18/07/2018
#الدِّيْنُ_النَّـصيْحَة
قَــالَــــﷺ:
يَجِيْءُ صَاحِبُ الْقُرْأنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، فَيَقُوْلُ: يَا رَبِّ حَلِّهِ، فَيُلْبَسُ تَاجَ الْكَرَامَةِ. ثُمَّ يَقُوْلُ: يَا رَبِّ زِدْهُ، فَيُلْبَسُ حُلَّةَ الْكَرَامَةِ. ثُمَّ يَقُوْلُ: يَا رَبِّ إِرْضَ عَنْهُ، فَيُرْضَى عَنْهُ. فَيُقَالُ لَهُ: إِقْرَأْ وَارْقَأْ، وَيُزَادُ بِكُلِّ أيَةٍ حَسَنَةً. ّرمذي
"Penghafal Al-Qur’an datang (menghadap Allah) pada hari Kiamat, kemudian Al-Qur’an berucap: “Wahai Tuhanku, mohon berilah dia perhiasan, lalu dia diberi mahkota kemuliaan. Lalu dia berkata: "Tuhanku, tambahilah dia", kemudian ia diberi pakaian kemuliaan. Al-Qur’an pun kembali meminta; “Ya Tuhanku Ridhoilah dia!” akhirnya Allah pun meridhoinya. Kemudian dikatakan padanya: “Bacalah ayat Al-Qur’an (yang kau hafal) dan naiklah”, dan ditambahkan satu kebaikan bagi setiap ayat (yang dibaca)
[HR:At-Tirmidzy]
،،، ،، Keutamaan yang luar biasa ini tidak hanya didapat sang penghafal saja, bahkan orang tua yang melahirkannya akan turut mendapat anugerah yang berlimpah dan bakal terangkat derajatnya.
مَنْ قَرَأَ الْقُرْأنَ وَتَعَلَّمَهُ وَعَمِلَ بِهِ، أُلْبِسَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ تَاجًا مِنْ نُوْرٍ، ضَوْؤُهُ مِثْلُ ضَوْءِ الشَّمْسِ. وَيُكْسَى وَالِدَاهُ حُلَّتَيْنِ، لاَ تَقُوْمُ لَهُمَا الدُّنْيَا، فَيَقُوْلاَنِ: بِمَ كُسَيْنَا هذَا؟ فَيُقَالُ: بِأَخْذِ وَلَدِكُمَا الْقُرْأَنَ. (رواه الحاكمـ)
"Barang siapa belajar Al-Qur’an, mengajarkan dan mengamalkannya, kelak akan dikenakan padanya mahkota yang bercahaya di hari kiamat. Sinarnya menyamai terang matahari dan kedua orang tuanya pun diberi dua pakaian yang tidak dapat dibandingi dengan gemerlap dunia. Mereka berdua kemudian bertanya keheranan: “Karena amalan apakah kami berdua berhak diberi pakaian ini? lalu dikatakan: “Karena buah hati kalian telah belajar, mengajar dan mengamalkan Al-Qur’an"
[HR:Al-Hakim]
--