RelawaNusantara Semarang

RelawaNusantara Semarang kalau sudah Lillah insya Alloh tidak akan lelah

Semangat bahagiakan umat
Allohu Akbar

09/10/2017

Takutlah kamu akan perbuatan dosa di saat sendirian. Di saat inilah saksimu adalah juga hakimmu. (Ali bin Abi Thalib)

Jika mendengar nama Nabi Sulaiman mungkin yang terlintas di pikiran kita adalah kerajaannya yang megah, kekuasaannya yan...
29/12/2016

Jika mendengar nama Nabi Sulaiman mungkin yang terlintas di pikiran kita adalah kerajaannya yang megah, kekuasaannya yang meliputi binatang dan jin, serta misi dakwahnya terhadap Ratu Balqis.

Tetapi, tahukah mengenai kisah kematian beliau?

Dalam berita yang disebutkan dari Abu Malik, dari Abu Shalih, dari Ibnu Abbas, dari beberapa orang sahabat, Al Sadi menceritakan,

Nabi Sulaiman ‘alaihissalam pernah menyendiri di Baitul Maqdis yang dibangun pada tahun keempat kekuasaannya. Beliau menyendiri selama satu atau dua tahun, satu atau dua bulan, atau kurang lebih selama itu. Beliau membawa masuk makanan dan minumannya. Pada hari pertama, ia tidak bangun pagi melainkan di dalam Baitul Maqdis telah tumbuh sebuah pohon. Lalu beliau mendatangi pohon tersebut dan bertanya, “Siapa namamu?”

“Namaku ini dan ini,” jawab pohon itu.

“Jika ia tumbuh, hanya sebagai tumbuhan ataukah sebagai obat?” ungkap Nabi Sulaiman.

Pohon itu berkata, “Aku tumbuh sebagai obat ini dan itu.”

Demikianlah, hingga akhirnya sebatang pohon tersebut tumbuh dan diberi nama Al Kharubah (perusak). Lalu Nabi Sulaiman bertanya, “Siapa namamu?”

“Aku bernama Kharubah,” jawab pohon itu.

“Untuk apa engkau tumbuh?” tanya Nabi Sulaiman.

“Aku tumbuh untuk merusak masjid ini,” papar pohon tersebut.

Nabi Sulaiman pun berkata, “Allah tidak akan merusaknya selama aku masih hidup. Kamu yang pada wajahmu terdapat kebinasaanku dan kerusakan Baitul Maqdis.”

Kemudian Nabi Sulaiman mencabut pohon tersebut dan menanamnya di dinding miliknya. Selanjutnya, Nabi Sulaiman masuk ke dalam mihrab dan berdiri shalat seraya bersandar pada tongkatnya dan meninggal dunia tanpa diketahui oleh setan.

Saat itulah setan-setan yang sedang bekerja untuk Nabi Sulaiman karena takut Nabi Sulaiman akan keluar dan memberi hukuman pada mereka, berkumpul di sekeliling mihrab, sedangkan di depan dan belakang Nabi Sulaiman terdapat dinding.

Setan yang ingin mencabut pohon Al Kharubah berkata, “Bukankah akan menjadi kuat jika aku masuk dan keluar dari sisi itu?”

Maka setan itu pun masuk dari sisi tersebut hingga keluar dari sisi yang lain. Setan yang berjalan di mihrab itu tidak melihat maupun mendengar suara Nabi Sulaiman ‘alaihissalam yang berada di dalam mihrab dan setan tersebut malah terbakar. Hingga setan itu kembali berada di Baitul Maqdis dan tidak terbakar lagi, ia lalu melihat Nabi Sulaiman telah jatuh dalam keadaan wafat.

Setan tersebut lalu keluar dan memberitahukan pada orang-orang bahwa Nabi Sulaiman telah meninggal dunia. Mereka pun membuka pintu dan mengeluarkan Nabi Sulaiman, lalu menemukan tongkat yang telah dimakan oleh tanah dan mereka tidak mengetahui sejak kapan Nabi Sulaiman telah meninggal dunia.

Mereka lalu menaruh tanah di atas tongkat tersebut, sehingga tanah itu memakannya siang dan malam hari. Akhirnya, mereka memperkirakan bahwa Nabi Sulaiman telah meninggal dunia sejak satu tahun yang lalu.

Ibnu Mas’ud berkata, “Kemudian mereka mencermati secara bersungguh-sungguh untuknya setelah kematian Sulaiman selama satu tahun penuh sehingga orang-orang pun yakin bahwa jin telah berdusta. Seandainya bangsa jin mengetahui hal ghaib, niscaya mereka mengetahui kematian Sulaiman. Kemudian mereka akan merasakan azab yang menghinakan. Dan itulah makna firman Allah ta’ala,

‘Tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka ketika ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak tetap dalam siksa yang menghinakan.’ (QS. Saba’ ayat 14).

Ibnu Mas’ud mengemukakan, “Tampak oleh orang-orang secara jelas bahwa jin-jin itu telah berbohong. Kemudian setan-setan itu berkata kepada bumi, ‘Jika kamu memakan makanan, niscaya aku akan datangkan kepadamu makanan yang paling lezat untukmu. Dan jika kamu meminum minuman, niscaya aku akan memberikan minuman yang paling segar kepadamu. Tetapi, kami akan memindahkan air dan tanah kepadamu.’

Asbagh mengatakan, “Aku pernah mendengar juga dari ulama lainnya bahwa binatang-binatang itu tinggal di sana selama satu tahun memakan tongkat Sulaiman hingga akhirnya rapuh dan roboh,”

Hal senada juga diriwayatkan dari beberapa ulama Salaf dan ulama lainnya.

Allahu a’lam.

Sumber: annida-online.com

KEBAKARAN PASAR WARU SEMARANG------------------------Semarang (17/11) terjadi kebakaran di Pasar Waru Semarang pada puku...
18/11/2016

KEBAKARAN PASAR WARU SEMARANG
------------------------
Semarang (17/11) terjadi kebakaran di Pasar Waru Semarang pada pukul 19.30 WIB. Lokasi yang berada di derah Sawah Besar gang 13 RT 5 RW 6 Kaligawe ini cukup membuat arus lalu lintas menjadi macet.
Berdasarkan assesmen tim KRN Semarang, sebanyak seperempat bangunan ludes terlalap api.
Wilayah los A, B, C, D yang berjumlah 511 los dan 58 kios dilaporkan telah terbakar.

Menurut sumber ,sumber api pertama kali terlihat dari arah timur pasar, dari los B (pakaian) menuju los toko sembako dan menjalar ke los toko lainnya.

Sampai berita ini diturunkan, sudah terlihat 15 mobil damkar telah turun dan api sudah dapat dipadamkan, namun masih terlihat titik api di beberapa tempat.

Selain pemadaman api, relawan bersama tim lainnya sedang melakukan evakuasi barang dagangan. Diperkirakan ratusan pedagang mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Aksi menabung semakin menunjukkan kebermanfaatannya. Alhamdulillah beberapa donatur mulai tergerak hatinya untuk membagi...
03/10/2016

Aksi menabung semakin menunjukkan kebermanfaatannya. Alhamdulillah beberapa donatur mulai tergerak hatinya untuk membagikan sebagian dari harta mereka demi saudara-saudara kita yang kurang beruntung.

Aksi Relawan RZ Semarang kali ini dilakukan pada weekend. Sabtu-Minggu sesuai dengan permintaan donatur.
Sebanyak 48 nasi bungkus dan air mineral dibagikan kepada para dhuafa di sekitar kota Semarang.
Ucapan terimakasih dan doa selalu mereka ucapkan ketika kami menyalurkan bantuan dari donatur.

Assalamu'alaykum sobat pejuang!!Menginformasikan kepada sobat pejuang, bagi sobat yang sudah mendaftar via online, offli...
23/09/2016

Assalamu'alaykum sobat pejuang!!

Menginformasikan kepada sobat pejuang, bagi sobat yang sudah mendaftar via online, offline, dan SMS, diharapkan kehadirannya untuk melakukan tes tertulis dan wawancara.
Alurnya:
1. Silahkan datang di Rumah Bersalin Gratis (RBG) Jl. Sompok no. 70, pada pukul 08.00-12.00 WIB
2. Mengisi daftar hadir
3. Melakukan tes tertulis
4. melakukan tes wawancara

Tes tertulis dan wawancara dilakukan langsung 1 hari, dan akan diberikan waktu selama 2 hari. Jadi bagi sobat yang berhalangan hadir hari Sabtu, bisa hadir untuk melakukan tes hari Minggu.

Oh iya, kabar gembira untuk kita semua~
Bagi sobat yang kemarin belum seempat mendaftar via online, offline, atau SMS, masih dibuka kesempatan mendaftar on the spot pada hari Sabtu Minggu (24-25 September) pada pukul 08.00-12.00 WIB.

22/09/2016

See this Instagram photo by

Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijah 1437 H. Daging kurban dan darahnya itu sekali kali tidak akan sampai kepada All...
12/09/2016

Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijah 1437 H. Daging kurban dan darahnya itu sekali kali tidak akan sampai kepada Allah tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu. Demikianlah dia menundukkannya untukmu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan kepadamu. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang orang yang berbuat baik . (QS. Al - Hajj 37)

#

"Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang. Dan terhadap orang yang meminta-minta, janganlah...
15/08/2016

"Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang. Dan terhadap orang yang meminta-minta, janganlah kamu menghardiknya" (Adh-Dhuha: 9-10).

Semarang (14/8) bertepatan dengan Hari Pramuka ke-55th, Relawan Nusantara Semarang kembali melaksanakan agenda rutin yaitu Menabung. Alhamdulillah kegiatan menabung yang sudah terlaksana selama 6 bulan ini semakin dirasakan kemanfaatannya bagi kaum dhuafa Semarang.
Kegiatan ini diikuti oleh 6 relawan dan 1 amil. Dimulai pada pukul 19.30 - 22.00 WIB, para relawan membagikan nasi bungkus lengkap dengan air mineral yang dibagikan kepada para dhuafa di sekitar Kota Lama, Kampung Kali, dan Kawasan Bergota. 3 rute ini sering menjadi sasaran relawan karena di titik-titik inilah sering terlihat para dhuafa seperti: penyapu jalanan, loper koran, tukang becak, pengemis, dan para tuna wisma. Tak jarang terlihat para musafir yang sedang beristirahat di depan sebuah toko.
Rasa bahagia terlihat dari ekspresi para penerima manfaat ini. Ucapan syukur disertai doa selalu mereka ucapkan tatkala mereka menerima konsumsi tersebut.

Alhamdulillah semakin banyak orang yang mendapatkan manfaat dari kegiatan ini. Tidak hanya untuk para dhuafa dan relawan sebagai penyalur. Namun orang dibalik ini semua yaitu para donatur. Semoga Alloh selalu memudahkan seluruh urusan kita.

15/08/2016
cintai bumi maka bumi akan mencintaimu p**aSelamat Hari Bumi semuanya
25/04/2016

cintai bumi maka bumi akan mencintaimu p**a
Selamat Hari Bumi semuanya

Share this on WhatsAppMETROSEMARANG.COM – Sebanyak 50 orang dari Rumah Zakat Semarang memunguti sampah yang ada di sepanjang Jalan Pahlawan, Kota Semarang pada saat Car Free Day (CFD), Minggu (24/4) pagi. Kegiatan tersebut mereka lakukan untuk memperingati hari bumi dan bentuk kepedulian mereka terh…

Alhamdulillah Aksi Menabung KRN Semarang Jum'at (15/4) berjalan dengan lancarStart point di DKK Semarang. Tim dibagi men...
15/04/2016

Alhamdulillah Aksi Menabung KRN Semarang Jum'at (15/4) berjalan dengan lancar
Start point di DKK Semarang. Tim dibagi menjadi 2 bagian.
Tim pertama bergerak dari arah Simpang Lima-Jl. Depok- Jl. Mh. Thamrin. Tim kedua bergerak dari arah Simpang Lima-Jl. Pahlawan-Jl. Pandanaran
Rekan-rekan KRN (Relawan RZ) Semarang mendistribusikan nasi bungkus dan minuman hangat yang merupakan amanah dari donatur. Penerima manfaat dari kegiatan ini diberikan kepada kaum dhuafa di Kota Semarang.

Kegiatan Jum'at Menabung dilaksanakan sebelum adzan subuh berkumandang. Sehingga diharapkan bagi saudara2 muslim yang sedang terlelap tidur, ketika mereka bangun, sudah tersedia sebungkus nasi dan minuman hangat sebagai rejeki yang mereka terima pagi ini.

Bagi Bapak/Ibu yang ingin berdonasi bisa langsung ke
Mandiri Syariah 7073864668
a.n Yayasan Komite Relawan Nusantara

Konfirmasi donasi dengan format : Nama_Donasi untuk apa_Jumlah

0812-8174-8527 a.n Anto
0898-6742-130 a.n Irma

Relawan Nusantara Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi di 36 Cabang Se Indonesia.Sebuah organisasi itu ibarat tub...
13/04/2016

Relawan Nusantara Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi di 36 Cabang Se Indonesia.

Sebuah organisasi itu ibarat tubuh, setiap anggota punya peran masing-masing. Sebaik-baiknya pemimpin ialah yang mampu mengkoordinir, memposisikan anggotanya sesuai dengan posisi masing-masing dan mengayomi orang-orang yang dipimpinnya sehingga organisasi tersebut bisa menjadi satu kesatuan yang kuat.
Pelatihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO) ini merupakan sebuah upaya atau fasilitas yang diberikan oleh Yayasan Komite Relawan Nusantara untuk meningkatkan kopetensi dan kapasitas kepemimpinan bagi setiap diri relawan. LDKO ini digelar selama dua hari pada pekan kedua dan ketiga pada bulan April diseluruh cabang relawan yang tersebar di 36 kota dari Aceh hingga Jayapura, Papua.
Yayasan Komite Relawan Nusantara sendiri merupakan sebuah yayasan yang dibentuk oleh RZ untuk menaungi para relawan yang saat ini berjumlah 1146 orang.
Herlan selaku ketua Yayasan Komite Relawan Nusantara sekaligus Koordinator Relawan RZ Pusat menuturkan bahwa para relawan yang saat ini berjumlah 1146 orang mayoritas para pemuda. Sisi postif dan negatif yang dilakukan pemuda selalu menjadi sorotan masyarakat karena besarnya harapan yang dibebankan di pundak pemuda di masa yang akan datang.
“Kegiatan pelatihan yang digelar secara Indoor dan Outdoor bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas para relawan, memperluas wawasan dan pengetahuan pemuda dan bidang Manajemen Kepemimpinan dan menghasilkan kader pemimpin pemuda yang berkarakter” Tutup Herlan.

http://relawannusantara.org/relawan-nusantara-gelar-latihan-dasar-kepemimpinan-organisasi-di-36-cabang-se-indonesia/

Relawan Nusantara Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi di 36 Cabang Se Indonesia. Posted in Berita April 11, 2016 Posted on April 11, 2016 Si sono in punte bibliografici come vi**ra costo di affine della chiese nuovi. Nel essere probabilmente la vantaggi fibrocartilagineo dell' celebrità, il…

Address

Letjen Suprapto 22
Semarang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RelawaNusantara Semarang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to RelawaNusantara Semarang:

Share