10/06/2021
Ulangan 5:11 (TB) Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.
adakah yang bisa bantu mengartikan tulisan dibawah ini......karena ada berbagai macam penulisan untuk TUHAN didalam alkitab?
Perbedaan [TUHAN, Tuhan, Allah, ALLAH] dalam Alkitab.
_______________
1) TUHAN
TUHAN adalah terjemahan untuk
ADONAI yang adalah pengganti
penyebutan untuk YHVH
YHVH (Yehovah) adalah nama diri
dari Elohim (Allah) Israel.
Alasan Penggantian Penyebutan
YHVH:
Untuk menghormati kekudusan
nama YHVH karena hukum ketiga
dalam 10 perintah Allah:
"Jangan
menyebut nama YHVH Elohimmu
dengan sembarangan", maka Israel
mengganti penyebutan YHVH
dengan Adonai yang dalam bahasa
Ibrani berarti Tuhan, penguasa
alam semesta, sesembahan.
2) Tuhan
Kata "Tuhan" dalam Alkitab (hanya
huruf kapital di awal saja) adalah
terjemahan untuk kata Adonai
(Ibrani, Perjanjian Lama) dan
Kurios / Kuriou / Kurie (Yunani,
Perjanjian Baru).
a) Adonai.
Adonai (Ibrani) artinya Tuhan,
penguasa alam semesta,
sesembahan.
b) Kurios, Kuriou, Kurie.
Kurios, Kuriou, Kurie (Yunani)
artinya Tuhan, penguasa alam
semesta, sesembahan (tetapi juga
dapat diartikan tuan, majikan,
manusia penguasa dll, tergantung
konteks kalimatnya).
Note:
• Kata "TUHAN' (ditulis dalam
huruf kapital semua) dalam kitab
Perjanjian Lama adalah penekanan
khusus oleh LAI untuk
membedakan YHVH terhadap
Adonai.
------> TUHAN (YHVH) vs Tuhan
(Adonai).
• Pengutipan nama YHVH (TUHAN)
dalam kitab Perjanjian Lama ke
kitab Perjanjian Baru,
diterjemahkan menjadi Kurios atau
Tuhan (huruf besar di awal saja),
bukan TUHAN (huruf besar semua).
Contoh: Yesus berkata "Enyahlah,
Iblis. Sebab ada tertulis:
'Sembahlah Tuhan, Allahmu.
Kepada Dia sajalah engkau
berbakti'.
Yesus mengutip firman ini dari PL
(Ul 6:13).
3) Allah
Kata 'Allah' adalah terjemahan
untuk 'Elohim' dalam Perjanjian
Lama dan 'Theos' dalam Perjanjian
Baru.
a) Elohim
Elohim adalah jenis sesembahan
dalam bahasa Ibrani yang
defenisinya mirip dengan Adonai
yaitu sesembahan, Tuhan (Inggris:
God), namun mempunyai
perbedaan dengan Adonai.
Perbedaannya adalah Elohim
menunjukkan jumlah
sesembahannya sehingga Elohim
berdefenisi
"Sesembahan yang lebih dari 2
tetapi menggunakan kata kerja
tunggal.
(Bila sesembahannya tunggal,
maka disebut El atau Eloah).
Musa menulis: Dengarlah, hai
Israel! YHVH itu Elohim kita (Ul
6:4).
Musa tidak menulis 'YHVH itu
Adonai kita" karena Musa
menekankan bentuk sesembahan
Israel yang adalah jamak, bukan
menekankan sebutan umum saja
seperti Adonai walaupun YHVH itu
sendiri adalah Adonai bagi Israel.
Note:
Elohim juga dipakai untuk
menerjemahkan kata "hakim" dll,
tergantung konteksnya).
b) Theos
Kata "Allah" dalam Perjanjian Baru
adalah terjemahan untuk "Theos"
dari bahasa Yunani. (Perjanjian
Baru ditulis dalam bahasa Yunani).
Theos artinya pencipta dan
pengatur segala sesuatu, Tuhan,
sesembahan.
Theos adalah kata yang berbentuk
jamak dan juga berbentuk tunggal.
Dan Kata "Theos" juga sepadan
dengan kata "Elohim" sehingga
kata "Theos" dapat menjadi
terjemahan untuk kata "Elohim" ke
dalam kitab Perjanjian Baru.
• Contoh kata "Theos" dalam
bentuk jamak:
Kurios Theos dari frasa YHVH
Elohim (Elohim adalah bentuk
jamak).
• Contoh kata "Theos" dalam
bentuk tunggal:
Anak Allah / Anak Theos.
Kata "Theos" dalam frasa Anak
Theos adalah bentuk tunggal yang
merujuk pada oknum Bapa.
Note:
Kata "Theos" dalam Perjanjian
Baru tidak hanya merupakan
sebutan khusus untuk oknum Bapa
melainkan juga merupakan
defenisi dari ESENSI ketiga pribadi
Allah Tritunggal.
Kitab Perjanjian Baru menulis
bahwa:
• Bapa adalah Theos
(Yoh 17:3 Bapa, Engkau adalah
satu-satunya Theos / Allah).
• Anak adalah Allah
(Yoh 1:1 Firman itu adalah Allah /
Theos).
• Roh Kudus adalah Allah / Theos
(Kisah PR 5:3-4 Mengapa engkau
mendustai Roh Kudus. Engkau
bukan mendustai manusia, tetapi
mendustai Allah).
4) ALLAH
Kata "ALLAH" (huruf kapital
semua) berasal dari kata Elohim.
Elohim yang dimaksud adalah
berasal dari kombinasi "Tuhan
ALLAH".
"Tuhan ALLAH" berasal dari aksara
ibrani "Adonai YEHOVIH".
(YEHOVIH adalah bentuk lain dari
YHVH).
Kejadian 15:2
LAI TB, Abram menjawab: "Ya
Tuhan (Adonai) ALLAH (YEHOVIH),
apakah yang akan Engkau berikan
kepadaku, karena aku akan
meninggal dengan tidak
mempunyai anak, dan yang akan
mewarisi rumahku ialah Eliezer,
orang Damsyik itu.
Mazmur 71:16
Aku datang dengan keperkasaan-
keperkasaan Tuhan ALLAH, hendak
memasyhurkan hanya keadilan-Mu
saja!
"Adonai YEHOVIH" seharusnya
dibaca Adonai Adonai (terjadi
pembacaan ganda).
Namun orang Israel penganut
agama Yahudi (Rabinik Yudaisme)
tidak membacanya dua kali:
Adonai Adonai.
Untuk menghindari pembacaan
GANDA, maka Rabinik Yudaisme
membacanya dengan Adonai
Elohim.
Dalam beberapa terjemahan
bahasa Inggris, "Adonai YEHOVIH"
diterjemahkan menjadi "Lord
GOD" mengikuti cara pembacaan
Rabinik Yudaisme tersebut: Adonai
Elohim.
GOD ditulis dengan huruf kapital
semua untuk membedakan bahwa
GOD yang dimaksud bukanlah
terjemahan untuk kata "Elohim"
melainkan terjemahan untuk Nama
YHVH sendiri.
LAI (Lembaga Alkitab Indonesia)
mengikuti penerjemahan "Adonai
YEHOVIH tersebut sama seperti
penerjemahan ke dalam bahasa
Inggris: Lord GOD.
LAI menerjemahkannya menjadi
Tuhan ALLAH (ALLAH huruf kapital
semua).
Jadi, kata "ALLAH" dalam frasa
Tuhan ALLAH adalah nama YHVH
sendiri, bukan Elohim.
Pertanyaan-pertanyaan.
• Apakah TUHAN itu Tuhan?
Ya, lebih tepatnya: Dia yang
bernama YHVH itu adalah Adonai
(penguasa alam semesta,
sesembahan).
• Apakah TUHAN itu Allah?
Ya, lebih tepatnya: Dia yang
bernama YHVH itu adalah Elohim
(sesembahan Jamak Israel).
• Apakah ALLAH itu Tuhan?
Ya, lebih tepatnya: YEHOVIH itu
adalah Adonai (penguasa alam
semesta).
• Apakah Allah itu Tuhan?
Ya, lebih tepatnya: Theos itu
(Bapa) adalah Tuhan.
------------------------------
TUHAN Allah, Tuhan ALLAH,
TUHAN ALLAH, Tuhan Allah.
A) TUHAN Allah
Kombinasi TUHAN (semua huruf
kapital) dan Allah (huruf kapital di
awal saja) adalah berasal dari kata
Ibrani "YHVH Elohim".
Kejadian 2:4
LAI TB, Demikianlah riwayat langit
dan bumi pada waktu diciptakan.
Ketika TUHAN (YHVH) Allah
(Elohim) menjadikan bumi dan
langit,
B) Tuhan ALLAH
(Sudah dijelaskan di point 4 di
atas).
C) TUHAN ALLAH
"TUHAN ALLAH" (semuanya huruf
kapital) berasal dari frasa "YAH
YHVH"
YAH adalah bentuk lain dari YHVH,
tetapi boleh diucapkan oleh Israel
seperti dalam kata "Halleluyah",
"Zakhariyah", dll.
Kedua kata tersebut dalam naskah
Ibrani adalah NAMA DIRI Elohim
Israel yaitu YAH dan YHVH.
Yesaya 26:4
LAI TB, Percayalah kepada TUHAN
(YHVH)) selama-lamanya, sebab
TUHAN (YAH) ALLAH (YHVH) adalah
gunung batu yang kekal.
D) Tuhan Allah,
Kata "Tuhan Allah" berasal dari
kata Ibrani "Adonai Elohim".
KESIMPULAN
1) Penulisan kombinasi huruf
kapital untuk "nama Tuhan" ini
berkaitan erat dengan kaidah
penulisan dan pengucapan dalam
bahasa Ibrani, yang merupakan
bahasa asli dari naskah Perjanjian
Lama.
2) Nama-nama dan sebutan bagi
Allah :
• Allah (Elohim)
• Tuhan (Adonai)
• TUHAN (YHVH)
• TUHAN Allah (YHVH Elohim)
• Tuhan ALLAH (Adonai YHVH)
• TUHAN ALLAH (Yah YHVH)
• Tuhan Allah (Adonai Elohim),
semuanya merujuk kepada oknum
yang sama, yaitu Allah Sang
Pencipta langit dan bumi, Allahnya
Abraham, Ishak dan Yakub.
(tulisan ini saya dapat dari salah satu akun fb)
dan yang terbaru saya dapat di JK ini ada penulisan BABE SORGAWI.