29/07/2019
✝️“BERHANTILAH SEJENAK UNTUK MEMBACANYA”✝️
SEDIKIT PANJANG....
💝NAMUN INILAH RAHASIA YANG TERSEMBUNYI YANG SEDIKIT DEMI SEDIKIT DI SINGKAPKAN TUHAN”💝
✝️😇🙌💝YEHEZKIEL. 18:20
“Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. ORANG BENAR AKAN MENERIMA BERKAT KEBENARANNYA, DAN KEFASIKAN ORANG FASIK AKAN TERTANGGUNG ATASNYA.
"siapakah Orang BENAR itu..??"
FIRMAN TUHAN BERKATA “DIALAH YANG MELAKUKAN KEHENDAK BAPAKU” (YOHANES. 3:21)
YANG MENGASIHI DAN MENCINTAI TUHAN MENJADIKAN KITA SIAP UNTUK MENGORBANKAN SEGALA MILIK KEPUNYAAN KITA, MENINGGALKAN SEGALA KEINGINAN DAN KENIKMATAN DUNIA, DAN MAU MELEPASKAN KEINGINAN-KEINGINAN DAGING/DUNIAWI, “DAGING YANG BERJUANG MELAWAN JIWA”.
FIRMAN TUHAN: 1 PETRUS. 2:11
“Saudara-saudaraku yang kekasih, aku menasihati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa.”
=> ARTinya, DAGING/DUNIAWI merupakan hasrat dan keinginan/NAFSU yang bersifat pemuasan diri sendiri, DAN BERASAL DARI DALAM DIRI KITA SENDIRI.
FIRMAN TUHAN : YAKOBUS. 4:1
“Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu?”,
=> sedangkan ROH Memiliki sifat untuk Menyenangkan Sang Penciptanya (*TUHAN YESUS KRISTUS = KEKASIH JIWA).
=> Terlepas dari itu, kita harus melepaskan segala “KEMEGAHAN DUNIAWI” kita agar menjadi sempurnah di dalam mengiring TUHAN. (MATIUS. 16:24
Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.” MENGIKUTI AKU” = Artinya “menjadi sama dengan” “seirama dalam langkah” “menjadi satu dengan” “seia sekata” dll artinya Gambaran Orang yang “MENGIKUTI JEJAK TUHAN” Adalah orang yang TELAH “BERJANJI DAN SEPAKAT” (AMOS. 3:3 “BERJALAN JIKA SUDAH BERJANJI” = Artinya setiap orang yang telah BERSATU HATI Pasti akan BERJALAN BERSAMA DALAM KONDISI APA PUN ITU, Akan dilewati secara bersama-sama (FILIPI. 1:29 “BUKAN SAJA PERCAYA MELAIKAN UNTUK IKUT MENDERITA”). “INI ADALAH GAMBARAN DARI KEHIDUPAN SEBAGAI PASANGAN SUAMI ISTERI” = KEHIDUPAN YANG TELAH DI SATUKAN (MATIUS. 19:6; MARKUS. 10:9 “TELAH MENJADI SATU DAGING, SATU ROH, SATU JIWA. “TIDAK DAPAT DI CERAIKAN” = Artinya “TUBUH ADALAH MILIK TUBUH, ROH MILIK ROH DAN JIWA MILIK JIWA, Satu TIDAK DAPAT MELEPASKAN YANG SATU, MELUKAI dan MENYAKITI Sama dengan MENCIDERAI DIRI SENDIRI”. (MATIUS. 19:9 “MENCERAIKAN KARENA ZINAH” = Artinya MEMISAHKAN DIRI dan MELEPASKAN DARI DOSA. 6 PERKARA BAHKAN 7 YANG DI BENCI TUHAN.
FT: “AMSAL. 6:16-19
Enam perkara ini yang dibenci TUHAN, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya: MATA SOMBONG, LIDAH DUSTA, TANGAN YANG MENUMPAHKAN DARAH ORANG YANG TIDAK BERSALAH, HATI YANG MEMBUAT RENCANA-RENCANA YANG JAHAT, KAKI YANG SEGERA LARI MENUJU KEJAHATAN, SEORANG SAKSI DUSTA YANG MENYEMBUR-NYEMBURKAN KEBOHONGAN DAN YANG MENIMBULKAN PERTENGKARAN SAUDARA. > RAJA DAUD TAHU BAHWA PERCERAIAN AKAN TERJADI JIKA IA TIDAK SUNGGUH-SUNGGUH MEMINTA PENGAMPUNAN DAN MELEPASKAN DIRINYA DARI DOSA DAN KESALAH INI, Jika Ia tetap mempertahankan kejahatan ini maka dia akan MENGALAMI “KETERPISAHAN DARI TUHAN” > MENGINGAT KASIH DAN KEMURAHAN TUHAN, FIRMAN TUHAN BERKATA “JIKA KITA SUNGGUH-SUNGGUH MENGAKUI DOSA KITA DI HADAPAN TUHAN KITA YESUS KRISTUS, Maka IA adalah SETIA DAN ADIL, DIA AKAN MENYUCIKAN Den MEMBASUH SELURUH DOSA DAN PELANGGARAN KITA (1 YOHANES. 1:9; AMSAL. 28:13 “MENJADI KESAYANG/DISAYANGI” = DI TERIMA KEMBALI > Ini adalah BUKTI KASIH KEMURAHAN TUHAN KITA YESUS KRISTUS. TIDAK ADA MANUSIA SATUPUN DI DUNIA YANG MEMILIKI KASIH SEPERTI INI.
PERTANYAANNYA....
JIKA DEMIKIAN APAKAH PERCERAIAN PANTAS..??
FIRMAN TUHAN : MATIUS. 19:11 “HANYA MEREKA YANG DI KARUNIAKAN YANG AKAN MENGERTI PERKATAAN INI”.
JAWAB SAYA... PANTAS, JIKA SANG YANG MELAKUKAN PELANGGARAN TETAP PADA PELANGGARANYA DAN TIDAK INGIN SUNGGUH-SUNGGUH MELEPASKAN DIRI DARI PERBUATANNYA SERTA KESALAHNYA TIDAK MAU DI AKUI SECARA SADAR. TETAPI JIKA IA MEMINTA MAAF DARI SEGALA PELANGGARAN DAN DOSANYA, SERTA MENGAKUI DENGAN SADAR DAN PENUH DENGAN KETULUSAN DAN KESUNGGUHAN HATI, MAKA IA PATUT DI TERIMA KEMBALI.
Inilah maksud perkataan “PERCERAIAN” Dari TUHAN YESUS. “SURAT” adalah LAMBANG PENGIKAT dan SEWAKTU-WAKTU DAPAT DI BATALKAN JIKA KEDUANYA SEPAKAT UNTUK MEMUTUSKAN DAN MEMBATALKAN SURAT ITU, > MUSA TELAH MATI Maka HUKUM PERJANJIAN/TAURAT Tidak Berlaku penuh lagi, HANYA SANG PENERUSLAH YANG MENSAHKAN DAN DAPAT MEROMBAK Dan MENSAHKAN HUKUM ITU MENJADI BARU KEMBALI.
FIRMAN TUHAN : IBRANI. 9:16-22
Sebab di mana ada wasiat, di situ harus diberitahukan tentang kematian pembuat wasiat itu. Karena suatu wasiat barulah sah, kalau pembuat wasiat itu telah mati, sebab ia tidak berlaku, selama pembuat wasiat itu masih hidup. Itulah sebabnya, maka perjanjian yang pertama tidak disahkan tanpa darah. Sebab sesudah Musa memberitahukan semua perintah hukum Taurat kepada seluruh umat, ia mengambil darah anak lembu dan darah domba jantan serta air, dan bulu merah dan hisop, lalu memerciki kitab itu sendiri dan seluruh umat, sambil berkata: "Inilah darah perjanjian yang ditetapkan Allah bagi kamu." Dan juga kemah dan semua alat untuk ibadah dipercikinya secara demikian dengan darah. Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.) > YESUS ADALAH ANAK DOMBA, SANG PENERUS WASIAT ITU. MAKA IA PENAH BERKATA “SATU TITIK ATAU IOTA DARI HUKUM TAURAT INI TIDAK AKAN DI TIADAKAN SEBELUM SEMUA YANG TERTULIS DI DALAMNYA DI GENAPI” (MATIUS. 5:17-18
"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan UNTUK MENGGENAPINYA. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. “HAK PREROGATIF” = WEWENANG PENUH” > SEHINGGA KEMATIAN-NYA, jika DIA Tidak di bangkitkan MAKA hukum Itu batal, TETAPI PERLU DI INGAT....!!!! YESUS KRISTUS BAIK HARI INI, DAHULU, SEKARANG DAN SAMPAI SELAMA-LAMANYA TIDAK PERNAH BERUBAH TERHADAP JANJI DAN KEPUTUSANNYA SEBAB, “DIA MATI DAN BANGKIT SERTA HIDUP KEKAL SELAMA-LAMANYA”. Maka, HUKUM DAN KEPUTUSAN-KEPUTUSAN-NYA AKAN dan MASIH TERUS BERLAKU SAMPAI KEDATANGAN-NYA UNTUK KALI YANG KEDUA. AMEN... HALELUYA.. PRAISE THE LORD.)))))).
*NEXT..... YG berikan tanda kurung merupakan PENYINGKAPAN YANG MASIH TERUS BERLANJUT.
Orang BENAR adalah KEKASIH KRISTUS. “kekasih memahami isi hati sang pasangan” = artinya, Menjadi orang benar adalah MEMAHAMI APA KEHENDAK dan KEMAUAN serta Keinginan dan TUNTUTAN-TUNTUTAN TUHAN dalam kehidupan ORANG PERCAYA.
Kedua pasangan tidaklah akan serasi jika keduanya, “SALING MEMBELAKANGI/BERTOLAK PENDAPAT/TIDAK SEARAH/BERTENTANGAN DLL.
Sebab itu, menjadi orang benar adalah MELEPASKAN diri dari KECACATAN HIDUP (DUNIAWI) Kepada KESEMPURNAAN HIDUP SORGAWI.
Menjadi jelaslah apa yang di katakan FIRMAN TUHAN : (2 PETRUS. 3:14 “Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.”)
>>> (EFESUS. 5:26-33) “untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman, supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela. Demikian juga suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri. Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat, karena kita adalah anggota tubuh-Nya. Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat. Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya.
>>> (KOLOSE. 1:21-22) “Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.
>>> (WAHYU. 14:4-5) “Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu. Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.
INILAH KATA PARA PUJANGGA TENTANG MEREKA “ORANG BENAR”.
(KIDUNG AGUNG. 4:7) “Engkau cantik sekali, manisku, tak ada cacat cela padamu.”
NEXT.......
..??
..
(PENYINGKAPAN DOA – RENUNGAN PAGIKU). BY.T.S