05/09/2026
*SELAGI MASIH DIBERI KESEMPATAN"
Ada satu hal yang sering kita anggap akan selalu ada: kesempatan.
Kesempatan untuk mengatakan “terima kasih”.
Kesempatan untuk meminta maaf. Kesempatan untuk menghubungi seseorang. Kesempatan untuk memperbaiki kesalahan. Kesempatan untuk melak*kan kebaikan.
Kita sering berkata, “Nanti saja. Besok saja. Masih ada waktu.”
Padahal kita tidak pernah benar-benar tahu berapa banyak “besok” yang Tuhan izinkan kita miliki.
Ketika kita melihat orang lain menghadapi bencana, kehilangan, atau keadaan yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya, kita kembali diingatkan bahwa hidup ini sangat berharga.
Bukan untuk membuat kita takut. Tetapi untuk membuat kita lebih menghargai hari ini.
“Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.” (Mazmur 90:12)
Menghitung hari bukan berarti terus memikirkan kematian. Menghitung hari berarti menyadari bahwa waktu adalah pemberian Tuhan.
Kalau hari ini kamu masih bisa bertemu keluargamu, jangan hanya sibuk dengan ponselmu.
Kalau masih ada orang yang ingin kamu hubungi, hubungilah.
Kalau ada seseorang yang perlu kamu minta maaf, jangan terlalu lama menunggu.
Kalau ada kebaikan yang bisa kamu lak*kan, lak*kanlah.
Karena terkadang kita baru menyadari nilai sebuah kesempatan setelah kesempatan itu tidak lagi ada.
Jangan menunggu kehilangan untuk belajar menghargai. Jangan menunggu seseorang pergi untuk mengatakan bahwa kamu menyayanginya.
Jangan menunggu keadaan berubah untuk mulai bersyukur. Jangan menunggu hidup menjadi sempurna untuk melak*kan kebaikan.
Hari ini sudah cukup menjadi alasan untuk bersyukur. Kamu masih diberi napas. Masih diberi kesempatan. Masih diberi orang-orang yang bisa kamu kasihi. Dan masih diberi waktu untuk berjalan bersama Tuhan.
Mungkin kamu tidak bisa melak*kan sesuatu yang besar hari ini. Tidak masalah.
Tersenyumlah kepada seseorang. Bantu orang yang membutuhkan. Berikan pengampunan. Ucapkan terima kasih. Berdoalah untuk mereka yang sedang menghadapi kesulitan. Kebaikan tidak harus besar untuk menjadi berarti.
Dan jangan lupa, ada begitu banyak orang di luar sana yang hari ini sedang berharap memiliki kesempatan sederhana yang masih kamu miliki.
Karena itu, jangan sia-siakan hari ini.