WPC INDO

WPC INDO We are a growing community who aspire to become wholehearted disciples of Christ who know Him and make Him known.

04/06/2026

Ringkasan khotbah Pdt. Erick Kartawijaya, 31 Mei 2026*BUKAN DENGAN KUDA ATAU KERETA*Yosua 11:1-23TUHAN memberi kemenanga...
31/05/2026

Ringkasan khotbah Pdt. Erick Kartawijaya, 31 Mei 2026
*BUKAN DENGAN KUDA ATAU KERETA*
Yosua 11:1-23

TUHAN memberi kemenangan kepada umat-Nya yang setia.
Kemenangan yang seperti apa?

*1. Kemenangan untuk percaya kepada-Nya* (11:1-8)
Musuh yang dihadapi Israel kali ini sangat banyak, seperti pasir di laut; dan disertai dengan banyak kuda dan kereta mereka. Tetapi TUHAN berkata: Jangan takut, sebab besok di waktu yang sama, musuh mereka akan diserahkan dalam keadaan mati terbunuh semuanya (11:6). Yosua dan orang Israel mendatangi dan menyerang musuh mereka dan TUHAN memberi mereka kemenangan (11:7-8).
Itulah anugerah kemenangan dari TUHAN, mereka memilih percaya kepada-Nya dan tidak lagi lumpuh dicekam ketakutan seperti sebelumnya (7:9).

*2. Kemenangan untuk taat kepada Firman-Nya* (11:9-15)
Yosua dan Israel dengan taat melakukan seperti yang difirmankan TUHAN itu (11:9,12,15,23). Meski kuda dan kereta adalah alat perang yang sangat ditakuti oleh lawan, tetapi mereka taat untuk melumpuhkan kuda dan membakar kereta. TUHAN memberi mereka kemenangan, untuk memilih ketaatan kepada Firman-Nya, bukan bersandar pada strategi/logika dan kehendak hati manusia.

*3. Kemenangan untuk menyelesaikan misi-Nya* (11:16-23)
Akhirnya, Yosua dan Israel menyelesaikan tuntas misi yang difirmankan TUHAN. Mereka merebut seluruh negeri itu dan membunuh semua rajanya (11:16,23). Maka amanlah negeri itu dan mereka berhenti berperang. Lalu Yosua membagi negeri itu menurut suku mereka, untuk menjadi milik pusaka mereka. Seperti Yesus yang telah menyelesaikan misinya dan berkata: “Sudah selesai.” (Yohanes 19:30) dan musuh terakhir yang dibinasakan yaitu maut (1 Korintus 15:26).

Kebaktian Minggu, 24 Mei 2026 - Pdt Erick Kartawijaya “BUKAN DENGAN KUDA ATAU KERETA”Yosua 11:1-23TUHAN memberi kemenang...
31/05/2026

Kebaktian Minggu, 24 Mei 2026 - Pdt Erick Kartawijaya “BUKAN DENGAN KUDA ATAU KERETA”
Yosua 11:1-23

TUHAN memberi kemenangan kepada umat-Nya yang setia.

Kemenangan yang seperti apa?

1. Kemenangan untuk percaya kepada-Nya

6 Lalu TUHAN berkata kepada Yosua: “Janganlah takut menghadapi mereka, sebab besok kira-kira waktu ini Aku
menyerahkan mereka mati terbunuh semuanya kepada orang Israel.

2. Kemenangan untuk taat pada Firman-Nya

9 Yosua melakukan terhadap mereka seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya: kuda mereka dilumpuhkan dan kereta
mereka dibakar dengan api.
3. Kemenangan untuk menyelesaikan misi-Nya

23 Demikianlah Yosua merebut seluruh negeri itu sesuai dengan segala yang difirmankan TUHAN kepada Musa.
Dan Yosuapun memberikan negeri itu kepada orang Israel menjadi milik pusaka mereka, menurut pembagian suku
mereka. Lalu amanlah negeri itu, berhenti dari berperang.

Quote of the day:“God’s power was at work, but in such a way as to call for endurance and tenacity from His people.” ~ D...
31/05/2026

Quote of the day:
“God’s power was at work, but in such a way as to call for
endurance and tenacity from His people.” ~ Dale Ralph Davis

GOSPEL QUOTE“Only one life, ‘twill soon be past, only what’s done forChrist will last” - Charles Thomas Studd
25/05/2026

GOSPEL QUOTE
“Only one life, ‘twill soon be past, only what’s done for
Christ will last” - Charles Thomas Studd

FAITHFUL OBEDIENCEYosua 10:28-43Kebaktian Minggu, 24 Mei 2026Pdt. Paulus Surya INTI BERITAJika Tuhan berperang bagi kita...
25/05/2026

FAITHFUL OBEDIENCE
Yosua 10:28-43
Kebaktian Minggu, 24 Mei 2026
Pdt. Paulus Surya

INTI BERITA
Jika Tuhan berperang bagi kita, maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak taat kepada-Nya.
If God fights for us, then we have no reason not to obey Him.

Ketaatan seperti apa yang Tuhan kehendaki?
What kind of obedience does God desire?

1. Ketaatan yang sepenuh hati. (ay. 28–40)
Wholehearted Obedience.
- Sedikitnya enam kali dicatat: “ditumpasnya dengan mata pedang… tidak dibiarkannya seorang pun lolos” (ayat 28,30,33,37,39,40). Ini menunjukkan Israel melakukan dengan sepenuh hati apa yang Tuhan perintahkan

2. Ketaatan yang terus-menerus. (ay. 28–40)
Consistent obedience.
- Demikianlah Yosua mengalahkan seluruh negeri itu, Pegunungan, Tanah Negeb, Daerah Bukit dan Lereng Gunung, beserta semua raja mereka. Tidak seorang pun yang dibiarkannya lolos, tetapi ditumpasnya semua yang bernafas, seperti yang diperintahkan TUHAN, Allah Israel. (ayat 40)
And Joshua struck all the land, the hill country and the Negeb and the lowland and the slopes, and all their kings. He left none remaining, but devoted to destruction all that breathed, just as the LORD God of Israel commanded. (ESV)

3. Ketaatan yang bersandar pada Tuhan sebagai sumber kemenangan (ay. 41–43)
Obedience that depends on God as the source of victory.
- Semua raja ini dan negeri mereka telah dikalahkan Yosua sekaligus, sebab yang berperang untuk orang Israel ialah TUHAN, Allah Israel. (ayat 42)
And Joshua captured all these kings and their land at one time, because the LORD God of Israel fought for Israel. (ESV)

Gospel Reflection & Application
1. Area apa dalam hidup orang kristen yang sering masih kita kompromikan di hadapan Tuhan?
2. Hal apa saja yang membantu Anda dalam menjalani hidup taat yang bukan hanya sesaat tapi terus-menerus?
3. Seperti apa hidup mengandalkan Tuhan secara Gospel-Centered itu? Sharingkan pendapat dan pengalaman Anda.

KENAIKANNYA MENGUBAH HIDUPKUIbrani 9:11-12, 23-25 & 10:19-25Pdt. Kalvin BudimanSesudah penciptaan, Alkitab mencatat pali...
22/05/2026

KENAIKANNYA MENGUBAH HIDUPKU
Ibrani 9:11-12, 23-25 & 10:19-25
Pdt. Kalvin Budiman

Sesudah penciptaan, Alkitab mencatat paling tidak ada tiga atau lima cosmic events yang mempengaruhi kehidupan manusia secara radikal. Dua sudah terjadi dan satu atau tiga lagi masih akan terjadi. Lima dari cosmic events itu adalah:
(1) Peristiwa Air Bah (Kejadian 6-9);
(2) Peristiwa Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga (Kisah 1:9-12);
(3) Peristiwa Kesengsaraan Besar (Wahyu 6-16);
(4) Peristiwa Kerajaan Seribu Tahun dan Penghakiman Akhir (Wahyu 20);
(5) Peristiwa turunnya Langit dan Bumi yang baru (Wahyu 21-22).

Jika kita membaca peristiwa kenaikan Tuhan Yesus hanya dari Kisah 1:9-12, maka kita mungkin tidak melihat dampak besar dari peristiwa kenaikan bagi kehidupan kita. Tetapi kitab Ibrani menyingkapkan kepada kita dampak sangat penting dari kenaikan Tuhan Yesus yang mungkin seringkali diabaikan oleh banyak orang. Dalam menjelaskan tentang peran Tuhan Yesus sebagai Imam Besar, Ibrani 9:11-12,23-25, dan 10:19-25 menyingkapkan tentang sebuah konsep penting tentang bagaimana seharusnya kita sebagai orang percaya memandang realita kehidupan dalam dunia ini karena kenaikan Yesus ke surga.

Karena kenaikan Yesus ke surga, maka hubungan antara dunia kehidupan kita dengan takhta Allah dapat digambarkan seperti struktur Kemah Allah yang terdiri dari Ruang Kudus dan Ruang Maha Kudus. Sama seperti Kemah Allah yang terdiri dari Ruang Kudus dan Ruang Maha Kudus, maka kita sebagai orang percaya seharusnya juga melihat realita kehidupan ini menurut gambaran Ruang Kudus dan Ruang Maha Kudus “karena [Yesus] telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu [tubuh-Nya] sendiri” (Ibrani 10:20).

Gospel Reflection & Application
Apa sajakah dampak sangat penting dari kenaikan Yesus ke surga menurut kitab Ibrani?
1. Dampak terhadap cara pandang kita terhadap realita kehidupan dalam dunia ini yang dapat kita umpamakan seperti Ruang Kudus (9:11-12, 23-25).
2. Dampak terhadap cara hidup kita yang baru:
(i) S**a menghadap Allah (10:22);
(ii) S**a berpengharapan (10:23)
(iii) S**a pertemuan-pertemuan ibadah (10:24-25).

Gospel Quote“karena [Yesus] telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu [tubuh-Nya] send...
21/05/2026

Gospel Quote

“karena [Yesus] telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu [tubuh-Nya] sendiri” - Ibrani 10:20

*GODLY MOTHER*2 Timotius 1:5Godly Mother, ibu yang saleh adalah ibu yang memiliki iman yang sejati._Iman yang sejati sep...
18/05/2026

*GODLY MOTHER*
2 Timotius 1:5

Godly Mother, ibu yang saleh adalah ibu yang memiliki iman yang sejati.
_Iman yang sejati seperti apa?_

*1. Iman yang terlihat* (seen faith)
Paulus ingat dan yakin karena telah melihat iman mereka melalui kata dan perbuatan mereka, terkhusus saat menghadapi tantangan bahkan kesukaran atau resiko (1:4; 2 Timotius 3:10-12), karena keadaan latar belakang keluarga dan budaya yang dihadapi mereka saat itu. Meski mereka hanya ibu biasa dan tidak sempurna, tetapi iman mereka tetap nyata dan pengajaran Firman tetap terus mereka pelihara (Kisah 16:1; 2 Timotius 3:15).

*2. Iman yang tulus* (sincere faith)
Yang berkesan bagi Paulus atas Timotius dan ibu serta neneknya, bukan sesuatu yang telah mereka lakukan bagi dia, tetapi iman mereka yang tulus ikhlas. Iman yang bukan hanya saat dilihat orang, bukan iman yang munafik atau pura-pura; tetapi iman yang keluar dari hati dan pikiran yang telah diubahkan, serta berakar pada Firman, yang mereka kenal dari membaca Kitab Suci (2 Timotius 3:10,14a).

*3. Iman yang menular* (shared faith)
Iman yang sejati itu menular dari Lois dan Eunike ke Timotius. Bahkan kemudian Timotius juga menularkan dan meneruskan iman itu kepada banyak orang; baik bersama Paulus atau dalam pelayanannya sendiri (Kisah 16:2-3; 1 Timotius 1:3). Paulus secara khusus mendorong Timotius untuk giat dan terus melakukannya, dengan sengaja dan secara ketuk tular (2 Timotius 2:1-2).
Iman sejati seorang ibu (Lois & Eunike) tak berhenti pada dirinya tetapi menular kepada Timotius, lalu menyebar kepada banyak orang melalui Timotius.

_Ringkasan khotbah Pdt. Erick Kartawijaya, 10 Mei 2026_

*GOSPEL REFLECTION & APPLICATION* (GRA)
1. Apakah orang-orang di sekitar dapat melihat atau tahu tentang iman anda? Berikan contohnya.
2. Apakah iman anda sungguh-sungguh tulus? Berikan contohnya.
3. Sudahkah iman anda menular kepada orang lain? Ceritakan.

*QUOTE*
“The greatest legacy one can pass on is not wealth, but a life that points others to Christ.”
– Billy Graham

THE LORD FIGHTS FOR USYosua 10:1-27Kebaktian Minggu, 3 Mei 2026Pdt. Paulus Surya INTI BERITA Di setiap peperangan hidup,...
11/05/2026

THE LORD FIGHTS FOR US
Yosua 10:1-27
Kebaktian Minggu, 3 Mei 2026
Pdt. Paulus Surya
 
INTI BERITA
Di setiap peperangan hidup, Allahlah sumber kemenangan kita karena Dia berperang bagi kita.

- Bagaimana Tuhan berperang bagi kita?
 
1. Memberi keberanian melalui Firman-Nya (ayat 1-8)
- Berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: “Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyerahkan mereka kepadamu. Tidak seorang pun dari mereka yang akan dapat bertahan menghadapi engkau.”. (ayat 8)
 
2. Menyatakan kuasaNya yang melampaui usaha kita. (ayat 9-15)
- Dan TUHAN mengacaukan mereka di depan orang Israel, sehingga Yosua menimbulkan kekalahan yang besar di antara mereka dekat Gibeon, mengejar mereka ke arah pendakian Bet-Horon dan memukul mereka mundur sampai dekat Azeka dan Makeda. (ayat 10)
- Sedang mereka melarikan diri di depan orang Israel dan baru di lereng Bet-Horon, maka TUHAN melempari mereka dengan batu-batu besar dari langit, sampai ke Azeka, sehingga mereka mati. Yang mati kena hujan batu itu ada lebih banyak dari yang dibunuh oleh orang Israel dengan pedang. (ayat 11)
- Ia berkata di hadapan orang Israel: “Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!”
Maka berhentilah matahari dan bulan pun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. (ayat 12b-13a)
 
3. Menaklukkan musuh kita sepenuhnya. (ayat 16-27)
- Kelima raja itu melarikan diri dan bersembunyi di dalam gua di Makeda. (ayat 16)…
Kemudian berkatalah Yosua: “Bukalah mulut gua dan keluarkanlah kelima raja itu dari dalam dan bawa kepadaku.” (ayat 22)…Sesudah itu Yosua membunuh raja-raja itu, dan menggantung mereka pada lima tiang, dan mereka tinggal tergantung pada tiang-tiang itu sampai matahari terbenam. (ayat 26)

Gospel Reflection & Application
1. Dalam hal apa kita sering merasa takut atau ragu, dan bagaimana Firman Tuhan memberi keberanian kepada kita?
2. Apakah saya lebih sering mengandalkan usaha dan kemampuan sendiri, atau sungguh percaya bahwa Tuhan dapat bertindak melampaui batas kemampuan saya?
3. Bagaimana respon kita seharusnya terhadap kebenaran bahwa Tuhan menaklukkan musuh kita secara tuntas?

Address

32 Bull Creek Drive
Bull Creek, WA
6149

Opening Hours

9am - 6pm

Telephone

+61893326300

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when WPC INDO posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to WPC INDO:

Share

Category