WPC INDO

WPC INDO We are a growing community who aspire to become wholehearted disciples of Christ who know Him and make Him known.

Ringkasan Khotbah 06.09.2026 - Pdt. Hari Soegianto“WARISAN YANG TAK TERNILAI”Amsal 4:1-4Teks ini menggambarkan seorang a...
07/09/2026

Ringkasan Khotbah 06.09.2026 - Pdt. Hari Soegianto
“WARISAN YANG TAK TERNILAI”
Amsal 4:1-4

Teks ini menggambarkan seorang ayah yang meneruskan hikmat yang dahulu ia terima dari ayahnya. Di dalamnya terdapat dua panggilan:

1. Panggilan untuk MENDENGAR.
Anak dipanggil untuk menerima didikan, pengertian, dan pengajaran yang baik. Mendengar bukan sekadar mengetahui, tetapi menerima dan memelihara ajaran itu sehingga membentuk kehidupan. Penulis Amsal sendiri menjadi teladan: ia pernah mendengar dan diajar oleh ayahnya (ay. 3).

2. Panggilan untuk MENGAJAR.
Seorang ayah dipanggil untuk meneruskan hikmat kepada generasi berikutnya. Perkataan dan teladannya dapat menjadi sarana Tuhan untuk membentuk kehidupan anak-anaknya. Namun, ayah duniawi tidak sempurna dan tidak dapat selamanya mendampingi anaknya. Karena itu, tujuan akhirnya bukan membuat anak bergantung kepada ayah, melainkan menolongnya mengenal dan mencari hikmat dari Allah (ay. 5–9).

Kristus adalah Hikmat Allah
Dalam terang Perjanjian Baru, kita melihat penggenapan yang lebih penuh.
Paulus berkata, “Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah” (1 Korintus 1:24). Bahkan dalam 1 Korintus 1:30 dikatakan bahwa Kristus “telah menjadi hikmat bagi kita.” Dengan demikian, panggilan untuk memperoleh hikmat, adalah panggilan yang mengarahkan kita kepada Kristus, Sang Hikmat Allah.

Allah adalah Bapa yang sempurna
Karena pengalaman dengan ayah di dunia ini tak sempurna, bahkan menyakitkan. Di dalam Kristus kita dibawa untuk mengenal Bapa yang sempurna. Karena itu, warisan terbesar seorang ayah adalah membawa anak-anaknya mengenal Kristus.

Quote of the day: “Warisan yang paling berharga dari seorang ayah adalah membawa anak-anaknya kepada hikmat yang lebih t...
07/09/2026

Quote of the day:
“Warisan yang paling berharga dari seorang ayah adalah membawa anak-anaknya kepada hikmat yang lebih tinggi daripada dirinya sendiri, yaitu membawa mereka SEMAKIN MENGENAL KRISTUS.”

THE PROMISES OF GODYosua 21:43-45Pdt. Erick Kartawijaya, Minggu 30th August 2026TUHAN selalu menggenapi janjiNyaApa saja...
31/08/2026

THE PROMISES OF GOD
Yosua 21:43-45

Pdt. Erick Kartawijaya, Minggu 30th August 2026

TUHAN selalu menggenapi janjiNya

Apa saja janji TUHAN dalam perikop ini?

1. Memberikan NEGERI untuk menetap (21:43 - Giving the land)
TUHAN berjanji untuk memberikan tanah Kanaan kepada Abraham, ratusan tahun sebelumnya (Kejadian 12:7). Allah menggenapinya. Israel dari bangsa pengembara yang tak memiliki tanah air, sekarang menduduki dan menetap
di Kanaan yang diberikan TUHAN sebagai milik pusaka mereka (Yosua 11:23).
Milik pusaka orang percaya adalah Kristus. Di dalam Dia, setiap orang percaya tinggal tetap, berakar, bertumbuh serta menikmati berkat dan kasih karuniaNya.

2. Memberikan KEAMANAN (21:44 - Giving Rest)
Kemenangan Israel bukan karena kekuatan mereka, tetapi TUHAN yang menyerahkan semua musuhnya. ‘Keamanan ke segala penjuru’ (rest on every side) adalah gambaran kedamaian sempurna. Meski kita tahu hal itu tidak terjadi sempurna, karena mereka tidak menghapus tuntas semua musuh. Di dalam Kristuspun, tak ada musuh yang tak bisa dikalahkan. Dia sudah menang dan memberi kemenangan kepada umatNya (1 Korintus 15:57). Dia akan melemparkan iblis, maut dan kerajaan maut ke lautan api (Wahyu 20:10,14).

3. Memberikan segala yang BAIK (21:45 - Giving all the good things)
Bukan hanya janji memberikan negeri atau janji kemenangan dan keamanan yang digenapi, tetapi janji-janji untuk memberikan segala yang baik, tidak ada yang tidak dipenuhi TUHAN. Janji Allah tak ada yang buruk atau mencelakakan dan selalu digenapiNya (Yeremia 29:11), tetapi cara dan waktu TUHAN tidak selalu seperti yang kita ingini (Yesaya 55:9; Pengkhotbah 3:11).

Gospel Reflection & Application
1. Apa saja janji Tuhan yang saat ini masih anda tunggu penggenapannya?
2. Bagaimana kebenaran bahwa TUHAN berjanji memberikan keamanan/rest kepada umat-Nya dapat mengubah cara anda menghadapi situasi yang menimbulkan kekuatiran?
3. Apa saja hal baik yang dijanjikan Tuhan, yang pernah anda terima dan nikmati?

PENGHAKIMAN DIMULAI DARI UMAT ALLAHMikha 1Ringkasan Khotbah | Rev. Craig Newill | 23 Aug 2026.Seperti apakah Allah itu? ...
28/08/2026

PENGHAKIMAN DIMULAI DARI UMAT ALLAH
Mikha 1
Ringkasan Khotbah | Rev. Craig Newill | 23 Aug 2026.

Seperti apakah Allah itu? Mikha mengingatkan bahwa Allah bukan hanya Maha kasih dan pengampun, tetapi Dia juga Maha kudus dan adil. Dia menghakimi dan menghukum setiap dosa (Mikha 7:18; 6:9-12; Keluaran 34:6-7)

Seperti apa penghakiman Allah yang dinubuatkan oleh Mikha itu?

*1. Global judgement* (1:2-3)
Seluruh bumi perlu memperhatikan. Karena Allah adalah Allah seluruh dunia dan segala bangsa. Dia Maha tahu dan akan menghakimi dengan adil. Tidak ada hal yang Allah tidak diketahuiNya, atau bisa lolos dari penghakiman-Nya.

*2. Judgement is momentous* (1:3-4)
TUHAN datang dan “menjejakkan kaki” ke atas tempat-tempat tinggi. Ini menggambarkan tentang penghakimanNya yang sangat dahsyat terhadap pemberontakan manusia dan penyembahan berhala buatan manusia sendiri.

*3. The reason for judgement* (1:5-7)
Penghakiman itu datang karena dosa mereka: penyembahan berhala (pelacuran), ketidakadilan, korupsi, kekerasan, dll. Bahkan juga Yerusalem, tempat Bait Allah berdiri disebut sebagai ‘tempat tinggi’. Allah akan menghancurkan semuanya

*4. Responding to judgement* (1:8-9)
Melihat datangnya penghakiman Allah, Mikha berkabung. Dia tidak bersukacita karena yang berdosa menerima hukuman yang pantas. Bagaimana respon kita saat melihat gereja atau saudara seiman dalam penghakiman/penghukuman?

*5. Be warned, judgement is serious* (1:9-16)
Mikha menggambarkan dahsyatnya bencana yang datang. Penghakiman Allah pasti datang. Itu terjadi atas Yerusalem (701 SM) melalui invasi bangsa Asyur.

GOSPEL REFLECTION & APPLICATION
1. Apakah anda merasa telah “aman” terhadap penghakiman dan penghukuman TUHAN? Jelaskan.
2. Saat melihat orang lain jatuh dalam dosa atau menerima konsekuensi karena kesalahannya, bagaimana respon anda? Mengapa?
3. Firman Allah menyatakan keseriusan penghakiman Allah. Adakah langkah pertobatan atau perubahan hidup yang hendak anda lakukan? Ceritakan.

Gospel Quote“You are not safe because you are in church, unless you repent, you too will all perish.”
28/08/2026

Gospel Quote
“You are not safe because you are in church, unless you repent, you too will all perish.”

*THE SAFE PLACE*Yosua 20:1-9 Setiap manusia mencari safe place. Pertanyaannya adalah, “Dimanakah safe place kita?” Yosua...
22/08/2026

*THE SAFE PLACE*
Yosua 20:1-9 

Setiap manusia mencari safe place. Pertanyaannya adalah, “Dimanakah safe place kita?” Yosua 20 mencatat bahwa Allah mengetahui kebutuhan tersebut. Karena itu Ia berkata kepada umatNya, “Tentukanlah kota-kota perlindungan.” Bagian ini pada dasarnya mengajarkan bahwa *Allah menyediakan tempat perlindungan bagi umatNya yang dalam bahaya karena kesalahannya*. Apa saja karakteristik dari tempat perlindungan yang disediakan Allah?

 1. *Inisiatif Allah* (ayat 1-3)
Ayat 1 dimulai dengan kalimat, “Berfirmanlah TUHAN kepada Yosua…” Ini menunjukkan bahwa kota-kota perlindungan bukan inisiatif Yosua tetapi adalah inisiatif Tuhan. Allah tidak menyediakan tempat perlindungan secara kebetulan. Ia berinisiatif menyediakannya. Ini merefleksikan tindakan Allah yang berinisiatif untuk menyelamatkan umatNya yang jatuh dalam dosa yang digenapi di dalam Yesus Kristus.

2. *Tidak mengabaikan keadilan* (ayat 4-6)
Orang yang berlari ke kota perlindungan tetap akan menghadapi pengadilan. Ia memang terbebas dari orang yang mau main hakim sendiri, tetapi ia tetap akan menerima keadilan. Orang tersebut akan tetap tinggal di kota perlindungan sampai imam besar mati. Ini merupakan bayangan yang menunjuk kepada Yesus, Imam Besar yang sejati yang kematianNya membawa kebebasan sejati.

 3. *Terjangkau* (ayat 7-9)
Enam kota yang ditetapkan tersebar diberbagai wilayah Israel. Allah tidak menyediakan keselamatan yang hanya bisa dijangkau oleh segelintir orang. Bagi kita saat ini, Allah menyediakan jalan keselamatan yang terbuka bagi setiap orang yang datang kepadaNya melalui Kristus.

Gospel Quote : “Ketika hidup berantakan, ketika kita gagal, ketika kita merasa bersalah, ketika kita takut, ke mana kita...
18/08/2026

Gospel Quote : “Ketika hidup berantakan, ketika kita gagal, ketika kita merasa bersalah, ketika kita takut, ke mana kita berlari? Berlarilah kepada Kristus, tempat perlindungan sejati.”

Ringkasan khotbah Pdt. Paulus Surya, 9 Agustus 2026“DON’T DELAY”Yosua 18:1-10Melalui Firman Tuhan bagian ini, kita dapat...
17/08/2026

Ringkasan khotbah Pdt. Paulus Surya, 9 Agustus 2026
“DON’T DELAY”
Yosua 18:1-10

Melalui Firman Tuhan bagian ini, kita dapat belajar bahwa Tuhan menghendaki agar umatNya tidak menunda-nunda untuk menghidupi janji FirmanNya.
Bagaimana caranya?

1. Dengan menyadari bahwa menunda ketaatan adalah dosa (ayat 1-3)
“Berkat Allah Yosua kepada orang Israel: Berapa lama lagi kamu bermalas-malas…” Istilah bermalas-malas menunjuk pada menunda-menunda atau melalaikan (lihat juga 1 Samuel 3:13). Dalam perjanjian baru Yakobus 4:17 menegaskan kebenaran ini, “Jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.” Ini termasuk menunda menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan menunda melakukan kebenaran (lihat Matius 25:14-30).

2. Dengan mengambil langkah ketaatan sesuai petunjuk Tuhan (ayat 4-9)
Setelah Yosua menegur orang Israel, ia memberikan instruksi yang sangat praktis untuk mereka lakukan. Kemudian umat Israel menaati petunjuk dari Yosua. Hal ini seperti yang ditekankan oleh rasul Paulus di dalam Filipi 2:12-13. Setiap orang percaya yang sudah menerima warisan tanah Kanaan surgawi, diminta untuk mengerjakan keselamatannya.

3. Dengan mempercayakan hasilnya kepada Tuhan (ayat 10)
Bangsa Israel melakukan bagiannya, yaitu menaati petunjuk Tuhan untuk menduduki tanah Kanaan. Tetapi Tuhan berdaulat atas hasil akhirnya. Ini adalah keseimbangan dalam kehidupan orang Kristen. Kita dipanggil untuk bertindak dengan setia, tetapi kita tidak dipanggil untuk mengendalikan hasilnya. Hasil akhir kita serahkan kepada Tuhan. Ia pasti memberikan yang terbaik, karena yang terbaik, yaitu Yesus dan keselamatan di dalamnya, telah diberikan kepada kita (lihat Roma 8:32).

Quote of the week:“For Jesus: No reserves, No retreats, No regrets” ~ William Borden
17/08/2026

Quote of the week:
“For Jesus: No reserves, No retreats, No regrets” ~ William Borden

Address

32 Bull Creek Drive
Bull Creek, WA
6149

Opening Hours

9am - 6pm

Telephone

+61893326300

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when WPC INDO posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to WPC INDO:

Shortcuts

Share

Category