15/04/2018
*IBADAH SEPANJANG HIDUP*
*Bilangan 28:27*
*Pada waktu itu haruslah kamu mempersembahkan sebagai korban bakaran menjadi bau yang menyenangkan bagi TUHAN: dua ekor lembu jantan muda, seekor domba jantan, tujuh ekor domba berumur setahun.*
Kehidupan umat Yahudi dipenuhi dengan rutinitas peribadatan.
Jenis persembahan maupun waktu penyelenggaraan berbagai perayaan tersebut telah ditetapkan secara terperinci.
Berbagai perayaan tersebut juga dikemas secara unik.
Keunikan pertama adalah adanya keseimbangan antara paruh pertama dan paruh kedua dari tahun perayaan tersebut.
Ada hari raya P***a, yang disusul dengan hari raya Roti Tidak Beragi, dan hari raya Pentakosta/Hulu Hasil, di paruh pertama.
Lalu, ada hari raya Pendamaian yang didahului dengan ritus berpuasa selama sepuluh hari, dan hari raya Pondok Daun, di paruh kedua.
Jadi, praktis di sepanjang tahun, umat Yahudi terus-menerus diingatkan untuk berfokus kepada Tuhan.
Keunikan kedua adalah antara perayaan yang bertema memperingati karya penebusan Kristus dan penyucian hidup umat Tuhan, dibuat berselang-seling dengan perayaan yang bersifat pengucapan syukur atas berkat jasmani seperti P***a, Pendamaian, Hulu Hasil, dan Pondok Daun. Umat Yahudi diingatkan bahwa Tuhan mereka adalah Tuhan atas segala kebutuhan hidup.
Dan prinsipnya adalah setiap sukacita atas anugerah itu harus didahului dengan pertobatan, kesadaran akan dosa, dan tekad untuk hidup lebih berkenan kepada Tuhan.
Melalui berbagai perayaan tersebut, Allah telah menyediakan tuntunan bagi umat-Nya.
Tujuannya adalah agar fokus hidup kita tertuju pada Tuhan yang telah memelihara hidup kita.
*Selamat Hari Minggu ke-15 dalam tahun 2018 dan marilah bersukacita merayakannya di gereja, bagimu Sahabat*
Salam Hormat Kami🙏
*Pdt Yusuf Hutajulu & Kel*