30/10/2024
Semua bermula dari niat
Syaitan, tidak hanya membisikkan manusia untuk berbuat amal keburukan, tapi dia terkadang membisikkan seseorang untuk berbuat kebaikan . dia bisikkan agar seseorang itu belajar, belajar dan belajar, namun syaitan tak membisikkan orang itu untuk berniat yang benar diawal mula belajarnya dan tidak membisikkan untuk mengamalkannya.
sehingga, manakala seseorang itu menjadi orang 'alim, maka bukannya ia menjadi orang yang tawadhu' melainkan ia malah jadi orang yang sombong, bukannya menjadi orang yang ikhlas ia malah menjadi orang yang matrealistis. sehingga dengan ilmunya ia gunakan untuk memperkaya diri dan menjadikan ilmunya sebagai wasilah untuk mencari ketenaran (pop**aritas), jabatan dan harta.
Sungguh benarlah kata Ibnu Athoillah as-Sakandari :
من أشرقت بدايته أشرقت نهايته
siapa yang bersinar dipermulaan maka ia akan bersinar p**a pada akhirnya
Artinya, siapa yang bersungguh-sungguh dipermulaan belajarnya dengan berniat yang benar, beramal yang benar, mencari guru yang benar, membaca kitab yang benar, dijadikan pondasinya IKHLAS, ia tanamkan TAWADHU' dalam belajarnya, ia asaskan dengan TAQWA, ia perkokoh dengan MUJAHADAH maka ia akan bersinar dan kelak ia akan menjadi orang yang dicintai oleh Allah dan dicintai oleh penduduk langit dan bumi ..
Jadi jangan terpedaya dengan jumlah Subcribermu, jangan terpesona dengan jumlah pertemanamu difacebook dan followermu diinstagram. sebab mereka semua hanya melihat TIRAI indah yang Allah SWT tutupkan pada aib-aib dan kekurangan kita, kalau Allah buka TIRAINYA niscaya mereka akan muntah melihat aib-aib dan buruknya diri kita ..
Asli diri kita, kita yang tahu ... baik buruknya...
Mari perbaiki niat belajar kita ! :-)