Gereja Elohim Kristen Indonesia

Gereja Elohim Kristen Indonesia Kebaktian Ibadah Raya setiap hari Minggu pukul 10 pagi
Kebaktian Sekolah Minggu setiap hari Minggu pukul 11 pagi

11/09/2026

Kisah Para Rasul 15:9-10 "dan Ia sama sekali tidak mengadakan perbedaan antara kita dengan mereka, sesudah Ia menyucikan hati mereka oleh iman. Kalau demikian, mengapa kamu mau mencobai Allah dengan meletakkan pada tengk*k murid-murid itu suatu k*k, yang tidak dapat dipikul, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri?"

Nenek moyang bangsa Israel tidak dapat melak*kan hukum Musa secara sempurna. Tidak ada seorangpun yang bisa karena sifat dasar manusia yang berdosa dan kelemahan daging. Hukum Musa terdiri dari ratusan aturan, mulai dari Sepuluh Perintah Allah hingga tata cara ibadah dan moral. Melanggar satu bagian saja dari hukum tersebut berarti bersalah atas semuanya. Sama halnya seperti sunat, satu hal dilak*kan tapi hal lain tidak dilak*kan, hasilnya adalah kesia-siaan.

Firman Tuhan adalah kebenaran yang bisa membebaskan kita dari dosa dan penghukuman ketika kita percaya dan hidup didalam-Nya . Tuhan tahu bahwa tidak seorangpun yang dapat melak*kan hukum Taurat dengan sempurna. Sebab itulah Ia mengutus Anak-Nya yang tunggal supaya setiap orang percaya diselamatkan. Hanya Yesus yang tidak pernah melanggar hukum Musa, tetapi melak*kannya dengan sempurna. Dia tidak berdosa namun Ia memberikan nyawa-Nya untuk keselamatan manusia.

Renungan hari ini: hiduplah sennatiasa dalam kasih karunia Tuhan Yesus Kristus. Tetapi sekarang Ia telah mendapat suatu pelayanan yang jauh lebih agung, karena Ia menjadi Pengantara dari perjanjian yang lebih mulia, yang didasarkan atas janji yang lebih tinggi. Sebab, sekiranya perjanjian yang pertama itu tidak bercacat, tidak akan dicari lagi tempat untuk yang kedua. ...

10/09/2026

Kisah Para Rasul 15:8 "Dan Allah, yang mengenal hati manusia, telah menyatakan kehendak-Nya untuk menerima mereka, sebab Ia mengaruniakan Roh Kudus juga kepada mereka sama seperti kepada kita,"

Petrus bersaksi bahwa Allah mengaruniakan Roh Kudus juga kepada orang non-Yahudi tanpa memandang status sunat mereka. Petrus ingat bagaimana Tuhan menyuruhnya untuk pergi ke rumah Kornelius, seorang perwira pasukan yang saleh, takut akan Allah, banyak berbuat baik dan senantiasa berdoa kepada Allah.

Doa yang dinaikkan kepada Tuhan, tidaklah sia-sia, Ia mendengar dan menjawab pada waktunya. Ia mengaruniakan Roh Kudus-Nya kepada siapa yang Ia kehendaki, baik orang-orang Yahudi maupun bangsa-bangsa lain. Tuhan berkuasa atas segala ciptaan-Nya, apalagi manusia, Ia mengenal setiap hati, Ia mengenal setiap pribadi kita. Jadi jangan menyalahkan Tuhan dan kecewa kepada-Nya, karena seringkali bukan Tuhan yang tidak perduli tapi manusia yang memgeraskan hati dan mengecewakan-Nya.

Renungan hari ini: percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati. Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: ”Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang. Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya. Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus, yang adalah Tuhan dari semua orang.

09/09/2026

Kisah Para Rasul 15:7 "Sesudah beberapa waktu lamanya berlangsung pertukaran pikiran mengenai soal itu, berdirilah Petrus dan berkata kepada mereka: ”Hai saudara-saudara, kamu tahu, bahwa telah sejak semula Allah memilih aku dari antara kamu, supaya dengan perantaraan mulutku bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya."

Sidang telah berlangsung sekian lama namun mereka masih belum memutuskan apa-apa soal sunat dan melak*kan hukum Musa bagi bangsa-bangsa lain yang percaya. Hingga akhirnya Petrus angkat bicara menjelaskan bagaimana Allah telah memilih dia memberitakan Injil kepada Kornelius dan dari sanalah mereka menyadari bahwa Injil juga harus diberitakan kepada bangsa-bangsa lain agar banyak orang menjadi percaya.

Tuhan telah memanggil dan memilih kita untuk suatu tujuan mulia. Ia tidak memanggil kita untuk suatu hal yang sia-sia tapi kita dipilih untuk memberitakan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib. Kita mungkin tidak bisa berkhotbah atau memimpin pujian, tapi setiap orang percaya yang menyadari dan mengalami kebaikan Tuhan dalam hidupnya, pasti bisa bersaksi untuk kemuliaan Tuhan. Ingat, kita telah dipanggil dan dipilih untuk bersatu dan memuliakan nama Tuhan Yesus.

Renungan hari ini: jagalah kesatuan dan muliakanlah nama Tuhan. Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

08/09/2026

Kisah Para Rasul 15:6 "Maka bersidanglah rasul-rasul dan penatua-penatua untuk membicarakan soal itu."

Terdapat perbedaan pendapat antara mereka yang di Yerusalem mengenai sunat dan hukum Musa. Mereka yang dari golongan Farisi yang percaya mengatakan orang-orang bukan Yahudi harus disunat dan wajib menuruti hukum Musa. Sehingga digelarlah sidang untuk membicarakan soal itu.

Manusia hidup dengan berbagai tradisi, lingkungan, dan latar belakang yang berbeda sehingga membentuk karakter yang berbeda-beda p**a. Pola pikir tiap orang tidaklah sama sehingga seringkali menimbulkan perbedaan pendapat ketika mereka dihadapkan pada situasi yang sama. Jangan terbawa emosi ketika terjadi perbedaan pendapat, tetapi sebaiknya dirundingkan untuk mencari jalan keluar terbaik. Meskipun hasilnya tidak selalu menyenangkan semua orang, tetap berpegang pada firman Tuhan.

Renungan hari ini: tetaplah menjaga kasih saat menghadapi perbedaan pendapat. Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu. Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera: satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu, satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.

07/09/2026

Kisah Para Rasul 15:4-5 "Setibanya di Yerusalem mereka disambut oleh jemaat dan oleh rasul-rasul dan penatua-penatua, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang Allah lak*kan dengan perantaraan mereka. Tetapi beberapa orang dari golongan Farisi, yang telah menjadi percaya, datang dan berkata: ”Orang-orang bukan Yahudi harus disunat dan diwajibkan untuk menuruti hukum Musa.”

Tibalah Paulus dan Barnabas di Yerusalem. Mereka disambut oleh jemaat, para rasul dan penatua-penatua. Mereka menceritakan segala perkara yang Tuhan lak*kan melalui mereka. Dan tentu saja permasalahan tentang sunat yang sedang mereka hadapi di Antiokhia. Perbedaan pendapatpun terjadi, ada orang-orang yang tetap berpegangan bahwa orang-orang bukan Yahudi harus disunat dan wajib menuruti hukum Musa.

Saudara, perbedaan pendapat seringkali terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Antara belok kanan atau belok kiri saja bisa menimbulkan pertengkaran antara suami istri ataupun teman. Demikian p**a dalam kerohanian, ada banyak perbedaan pendapat sehingga menimbulkan perpecahan dalam tubuh Kristus. Tiap-tiap orang berpegang teguh pada prinsipnya masing-masing. Tapi jangan sampai perbedaan pendapat membuat kita menjadi musuh, berdiskusilah dengan sehat dan terbuka untuk menerima pendapat orang lain. Perbedaan pendapat janganlah menjadi pemicu permusuhan tetapi semakin belajar dewasa dan menyikapi perbedaan dengan benar.

Renungan hari ini: bagaimana Anda menyikapi perselisihan? Perkataan ini benar dan aku mau supaya engkau dengan yakin menguatkannya, agar mereka yang sudah percaya kepada Allah sungguh-sungguh berusaha melak*kan pekerjaan yang baik. Itulah yang baik dan berguna bagi manusia. Tetapi hindarilah persoalan yang dicari-cari dan yang bodoh, persoalan silsilah, percekcokan dan pertengkaran mengenai hukum Taurat, karena semua itu tidak berguna dan sia-sia belaka.

04/09/2026

Kisah Para Rasul 15:3 "Mereka diantarkan oleh jemaat sampai ke luar kota, lalu mereka berjalan melalui Fenisia dan Samaria, dan di tempat-tempat itu mereka menceriterakan tentang pertobatan orang-orang yang tidak mengenal Allah. Hal itu sangat menggembirakan hati saudara-saudara di situ."

Tuhan menyertai perjalanan Paulus dan Barnabas karena dari awal Tuhan telah memilih mereka untuk perjalanan misi. Ia menyertai mereka dengan tanda-tanda dan mujizat-mujizat, banyak orang menjadi percaya. Meskipun demikian, ada p**a orang-orang yang iri dan menghasut orang lain untuk menolak mereka. Tetapi hal itu tidak membuat mereka berhenti memberitakan Injil. Bahkan terjadi perselisihan mengenai sunat, sehingga Paulus dan Barnabas pergi ke Yerusalem untuk membicarakan hal itu dengan para rasul dan penatua-penatua. Dalam perjalanannya, mereka tidak berhenti menceritakan kemuliaan Tuhan.

Dalam menjalankan tugas yang Tuhan berikan, kita tidak selalu menghadapi jalan yang mulus. Ada penolakan, ada perbantahan, bahkan ada p**a ancaman. Apakah hal ini membuat kita berhenti menceritakan kebaikan Tuhan Yesus? Banyak hal yang harus kita hadapi dalam hidup ini, tetapi ketika kita menjalaninya bersama dengan Kristus, kita tidak perlu takut, karena Sang Pencipta semesta alam beserta dengan kita.

Remungan hari ini: takutkah Anda menceritakan kemuliaan Tuhan? ... Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”

03/09/2026

Kisah Para Rasul 15:1-2 "Beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan kepada saudara-saudara di situ: ”Jikalau kamu tidak disunat menurut adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat diselamatkan.” Tetapi Paulus dan Barnabas dengan keras melawan dan membantah pendapat mereka itu. Akhirnya ditetapkan, supaya Paulus dan Barnabas serta beberapa orang lain dari jemaat itu pergi kepada rasul-rasul dan penatua-penatua di Yerusalem untuk membicarakan soal itu."

Pemberitaan Injil telah dilak*kan, banyak orang menjadi percaya. Meskipun demikian, mereka masih memegang teguh adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, yaitu tentang sunat. Orang yang tidak disunat, tidak dapat diselamatkan. Paulus dan Barnabas membantah pendapat mereka, tetapi tidak mendapat solusi sehingga pergilah mereka kepada rasul-rasul dan penatua-penatua di Yerusalem.

Banyak orang yang meskipun mengaku percaya pada Tuhan Yesus tapi masih berpegang teguh pada adat isitiadat, ajaran nenek moyang yang kadang tidak sesuai dengan ajaran Tuhan. Sunat yang Tuhan kehendaki adalah setiap orang menyunat hati yang keras supaya jangan terus bersikeras melak*kan yang salah. Berikan hati untuk diubahkan Tuhan agar selalu setia dan taat akan perintah-Nya. Sebab adat istiadat, tradisi tidak menyelamatkan, tetapi melak*kan kehendak Tuhan, itulah yang Tuhan kehendaki.

Renungan hari ini: maukah Anda dibentuk Tuhan? Sebab itu sunatlah hatimu dan janganlah lagi kamu tegar tengk*k.

02/09/2026

Kisah Para Rasul 14:27-28 "Setibanya di situ mereka memanggil jemaat berkumpul, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang Allah lak*kan dengan perantaraan mereka, dan bahwa Ia telah membuka pintu bagi bangsa-bangsa lain kepada iman. Di situ mereka lama tinggal bersama-sama dengan murid-murid itu."

Pemberitaan Injil dilak*kan sehingga banyak orang yang belum pernah mendengar, mereka dapat mendengar dan percaya. Bagi mereka yang percaya, mendengar tentang apa yang Tuhan lak*kan, seharusnya membuat mereka terkagum dan semakin teguh dalam iman.

Semakin bertambahnya jemaat, semakin banyak p**a yang harus dihadapi. Selain itu, jemaat yang sudah ada, perlu diteguhkan iman mereka dalam Kristus supaya mereka tetap hidup dalam pertobatan dan semakin memuliakan nama Tuhan Yesus. Sebab itulah, kita yang berkumpul dalam satu gereja, marilah kita saling menguatkan, mendukung satu dengan yang lain. Saling mendoakan, membangkitkan, maupun siap untuk dikoreksi. Bukannya saling sikut menyikut menjatuhkan sesama.

Renungan hari ini: bagaimana Saudara-saudara mempererat persaudaraan dalam gereja? Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah. ...

01/09/2026

Kisah Para Rasul 14:24-26 "Mereka menjelajah seluruh Pisidia dan tiba di Pamfilia. Di situ mereka memberitakan firman di Perga, lalu pergi ke Atalia, di pantai. Dari situ berlayarlah mereka ke Antiokhia; di tempat itulah mereka dahulu diserahkan kepada kasih karunia Allah untuk memulai pekerjaan, yang telah mereka selesaikan."

Dari Antiokhia, Paulus dan Barnabas memulai perjalanan mereka memberitakan Injil sesuai dengan kehendak Tuhan. Dengan pimpinan Roh Kudus, mereka menjalankan tugas yang telah Ia tentukan bagi mereka. Dalam menjalankan tugas itu, mereka harus menghadapi berbagai tantangan dan penolakan. Bahkan Paulus dilempari batu dan diseret keluar kota, ia ditinggalkan begitu saja karena disangka telah mati.

Saudara yang terkasih, dalam memberitakan Injil, menjadi saksi Kristus, banyak tantangan maupun penderitaan yang harus kita hadapi. Penolakan dari orang-orang, hinaan, cacian, bahkan penganiayaan. Tetapi ketika Tuhan telah memberikan tugas kepada masing-masing, percayalah, Ia akan menyertai sehingga tugas itu dapat diselesaikan. Ia yang memberikan kekuatan dan kemampuan. Ia juga yang melindungi dan menyatakan kuasa kasih-Nya ditengah-tengah orang percaya.

Renungan hari ini: janganlah mundur dari tugas yang Tuhan berikan, berdoa dan berpuasalah. Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat. ...

31/08/2026

Kisah Para Rasul 14:23 "Di tiap-tiap jemaat rasul-rasul itu menetapkan penatua-penatua bagi jemaat itu dan setelah berdoa dan berpuasa, mereka menyerahkan penatua-penatua itu kepada Tuhan, yang adalah sumber kepercayaan mereka."

Rasul Paulus dan Barnabas melanjutkan perjalanan mereka dalam memberitakan Injil. Mereka kembali ke kota-kota yang dulu pernah mereka singahi. Disana mereka meneguhkan hati murid-murid supaya mereka tetap bertekun dalam iman meskipun mereka harus menghadapi banyak penderitaan. Mereka menetapkan dan menyerahkan penatua-penatua kepada Tuhan.

Bukan hanya jemaat saja yang perlu dikuatkan, tetapi penatua-penatua maupun pemimpin-pemimpin, pekerja-pekerja dalam gereja juga perlu didoakan. Mereka melayani dan menjalankan berbagai tugas dan harus mempertanggungjawabkan segala sesuatu kepada Tuhan yang mempercayakan pelayanan kepada mereka. Selain menjaga dan melayani jemaat-jemaat, mereka sendiripun menghadapi berbagai permasalahan pribadi yang harus diselesaikan. Jadi, bawalah mereka dalam doa saudara-saudara, supaya mereka dijaga dan dikuatkan Tuhan senantiasa.

Renungan hari ini: topanglah mereka dalam doa agar mereka semakin diteguhkan. Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu. Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.

Address

JJ Cahill High School, Sutherland Street
Mascot, NSW
2020

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gereja Elohim Kristen Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category