GBI Ovadya Kuta Bali

GBI Ovadya Kuta Bali Home for every soul
Swiss-Belexpress Legian Lt 7
IR 1 Minggu 09.00 AM
IR 2 Minggu 18.00 PM
0811 380 4734

31/07/2026

Shalom saudara
Selamat pagi!
Bacaan Alkitab setahun pada hari ini ada di Kitab Yesaya 38+39.

Rhema hari ini terambil dari __Yesaya 38:19-20 Tetapi hanyalah orang yang hidup, dialah yang mengucap syukur kepada-Mu, seperti aku pada hari ini; seorang bapa memberitahukan kesetiaan-Mu kepada anak-anaknya.
TUHAN telah datang menyelamatkan aku! Kami hendak main kecapi, seumur hidup kami di rumah TUHAN.__

Ayat ini merupakan bagian dari nyanyian syukur Raja Hizkia setelah ia disembuhkan dari penyakit yang hampir merenggut nyawanya. Hizkia menyadari satu hal yang sangat krusial: *kesempatan untuk memuji Tuhan dan bersaksi tentang kebaikan-Nya hanya ada selama kita masih hidup* . Orang yang sudah mati tidak lagi bisa menyatakan kesetiaan Tuhan di dunia ini.

*Ada dua poin penting yang bisa kita renungkan hari ini:*
*Pentingnya Warisan Iman:*
Hizkia menyebutkan bahwa seorang bapa akan memberitahukan kesetiaan Tuhan kepada anak-anaknya. Bersyukur bukan hanya tentang perasaan pribadi, melainkan sebuah kesaksian yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya agar mereka tahu betapa dahsyatnya Allah yang kita sembah.
*Komitmen Seumur Hidup:*
Kesembuhan dan keselamatan yang diterima Hizkia tidak membuatnya lupa diri. Sebaliknya, ia meresponsnya dengan komitmen untuk menyembah Tuhan seumur hidupnya di rumah Tuhan.

Setiap hari baru yang kita terima adalah anugerah. Apalagi kita sudah masuk di bulan Agustus. Genap sudah 7 bulan 1 hari. Hidup ini adalah panggung untuk menyuarakan kebaikan, kesetiaan, dan keselamatan dari Tuhan. Jangan tunggu sampai mujizat besar terjadi baru kita bersyukur. Napas hidup hari ini adalah alasan terbesar kita untuk memuliakan-Nya.

Haleluyaaa....Selamat beraktivitas. TYM
Sabtu 1 Agustus 2026.

Shalom saudara! Bacaan Alkitab hari ini telah tiba di kitab Yesaya 16-18. Rhema yg terambil hari ini di: _Yesaya 16:6 Ka...
25/07/2026

Shalom saudara!
Bacaan Alkitab hari ini telah tiba di kitab Yesaya 16-18.

Rhema yg terambil hari ini di:

_Yesaya 16:6 Kami telah mendengar tentang keangkuhan Moab, alangkah angkuhnya dia, tentang kecongkakannya, keangkuhannya dan kegemasannya, dan tentang cakap anginnya yang tidak benar._

_Yesaya 16:12 Maka sekalipun Moab pergi beribadah dan bersusah payah di atas bukit pengorbanan dan masuk ke tempat kudusnya untuk berdoa, ia tidak akan mencapai apa-apa._

Saudara yang dikasihi Tuhan, sejarah mencatat Moab sebagai bangsa yang makmur. Mereka memiliki tanah yang subur, benteng pertahanan yang kokoh di atas bukit, dan militer yang kuat. Namun, kemakmuran itu perlahan-lahan berubah menjadi racun yang mematikan bagi jiwa mereka yaitu *KESOMBONGAN* .

Dalam Yesaya 16:6, nabi Yesaya menggambarkan kesombongan Moab dengan kata-kata yang bertumpuk: kesombongan, keangkuhan, kecongkahan, dan bualan. Mereka merasa tidak butuh siapa-siapa, bahkan tidak butuh Tuhan. Mereka merasa aman di balik benteng-benteng batu mereka. Namun, di hadapan Allah, semua bualan dan kehebatan mereka tidak lebih dari sekadar asap yang rapuh. Ketika penghakiman datang, benteng sekokoh apa pun runtuh, dan kebanggaan mereka sirna seketika.
Hal tragis lainnya terlihat di ayat 12. Ketika kehancuran mulai melanda, bangsa Moab mulai panik. Mereka berlari ke bukit-bukit pengorbanan dan masuk ke kuil dewa-dewa mereka untuk berdoa hingga melelahkan diri. Namun, firman Tuhan dengan tegas mengatakan: “maka hal itu tidak akan ada gunanya.”
Mengapa doa mereka sia-sia? Karena mereka tidak datang kepada Allah yang hidup dengan hati yang hancur dan bertobat. Mereka hanya mengandalkan ritual agama dan dewa-dewa buatan tangan mereka sendiri sebagai "alat darurat" saat kesusahan. Mereka melelahkan diri dengan ritual, tetapi hati mereka tetap penuh keangkuhan.

Melalui firman ini, Tuhan sedang mengingatkan kita tentang dua hal penting dalam hidup ini:

*1.Akar dari Kejatuhan adalah Kesombongan*
Seringkali, ketika hidup kita sedang diberkati—karir mapan, keuangan sehat, atau pelayanan berjalan lancar—tanpa sadar kita mulai menyombongkan diri seperti Moab. Kita merasa semua itu karena kehebatan, kepintaran, atau kerja keras kita. Ingatlah, kesombongan membuat kita berjalan menjauh dari sumber berkat yang asli, yaitu Tuhan sendiri.

*2.Kesia-siaan Bersandar pada Hal yang Salah*
Dunia menawarkan banyak "benteng" dan "kuil modern" tempat kita mencari perlindungan, entah itu tabungan bank, koneksi orang penting, atau posisi jabatan. Namun, ketika badai hidup yang sesungguhnya datang, semua hal duniawi itu akan menjadi seperti berhala Moab—tidak mampu menyelamatkan kita. Bahkan rutinitas agama (pergi ke gereja, berdoa) tidak akan berdampak apa-apa jika hati kita tidak melekat pada Tuhan dengan kerendahan hati.

Mari kita *selidiki hati kita* hari ini. Apakah ada "kesombongan Moab" yang sedang tumbuh di dalam diri kita? Jangan tunggu sampai badai meruntuhkan kebanggaan kita baru kita mencari Tuhan. Datanglah kepada-Nya hari ini dengan hati yang hancur, akui keterbatasan kita, dan letakkan seluruh rasa aman kita hanya di dalam Kristus, satu-satunya Pokok Keselamatan yang teguh.

Haleluyaaa....happy weekend. TYM
Sabtu 25 Juli 2026

Shalom saudara dan selamat pagi!Bacaan Alkitab setahun Yesaya 13-15Rhema hari ini Yesaya 13:6-9Inti dari renungan Yesaya...
23/07/2026

Shalom saudara dan selamat pagi!

Bacaan Alkitab setahun Yesaya 13-15

Rhema hari ini Yesaya 13:6-9
Inti dari renungan Yesaya 13:6-9 adalah sebuah peringatan keras yang mengingatkan kita untuk meruntuhkan kesombongan dan segera berbalik kepada Tuhan sebelum kesempatan atau waktu yang diberikan-Nya habis.

Kitab Yesaya pasal 13 memuat nubuat yang mengerikan tentang keruntuhan Babel, sebuah kerajaan besar yang pada masa kejayaannya dikenal sangat perkasa, kaya, dan tak terkalahkan. Namun, di balik kemegahannya, Babel menyimpan satu dosa fatal yang sangat dibenci oleh Tuhan, yaitu kesombongan. Mereka merasa begitu hebat sehingga lupa bahwa segala kekuasaan yang mereka miliki hanyalah izin dan kasih karunia dari Tuhan.

Ketika nabi Yesaya menyerukan, “Merataplah, sebab hari TUHAN sudah dekat, datangnya sebagai pemusnahan dari Yang Mahakuasa.”, sebagaimana tertulis dalam Yesaya 13:6, ia sedang memperingatkan bahwa kekuatan manusia tidak akan ada artinya di hadapan pengadilan Allah. Ayat 7 dan 8 menggambarkan bagaimana orang-orang yang tadinya sombong seketika menjadi lemah lesu, kehilangan keberanian, dan dicekam ketakutan luar biasa seperti perempuan yang melahirkan. Ayat 9 mempertegas kepastian keadilan-Nya: “Sungguh, hari TUHAN datang dengan kebengisan, dengan gemas dan dengan murka yang menyala-nyala, untuk membuat bumi menjadi sunyi sepi dan untuk memunahkan dari padanya orang-orang yang berdosa.”, seperti dicatat dalam Yesaya 13:9.

Melalui perikop ini, kita diingatkan akan dua kebenaran penting bagi kehidupan kita saat ini:

1. Kesombongan adalah Awal Kehancuran:
Sering kali kita merasa aman karena memiliki pekerjaan bagus, keuangan stabil, atau kesehatan yang prima. Tanpa sadar, kita mulai mengandalkan kekuatan sendiri dan mengesampingkan Tuhan. Babel menjadi bukti sejarah bahwa apa yang dibangun di atas kesombongan pasti akan runtuh.

2. Gunakan Waktu untuk Bertobat:
Istilah "Hari TUHAN" merujuk pada momen penghakiman. Selagi hari itu belum tiba dan selagi napas kehidupan masih ada, Tuhan masih memberikan kita waktu untuk meratap—bukan meratap karena ketakutan akan hukuman, melainkan meratap dalam penyesalan atas dosa-dosa kita dan berbalik sepenuhnya kepada-Nya.Jangan tunggu sampai teguran keras atau badai hidup datang meremukkan keangkuhan kita. Marilah kita melatih hati untuk selalu rendah hati, menyadari bahwa tanpa Tuhan kita bukanlah apa-apa, dan senantiasa hidup seturut kehendak-Nya selagi kesempatan itu masih ada.

Perenungan pribadi:
Di area hidup mana yang paling sering membuat kita merasa hebat dan mengabaikan peran Tuhan?Apakah kita masih sering menyepelekan peringatan firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari?

Saudara yg dapat menjawabnya.

Selamat beraktivitas. Tuhan Yesus memberkati
Jumat 24 Juli 2026

Shalom saudara! Selamat pagi.Bacaan Alkitab setahun hari ini dari Yesaya 10-12. Rhema hari ini terambil dari Yesaya 11:6...
22/07/2026

Shalom saudara! Selamat pagi.

Bacaan Alkitab setahun hari ini dari Yesaya 10-12.
Rhema hari ini terambil dari Yesaya 11:6-9.

Nabi Yesaya menggambarkan sebuah visi yang sangat indah namun terasa mustahil bagi logika manusia. “Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing.”, sebagaimana tertulis dalam Yesaya 11:6-9.
Di dunia nyata, predator dan mangsa tidak akan pernah bisa rukun. Namun, nabi Yesaya sedang melukiskan bagaimana kuasa Mesias (Yesus Kristus) sanggup memulihkan hubungan yang rusak akibat dosa dan membawa kedamaian yang sejati.

*Mengapa hubungan yg harmoni ini bisa terjadi? Ayat 9 memberikan jawabannya: “...sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan TUHAN, seperti air laut yang menutupi dasarnya.”,*
Ketika seseorang sungguh-sungguh mengenal Tuhan, hatinya akan diubah. Sifat-sifat egois, amarah, dan keinginan untuk menguasai sesama—yang digambarkan seperti sifat binatang buas—dilembutkan oleh kasih karunia-Nya.

Di tengah dunia saat ini yang sering kali diwarnai oleh gesekan, perbedaan, bahkan perpecahan, kita dipanggil tidak hanya untuk menanti kedamaian itu di masa depan, tetapi mulai menghidupinya hari ini. Kita diajak untuk menurunkan "perisai" permusuhan kita dan mulai belajar menerima sesama dengan kasih.

Renungkan!:
Apakah kehadiran kita di keluarga, tempat kerja, atau komunitas sudah membawa kesejukan dan damai?
Ataukah kita masih sering memelihara ego dan amarah yang melukai orang lain?

Haleluyaaa...TYM
Kamis 23 Juli 2026

Thank you so much for your ministry...
20/07/2026

Thank you so much for your ministry...

Ibadah Pernikahan Yohanes & Yuliana Sabtu 18 Juli Kuta Room 1All glory to Jesus...
18/07/2026

Ibadah Pernikahan Yohanes & Yuliana
Sabtu 18 Juli
Kuta Room 1

All glory to Jesus...




Ucapan syukur + Iman = Kemuliaan Tuhan Dress code: Jersey Bola timnas favoritMinggu 12 Juli 2026
12/07/2026

Ucapan syukur + Iman = Kemuliaan Tuhan
Dress code: Jersey Bola timnas favorit
Minggu 12 Juli 2026

10/07/2026

Maju terus ya Kid's Army....

Address

Hotel Swiss-Belexpress Legian
Badung
80361

Telephone

+628113907717

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GBI Ovadya Kuta Bali posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share