WPC INDO

Call Directions Website Contact the place of worship

WPC INDO We are a growing community who aspire to become wholehearted disciples of Christ who know Him and make Him known.

WHOM WILL YOU SERVE?Yosua 24:14-15Khotbah Pdt. Paulus Surya, Minggu 18 Oktober 2026INTI BERITAYosua 24:14-15 pada dasarn...
19/10/2026

WHOM WILL YOU SERVE?
Yosua 24:14-15
Khotbah Pdt. Paulus Surya, Minggu 18 Oktober 2026

INTI BERITA
Yosua 24:14-15 pada dasarnya mengajarkan bahwa karena TUHAN telah menyatakan anugerahNya kepada kita, maka kita seharusnya memilih melayani Dia dengan sepenuh hati.

Takut akan TUHAN (ay. 14a)

Tulus tidak munafik (ay. 14b)

Membuang segala berhala (ay. 15)

Gospel Reflection & Application

Gospel Quote“Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”Matius 6:24b
19/10/2026

Gospel Quote
“Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”
Matius 6:24b

KNOWING GODYesaya 6:1-8Kebaktian Minggu, 11 Oktober 2026Pdt. Paulus SuryaInti Berita:Mengenal Allah adalah sumber kekuat...
17/10/2026

KNOWING GOD
Yesaya 6:1-8
Kebaktian Minggu, 11 Oktober 2026
Pdt. Paulus Surya

Inti Berita:
Mengenal Allah adalah sumber kekuatan kita dalam menjalani hidup bagi kemuliaanNya.
(Knowing God is the source of our strength to live for His glory.)

- Mengenal Allah yang bagaimana?
What kind of God do we need to know?

1. Penguasa hidup yang layak disembah. (ayat 1-2)
The Ruler of our lives who is worthy of worship.

- Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci. Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang. (ayat 1-2)

2. Pribadi kudus yang menyucikan kita dari dosa. (ayat 3-7)
The Holy One who sanctifies us from sin
 
- Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: “Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!”…  Lalu kataku: “Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam.” (ayat 3,5)

- Tetapi seorang dari pada Serafim itu terbang mendapatkan aku; di tangannya ada bara, yang diambilnya dengan sepit dari atas mezbah. Ia menyentuhkannya kepada mulutku serta berkata: “Lihat, ini telah menyentuh bibirmu, maka kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni.” (ayat 6-7)

3. Allah yang berkenan memakai kita. (ayat 8)
The God who is willing to use us.
 
- Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: “Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?” Maka sahutku: “Ini aku, utuslah aku!”

1. Penguasa hidup yang layak disembah. (ayat 1-2)
The Ruler of our lives who is worthy of worship.
 
- Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci. Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-

Gospel QuoteBagi yang mengasihi Dia tiada kan tanya.Bahkan jiwa yang berharga korbanpun rela.Brilah daku tekad hati piku...
16/10/2026

Gospel Quote

Bagi yang mengasihi Dia tiada kan tanya.
Bahkan jiwa yang berharga korbanpun rela.
Brilah daku tekad hati pikul salibku.
Brikan daku tekad hati setia padaNya

(Those who love Him will never question why.
Even their precious lives, they willingly sacrifice.
Give me a steadfast heart to bear my cross each day.
Give me a steadfast heart, to Him I’ll be faithful always.)

“Pikul Salib”, John H. Burke, bait 3

Inti Berita:Kasih karunia Tuhan adalah alasan kita melayani Dia dengan sepenuh hati.God’s grace is the reason we should ...
08/10/2026

Inti Berita:
Kasih karunia Tuhan adalah alasan kita melayani Dia dengan sepenuh hati.
God’s grace is the reason we should serve Him wholeheartedly
- Apa saja bentuk kasih karunia Tuhan yang telah kita alami sebagai orang percaya?
What are some ways God’s grace that we have experienced as believers?
1. Dia Memilih Kita (ayat 2-4)
Berkatalah Yosua kepada seluruh bangsa itu: “Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Dahulu kala di seberang sungai Efrat, di situlah diam nenek moyangmu, yakni Terah, ayah Abraham dan ayah Nahor, dan mereka beribadah kepada allah lain. Tetapi Aku mengambil Abraham, bapamu itu, dari seberang sungai Efrat…(ay. 2-3a).
And Joshua said to all the people, “Thus says the Lord, the God of Israel, ‘Long ago, your fathers lived beyond the Euphrates, Terah, the father of Abraham and of Nahor; and they served other gods. Then I took your father Abraham from beyond the River…(ESV)

2. Dia Menyelamatkan Kita (ayat 5-7)
Lalu Aku mengutus Musa serta Harun dan menulahi Mesir, seperti yang Kulakukan di tengah-tengah mereka, kemudian Aku membawa kamu keluar. (ay. 5)
And I sent Moses and Aaron, and I plagued Egypt with what I did in the midst of it, and afterward I brought you out. (ESV)

3. Dia Memberkati Kita (Ayat 8–13)
- Allah memberikan kemenangan kepada bangsa Israel atas musuh-musuh yang tidak mungkin mereka kalahkan dengan kekuatan mereka sendiri, sehingga mereka dapat menduduki tanah yang dijanjikan, yaitu Kanaan. (lihat ayat 8-12)
God gave victories to the Israelites over their enemies which they couldn’t defeat themselves to occupy the promised land (Canaan).
- Allah memberikan kepada mereka kota-kota yang tidak mereka bangun dan kebun-kebun anggur yang tidak mereka tanam. (lihat ayat 13)
God gave them cities that they did not build and vineyards that they did not grow.

Gospel Reflection & Application
1. Ketika mengingat bahwa Tuhan telah memilih, menyelamatkan, dan memberkati kita, kasih karunia mana yang paling menyentuh hati kita? Mengapa?
2. Apakah kita selama ini lebih sering melayani Tuhan karena kasih kepada-Nya, atau karena kewajiban, rasa takut, atau keinginan mendapatkan sesuatu dari-Nya?
3. Karena kita telah menerima kasih karunia Tu

Gospel Quote : Grace begins with God’s Initiative not man’s achievement
08/10/2026

Gospel Quote : Grace begins with God’s Initiative not man’s achievement

JANGAN TERHANYUTYosua 23:1-16Ringkasan khotbah Pdt. Erick Kartawijaya, 27 September 2026Setelah mengalami kebaikan dan k...
01/10/2026

JANGAN TERHANYUT
Yosua 23:1-16

Ringkasan khotbah Pdt. Erick Kartawijaya, 27 September 2026

Setelah mengalami kebaikan dan kesetiaan TUHAN, janganlah kita terhanyut dan meninggalkan Dia.

Bagaimana kita dapat tetap setia kepada TUHAN dan tidak terhanyut?

1. Setia dalam memelihara dan melakukan Firman TUHAN (23:6-7)
Dalam Ibrani 2:1, kata ‘hanyut’ menunjuk pada keadaan tidak memperhatikan dan menyia-nyiakan FirmanNya. Hukum Taurat diberikan kepada Musa, setelah mereka dibebaskan dari perbudakan Mesir, agar mereka jangan berbuat dosa (Keluaran 20:2,20), khususnya dosa penyembahan berhala (seperti di 23:7).
Kita yang telah diselamatkan di dalam Yesus, marilah kita tidak menyia-nyiakan, tetapi memelihara dan melakukan FirmanNya (Yakobus 1:22).

2. Setia dalam berpaut pada TUHAN (23:8-10)
TUHAN adalah Allah Maha kuasa. Mereka telah melihat buktinya, ketika mereka mengalahkan musuh-musuh (23:3,9). Mereka telah dan diingatkan untuk terus berpaut pada TUHAN saja. Dalam ayat 5 diingatkan bahwa TUHAN telah dan akan terus mengusir dan menghalau musuh-musuh mereka sampai tuntas seperti yang dijanjikanNya kepada mereka. Janji serupa diberikan juga oleh Tuhan Yesus kepada umat milikNya (1 Korintus 15:24). Berpautlah padaNya.

3. Setia dalam mengasihi TUHAN (23:11-13)
‘Bertekun mengasihi’ berarti mengasihi dengan sungguh dan penuh waspada. Karena bangsa-bangsa yang tidak dihalau itu akan menjadi perangkap dan jerat serta cambuk dan duri yang membuat mereka makin sulit melepaskan diri dan makin menjauh dari TUHAN, sampai akhirnya mereka binasa karena murkaNya.

Jangan hanyut tetapi setialah, karena segala janji berkat dan kutukNya pasti terjadi.

GOSPEL REFLECTION & APPLICATION:
1. Apakah anda sedang terhanyut dan menjauh dari TUHAN atau sebaliknya? Apa tandanya?
2. Dari ketiga pesan Yosua (memelihara Firman, berpaut pada TUHAN dan mengasihi TUHAN), mana yang saat ini paling perlu anda perhatikan dan perbaharui? Jelaskan rencana anda.
3. Apa saja bentuk kesetiaan dan kebaikan TUHAN yang pernah anda alami? Ceritakan.

Yahweh’s faithfulness is a two-edged sword, that He is faithful both in grace and in judgement.– Dale R. Davis
01/10/2026

Yahweh’s faithfulness is a two-edged sword, that He is faithful both in grace and in judgement.
– Dale R. Davis

UNITY WITHOUT COMPROMISEYosua 22:9-34Kebaktian Minggu, 20 September 2026Pdt. Paulus Surya INTI BERITA Umat TUHAN dipangg...
27/09/2026

UNITY WITHOUT COMPROMISE
Yosua 22:9-34
Kebaktian Minggu, 20 September 2026
Pdt. Paulus Surya
 
INTI BERITA
Umat TUHAN dipanggil untuk menjaga kesatuan tanpa mengorbankan kesetiaan kepada TUHAN.

- Bagaimana caranya?
 
1. Mengingat selalu identitas kita sebagai umat Tuhan.(ay. 9-11,21-29)

- Ketika mereka sampai ke Gelilot pada sungai Yordan, yang di tanah Kanaan, maka bani Ruben, bani Gad dan suku Manasye yang setengah itu mendirikan mezbahdi sana di tepi sungai Yordan, mezbah yang besar bangunannya. (ay 10)
 
- Sebab itu kata kami: Biarlah kita mendirikan mezbah itu bagi kita! Bukanlah untuk korban bakaran dan bukanlah untuk korban sembelihan, tetapi supaya mezbah itu menjadi saksi antara kami dan kamu, dan antara keturunan kita kemudian, bahwa kami tetap beribadah kepada TUHAN di hadapan-Nya dengan korban bakaran, korban sembelihan dan korban keselamatan kami… (ayat 26-27a)
 
2. Berani menegur dengan benar. (ay. 12-20)
 
- Beginilah kata segenap umat TUHAN: Apa macam perbuatanmu yang tidak setia ini terhadap Allah Israel, dengan sekarang berbalik dari pada TUHAN dan mendirikan mezbah bagimu, dengan demikian memberontak terhadap TUHAN pada hari ini? (ayat 16)
 
3. Mau rekonsiliasi berdasarkan kebenaran. (ay. 30-34)
 
- Kemudian berkatalah imam Pinehas bin Eleazar kepada bani Ruben, bani Gad dan bani Manasye: “Sekarang tahulah kami bahwa TUHAN ada di tengah-tengah kita, sebab tidaklah kamu berubah setia terhadap TUHAN. Dengan demikian kamu telah melepaskan orang Israel dari hukuman TUHAN.” (ayat 31)

 
Gospel Reflection & Application
1. Tanda apa dalam hidup saya yang mengingatkan identitas saya sebagai umat Tuhan? Ceritakan pengalaman anda.
2. Apakah saya berani menegur saudara seiman saya dengan benar dan kasih? Ceritakan pengalaman anda.
3. Apakah saya mau berdamai (mengadakan rekonsiliasi) saat kebenaran telah terungkap? Ceritakan pengalaman anda.

“The LAMB died, so that we might live.”
27/09/2026

“The LAMB died, so that we might live.”

Address

32 Bull Creek Drive
Bull Creek, WA
6149

Opening Hours

9am - 6pm

Telephone

+61893326300

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when WPC INDO posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to WPC INDO:

Shortcuts

Share

Category