Gereja Anglikan ST Barnabas Pitas

Gereja Anglikan ST Barnabas Pitas Misi St Barnabas Pitas
Jumlah Gereja/Sidang : 16

Lokasi Gereja Pusat : Kg.

Tambilidon, Pitas
Masa ibadah : 8:00 A.M(Ahad)

Aktiviti Gereja :
-Persekutuan Doa
-Kelompok Sel
-Aktiviti misi

10/04/2026

*RENUNGAN PAGI*
11.04. 2026

*TEMA : "YESUS HADIR DI TENGAH KETAKUTAN"*

*Bacaan: Yohanes 20:19-23*

*Nas:"Damai sejahtera bagi kamu!* (Yohanes 20:19)

Pada malam hari, para murid berkumpul dalam ketakutan.

Mereka mengunci pintu, mencuba menyembunyikan diri dari kemungkinan ditangkap atau disakiti. Hati mereka penuh kegelisahan.

Mereka mendengar khabar kebangkitan Yesus, tapi masih ada keraguan. Semua terasa tidak pasti, dan rasa takut menyelimuti mereka.

Namun tepat di tengah situasi itu, Yesus datang. Tanpa mengetuk, tanpa membuka pintu, Ia berdiri di antara mereka dan berkata, *Damai sejahtera bagi kamu!* (ayat nas).

Ini bukan sekadar salam, ini adalah jawaban ilahi untuk jiwa yang gelisah. Ia menunjukkan luka-luka-Nya sebagai bukti cinta dan kemenangan.

Yang luar biasa, Yesus tidak mencela mereka kerana ketakutan atau keraguan mereka. Ia datang membawa penghiburan dan damai, bukan penghakiman.

Kehadiran-Nya mengubah suasana. Ketakutan berganti sukacita, kegelisahan berganti penyembahan.

Para murid tidak lagi merasa sendirian. Tuhan mereka hidup dan hadir. Ini memberi mereka kekuatan baru untuk menghadapi hari esok, dan pada akhirnya, untuk pergi memberitakan Injil dengan keberanian.

Demikian p**a dalam hidup kita, banyak *malam* yang kita alami, saat kita merasa sendirian, takut, dan tidak tahu harus berbuat apa.

Tapi Yesus yang bangkit tetap datang. Ia datang menembus tembok ketakutan.

Ia tidak terhalang tembok, kekhawatiran, atau keraguan kita. Ia masuk dan berdiri di tengah, membawa damai yang sejati.

"Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu." (Yohanes 14:27)

Yesus yang bangkit tidak menjanjikan dunia bebas masalah, tapi Ia hadir dan membawa damai sejati.

Damai itu bukan hasil dari situasi yang tenang, melainkan dari kehadiran-Nya yang nyata. Sama seperti para murid, kita pun bisa mengalami damai di tengah kekacauan jika Yesus ada bersama kita.

Damai sejati bukan datang dari situasi yang aman, tapi dari kehadiran Yesus yang hidup dan tetap menyertai kita, bahkan di balik pintu yang terkunci.

Selamat beraktiviti dalam pimpinan Roh Kudus

MARANATHA

09/04/2026

*RENUNGAN PAGI*
Jumaat, 10 April 2026

*TEMA ; "MENGAKUI YESUS SEBAGAI TUHAN"*

*Baca: Roma 10:4-13*

*Nas:"Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.* (Roma 10:9)

Yohanes 3:16 berkata, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Ayat ini menunjukkan betapa Allah mengasihi manusia; Dia tidak menghendaki manusia mengalami kebinasaan kekal.

Untuk itulah Ia membuka jalan keselamatan bagi manusia melalui Yesus Kristus.

Allah menawarkan keselamatan dengan jalan yang mudah, sangat sederhana: mengakui dengan mulut bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati.
*Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.* (ayat 10).

Namun sayang, oleh kerana gengsi dan keangkuhannya banyak manusia menolak keselamatan itu.

Mereka tidak mahu menerima dan mengakui Yesus sebagai Tuhan. Keselamatan yang diberikan Allah dengan cuma-cuma ditolak mentah-mentah.

Lalu manusia berusaha mereka-reka jalan sendiri untuk mendapatkan keselamatan itu, padahal jelas dikatakan bahawa *...keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.* (Kisah Para Rasul 4:12).

Injil keselamatan telah diberitakan dengan berbagai cara ke seluruh penjuru dunia, namun orang masih mengeraskan hati dan segaja tidak mahu mendengar!

Mereka berfikir setelah mati semuanya berakhir, neraka dan sorga dianggapnya isapan jempol semata.

Salah besar! Sorga neraka adalah realita yang harus dihadapi setiap orang setelah kematian.

Fikirkan baik-baik sebelum terlambat! Keputusan saat ini menentukan *tempat tinggal* kita kelak. Jangan sampai pola fikir kita dibutakan ilah zaman ini!

*Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga*.
*Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga.* (Matius 10:32-33)

Selamat beraktiviti dalam pimpinan Roh Kudus

MARANATHA

08/04/2026

*Renungan, Khamis 09.04.2026*.

BERTEMU DI GALILEA, MEREKA MENYEMBAH-NYA.
(Mat 28:17-(16-17)

1.Kedua perempuan saksi pertama kebangkitan-Nya, diminta oleh Yesus, menyampaikan berita kebangkitan-Nya kepada murid-murid-Nya. Mereka akan bertemu Yesus yang telah bangkit, di tempat yang ditentukan-Nya di Galilea (ay.16).

2.Ketika murid-murid-Nya melihat Yesus, mereka menyembah-Nya. Tetapi ada beberapa di antara mereka yang ragu-ragu. Mereka yang sungguh percaya dan menyaksikan Yesus yang hidup menyembah memuliakan Dia. Walaupun Yesus telah menampakkan diri secara nyata dan jelas, masih ada yang ragu-ragu, tidak percaya (ay.17).

3.Kedua perempuan yang merupakan saksi pertama kebangkitan Yesus, menaati perintah Yesus. Melalui penyampaian keduanya, murid-murid berjumpa dengan Yesus. Kita harus menaati perintah-Nya seperti dua perempuan itu, mempertemukan orang lain dengan Yesus. Perjumpaan seperti itu penting, untuk membuktikan bahawa Yesus hidup.

4.Menyaksikan Yesus yang hidup, kita harus menyembah-Nya. Ia layak menerima hormat pujian dan syukur. Ia yang mati kerana dosa kita, kini Ia hidup dan memberikan kehidupan yang kekal bagi kita. Pertemuan ini mengantar murid-murid menerima amanat Agung bagi semua orang percaya, untuk memberitakan Injil. Apakah ada diantara kita yang ragu-ragu tentang kebangkitan-Nya?

SELAMAT BERAKTIVITI DALAM PIMPINAN ROH KUDUS

MARANATHA

05/04/2026

*Renungan, Isnin 06.04.2026*.

*BATU PENUTUP KUBUR DIGULINGKAN MALAIKAT*.
(Matius 28:2-(1-5)

1.Maria Megdalena dan Maria yang lain, pergi menengok kubur. Tiba-tiba terjadi gempa bumi yang hebat, sebab telah turun malaikat dari langit, menggulingkan batu penutup kubur (ay. 1-2).

2.Wujud malaikat itu bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju. Penjaga-penjaga kubur ketakutan. Tapi malaikat itu berkata, “jangan takut.” Aku tahu kamu sedang mencari Yesus yang disalibkan (ay.3-5).

3.Murid-murid dan perempuan - perempuan itu belum memahami bahawa Yesus yang mati, akan hidup lagi. Itulah sebabnya, pagi-pagi mereka pergi ke kubur mencari Dia. Mereka tidak menemukan Dia, sebab Yesus sudah bangkit, seperti yang pernah dikatakan-Nya.

4.Demikian, kita juga masih terbatas dalam memahami karya Yesus dalam hidup kita. Itulah sebabnya iman kita sangat lemah bila berhadapan dengan berbagai persoalan kehidupan. Jika kita memahami dan percaya, Yesus telah bangkit dan hidup, kita tidak perlu takut. *Jangan takut*, sebab Dia hidup, tetap hidup dalam kehidupan kita. Kebangkitan-Nya telah menjadi dasar iman kita, dan menjadi sumber kekuatan serta pengharapan dalam perjuangan hidup kita.

SELAMAT AKTIVITI DALAM PIMPINAN ROH KUDUS

MARANATHA

03/04/2026

*Renungan, Sabtu* 04.04.2026.

*AKULAH GEMBALA YANG BAIK* .
(Yohanes 10: 14a-(14-15).

1.Perikop kita, menegaskan Yesus sebagai gembala yang baik yang mengenal domba-domba-Nya secara peribadi, sama seperti Bapa mengenal Yesus. Ia sebagai gembala yang baik, menyerahkan diri-Nya untuk keselamatan domba-domba-Nya (ay.14-15).

2.Dalam kerelaan, Ia menyerahkan diri-Nya untuk keselamatan domba-domba-Nya. Yesus menjujukkan kasih-Nya yang dahsyat dan agung serta komitmen kasih.

3.Yesus tidak hanya memimpin domba-domba-Nya, tapi Ia memiliki hubungan yang akrab dengan domba-domba-Nya. Ia mengenal domba-domba-Nya secara peribadi. Kerana itu domba-domba-Nya mengenal Dia.

4.Tindakan nyata kasih-Nya dengan memberikan nyawa-Nya di kayu salib, membezakan diri-Nya dari gembala upahan, yang lari saat datang bahaya. Kematian-Nya, sebagai wujud pengorbanan, kasih, ketaatan dan kerendahan hati telah menyelamatkan hidup kita dan seisi dunia. Tetaplah setia sampai akhir hidup

Selamat berhujung minggu dalam pimpinan Roh Kudus

MARANATHA

17/03/2026

*Renungan, 17.03.2026*

TERANG BAGI YANG DALAM KEGELAPAN.

Bacaan: Matius 4: 12-16

*Nas : “bangsa yang tinggal dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang tinggal di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang.* (ay.16).

1.Yesus meninggalkan pelayanan-Nya di Nazaret. Ia menyingkir ke Galilea, setelah mendengar penahanan Yohanes Pembaptis. Ia tinggal di daerah Zebulon dan Naftali di Kapernaum (ay.12-13).

2.Yesus menyingkir bukan kerana takut, tapi demi menggenapkan nubuatan Nabi Yesaya tentang khabar keselamatan yakni Terang yang harus terbit ditengah kegelapan hidup mereka dan bayang-bayang maut (ay.14-16).

3.Khabar keselamatan yakni Terang di dalam Yesus, bukan hanya untuk orang-orang di Nazaret dan Galilea sahaja, tapi bagi masyarakat Zebulon dan Naftali yang masih hidup dalam kegelapan dan bayang-bayang maut, supaya diselamatkan. Itulah tujuan Yesus datang ke dunia dengan mengorbankan diri- Nya.

4.Masih banyak orang pada saat ini masih hidup dalam kegelapan dan bayang-bayang kematian. Adalah tugas kita sebagai gereja dan orang percaya untuk menghadirkan Terang. Terang itu ialah Yesus yang membawa keselamatan bagi dunia. Ikutilah tuntunan-Nya, kemana kita pergi dan dimana kita harus berada untuk tugas menghadirkan khabar keselamatan. *Yesus adalah Terang keselamatan Juruselamat kita*.

SELAMAT BERAKTIVITI DALAM PIMPINAN ROH KUDUS

MARANATHA

03/03/2026

RENUNGAN PAGI
Rabu 04.03. 2026

TEMA: "ORANG PERCAYA HARUS HIDUP OPTIMAL"

Bacaan: Mazmur 117:1-2

Nas: Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya! (Mazmur 117:2)

Segala hal yang kita butuhkan dalam hidup ini telah disediakan Tuhan dari semula, di antaranya adalah rasa aman dan penerimaan diri.

Tuhan berkata, Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.
Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.

Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku. (Mazmur 91:14-16).

Selain jaminan perlindungan dan penyertaan-Nya sebagai bukti kasih-Nya, keberadaan kita di mata Tuhan juga sangat berharga.

"Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau," (Yesaya 43:4). Itu adalah jaminan yang sudah lebih dari cukup bagi kita.

Jadi, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak melakukan yang terbaik bagi Tuhan.

Melalui pengorban-Nya di kayu salib segala perkara yang dijanjikan Tuhan sudah digenapi.

Ada janji keselamatan: *...dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.* (Roma 3:24), sehingga kita dibebaskan dari kutuk dan tidak lagi di bawah kuasa dosa.

Janji kemenangan: *...Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.* (1 Korintus 15:57), sehingga kita lebih dari pada pemenang (baca Roma 8:37).

Janji kelimpahan: *...Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.* (2 Korintus 8:9).

Rasul Paulus pun menyatakan, *Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.* (Filipi 4:19).

Ada p**a janji kesembuhan: *Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.* (1 Petrus 2:24b).

Dengan berkat-Nya, Tuhan ingin kita menjadi berkat bagi orang lain. Masih banyak janji Tuhan yang luar biasa disediakan-Nya bagi kita.

Adalah rugi besar bila kita menjadi orang-orang Kristian yang biasa-biasa sahaja, kerana kasih Tuhan sungguh hebat atas kita!

Tuhan sudah menyediakan berkat-Nya secara maksimal bagi kita, tapi mengapa kita merespons kehebatan kasih-Nya itu dengan biasa-biasa sahaja?

Selamat beraktiviti dalam pimpinan Roh Kudus

MARANATHA

28/02/2026

Renungan, Sabtu 28.02.2026

ALLAH RAJA BESAR ATAS SELURUH BUMI.

Bacaan: Mazmur 47:2-5

Nas : “Sebab dahsyatlah Tuhan, Yang Maha Tinggi, Raja besar atas seluruh bumi.*(ay.3).

1.Mazmur ini merupakan seruan sukacita yang mengajak seluruh bangsa untuk memuji Allah, Raja besar. Ia Allah yang berdaulat atas seluruh bumi, dahsyat, dan memberikan kemenangan kepada umat-Nya atas segala musuh. Ia memilih tanah pusaka bagi umat-Nya (ay.3-5).

2.Tuhan Yang Maha Tinggi, Raja besar yang memerintah secara universal, dahsyat karya-Nya, layak dipuji, dibesarkan dan diagungkan. Bersorak-sorailah dan bernyanyilah bagi Dia, hai segala bangsa. Biarlah setiap orang bersukacita dan menyanyikan puji-pujian dengan mengagungkan dan membesarkan nama-Nya (ay.2-3).

3.Bagaimana dengan kita? Ia adalah Raja besar, yang berkuasa dan berdaulat atas hidup kita. Ia juga yang memberikan pertolongan dan kemenangan, ketika kita menghadapi musuh- musuh kehidupan. Adakah nyanyian syukur dan pujian yang kita naikkan kepada-Nya dengan sukacita?

4.Di masa prapaskah ini, kita diingatkan akan karya besar-Nya yang dahsyat, melalui pengorbanan diri-Nya di kayu salib, agar kita diselamatkan. Jangan pernah melupakan karya-Nya itu (bnd.Yoh 15:13). Mari kita membesarkan nama-Nya atas karya ajaib-Nya dengan mempersembahkan seluruh hidup dan karya kita hanya bagi kemuliaan-Nya.

SELAMAT BERAKHIR PEKAN

MARANATHA

26/02/2026

Renungan, Khamis 26.02.2026.

BERSUKACITA ATAS SEMUA KEBAIKAN ALLAH.

Bacaan: Mazmur 21:2-7

*Nas : “Tuhan, karena kuasa-Mulah raja bersukacita; dan betapa gembiranya dia karena kemenangan yang Kauberikan* (ay.2).

1.Mazmur ini, adalah nyanyian syukur raja atas semua kebaikan Allah. Allah memberikan kemenangan dalam peperangan, mengabulkan keinginan hatinya dan permintaan bibirnya, karena raja sungguh percaya kepada-Nya (ay.2-3).

2.Allah mengaruniakan berkat berlimpah, kehormatan (mahkota), umur panjang. Itulah sebabnya raja bersukacita dan bersyukur. Pada gilirannya hidup raja menjadi berkat (ay.4-5,7). Semua ini ia alami kerana kuasa Tuhan yang memberi kemenangan kepadanya (ay.2,6).

3.Masa-masa kesesakan (*krisis kehidupan*) dapat terjadi dalam kehidupan kita. Namun dengan berdoa dalam iman dan kesetiaan, Tuhan mendengar seruan doa kita dan mengabulkan permohonan kita. Ia memberikan kemenangan seperti yang diberikannya kepada raja.

4.Mari menghayati masa prapaskah dengan sungguh-sungguh. Maka berkat-Nya pasti dicurahkan dalam hidup kita, kita diberi kehormatan dan umur panjang. Akibatnya hidup kita menjadi berkat. Sukacita dan syukur pun meluap melalui hidup kita. Allah dimuliakan.

SELAMAT BERAKTIVITI DENGAN PENUH SUKACITA

MARANATHA

Address

Pitas

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gereja Anglikan ST Barnabas Pitas posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share