Maluku Mission Field

Maluku Mission Field This is the official page of Maluku Mission Field the Seventh-Day Adventist Church

🏢 💛 God Bless DMM 😇
19/04/2020

🏢 💛
God Bless DMM 😇

17/12/2015

Perjamuan Kudus Keluarga Pendeta dan Pengerja Daerah Misi Maluku.

God Bless DMM!!!

16/12/2015

Mari kita Doakan Proses Pemilihan Dapertmen Daerah Misi Maluku

Kunjungan Tim GOF ke Daerah Misi Maluku, Ambon. (Photo Credit to: Windy Ruus-Simauw & Rocky Simauw)
24/08/2015

Kunjungan Tim GOF ke Daerah Misi Maluku, Ambon. (Photo Credit to: Windy Ruus-Simauw & Rocky Simauw)

10/03/2015

Pdt. Hiskia Israil Missah

10/03/2015

Basudara Terkasih,

Jangan lupa malam ini KKR yang dibawakan Pdt. H.I Missah akan dilaksanakan di Aula Korem. Hadirilah anda akan mendapat siraman rohani.

12/01/2015

Renungan Pagi
“ ALLAHKU YANG AJAIB “
13 Januari 2015

Pelajaran dari Kusta“Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.” Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: ‘Aku mau, jadilah engkau tahir.’ Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya” (Matius 8:2, 3).Penerjemah Alkitab tampaknya tidak tahu vitiligo, sebuah penyakit autoimun yang kelihatan seperti bercak putih pada kulit di mana sel-sel pigmen berhenti bekerja. Jika penerjemah memiliki pengetahuan tentang kondisi itu, “kusta” yang disembuhkan oleh Yesus, dan pada Miriam, juga pada Naaman, mungkin akan memilki diagnosis Alkitab (medis) yang berbeda. Kusta, sekarang sekarang disebut penyakit Hansen, tidak mengubah kulit putih, tetapi menyebabkan cacat tubuh yang mengerikan. Mungkin Anda belum pernah melihat orang penderita penyakit Hansen. Saya pernah,dan itu tidak menyenagkan. Saya pertama kali melihat pria terpincang-pincang sangat menyakitkan di mana ia berusaha memegang tongkatnya dengan tangan yang tidak memiliki jari. Wajahnya, menggelembung dengan lepuhan yang besar, tampak meringis penuh kesakitan di balik mata yang tertutup. Dia telah kehilangan jari kaki dan bibir. Saya sangat kasihan padanya. Penyakit itu membuatnya menjadi orang buangan dari masyarakat.Hasen adalah salah satu penyakit tertua yang dikenal, dengan beberapa catatan pertama yang menuliskan hal itu ira-kira 600 tahun sebelum zaman Kristus. Gerhard Henrik Armauer Hansen, seorang dokter berkebangsaan Norwegia, pertamakali menggambarkan bakteriMycobacterium liprae yang menyebabkan peyakit itu. Bakteri itu sekarang dengan seksama sedang dipelajari. Ada 3.268.203 pasangan dasar DNA telah diurutkan, dan sekarang kita memilki antibiotik yang andal untuk menyembuhkan penyakit itu. Bila dibiarkan tanpa diobati, bakteri itu menyebabkan kerusakan saraf yang akhirnya menghasilkan cacat yang mengerikan.Sementara itu, vitiligo yang mengubah kulit menjadi bercak putih, sekitar 2 persen darinya cukup berbahaya kecuali untuk kecacatan yang sejalan dengan itu. Ingatlah , bagiamanakah masyarakat kuno memperlakukan penderita penyakit kusta dalam cerita-cerita Alkitab? Orang dengan kulit bercak putih dicela bahkan hingga hari ini. Jadi apakah pelajarannya? Yesus bersedia untuk menyembuhkan setiap penyakit. Dia menggulurkan tangan-Nyadan menjamah kita dengan kekuatan cinta-Nya yang menyembuhkan masalah medis di dunia kita yang jatuh ini, menyembuhkan penderitaan mental atas setiap celaan, dan bahkan membebaskan kita dari keinginan untuk melanggar hukum-Nya.

Tuhan Yesus, apakah Engkau masih mau menjamah semua penyakit dalam hidup saya dan membuat saya bersih? Apakah jamahan penyembuhan-Mu masih bisa datang dengan segara? Tuhan, saya percaya! Tolonglah saya agar terlepas dari ketidakpercayaan saya.

06/01/2015

Renungan Pagi

“Allahku yang Ajaib"
07 Januari 2015

Keledai Muda yang Belum Pernah Ditunggangi“Lalu mereka membawa keledai itu kepada Yesus dan mengalasinya dengan pakaian mereka, kemudian Yesus naik ke atasnya” (Markus 11:7).Saat saya dibesarkan di Etiopia, memelihara keledai adalah hal yang umum. Saya sering melihat keledai ditungganggi dengan muatan kayu bakar atau batu bara ke pasar seberat muatan setengah lusin keledai. Kadang-kadang saya melihat orang dewasa naik keledai , kaki mereka hampir menyetuh tanah. Keledai adalah binatang kecil penurut, tingginya kurang dari tiga kaki. Karena ukurannya bervariasai, beberapa keledai bisa hampir seukuran kuda kecil setinggi empat setengah kaki. Dengan telinga yang besar, keledai lihai menditeksi pemangsa, dan telinga itu membantu tetap tenang dalam iklim kering atau panas di mana keledai tinggal. Keledai juga memiliki sistem pencernaan yang kuat, karena keledai bisa memakan hampir apa saja dan sangat efisien menggunakan air dari makanan itu. Jadi keledai relative sedikit memerlukan makanan dan bisa berjalan lama tanpa air.Semua keledai memiliki strip berwarna gelap di tengah punggung. Beberapa memilki garis hitam di pundak, yang memberikan kesan tanda salib. Keledai memiliki hidung berwarna cerah, ada garis cerah di sekitar mata, bulu halus di dalam telinga dan di bagian bawah.Pada satu masa orang menganggap bahwa memiliki keledai sebagai tanda kekayaan. Namun pada zaman Kristus, binatang itu menjadi transportasi bagi masyarakat miskin. Ketika Maria mengandung Yesus, ia naik keledai dari Betlehem. Kemungkinan Yesus sering naik keledai sejak masih muda, jadi ketika naik keledai saat Yesus masuk ke Yerusalem bukanlah hal baru. Pilihan-Nya pada seekor keledai muda menunjukkan bahwa Yesus datang dengan damai. Para prajurit naik kuda ke medan pertempuran. Meskipun orang-orang Yahudi berdoa untuk seorang pahlawan penakluk, Yesus membangun jenis kerajaan yang berbeda. Simbol kelembutan, kesederhanaan, kerendahan, dan kedamaian.Meskipun keledai tampaknya tidak menyadari hal itu, namun adalah suatu kehormatan bagi mereka yang terpilih untk membawa Pencipta dunia kita bukan hanya sekali tapi dalam dua peristiwa penting – pertama sebelum kelahiran-Nya, dan kemudian pada saat masuk dengan penuh kemenangan ke Yerusalem, sesaat sebelum penyaliban-Nya.Tuhan, meskipun saya diejek karena menjadi salah seorang pengikut-Mu, saya memilih untuk membawa kasih-Mu dalam hati saya dan Firman-Mu pada lidah saya sementara saya menghidupkan kehidupan yang lembut dan damai dari-Mu pada hari ini.

06/01/2015

Renungan Pagi

“ALLAHKU YANG AJAIB”
06 Januari 2015

Penyebar Super“Tetapi Saya akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi (Yesaya 49:6).Saya tidak tahu, tapi saya pikir bahwa kita semua tertarik pada hal-hal yang bersinar dalam gelap. Saya mengigat ketika saya masih seorang anak yang sedang bertumbuh, saya mempunyai lampu di dalam cangkang kerang. Cahaya lembut yang redup membuat monster malam tetap di pantai. Bagi ahli biologi, makhluk bercahaya mendapatkan perhatian besar. Kebanyakan makhluk yang menghasilkan cahaya memiliki kulit tembus cahaya atau membrane transparan yang membuat cahaya bersinar untuk membantu mereka menemukan makanan, menarik pasangan, menakut-nakuti pemangsa, dan sebagainya.Ahli biologi kelautan Dimitri Deheyn dan Nerida Wilson, dari Scripps Institute of Oceanography, baru-baru ini mempelajari Hinea Brasiliana, siput bercahaya yang mereka kumpulkan dari zona batuan surut di Australia. Siput bertubuh agak kecil, disebut kelompok bekicot kedip karena berkelompok dan mengedip-ngedipkan cahaya. Pada saat bercahaya, terlihat cangkang bekicot memancarkan cahaya hijau berpijar. Cahaya itu dengan cepat memancar dan padam, seperti lampu LED di belakang kendaraan modern. Ketika Deheyn dan Wilson mempelajarinya, mereka menemukan bahwa siput menghasilkan cahaya dari satu organ kecil dalam tubuh yang selalu terkubur dalam di keburaman cangkang berpigmen kuning muda. Apakah yang membuat siput menyalakan cahaya itu? Dan bagaimanakah cahaya itu bersinar begitu terang melalui cangkang pelindung yang keras?Berbagai percobaan menunjukkan bahwa siput menyala saat makhluk lain menabrak mereka atau menyentuh mereka – sebuah kejutan, karena jenis mekanisme saklar lampu ini cukup langka dalam organism bercahaya lainnya. Mungkinkah ini cara siput meminta bantuan, atau memberi sinyal bagi predator untuk datang memakan apa yang mengganggu mereka?Misteri terbesar adalah bagaimana sumber cahaya kecil bisa menerangi seluruh cangkang. Dengan memberikan sinar warna yang berbeda pada cangkang, Deheyn dan Wilson belajar bahwa, dengan satu pengecualian warna biru hijau, cangkang bekicot keras akan membiarkan semua warna lain menembusi mereka. Namun warna biru hijau, tersebar di seluruh cangkang, memancarkan cahaya sangat terang. Para peneliti belajar juga, bahwa warna kekuningan cangkang tidak berubah atau mengubah warna biru hijau dengan cara apa pun. Siput memancarkan frekwensi cahaya tertentu delapan kali lebih baik daripada setiap penyebar cahaya komersial yang tersedia dan memancarkan cahaya 10 kali lebih luas. Anda bisa yakin bahwa para ilmuwan mempelajari sifat molekul cangkang dengan teliti yang akan menemukan cara untuk meningkatkan penyebaran cahaya komersial.Tuhan, bagaimanakah saya bisa menjadi penyebar cahaya super bagi terang Firman-Mu dan cahaya kasih-Mu? Kerinduan saya adalah untuk efektif dalam membiarkan terang-Mu bersinar bagi orang lain.

02/01/2015

Kepada Yth :
Seluruh Anggota Jemaat GMAHK di Uni Indonesia Kawasan Timur dan Uni Indonesia Kawasan Barat
Di
Tempat

Hal: Pertemuan Calon Advokat Advent dengan PERADI Minggu, 4 Januari 2015

Salam Dalam Kasih Kristus,
Dengan ini kami mengingatkan kepada seluruh anggota jemaat yang merupakan calon Advokat dan akan mengikuti Ujian Advokat pada tahun, bahwa kita akan mengadakan pertemuan dengan pihak PERADI yang dalam hal ini diwakili oleh:
1. DR. Timbang Pangaribuan, S.H., M.H. sebagai Direktur Komisi Pengawas Advokat DPN PERADI
2. COKY SINAMBELA, S.H., M.H. sebagai wakil Panitia Ujian Advokat (PUPA)
3. TASMAN GULTOM, S.H., M.H. sebagai sekretaris Panitia Ujian Advokat (PUPA).

Adapun hal-hal yang akan dibicarakan adalah:
1. Tata cara persyaratan, pendaftaran, dan pelaksanaan ujian;
2. Hal-hal lain yang berkaitan, misalnya mekanisme pendaftaran dan pembayaran jika peserta ujian telah mendaftar di gelombang sebelumnya.
Pertemuan ini akan diadakan pada:
Hari & Tanggal : Minggu, 4 Januari 2015
Waktu : Pk. 10.00 WIB – selesai
Tempat : GPA MT Haryono, Lobby Lantai 4, Jl. M.T Haryono, Jakarta Selatan.

Kami sangat mengharapkan kehadiran para Calon Advokat Advent karena hasil pertemuan dan daftar hadir peserta akan dibawa dalam Rapat PUPA pada hari Senin, 5 Januari 2015. Hendaknya kesempatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya setelah sekian lama sejak pelaksanaan Ujian Advokat oleh PERADI, calon Advokat Advent kesulitan mengikuti ujian karena selalu jatuh pada hari Sabat.

Kami menghimbau agar berita ini bisa disebarluaskan baik itu melalui media sosial, milis, e-mail, dan lain-lain. Begitu juga kami mengharapkan agar pengumuman ini bisa dibacakan di gereja-gereja baik di UIKB dan UIKT. Apabila ada pertanyaan bisa menghubungi kami atau contact person di bawah ini.

Hormat Kami,

Pdt. DR. Samuel Simorangkir
Direktur Komunikasi dan Kebebasan Beragama
GMAHK Uni Indonesia Kawasan Barat

Tembusan:
1. Ketua GMAHK Uni Indonesia Kawasan Barat
2. Ketua GMAHK Uni Indonesia Kawasan Timur
Contact Person :
1. Pdt. Samuel Simorangkir (UIKB)
08111- 68012
0821 – 1326 – 5659
[email protected]

2. APRIANI SIJABAT (Jemaat Rawamangun) :
08557507335
[email protected]
[email protected]
3. JOICE SIAGIAN (Jemaat Sola Fide – BSD) :
0813 56151362
081287256519 (WA)
[email protected]

Address

Jalan Drive J. Leimena No. 1
Ambon
97115

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Maluku Mission Field posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share