04/01/2024
‘Ain adalah kekuatan negatif yang berasal dari pandangan seseorang yang disertai rasa kagum atau rasa dengki pada orang lain yang dapat membahayakan orang lain tersebut.
Dalam ajaran Islam dikenal berbagai kekuatan supranatural yang dimiliki oleh sebagian orang. Keyakinan semacam ini merupakan salah satu ciri ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah. Salah satu di antara berbagai kekuatan supranatural tersebut adalah wujudnya ‘ain.
Perihal tentang nyatanya wujud ‘ain ini, ditegaskan oleh Rasulullah dalam salah satu haditsnya:
الْعَيْنُ حَقٌّ وَلَوْ كَانَ شَىْءٌ سَابَقَ الْقَدَرَ سَبَقَتْهُ الْعَيْنُ
“Ain itu nyata (Haq), kalau saja ada sesuatu yang mendahului takdir, niscaya ‘ain akan mendahuluinya” (HR Muslim).
‘Ain sendiri diartikan oleh para ulama dengan berbagai pengertian sebagai berikut:
والعين نظر باستحسان مشوب بحسد من خبيث الطبع يحصل للمنظور منه ضرر
“’Ain adalah pandangan kagum atau takjub disertai dengan rasa iri dengki dari seseorang yang memiliki tabiat buruk yang mengakibatkan adanya bahaya pada orang yang dilihatnya” (Syekh Ibnu Hajar al-‘Asqalany, Fath al-Bari, juz 10, h. 200).
وهي النظر إلى شئ على غلة واستحسانه والحسد عليه من غير ذكر الله
“’Ain adalah pandangan pada sesuatu dalam keadaan lalai dengan rasa kagum kepadanya atau rasa dengki tanpa disertai berdzikir kepada Allah” (Al-Munawi, Faid al-Qadir, juz 15, h. 474).
Dari dua pengertian di atas setidaknya dapat ditarik pemahaman bahwa ‘ain ada dua macam. Pertama, pandangan dari orang yang memiliki tabiat buruk yang dalam hatinya terdapat rasa hasud, dengki, dan ingin mencelakai terhadap orang yang dipandangnya. Kedua, pandangan kekaguman atau ketakjuban dari orang yang tidak sedang merasa dengki, tetapi kekaguman tersebut tidak disertai dengan berdzikir pada Allah.
Sumber (https://islam-nu-or-id.cdn.ampproject.org/v/s/islam.nu.or.id/amp/syariah/penyakit-ain-penyebab-bahaya-dan-doa-terhindar-darinya-CdVHE?amp_gsa=1&_js_v=a9&usqp=mq331AQIUAKwASCAAgM%3D =Dari%20%251%24s&aoh=17043466999263&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&share=https%3A%2F%2Fislam.nu.or.id%2Fsyariah%2Fpenyakit-ain-penyebab-bahaya-dan-doa-terhindar-darinya-CdVHE)