnya, tetapi orang yang bebal menghina ibunya.
Amsal 15:20

Pada saat bertumbuh dewasa, sebagian besar dari kita akan mengalami saat di mana kita tidak menaati orangtua atau guru kita. Ketika masih muda, kita mungkin berpikir bahwa kita lebih cerdas atau lebih baik daripada orangtua atau guru kita, tetapi seringkali, kenyataannya tidaklah demikian. Ketika kita diminta membersihkan tempat tidur dan menyikat gigi, kita mungkin berpikir itu adalah pekerjaan yang membosankan yang bisa tidak kita lakukan. Kita mungkin dapat mempelajari sesuatu dengan cara yang sulit atau mengikuti nasihat dan menikmati manfaat dari melakukannya. Alkitab mengatakan bahwa anak yang bijak menggembirakan ayahnya, tetapi orang yang bebal menghina ibunya. (Amsal 15:20) Setiap orangtua akan sangat bahagia ketika anak mereka mendengarkan nasihat mereka dan menjadi sukses.

Kadang kali kita merasa ada begitu banyak peraturan dan larangan pada saat membaca Alkitab. Beberapa orang bahkan mungkin merasa bahwa Alkitab menghambat sukacita mereka dalam menikmati apa yang ditawarkan oleh dunia. Sebenarnya, mengikuti petunjuk dari Alkitab akan membawa kebaikan bagi diri kita sendiri. Suatu hari, ketika saya merenungkan hal ini, Tuhan memberikan saya satu pemahaman: bukankah kita akan bisa tidur dengan nyenyak jika kita tahu bahwa kita tidak melakukan sesuatu yang salah? Memang benar. Ada seorang pria yang pernah merampok kereta yang penuh dengan uang dan bersembunyi dari polisi selama bertahun-tahun. Akhirnya, setelah bertahun-tahun berlalu, ia menyerahkan diri kepada polisi dan mengakui perbuatannya, dan akhirnya dia pun bisa tidur dengan nyenyak! Ingatlah, Alkitab tidak hanya dimaksudkan untuk memberikan kita informasi, tetapi juga untuk mengubahkan diri kita.

Doa:
Ya Tuhan, bantu kami untuk taat pada firman dan perintah-Mu karena kami tahu itu semua adalah demi kebaikan kami untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Di dalam nama Yesus, kami berdoa, amin

21/05/2026

TUHAN MEMILIKI KUASA UNTUK MEMBEBASKAN KITA

Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka."
Yohanes 8:36

Dalam Yohanes 8:36, kita belajar bahwa Yesus memiliki kuasa untuk membebaskan kita dari dosa-dosa kita. Kita dapat menemukan di sepanjang pelayanan Yesus, bahwa Yesus menyembuhkan banyak orang dan membebaskan mereka yang kerasukan roh jahat. Semua iblis tunduk kepada Yesus. Ketika Yesus pergi ke wilayah Gerasa, Ia bertemu dengan seorang yang kerasukan banyak roh jahat yang disebut "legion," dan membebaskannya. Dikatakan bahwa tidak ada rantai, besi, atau manusia apa pun yang bisa mengendalikan orang yang kerasukan roh jahat itu, tetapi pertemuan dengan Yesus mengubahkan hidupnya. Orang itu sangat bersyukur kepada Yesus sehingga ia pergi ke Dekapolis (sepuluh kota) untuk menceritakan segala apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya dan mereka semua menjadi heran. (Markus 5:20)

Siapa pun yang mengalami perjumpaan pribadi dengan Yesus akan mengalami perubahan dalam hidup mereka. Saulus dari Tarsus menjadi rasul Paulus setelah mengalami perjumpaan dengan Yesus dalam perjalanannya ke Damaskus. Saulus dikenal sebagai penganiaya orang-orang Kristen, akan tetapi ia memberikan seluruh hidupnya kepada Yesus dan bersedia mati demi-Nya. (Filipi 1:21) Jon Ponder adalah seorang penjahat yang telah berurusan dengan polisi sejak usia 12 tahun, dan suatu hari, saat merampok bank, ia tertangkap dan dihukum penjara. Di dalam penjara, ia diberikan Alkitab dan buku doa, yang mengingatkannya pada kakek-neneknya, dan segera ia mulai memberikan hidupnya kepada Yesus. Waktunya di penjara adalah waktu di mana ia mengalami Yesus dan berbicara kepada Tuhan setiap hari. Hukumannya dikurangi dari 23 tahun menjadi 5 tahun, dan ia kemudian menerima pengampunan dari Presiden Amerika Serikat. Jon membantu tahanan lain mengalami saat yang mengubahkan kehidupan. Luangkan waktu untuk mengingat saat ketika kita mengalami pertemuan pribadi dengan Yesus dan bagaimana hal tersebut telah mengubah kehidupan kita.

Doa:
Ya Tuhan, terima kasih karena telah memberi kesempatan kedua kepada kami. Kami terus menyerahkan hidup kami kepada-Mu agar Engkau dapat membentuk kami menjadi lebih seperti Kristus setiap hari. Di dalam nama Yesus, kami berdoa, amin!

19/05/2026

PEMEGANG JANJI

Berkatalah Daud: "Masih adakah orang yang tinggal dari keluarga Saul? Maka aku akan menunjukkan kasihku kepadanya oleh karena Yonatan."
2 Samuel 9:1

Daud membuat perjanjian pertemanan dengan sahabatnya, Yonatan, bahwa keturunan mereka akan hidup dengan damai selamanya. Meskipun Yonatan telah meninggal, Daud tidak melupakan perjanjian tersebut. Dalam 2 Samuel pasal 9, kita dapat melihat bahwa Daud ingin menepati perjanjiannya dengan secara aktif mencari keturunan Yonatan. Setelah mengetahui bahwa putra Yonatan, Mefiboset, masih hidup, dia membawanya ke istana dan memastikan bahwa kebutuhan Mefiboset terpenuhi, dan bahwa dia akan selalu makan bersama raja.

Tuhan adalah Tuhan yang membuat janji dan menepati janji. Tuhan tidak pernah mengingkari janji-Nya. Ada sebuah cerita tentang seorang anak laki-laki yang mencoba menjual koran di musim dingin. Dia lapar dan hanya punya satu koran terakhir untuk dijual sebelum dia dapat mengakhiri hari tersebut. Dia berkata bahwa jika Tuhan itu setia, maka rumah berikut yang didatanginya akan menawarinya sesuatu untuk dimakan. Ketika dia mengetuk pintu, pintu tersebut dibuka, dan wanita yang melihat anak laki-laki yang sedang mencoba menjual korannya tersebut memutuskan untuk membeli koran dan menawarinya beberapa kue dan segelas susu - yang dengan senang hati diterima oleh anak laki-laki tersebut. Anak itu berdoa agar suatu hari nanti, dia dapat melayani Tuhan dan menjadi berkat. Tahun-tahun berlalu dan wanita itu bertambah tua dan harus menjalani operasi otak yang rumit. Operasi tersebut berhasil dilakukan dan ketika dia meminta tagihannya dengan rasa takut karena dia mengira bahwa dia harus membayar sejumlah uang yang besar, tagihannya hanya bertuliskan, “Sudah dibayar lunas dengan kue dan segelas susu!” Anak laki-laki itu tumbuh dengan kesadaran bahwa Tuhan telah menjawab doanya dan menjadi ahli bedah yang mengoperasi wanita tersebut. Hormatilah janji yang kita buat di hadapan Tuhan – termasuk janji pernikahan kita.

Doa:
Bapa Surgawi yang terkasih, kami banyak kali bergumul untuk menepati nazar dan janji kami. Bantulah kami agar kami dapat terus membawa kemuliaan bagi-Mu dengan menepati nazar dan janji kami. Di dalam nama Yesus, kami berdoa, amin!

Address

Perumahan Taman Penta III, Jalan Cendana No. 20
Badung
80362

Opening Hours

09:00 - 20:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gereja Mahogany Bali posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Gereja Mahogany Bali:

Share