16/05/2015
Seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan kawasan pemukiman di negeri morella, kebutuhan akan tempat ibadah adalah hal yang perlu diperhatikan guna menyuburkan kehidupan masyarkat yg religius, rukun dan damai. Meski demikian sulitnya ketesediaan lahan untuk membangun tempat ibadah juga tidak dapat dipungkiri di tengah nilai ekonomis tanah yang semakin tinggi.
Untuk itu, adalah hal yang patut disukuri jika dalam kondisi demikian masi ada sebagian orang yang dengan ikhlas menghalalkan tanahnya untuk pembangunan masjid.
Sawatelu menjadi lokasi yang strategis untuk pembangunan masjid karena wilayah ini sudah mulai ramai dengan pemukiman. Disisi lain swatelu adalah kawasan yang memeliki latar belakng historis yakni pernah manjadi lokasi tawanan masyarakat dan pejuang kapahaha, ini telah ditandai dengan berdirinya monumen kapitan dan malesi yg leataknya berdekatan dengan lokasi pembangunan masjid.
Masjid sawatelu akan dibangun di atas lahan seluas 20×25 m. Proses pembangunan telah dimulai dengan pembersihan lahan dan pengumpulan material pada desember 2014, kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama oleh Raja Negeri Morella (Sialana Yunan) dan pengerjaan pondasi masjid secra gotong royong pada januari 2015, saat ini semntara dilakukan penimbunan bagian dalam pondasi.
Demi kelancaran proses pembngunan, maka dibentuk panitia pembngunan yg diketuai oleh bpk. Yasim Sialana. Panitia bertugas menggalang dukungan dana dan metrial serta mengkoordinisai pekerjaan pembangunan majid sawatelu.
Semoga pembngunan masjid sawatelu selalu mendapat dukungan dari semua pihak, dan kepada saudra2 yang telah membrikan bantuan dan dukungn kmi ucapkan terima kasih, semoga amal baiknya diganjar pahala oleh Allah SWT..amiin..