Iman Katolik

Iman Katolik Dasar iman Katolik:
1. Kitab Suci
2. Tradisi Suci
3. Magisterium (ajaran Gereja)

22/04/2025

Catholic is the mother of all churches.Without Catholic no Christianity. ¡AT!

21/04/2025

Repost dari Kompas.com

Vatikan mengumumkan Paus Fransiskus meninggal dunia, Senin (21/04/25) pada usia 88 tahun. "Pada pukul 7:35 pagi ini, Uskup Roma, Fransiskus, kembali ke rumah Bapa.

Seluruh hidupnya didedikasikan untuk melayani Tuhan dan Gereja-Nya," kata Kardinal Kevin Ferrell, juru bicara Vatikan.

Fransiskus, yang menderita penyakit paru-paru kronis dan sebagian paru-parunya diangkat ketika masih muda, dirawat di rumah sakit Gemelli pada 14 Februari 2025, karena mengalami krisis pernapasan yang berkembang menjadi pneumonia ganda.

Dia menghabiskan 38 hari untuk rawat inap, yang merupakan terlama dalam masa kepausannya yang telah berlangsung selama 12 tahun.

Video Editor: Deta Putri Setyanto
Produser: Deta Putri Setyanto

27/08/2023

*INSPIRASI PAGI*
Hasrat Memuliakan Tuhan
Senin, 28 Agustus 2023 – Peringatan Wajib Santo Augustinus

Matius 23:13-22

“Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.

[Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.]

Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat daripada kamu sendiri.

Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata: Bersumpah demi Bait Suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas Bait Suci, sumpah itu mengikat. Hai kamu orang-orang bodoh dan orang-orang buta, apakah yang lebih penting, emas atau Bait Suci yang menguduskan emas itu? Bersumpah demi mezbah, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi persembahan yang ada di atasnya, sumpah itu mengikat. Hai kamu orang-orang buta, apakah yang lebih penting, persembahan atau mezbah yang menguduskan persembahan itu? Karena itu barangsiapa bersumpah demi mezbah, ia bersumpah demi mezbah dan juga demi segala sesuatu yang terletak di atasnya. Dan barangsiapa bersumpah demi Bait Suci, ia bersumpah demi Bait Suci dan juga demi Dia, yang diam di situ. Dan barangsiapa bersumpah demi surga, ia bersumpah demi takhta Allah dan juga demi Dia, yang bersemayam di atasnya.”

***

Sosok Santo Augustinus tidak boleh dilepaskan dari Santa Monika, ibunya. Santa Monika adalah ibu yang penyabar. Ia tekun dalam mendidik dan mendampingi anaknya. Augustinus lahir di Tagaste pada tanggal 13 November 354. Hidup masa mudanya tidak karuan. Namun, berkat ketekunan doa Santa Monika, ia berangsur menjadi anak yang baik. Setelah bertobat, hasrat hidup Augustinus hanya tertuju kepada Tuhan. Ia pun menjadi imam, hingga menjadi uskup di Hippo.

Salah satu tulisan Augustinus yang terkenal adalah Pengakuan-Pengakuan. Dikatakan di situ: “Terlambat aku mengasihi-Mu, keindahan yang sangat lampau namun sekaligus sangat baru, terlambat aku mencintai-Mu. Engkau memanggilku, menembus ketulian pendengaranku. Engkau menyilaukan mataku, membuatku tersungkur, namun Kausembuhkan p**a butanya mataku. Engkau telah mengembuskan aroma-Mu padaku. Kini aku telah menghirupnya, dan kini aku lapar dan haus akan Dikau. Engkau telah menjamahku dan kini aku terbakar dengan hasrat untuk sampai pada kedamaian-Mu.”

Bacaan pertama khusus dalam Peringatan Wajib Santo Augustinus, 1Yoh. 4:7-11, menguraikan bagaimana Allah dikobarkan oleh hasrat akan kasih-Nya kepada manusia sehingga Ia mengutus Anak-Nya yang tunggal sebagai silih bagi dosa-dosa kita. Dia adalah Allah yang solider kepada manusia. Santo Augustinus mengerti akan hal itu. Itulah sebabnya, sepanjang hidupnya, ia dikobarkan dalam semangat yang sama untuk mengasihi dan memuliakan Allah.

Mari berefleksi: Bagaimana dengan kita? Apa hasrat hidup kita yang terdalam?

*W. Teguh Santosa SJ* (Vikaris Parokial Paroki Santo Antonius Purbayan, Surakarta)

27/08/2023

*MADAH HARIAN PAGI (Senin, 28 Agustus 2023 - Peringatan wajib Santo Agustinus, Uskup & Pujangga Gereja)*

Pemimpin mulia bapa bijaksana
Yang hari ini kita peringati
Kini berjaya penuh sukacita
Di surga baka.

Diberi beban memegang pimpinan
Selaku guru imam umat baru
Dengan teladan memberi bimbingan
Di keuskupan.

Semoga kita ditolong doanya
Dan menerima pengampunan dosa
Dihantarkannya menuju ke surga
Menghadap Bapa.

Dimulyakanlah Bapa mahamurah
Bersama Putra penebus dunia
Roh Kudus p**a penghibur Gereja
Slama-lamanya. Amin.

DOA
Tuhan, cahaya kebenaran, baharuilah kiranya di dalam Gereja-Mu semangat yang Kaucurahkan dalam diri Santo Agustinus. Semoga kami merindukan Dikau, sumber kebijaksanaan sejati, dan mencari Engkau, asal segala cinta ilahi. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

26/08/2023

*MADAH HARIAN PAGI (Minggu, 27 Agustus 2023- Hari Minggu Biasa XXI)*

Allah hidup dan meraja
Alleluya, alleluya
Maut sudah dikalahkan
Hidup sudah dilimpahkan.
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Hari ini hari Tuhan
Alleluya, alleluya
Hari penuh kesukaan
Hari raya kebangkitan
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Mari kita bergembira
Alleluya, alleluya
Bersyukur sambil memuji,
Bermadah sambil bernyanyi
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan. Amin.

DOA
Ya Allah, Engkau menyatukan hati umat beriman untuk mengejar tujuan yang sama. Semoga kami mencintai perintah-Mu dan merindukan janji-janji-Mu, agar di tengah kesibukan dunia ini hati kami tetap terpikat pada sukacita sejati. Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

04/05/2023

KENAPA HARUS NAMA BONI?
=======================
*Humor Katolik*

Si Boni adalah anak yang kurang cerdas. Teman-temannya memanggilnya "orang goblok"

Ketika dia di sekolah swasta nasional dia mendapatkan hasil sebagai berikut:

Matematika = 2
Inggris = 5
Sains = 0
Ilmu sosial = 1

Dia dipindah ke sekolah negeri dan mendapatkan hasil sebagai berikut;

Matematika = 0
Inggris = 1
Sains = 0
Ilmu Sosial = 0

Orang tuanya sangat kecewa tetapi tetap memutuskan untuk memasukkannya ke sekolah Katolik meskipun mereka bukan Katolik.

Di tahun pertama Boni naik kelas dan menjadi juara pertama di kelas.

Matematika = 90
Inggris = 93
Sains = 95
Ilmu sosial = 89

Orang tuanya terkejut tidak bisa mempercayainya. Mereka bertanya bagaimana dia bisa lulus dan Boni menjawab;

"Ketika aku melihat seorang pria dipaku di kayu salib di setiap sudut gedung sekolah, saya tahu bahwa guru-guru disini tidak main-main dengan murid-murid di sini, mereka akan memaku saya juga''

😂😂😂

_*Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan.*_ 🙏🤝
(Amsal 1: 7a)

KALAU DANIEL MANANTA MAU MENYEMBAH BATU SILAHKAN. ITU BUKAN URUSAN KAMI. Tapi ketika Anda mengatakan yang tidak anda ket...
17/11/2022

KALAU DANIEL MANANTA MAU MENYEMBAH BATU SILAHKAN. ITU BUKAN URUSAN KAMI.
Tapi ketika Anda mengatakan yang tidak anda ketahui tentang Agama Katolik itu menjadi Urusan Kami.
=========================================
Untuk Saudara Terkasihku Daniel Mananta:
Katolik Tidak Menyembah Berhala

Saya yakin-seyakinnya; saudaraku Daniel Mananta adalah seorang Katolik sejati. Bahkan dalam warta di penakatolik.com terungkap bahwa Daniel Mananta kini lebih religius karena berkat Tuhan yang diberikan kepadanya. (bdk. Alasan Mengapa Daniel Mananta Kini Lebih Religius, penakatolik.com, January-1-2022). Bahkan kereligiusannya sebagai seorang Katolik ia ungkapkan lewat tindakan nyata dengan mendirikan sebuah Kapel St. Yohanes Pembaptis Stasi Wae Mata, Paroki Rangga, Lembor-Keuskupan Ruteng (bdk. Di Hari Pentekosta, Daniel Mananta Resmikan Gereja yang Dibangunnya di Flores, floresa.com, 24-Mei-2015).

Namun saya kemudian tersentak ketika pernyataannya yang mengamini pernyataan UAS yang mengatakan bahwa salib ada jin kafir dan patung Yesus sama dengan menyembah berhala. Daniel mendasarkan dirinya pada Kitab Nabi Yesaya 44:13-20. Kita semua tahu bahwa Daniel Mananta pernah mengadakan diskusi bersama dalam podcast Daniel Mananta Network (Daniel Tetangga Kamu) sekitar Agustus 2022 yang lalu. Dalam podcast tersebut dibicarakan juga soal salib dan patung yang dihormati oleh umat Katolik.

Saya secara pribadi tidak mempermasalahkan Daniel Mananta mau mewawancarai siapapun termasuk dengan UAS bahkan Rizieq sekalipun. Karena itu adalah hak dia. Namun menjadi masalah ketika dari diskusi tersebut kemudian menjadi pandangan UAS yang bukan seorang Katolik untuk menuduh bahkan menghakimi keimanan Katolik. Disinilah Daniel terpeleset sangat dalam. Sebagai seorang Katolik bukannya Daniel menggunakan ajaran-ajaran resmi Gereja untuk meyampaikan pendapatnya, tetapi menggunakan pandangan orang dari agama lain untuk menyatakan “salah” terhadap keyakinan dan iman agamanya sendiri dengan mengatakan bahwa dalam salib Yesus ataupun patung ada unclean spirit atau roh kotor atau “jahat.”

Dan kalau Daniel adalah seorang Katolik sejati maka diapun seharusnya paham dan sadar bahwa dia sama sekali tidak memiliki otoritas untuk menyatakan salah atau benar terhadap sebuah pernyataan. Yang memiliki kewenangan dan otoritas untuk mengatakan salah dan benar adalah Magisterium Gereja dalam hal ini Paus dalam kolegialitas bersama para Uskup sebagai pengganti para rasul di dunia ini.

Daniel Mananta yang adalah seorang Katolik pengikut Kristus, dengan bangganya seakan-akan dia adalah seorang eksegese yang menguasai Alkitab menuding umat Kristen dalam hal ini Katolik menuduh bahwa dalam patung termasuk salib Yesus ada unclean spirit. Daniel mengajak pemirsa agar sebelum memberikan komentar atas pandangannya tersebut sebaiknya membaca dan memahami secara benar Kitab Nabi Yesaya 44:13-20. Namun sayang, ajakan Daniel tersebut tidak dibarengi dengan pemahamannya baik dan benar atas teks Kitab Nabi Yesaya tersebut.

Dasar Biblis dari Kitab Nabi Yesaya yang menjadi pendasaran Daniel Mananta mirip dengan yang biasa digunakan oleh oknum kelompok agama lain untuk melegitimasi pendapat mereka bahwa umat Katolik menyembah berhala yaitu Kitab Keluaran 20:4; “Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi dibawah, atau yang ada di dalam air di bawa bumi.”

Kalau konteks yang digunakan hanya melulu Kitab Keluaran 20:4 maka akan menimbulkan penafsiran sesat dan menuduh umat Katolik menyembah berhala. Padahal dalam ilmu tafsir Kitab Suci, setiap ayat memiliki keterkaitan satu sama lain. Maka dalam melakukan tafsiran tetap melihat konteks seluruh ayat. Dalam arti satu ayat tidak ditafsirkan berdiri sendiri. Maka konteks dan teks menjadi sangat penting.

Dalam konteks ini, maka Kitab Keluaran 20:4 merupakan penjelasan lanjutan dari Kitab Keluaran 20:3; “jangan ada padamu allah lain dihadapan-Ku” yang hampir mirip dengan Yesaya 44:17. Ayat 4 dari kitab Keluaran 20 dan ayat 17 dari Kitab Nabi Yesaya 44 sebenarnya sudah sangat jelas bahwa yang dilarang oleh Allah adalah membuat patung Allah sendiri atau yang menyerupai-Nya karena Allah terlalu Agung maka tidak dapat digambarkan dengan apapaun yang dibuat oleh manusia. Dan dalam kedua kitab tersebut kata allah dengan menggunakan “a” kecil yang merujuk pada penyembahan berhala.

Mengapa Allah melarang membuat patung diri-Nya atau yang menyerupai-Nya? Hal itu nampak jelas juga dalam ayat 5 bahwa hanya Dia yang disembah. Artinya Katolik salah jika umat Katolik membuat patung yang menyerupai atau menggambarkan wajah Allah dan menyembah serta menghormatinya. Dalam kenyataanya, sepenjang sejarah perkembang Gereja Katolik, tidak pernah ada patung Allah atau yang menyerupai Allah dibuat dan disembah oleh Gereja Katolik di manapun.

Dalam teks Kitab Suci berbahasa Inggris demikian bunyinya:

“You must not make for yourself an idol of any kind or an image of anything in the heavens or on the earth or in the sea.” (Exodus 20:4, A New Englis Translation Of The Septuagint).

Kata “idol” dalam Webster’s Universal Dictionary And Thesaurus, halaman 261 berarti gambar atau objek yang disembah sebagai dewa atau allah. Ini sudah sangat jelas bahwa arti berhala adalah jika kita membuat allah lain dalam bentuk patung, gambar, dan benda material apa pun. Kita dapat menganggap ini sebagai tuhan palsu yang tidak dipuja oleh Katolik.

Lantas bagaimana dengan keberadaan patung para santo santa, Yesus, dan Bunda Maria di dalam gereja? Mereka adalah pengantara yang menghadirkan keselamatan Allah. Dalam Kitab Bilangan 21:8 sudah sangat jelas bahwa Tuhan meminta kepada Musa untuk membuat ular tedung dan menempatkan pada sebuah tiang agar setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya akan tetap hidup atau selamat.

Dari perikop ini sudah sangat jelas bahwa ular tedung hanyalah media, instrument atau pengantara di mana Tuhan menunjukan kuasa dan keselamatan-Nya. Demikian juga dengan patung atau gambar Yesus, Bunda Maria serta santo dan santa merupakan pengantara antara Allah dengan manusia dan manusia dengan Allah di mana melalui pengantaraan mereka Allah menghadirkan karya keselamatan-Nya demikian juga umat manusia boleh mengalami kehadiran keselamatan Allah melalui pengantaraan mereka.

Kata memandang adalah bentuk penghormatan, penghargaan dan bukan penyembahan atau berhala. Dengan demikian sudah sangat jelas bahwa Gereja Katolik tidak menyembah berhala pada allah lain karena tidak pernah ada patung yang menyerupai wajah Allah yang diimani dan diakui di dalam Gereja Katolik.

Semoga penjelasan singkat ini menyadarkan saudaraku Daniel Mananta. Jika tidak dan akhirnya berlabuh ke pelabuhan lain hanya pesan saya; “jangan pernah menjelekan iman agamamu dan sekalipun kamu memang serius ingin mendalami keyakinan agama lain hal itu tidak mengurangi dan menambah iman kekatolikan umat Katolik karena sejatinya umat Katolik tidak pernah menyembah berhala melainkan saudaraku Daniel Mananta yang sedang “menyembah” seorang pribadi manusia biasa untuk keamanan dan kenyamanan pribadi.”

Manila: 16-November 2022
Tuan Kopong MSF

CINTA MENGALAHKAN KELELAHAN...
21/03/2022

CINTA MENGALAHKAN KELELAHAN...

CINTA MENGALAHKAN KELELAHAN

" Doa yang manjur bukanlah rangkaian kata dan kalimat manis, bukan juga kerasnya bentakan kaki atau dorongan tangan, mel...
21/02/2022

" Doa yang manjur bukanlah rangkaian kata dan kalimat manis, bukan juga kerasnya bentakan kaki atau dorongan tangan, melainkan dari keyakinan hati dan ketergantungan harapan pada Allah." Dalam Injil hari ini, Yesus mengoreksi iman para murid yang tidak bisa mengusir setan, kata-Nya, " Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa.” Yesus menegaskan bahwa kuasa doa memiliki kekuatan bukan tergantung pada kekuatan manusia, melainkan pada kehendak Allah....

” Doa yang manjur bukanlah rangkaian kata dan kalimat manis, bukan juga kerasnya bentakan kaki atau dorongan tangan, melainkan dari keyakinan hati dan ketergantungan harapan pada Allah.& #8221…

" Kebenaran tidak akan bisa masuk ke dalam pikiranmu jika Anda sudah membangun tembok tebal yang kokoh kuat sehingga mem...
20/02/2022

" Kebenaran tidak akan bisa masuk ke dalam pikiranmu jika Anda sudah membangun tembok tebal yang kokoh kuat sehingga mementalkannya." Memang susah bagi orang yang sudah membangun tembok di dalam otak dan hatinya alias hati mengeras sehingga tidak bisa menerima pendapat orang lain. Lebih mengerikan lagi bila Anda telah menghidupi sesuatu yang salah, yang dianggap benar padahal dalam kenyataannya sesuatu itu memang salah....

” Kebenaran tidak akan bisa masuk ke dalam pikiranmu jika Anda sudah membangun tembok tebal yang kokoh kuat sehingga mementalkannya.” Memang susah bagi orang yang sudah membangun tembok…

Address

Saumlaki

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Iman Katolik posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share