20/09/2026
"HIDUP YG BERFOKUS KEPADA KRISTUS"
Flp 3:10–17
Fokus utama kekristenan bukan sekadar menjadi berhasil,aktif melayani atau menerima berkat Tuhan,tetapi menjadi serupa dengan Kristus.
Sering kali kita membandingkan nilai diri berdasarkan pencapaian,pelayanan,jabatan atau keberhasilan,padahal yg Tuhan lihat bukan hanya apa yg kita lakukan,tetapi siapa kita di hadapan-Nya.
1. Fokus — Mengenal Kristus (Flp 3:10–11)
Kadang kita ingin mengambil jalan pintas dari setiap pergumulan,tetapi ketika Tuhan langsung menjawab doa,kita bisa saja kehilangan pelajaran yg seharusnya kita dapatkan melalui proses. Karna dalam proses itulah kita belajar mengenal siapa Tuhan.
Pelayanan,mujizat,jabatan maupun keberhasilan tidak boleh menggantikan Kristus sebagai pusat. Jangan hanya menikmati kuasa Yesus saja,tetapi bersedia juga memikul salib dan bertumbuh semakin serupa dengan-Nya.
2. Konsistensi — Terus mengejar Kristus (Flp 3:12–14)
Hidup bersama Tuhan adalah sebuah journey. Karena itu,kegagalan bukan alasan untuk berhenti dan keberhasilan bukan alasan untuk merasa sudah cukup. Orang yg berhenti bertumbuh akan mengalami kemunduran.
Sering kali penghambat terbesar pertumbuhan kita bukan orang lain,melainkan diri kita sendiri ketika kita mulai puas,menyerah atau kehilangan konsistensi. Karena itu,tetaplah fokus pada apa yg Tuhan percayakan dan terus kejar tujuan yg ada di hadapan kita.
3. Penyerahan Total — Menjadi teladan dalam Kristus (Flp 3:16–17)
Paulus berkata “Ikutilah teladanku”,ia bukan sedang mengarahkan orang kepada dirinya sendiri,tetapi kepada kehidupan yg berpusat kepada Kristus. Mengikuti teladan Paulus berarti fokus kepada Kristus,konsisten mengejar Kristus dan menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Kristus.
Jangan hanya menyanyi,menari,melayani dan melakukan banyak hal untuk Tuhan,tetapi izinkan Kristus benar-benar menjadi Juruselamat dan Tuhan atas hidup kita.
Hidup yg berfokus kepada Kristus bukan tentang seberapa banyak yg kita lakukan untuk Tuhan,tetapi seberapa dalam kita mengenal Kristus,seberapa konsisten kita mengejar-Nya dan seberapa total kita menyerahkan hidup kepada-Nya.