07/10/2026
Pernahkah kita menerima ketidakadilan yang membuat kondisi kita menjadi tidak baik dan akhirnya mempertanyakan keadilan Tuhan. Tidak sedikit dari kita berfikir jika ikut Tuhan pasti semua beres, lancar, hidup nyaman, pekerjaan bagus, bisnis sukses, tetapi dalam realitanya kita pernah gagal, hidup tidak baik baik saja, bertemu dengan orang jahat. Lalu bagaimana Injil menjawab keresan ini?
Kekristenan tidak menjanjikan sebuah kehidupan yang nyaman dan enak. Kristus mengatakan, barang siapa ikut aku dia harus sangkal diri pikul salib. Perkataan ini menunjukkan bahwa kenyamanan bukanlah tujuan dari kekristenan, tetapi sebuah pengenalan akan Tuhan. Ketika kita kenal siapa Kristus maka kita akan tenang meskipun kondisi sedang tidak baik baik saja, karena ketenangan kita berada di dalam Kristus, Ia yang telah menjamin semuanya. ππππ