Jejak Halalku

Jejak Halalku "Jagalah hati dalam menanti, karena takdir Allah tidak dapat diubah dan takkan terganti."

Jejak halalku membantu anda dipertemukan jodohnya dengan program taaruf dan kajian pra nikah

24/09/2026

Bisa Jadi...

Terkadang kita menilai hidup orang lain itu lebih enak padahal kenyataannya hidup mereka lebih sulit, hanya saja mereka tidak mengeluh. Kaya itu tidak diukur dari banyak harta yang dimiliki, tapi dari hati yang selalu merasa cukup atas nikmat yang Allah beri. Cobalah berhenti mengeluh. Karena banyak orang di luar sana yang tetap ikhtiar dan bersyukur walau penuh peluh. Yuk perbanyak syukur.

tausiyahku_

Support kami dengan follow akun sponsor kami:

Follow Simply Fresh Laundry
Follow Simply Fresh Laundry
Follow Simply Fresh Laundry

Ketahuilah ketakutan kita akan masa depan membuat kita lupa pada kebaikan Allah di masa lalu.Kita sibuk menebak-nebak so...
23/09/2026

Ketahuilah ketakutan kita akan masa depan membuat kita lupa pada kebaikan Allah di masa lalu.

Kita sibuk menebak-nebak soal rezeki, jodoh, dan jalan keluar dari masalah yang belum terjadi.

Tugas kita bukanlah mengetahui takdir yang belum datang.

Tugas kita memelihara prasangka baik kepada Dzat yang menggenggam takdir itu.

Hati yang bertawakal tak akan pernah terkalahkan oleh kecemasan. Wallahu a'lam.

Dahrul Falihin

Support kami dengan follow akun sponsor kami:

Follow Simply Fresh Laundry
Follow Simply Fresh Laundry
Follow Simply Fresh Laundry

22/09/2026

"Namun apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, 'Tuhanku telah menghinakanku.'” (QS. al-Fajr [89]: 16)

Manusia sering keliru dalam menilai keadaan hidup. Ketika mendapatkan kelapangan rezeki, seseorang bisa menganggap dirinya dimuliakan; sebaliknya, ketika rezekinya dibatasi, ia berkata, “Tuhanku telah menghinakanku.” Padahal, rezeki berasal dari Allah SWT. Berbagai sarana dan usaha yang menjadi jalan datangnya rezeki tetap berada dalam ketentuan Allah.

Karena itu, sempitnya rezeki tidak selayaknya langsung dipahami sebagai tanda kehinaan, sebagaimana banyaknya harta tidak otomatis menjadi tanda kemuliaan. Ayat ini mengajak kita untuk tidak menjadikan ukuran materi sebagai satu-satunya ukuran nilai diri di hadapan Allah. Ketika rezeki lapang, jangan sampai muncul kesombongan; ketika rezeki terasa sempit, jangan sampai muncul buruk sangka kepada Allah. Yang perlu dijaga adalah sikap kita kepada Allah dalam kedua keadaan tersebut: tetap bersyukur ketika diberi kelapangan dan tetap sabar serta taat ketika rezeki dibatasi.

Ketika rezeki kita sedang sempit, apakah kita pernah merasa bahwa Allah sedang merendahkan atau meninggalkan kita? Dan ketika rezeki sedang lapang, apakah kita merasa bahwa itu pasti tanda kemuliaan kita? Mari kita periksa kembali hati kita. Jangan ukur kemuliaan diri dari banyak atau sedikitnya rezeki, tetapi lihatlah bagaimana keadaan kita dalam ketaatan kepada Allah ketika lapang maupun sempit. []

ngajishubuh.or.id

Support kami dengan follow akun sponsor kami:

Follow Guesthouse & Homestay Jogja
Follow Guesthouse & Homestay Jogja
Follow Guesthouse & Homestay Jogja

Lelah, letih membutuhkan istirahat. Gelisah, gundah membutuhkan ketenangan. Masalah, kesulitan membutuhkan jalan keluar....
21/09/2026

Lelah, letih membutuhkan istirahat. Gelisah, gundah membutuhkan ketenangan. Masalah, kesulitan membutuhkan jalan keluar.

"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu." (al-Baqarah: 45)

Dahrul Falihin

Support kami dengan follow akun sponsor kami:

Follow Guesthouse & Homestay Jogja
Follow Guesthouse & Homestay Jogja
Follow Guesthouse & Homestay Jogja

20/09/2026

Lelah boleh, tapi putus asa jangan. Allah memang tak menjanjikan semua akan selalu mudah, tapi Allah menjanjikan semua pasti akan ada jalan keluar.

Syaikh Ibnu Utsaimin berkata,

"Jika suatu perkara membuatmu lelah dan membuatmu lemah darinya maka ucapkanlah 'Laa haula walaa quwwata illaa billah', karena sungguh Allah akan membantumu atas perkara itu."

(Syarh Riyadhis Sholihin 5/522)

habibiequotes_

Support kami dengan follow akun sponsor kami:

Follow Simply Fresh Laundry
Follow Simply Fresh Laundry
Follow Simply Fresh Laundry

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْتَلَكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ"Maka apakah kamu mengira bahwa Kami...
19/09/2026

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْتَلَكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ

"Maka apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?"

(QS Al Mukminun: 115)

Hidup di dunia ini ibarat masa menanam, dan hidup di akhirat adalah masa menuai. Jika tidak maksimal menanam kebaikan, bagaimana mungkin bisa menuai kebahagiaan? Karena kelak kita akan menuai apa yang sudah ditanam. Gunakan masa hidup ini untuk terus beramal baik.

Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma berkata, "Jika engkau berada pada waktu sore maka jangan menunggu hingga pagi, dan jika engkau berada pada waktu pagi maka jangan menunggu hingga sore. Manfaatkan masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu. Manfaatkan masa hidupmu sebelum datang kematianmu." (HR Al-Bukhari)

kopiukhuwah

Support kami dengan follow akun sponsor kami:

Follow Guesthouse & Homestay Jogja
Follow Guesthouse & Homestay Jogja
Follow Guesthouse & Homestay Jogja

18/09/2026

Hijrah itu bukan tentang tiba-tiba menjadi sempurna, tapi tentang berani melangkah, walaupun perlahan, tentang meninggalkan apa yang salah meskipun hati masih terasa berat. Dan tentang terus memilih kembali kepada Allah, walaupun dunia mencoba menarik kita kembali ke jalan yang salah.

mybiolink.id/tangerangmengajiofficial

Support kami dengan follow akun sponsor kami:

Follow Guesthouse & Homestay Jogja
Follow Guesthouse & Homestay Jogja
Follow Guesthouse & Homestay Jogja


Bukan karena kita yang hebat hingga semua terasa mampu. Bukan p**a karena kuatnya diri sampai langkah terasa ringan.Semu...
17/09/2026

Bukan karena kita yang hebat hingga semua terasa mampu. Bukan p**a karena kuatnya diri sampai langkah terasa ringan.

Semua yang berjalan, semua yang tercapai, semua yang terasa mungkin, itu karena Allah yang memudahkan.

Jika hari ini kita bisa bertahan, itu karena Allah yang menguatkan. Jika hati masih sanggup bersabar, itu karena Allah yang menenangkan. Jika urusan terasa dimudahkan satu demi satu, itu bukan kebetulan, melainkan pertolongan dari-Nya, Allah Azza wa Jalla.

Tugas kita; melangkah dengan tawakal, mengiringi ikhtiar dengan doa, dan menyandarkan hati sepenuhnya kepada-Nya.

Sejatinya, bukan kita yang hebat, tetapi Allah yang Maha Memudahkan segala urusan hamba-Nya.

tausiyahku_

Support kami dengan follow akun sponsor kami:

Follow Guesthouse & Homestay Jogja
Follow Guesthouse & Homestay Jogja
Follow Guesthouse & Homestay Jogja

16/09/2026

Takdir itu milik Allah Ta'ala, tapi usaha dan doa itu milik kita. Teruslah berusaha dan berdoa sampai bismillah kita menjadi alhamdulillah.

"Tidak ada sesuatu yang lebih besar pengaruhnya di sisi Allah Ta'ala selain doa"

HR Tirmidzi no. 3370, HR. Ibnu Majah no. 3829

Untuk menggapai hasil yang kita cita-citakan, setiap orang punya usaha keras. Siang malam mengeluarkan keringat untuk menggapainya.

Mau usaha laundry-nya sukses, bisnis komputernya lancar, atau berhasil dalam menghadapi ujian berbagai usaha pemasaran, inovasi produk dan belajar keras pun dilakukan.

Namun satu hal yang mesti seorang pengusaha atau seorang yang ingin meraih keberhasilan perhatikan adalah bagaimana dirinya jangan sampai melupakan Rabb yang memudahkan segala urusan.

Betapa pun usaha yang kita lakukan, itu bisa jadi sia-sia ketika kita melupakan Rabb ar-Rahman yang mengabulkan segala hajat.

Dengan banyak memohon pada al-Fattaah, Maha Pemberi Karunia, segala hal bisa jadi lebih mudah. Inilah yang jadi senjata seorang Muslim yang mesti ia gunakan untuk meraih suksesnya.

rumaysho.com

Support kami dengan follow akun sponsor kami:

Follow Simply Fresh Laundry
Follow Simply Fresh Laundry
Follow Simply Fresh Laundry

Tanpa takwa, seakrab apa pun persahabatan di dunia bisa jadi musuh di akhirat. Jaga persahabatan dengan takwa, agar abad...
15/09/2026

Tanpa takwa, seakrab apa pun persahabatan di dunia bisa jadi musuh di akhirat. Jaga persahabatan dengan takwa, agar abadi hingga di akhirat.

Demikianlah keadaan "teman akrab" di dunia yang tidak dibangun berdasarkan "pertemanan karena Allah", bisa jadi mereka akan saling bermusuhan di hari kiamat.

Misalnya saja mereka sangat akrab di dunia dan kompak dalam berbagai aktivitas dan kebersamaan, akan tetapi tatkala tiba waktu salat, tidak ada satu pun dari mereka yang mengingatkan agar salat dahulu, akhirnya mereka semua lalai akan salat.

Sahabat akrab bisa jadi musuh di hari kiamat. Allah berfirman,

الأَخِلاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ

"Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa." (QS az-Zukhruf: 67)

Ahli Tafsir at-Thabari menjelaskan,

المتخالون يوم القيامة على معاصي الله في الدنيا بعضهم لبعض عدق يتبرأ بعضهم من بعض إلا الذين كانوا تخالوا فيها على تقوى الله.

"Orang-orang yang saling bersahabat di atas maksiat kepada Allah di dunia, di hari kiamat akan saling bermusuhan satu sama lain dan saling berlepas diri, kecuali mereka yang saling bersahabat di atas takwa kepada Allah." (Lihat Tafsir at-Thabari)

Hendaknya kita benar-benar mencari sahabat yang takwa dan jangan sampai kita menyesal di hari kiamat.

muslim.or.id

Support kami dengan follow akun sponsor kami:

Follow Simply Fresh Laundry
Follow Simply Fresh Laundry
Follow Simply Fresh Laundry

Address

Arso

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jejak Halalku posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share