22/06/2025
Iman itu naik turun dan dosa itu bertingkat-tingkat serta bermacam-macam.
Kadang semangat beramal shaleh kadang p**a lemah.
Kadang taat dan kadang p**a maksiat.
Begitu juga dengan dosa, mungkin dosa kita bukan meninggalkan shalat, riba atau zina tapi dosa kita sombong, ghibah dan sebagainya
Ada yang Allah beri hidayah lewat lisannya tapi tidak dengan matanya.
Ada yang Allah mudahkan puasa sunnahnya tapi tidak dengan sedekahnya.
Demikianlah, sejatinya setiap manusia pasti melakukan dosa dan setiap manusia jg memliki kemampuan beramal yg berbeda-beda.
Sungguh ada banyak sebab dan hal yg tidak kita ketahui dalam diri seseorang, maka hendaknya kita jangan mudah merendahkan atau mencela dosaยฒ seseorang.
Karena tidak ada alasan satupun kita boleh merendahkan dan meremehkan orang lain, sekalipun dia adalah pelaku maksiat.
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
ููููููู ู
ูุนูุตูููุฉู ุนููููุฑูุชู ุจูููุง ุฃูุฎูุงูู ูููููู ุฅููููููู ููุญูุชูู
ููู ุฃููู ููุฑูููุฏู ุจููู ุฃููููููุง ุตูุงุฆูุฑูุฉู ุฅููููููู ูููุงู ุจูุฏูู ุฃููู ุชูุนูู
ูููููุง
โSetiap maksiat yang dijelek-jelekkan pada saudaramu, maka itu akan kembali padamu. Maksudnya, engkau bisa dipastikan melakukan dosa tersebut.โ (Madarijus Salikin, 1: 176)
Dengan demikian bisa jadi kita yg saat ini merasa cukup alim dan shalih sehingga merasa lebih baik dan bangga dengan ibadahnya, namun akhirnya tergelincir dalam dosa sebab meremehkan serta merasa ujub.
Di satu sisi ada seseorang yg mungkin kita nilai hina banyak melakukan dosa, namun ia diamยฒ bangun di keheningan malam, mengetuk pintu langit, menangisi, menyesali, dan memohon ampun kepada Allah atas segala dosaยฒ nya dan Allah pun mengampuninya.
Simak bagaimana ungkapan Al-Hasan al-Bashri rahimahullah beliau mengatakan,
ุฅูููู ุงูุฑููุฌููู ููุฐูููุจู ุงูุฐููููุจู ููููุง ููููุณูุงูู ููู
ูุง ููุฒูุงูู ู
ูุชูุฎููููููุง ู
ููููู ุญูุชููู ููุฏูุฎููู ุงููุฌููููุฉู
"Sungguh ada seorang yang melakukan dosa lantas dia senantiasa ingat dosa tersebut dan khawatir dampak buruknya. Akhirnya dia pun masuk surga karenanya." (Az-Zuhd karya Imam Ahmad nomor 338)
Begitulah terkadang perbuatan dosa itu bisa menjadi 'sebab' masuk surga.
Hal ini bisa terjadi manakala dosa tersebut membuahkan inabah.
Inabah adalah kondisi ibadah dan amal sholih setelah berbuat dosa dan bertaubat jauh meningkat drastis dibandingkan kondisi sebelum berbuat dosa, sehingga ia semakin menjadi lebih baik, dan hal ini ia dijadikan motivasi untuk selalu semangat beribadah dan beramal shalih.
Untuk itu wahai saudaraku, andai kau tau bagaimana perjuangan seorang pendosa dalam menemukan jalan kembali kepada-Nya, tentu kau takkan pernah merasa jumawa dihadapannya.
Maka hendaknya kita jangan pernah merasa bangga dengan kebaikan dan keshalihan yg kita miliki, tetap rendah hati dan jangan merendahkan dan menertawakan dosa orang lain, Sebab bisa jadi Allah akan mengampuni mereka atas ketidaktahuannya, Tetapi Allah pasti akan menghukum kamu atas kesombonganmu.
*****
โ Habibie Quotes: 09/01/ 20