Jemaat GPM Naku

Jemaat GPM Naku Gereja Protestan Maluku | Anggota PGI | Klasis Pulau Ambon Timur | Jemaat Naku

Santapan Harian Minggu, 22 Juni 2025Bacaan Alkitab: Amsal 3 : 19 - 21---Kita bersyukur atas kemahakuasaan Tuhan Allah ya...
22/06/2025

Santapan Harian
Minggu, 22 Juni 2025
Bacaan Alkitab: Amsal 3 : 19 - 21
---

Kita bersyukur atas kemahakuasaan Tuhan Allah yang telah menciptakan langit dan bumi secara khusus laut beserta segala isinya untuk dikelola dan dimanfaatkan dengan baik. Pengucapan syukur kita mesti disertai dengan sikap serta perilaku hidup untuk menjaga dan merawat lautan dengan segala kekayaannya bagi kehidupan kita serta generasi penerus. Hal ini penting sebab Tuhan Allah menciptakan dan menghadirkan laut dengan hikmatNya, sebagaimana yang disaksikan oleh pengamsal dalam bacaan kita di hari ini. Artinya semua yang diberikan Allah merupakan maha karya yang sangat baik dan bertujuan untuk kehidupan dan kemakmuran semua makhluk hidup. Realitas saat ini menunjukkan laut kita mengalami pencemaran akibat kerakusan manusia dalam mengeksploitasinya. Hal ini menjadi tantangan besar bagi kita. Tuhan Allah telah mandatkan untuk menjaga dan merawat laut dengan penuh kesadaran dalam tuntunan hikmat Tuhan. Itulah sebabnya pengamsal menasehati kita agar segala pertimbangan dan kebijaksanaan jangan menjauh dari mata kita dan terus dipelihara. Apa yang kita lihat baik dan indah terkait laut serta bumi secara keseluruhan mesti kita jaga dan rawat demi keharmonisan hidup semua makhluk.
---

Doa Hari Ini: Tuntun kami Tuhan dengan hikmatMu dalam tanggung jawab menjaga lautan sebagai berkatMu. Amin.
---

Selamat Beraktivitas, Tuhan Yesus memberkati.

Santapan Harian Sabtu, 21 Juni 2025Bacaan Alkitab: Kejadian 7 : 17 - 24---Kisah sejarah tentang manusia dan semua makhlu...
21/06/2025

Santapan Harian
Sabtu, 21 Juni 2025
Bacaan Alkitab: Kejadian 7 : 17 - 24
---

Kisah sejarah tentang manusia dan semua makhluk hidup dimusnahkan melalui peristiwa air bah menjadi catatan penting sebagai peringatan akan penghukuman Allah terhadap dosa. Manusia melawan perintah Allah menjadi penyebab diturunkannya air bah untuk memulihkan bumi. Selama empat puluh hari air bah dicurahkan ke atas bumi dan menenggelamkan semua yang bernapas. Hanya Nuh dan keluarganya yang disiapkan Allah untuk melanjutkan kehidupan baru beserta setiap hewan yang dipilih sepasang. Nuh dan keluarganya sebagai satu kelompok kecil yang tetap menjaga kekudusan hidup ditengah kondisi kebejatan moral yang parah. Saat itu tidak ada seorang pun yang hidupnya taat kepada Allah. Itulah sebabnya tindakan Allah melalui air bah untuk memulihkan bumi dan segala makhuk hidup lainnya harus dimaknai dengan syukur dan sebagai peringatan keras agar manusia selalu mewujudkan perilaku hidup yang taat dan setia kepada Tuhan sebagai sumber hidup. Ketika sikap dan perilaku hidup kita masih menyimpang dari Tuhan, maka pasti penghukumanNya akan berlaku. Oleh sebab itu kita mesti sadar dan bertobat serta membarui hidup dengan setia dan taat kepada Tuhan sehingga membawa keharmonisan hidup di atas bumi tempat hidup semua makhluk.
---

Doa Hari Ini: Roh Kudus, tuntunlah kami supaya hidup taat kepada Tuhan, dan dapay membawa keharmonisan hidup di bumi ini, Amin.
---

Selamat Beraktivitas, Tuhan Yesus memberkati.

Santapan Harian Jumat, 20 Juni 2025Bacaan Alkitab: Keluaran 22 : 5 – 6---Masalah yang sering kita jumpai dalam kehidupan...
19/06/2025

Santapan Harian
Jumat, 20 Juni 2025
Bacaan Alkitab: Keluaran 22 : 5 – 6
---

Masalah yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah hewan peliharaan atau ternak merusak tanaman atau kebun milik tetangga yang menyebabkan ketegangan dan perselisihan. Melalui Perikop ini, kita diingatkan bahwa setiap milik orang lain, baik itu tanaman, ternak atau harta lainnya harus dihormati dan dijaga dengan baik. Misalnya: jika hewan piaraan kita merusak tanaman milik orang lain, maka kita harus bertanggungjawab dengan memperbaiki kerusakan yang telah dilakukan bahkan harus bersedia memberi ganti rugi atas kerusakan yang terjadi. Ganti rugi bisa berupa uang atau memberikan tanaman baru sebagai penggantinya. Selain itu, kita diingatkan untuk mengawasi dan menjaga agar hewan piaraan kita tidak merusak tanaman atau kebun orang lain, terutama jika ternak itu bebas merumput atau berkeliaran dengan bebas di pekarangan atau kebun orang lain. Tindakan ini menunjukkan bahwa kita ikut bertanggung jawab atas seluruh ciptaan Tuhan.
---

Doa Hari Ini: Roh Kudus, tuntunlah kami untuk menjaga milik orang lain dengan bertangung jawab Amin.
---

Selamat Beraktivitas, Tuhan Yesus memberkati.

Santapan Harian Kamis, 17 Juni 2025Bacaan Alkitab: Kejadian 7 : 10 - 16---Bencana alam yakni banjir, tanah longsor, keke...
19/06/2025

Santapan Harian
Kamis, 17 Juni 2025
Bacaan Alkitab: Kejadian 7 : 10 - 16
---

Bencana alam yakni banjir, tanah longsor, kekeringan, gempa bumi, dll dapat memberikan dampak yang sangat besar bagi kehidupan manusia, lingkungan dan makhluk hidup lainnya, antara lain: korban jiwa dan material. Ancaman terhadap kehidupan manusia dan seluruh makhluk juga dialami pada zaman Nuh melalui peristiwa air bah (banjir bandang). Namun karena ketaatan Nuh kepada perintah Tuhan untuk membuat bahtera dan mendiaminya, maka Nuh dan keluarganya selamat. Hal ini mengajarkan kita tentang hidup taat kepada Tuhan mendatangkan keselamatan, sebaliknya yang tidak taat mengalami kehancuran. Salah satu bentuk ketaatan adalah tidak merusak lingkungan alam yang berdampak terhadap kehidupan kita. Ingatlah ungkapan ini: “Alam dapat hidup tanpa manusia, tapi manusia tidak bisa hidup tanpa alam”.
---

Doa Hari Ini: Tuhan tuntun kami agar taat kepada perintahMu untuk kehidupan baru di bumi yang penuh berkat. Amin.
---

Selamat Beraktivitas, Tuhan Yesus memberkati.

Santapan Harian Rabu, 18 Juni 2025Bacaan Alkitab: Kejadian 7 : 1 - 9---Saudara terkasih, kita mungkin masih ingat tentan...
17/06/2025

Santapan Harian
Rabu, 18 Juni 2025
Bacaan Alkitab: Kejadian 7 : 1 - 9
---

Saudara terkasih, kita mungkin masih ingat tentang korban selamat banjir bandang di Adonara, NTT pada tahun 2021, atas nama Zelo, bayi berusia 4 tahun yang hanyut dibawa banjir selama 5 jam dan ditemukan selamat tersangkut di batang pohon. Menurut keluarga, “Zelo selamat karena kuasa Tuhan Yesus”. Kisah Zelo merupakan salah satu kisah orang selamat dari berbagai peristiwa besar yang mengancam keselamatan manusia dan mahkluk hidup lainnya. Misalnya : gempa bumi, tsunami, topan, kebakaran. Peristiwa banjir bandang juga pernah terjadi pada zaman Nuh akibat dosa manusia. Di tengah kehancuran dan kematian seluruh makhluk, Allah melakukan karya keselamatan melalui Nuh dan keluarganya serta seluruh makhluk hidup di dalam bahtera. Karya Keselamatan Allah yamg penuh kasih ini bertujuan untuk memelihara keberlangsungan hidup seluruh makhluk. Sebagai orang percaya, tugas kita juga mengikuti misi Allah untuk menyelamatkan bumi.
---

Doa Hari Ini: Tuhan, anugerahkan bagi kami hati yang bijaksana untuk menjaga lingkungan bagi keberlanjutan hidup, Amin.
---

Selamat Beraktivitas, Tuhan Yesus memberkati.

Santapan Harian Selasa, 17 Juni 2025Bacaan Alkitab: Kejadian 6 : 17 - 22---Bulan Juni diperingati sebagai Bulan Lingkung...
16/06/2025

Santapan Harian
Selasa, 17 Juni 2025
Bacaan Alkitab: Kejadian 6 : 17 - 22
---

Bulan Juni diperingati sebagai Bulan Lingkungan Hidup Sedunia. Peringatan ini bertujuan untuk mengingatkan manusia tentang masalah lingkungan dan mendorong tindakan nyata dalam melindungi bumi. Karya nyata untuk menyelamatkan bumi dilakukan Allah, sebagaimana dijelaskan dalam perikop tadi. Allah tidak saja menyelamatkan Nuh dan keluarganya dari ancaman air bah, tetapi juga menjaga kelangsungan hidup seluruh ciptaan-Nya melalui tindakan nyata, yakni menyelamatkan berbagai jenis makhluk hidup dari kehancuran. Hal ini menunjukkan bahwa Allah peduli kepada manusia dan bumi ciptaan-Nya. Karena itu, manusia juga harus menunjukkan kepedulian kepada lingkungan, dengan cara STOP EXPLOITASI ALAM yang berdampak buruk bagi lingkungan, kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Mari kita memelihara bumi untuk hidup kita dan generasi mendatang!
---

Doa Hari Ini: Roh kudus tuntunlah kami untuk menyelamatkan bumi. Amin.
---

Selamat Beraktivitas, Tuhan Yesus memberkati.

Santapan Harian Senin, 16 Juni 2025Bacaan Alkitab: Amsal 12 : 10---Patung anjing raksasa yang berdiri kokoh di dekat pin...
15/06/2025

Santapan Harian
Senin, 16 Juni 2025
Bacaan Alkitab: Amsal 12 : 10
---

Patung anjing raksasa yang berdiri kokoh di dekat pintu keluar stasiun kereta di Shibuya, Jepang memiliki kisah yang mengharukan. Kisah ini berawal dari seekor anjing yang diberi nama Hachiko oleh tuannya, Profesor Hidesaburo Ueno ini merupakan hewan piaraan yang sangat setia kepada tuannya, karena sangat disayangi oleh Ueno. Hachiko setia antar-jemput tuannya hingga suatu waktu, tuannya meninggal saat kerja. Tetapi, Hachiko tetap setia menunggu tuannya untuk kembali selama 10 tahun. Hal ini mengajarkan kita tentang bagaimana hubungan kasih sayang antara manusia dan hewan yang patut dicontohi, ditengah-tengah sikap arogansi manusia terhadap hewan. Misalnya: penembakan kucing secara brutal,dll. Amsal 12:10 mengajarkan tentang bagaimana memperhatikan hewan peliharaan dengan baik, bukan hanya tentang memberi makan atau merawat mereka tetapi juga tentang peduli dengan kasih sayang terhadap ciptaan Tuhan lainnya.
---

Doa Hari Ini: Roh Kudus tuntunlah kami untuk memperlakukan sesama dengan setara, Amin.
---

Selamat Beraktivitas, Tuhan Yesus memberkati.

Santapan Harian Minggu, 15 Juni 2025Bacaan Alkitab: Keluaran 23 : 1 – 13---Peraturan memiliki manfaat yang penting bagi ...
14/06/2025

Santapan Harian
Minggu, 15 Juni 2025
Bacaan Alkitab: Keluaran 23 : 1 – 13
---

Peraturan memiliki manfaat yang penting bagi kehidupan manusia, yakni sebagai pedoman yang mengarahkan seseorang untuk hidup dengan baik dan benar. Dalam Keluaran 23:1-13, kita menemukan sejumlah peraturan tentang bagaimana memelihara hak-hak hidup sesama. Peraturan itu yakni : jangan menyampaikan kabar bohong (hoax), jangan memberikan kesaksian palsu, jangan merampas hak orang miskin, jangan menerima suap dan jangan menindas pendatang (orang asing). Peraturan dimaksud bertujuan supaya umat Israel memperlakukan sesama ( khususnya orang miskin dan orang asing) dengan setara atau memiliki hak yang sama untuk hidup dengan baik dan adil. Pesan penting bagi kita, saat orang cenderung melakukan kejahatan dan ketidakadilan bagi sesama karena kepentingan diri sendiri, kekayaan atau kekuasaan dengan mengorbankan orang lain, maka marilah kita menghadirkan keadilan bagi sesama dengan berbicara dan bertindak dengan benar.
---

Doa Hari Ini: Tuhan mampukan kami untuk bersikap dengan penuh kasih sayang terhadap hewan sebagai ciptaan Tuhan, Amin
---

Selamat Hari Minggu, Tuhan Yesus memberkati.

Santapan Harian Sabtu, 14 Juni 2025Bacaan Alkitab: Amsal 28 : 21---Memandang bulu atau pilih kasih menunjuk kepada sikap...
13/06/2025

Santapan Harian
Sabtu, 14 Juni 2025
Bacaan Alkitab: Amsal 28 : 21
---

Memandang bulu atau pilih kasih menunjuk kepada sikap atau tindakan yang tidak adil kepada orang lain. Tindakan ini disebabkan oleh faktor status sosial, ikatan emosional/kedekatan dan latar belakang yang “serupa” atau “lebih baik”. Misalnya: orang yang memiliki jabatan tinggi, orang kaya, teman dekat, keluarga dekat, se-agama, se-budaya, se-suku atau se-pendidikan seringkali diperlakukan dengan sangat istimewa dibandingkan dengan orang lain. Sikap pandang bulu ini dapat menyebabkan ketidakadilan yang dapat merusak hubungan antar sesama berdasarkan faktor-faktor di atas. Oleh karena itu, penulis kitab Amsal menasehati kita agar “jangan memandang bulu” karena akan melahirkan ketidakadilan yang memicu konflik diantara pribadi atau kelompok yang merasa dirugikan. Penting bagi kita untuk berlaku adil dan menghargai semua orang tanpa memandang latar belakang atau status sosial. Tindakan ini harus dimulai dari keluarga, misalnya: orang tua tidak boleh pilih kasih diantara anak-anak.
---

Doa Hari Ini: Roh Kudus tuntun kami untuk tidak bersikap pandang bulu, Amin
---

Selamat Beraktivitas, Tuhan Yesus memberkati.

Santapan Harian Jum’at, 13 Juni 2025Bacaan Alkitab: Yakobus 2 : 1 - 4---Sebagai tubuh Kristus, gereja menjadi tempat dim...
12/06/2025

Santapan Harian
Jum’at, 13 Juni 2025
Bacaan Alkitab: Yakobus 2 : 1 - 4
---

Sebagai tubuh Kristus, gereja menjadi tempat dimana semua orang diterima dengan kasih tanpa diskriminasi. Yakobus 2:1 menyatakan bahwa iman kepada Kristus harus selaras dengan sikap yang tidak memandang muka. Hal ini berarti bahwa dalam hidup persekutuan, semua orang diperlakukan setara tanpa diskriminasi. Ayat 2-3 menggambarkan situasi di mana orang kaya diperlakukan dengan hormat, sementara orang miskin diabaikan. Situasi ini mencerminkan kecenderungan manusia untuk lebih menghormati mereka yang memiliki kekayaan dan kekuasaan. Sikap ini bertentangan dengan ajaran Kristus yang menghargai semua orang tanpa melihat statusnya. Sebab membeda-bedakan orang berarti memiliki "pikiran yang jahat." Dengan kata lain, orang yang berbuat demikian adalah orang yang hidupnya senantiasa berlangsung dalam dosa. Tidaklah demikian bagi kita yang sudah mengalami keselamatan dari penebusan Yesus Kristus. PengorbananNya di salib merupakan bukti, kasih kepada semua manusia tanpa membeda-bedakan. Karena itu, seharusnya demikian p**a kehidupan kita sebagai orang Kristen. Kita harus hidup dengan pikiran yang baik, yang sehat atau yang penuh kasih.
---

Doa Hari Ini: Tuhan, tolonglah kami untuk hidup dalam kasih dan tidak melakukan diskriminasi. Amin.
---

Selamat Beraktivitas, Tuhan Yesus memberkati.

Santapan Harian Kamis, 12 Juni 2025Bacaan Alkitab: Amsal 24 : 23 - 26---Orang percaya dipanggil untuk hidup dalam keadil...
11/06/2025

Santapan Harian
Kamis, 12 Juni 2025
Bacaan Alkitab: Amsal 24 : 23 - 26
---

Orang percaya dipanggil untuk hidup dalam keadilan dan tidak memihak karena status sosial, ekonomi, atau latar belakang seseorang. Panggilan tersebut berlangsung dalam setiap ruang kehidupannya, termasuk pada lembaga-lembaga pengadilan. Seorang warga bina di salah satu rumah tahanan mengungkapkan situasi sidang hingga keputusan yang dialami oleh mereka kadang tidak adil. Realita ini tentunya sangat miris bagi seseorang yang menyebutkan dirinya Kristen dan melakukan pekerjaan sebagai penegak keadilan. Tempat tersebut mestinya menjadi ladang pelayanan untuk menyaksikan Tuhan yang diimaninya sebagai Tuhan yang berpihak pada kebenaran dan keadilan. Sayangnya, karena kepentingan diri dan kelompok terkadang panggilan untuk hidup adil diabaikan. Kitab Amsal ini menegaskan bahwa menyebut orang fasik tidak bersalah berarti sama dengan ia mendukung ketidakadilan. Hal ini berlawanan dengan prinsip kebenaran Tuhan. Setiap orang percaya harus berani menegur ketidakadilan, meskipun itu sulit atau tidak populer. Sebab,Tuhan memberkati orang yang menegur ketidakbenaran dan menegakkan keadilan. Orang percaya juga harus membangun hubungan yang setara dan saling menghormati dengan kejujuran. Perkataan yang jujur membawa pada kedekatan dan harmoni.
---

Doa Hari Ini: Tuhan, mampukanlah kami untuk hidup adil satu dengan yang lain. Amin
---

Selamat Beraktivitas, Tuhan Yesus memberkati.

Santapan Harian Rabu, 11 Juni 2025Bacaan Alkitab: Amsal 22 : 2---Teks Amsal hari ini hendak menyatakan kepada kita bahwa...
10/06/2025

Santapan Harian
Rabu, 11 Juni 2025
Bacaan Alkitab: Amsal 22 : 2
---

Teks Amsal hari ini hendak menyatakan kepada kita bahwa Tuhan adalah pencipta semua manusia tanpa memandang status sosial. Tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah dalam nilai intrinsik manusia di hadapan Allah. Hal ini searah dengan konsep penciptaanNya yang menjadikan manusia serupa dan segambar denganNya. Perbedaan status sosial tidak boleh menjadi alasan untuk diskriminasi atau ketidakadilan. Orang kaya tidak boleh sombong, dan orang miskin tidak boleh merasa rendah diri. Semua yang ada pada manusia terjadi dalam ijin Allah, sehingga sekalipun secara fisik nampak berbeda, namun di mata Allah semuanya sama. Perbedaan ini hanya bersifat sementara dan bertujuan supaya mereka yang memiliki lebih banyak sumber daya memiliki tanggung jawab untuk membantu mereka yang kekurangan. Pengamsal mengatakan “Tuhanlah yang menjadikan mereka semua” sebagai penegasan tentang kedaulatan Tuhan yang bisa mengubah situasi hidup setiap manusia. Sama seperti kata Pengkhotbah bahwa semua ada waktunya, demikianlah maksud Tuhan di dalam kedaulatanNya. Karena itu, baik orang kaya maupun orang miskin harus hidup bersyukur dan saling membangun untuk mewujudkan hidup bersama yang harmonis.
---

Doa Hari Ini: Tuhan, ajarlah kami bersyukur dan mempergunakan pemberianMu untuk kebaikan bersama. amin
---

Selamat Beraktivitas, Tuhan Yesus memberkati.

Address

Negeri Naku
Ambon
97129

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jemaat GPM Naku posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share