Ths-Thm Unit Latihan Naibonat

Ths-Thm Unit Latihan Naibonat THS-THM berfungsi sebagai wadah perjuangan kaum awam Katolik Roma untuk mencapai tujuan organisasi.

KISAH IMAN SANTO PADRE PIO DAN PAUS YOHANES PAULUS IIJauh sebelum Karol Wojtyła menjadi Paus Yohanes Paulus II, seorang ...
31/05/2026

KISAH IMAN SANTO PADRE PIO DAN PAUS YOHANES PAULUS II

Jauh sebelum Karol Wojtyła menjadi Paus Yohanes Paulus II, seorang calon santo lainnya dilaporkan melihat sesuatu yang luar biasa dalam dirinya.

Santo Padre Pio.

Keduanya bertemu di Italia ketika Karol masih seorang imam muda Polandia yang belajar di Roma. Terpikat oleh kesucian dan karunia supranatural Padre Pio, Wojtyła mengunjungi mistikus Kapusin yang terkenal itu dan meminta doanya.

Selama bertahun-tahun, persahabatan spiritual berkembang di antara mereka.

Salah satu kisah terkenal menceritakan bagaimana Padre Pio pernah memandang imam muda itu dan meramalkan bahwa ia akan naik ke jabatan tertinggi di Gereja.

Menurut cerita yang diturunkan dari orang-orang terdekat mereka, Padre Pio dilaporkan mengatakan kepadanya bahwa suatu hari ia akan menjadi paus — dan bahkan mengisyaratkan bahwa ia akan menumpahkan darah.

Bertahun-tahun kemudian, dunia menyaksikan Kardinal Karol Wojtyła terpilih sebagai Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1978, menjadi paus non-Italia pertama dalam 455 tahun.

Kemudian datanglah tanggal 13 Mei 1981.

Peluru seorang pembunuh menghantam Lapangan Santo Petrus, hampir membunuh Paus. Yohanes Paulus II kemudian percaya bahwa Bunda Maria dari Fatima telah menyelamatkan nyawanya.

Banyak umat Katolik kemudian merenungkan kata-kata misterius Padre Pio dengan penuh kekaguman.

Biarawan sederhana dari Pietrelcina itu tampaknya telah melihat calon Paus jauh sebelum dunia menyadarinya.

Dua orang suci.

Satu hubungan yang luar biasa.

Dan sebuah pengingat bahwa Tuhan sering mempersiapkan hamba-hamba pilihan-Nya jauh sebelum sejarah memperhatikan mereka.

Santo Padre Pio, doakanlah kami.

Santo Yohanes Paulus II, doakanlah kami.

𝗕𝗔𝗚𝗔𝗜𝗠𝗔𝗡𝗔 𝗥𝗢𝗛 𝗞𝗨𝗗𝗨𝗦 𝗗𝗔𝗣𝗔𝗧 𝗗𝗜𝗕𝗔𝗡𝗗𝗜𝗡𝗚𝗞𝗔𝗡 𝗗𝗘𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗔𝗜𝗥 𝗞𝗘𝗛𝗜𝗗𝗨𝗣𝗔𝗡? Oleh : 𝑷𝒉𝒊𝒍𝒊𝒑 𝑲𝒐𝒔𝒍𝒐𝒔𝒌𝒊  Meskipun kita terbiasa membayangkan...
30/05/2026

𝗕𝗔𝗚𝗔𝗜𝗠𝗔𝗡𝗔 𝗥𝗢𝗛 𝗞𝗨𝗗𝗨𝗦 𝗗𝗔𝗣𝗔𝗧 𝗗𝗜𝗕𝗔𝗡𝗗𝗜𝗡𝗚𝗞𝗔𝗡 𝗗𝗘𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗔𝗜𝗥 𝗞𝗘𝗛𝗜𝗗𝗨𝗣𝗔𝗡?

Oleh : 𝑷𝒉𝒊𝒍𝒊𝒑 𝑲𝒐𝒔𝒍𝒐𝒔𝒌𝒊

Meskipun kita terbiasa membayangkan Roh Kudus sebagai seekor merpati, atau nyala api, kita juga dapat memandang Roh Kudus sebagai air kehidupan.

Roh Kudus, sebagai Pribadi ketiga dari Tritunggal Mahakudus, tidak memiliki bentuk atau tubuh tertentu. Ini berarti bahwa gambaran apa pun yang kita miliki tentang Roh Kudus terutama ada untuk membantu menggambarkan tindakan Roh Kudus, dan bukan wadah tempat Roh Kudus berdiam.
B
Sebagai contoh, meskipun Roh Kudus sering digambarkan sebagai burung merpati, bukan berarti Roh Kudus adalah burung merpati, melainkan bagi masyarakat kuno, burung merpati melambangkan hal yang bersifat ilahi.

Dengan cara yang serupa, kita dapat memikirkan tindakan Roh Kudus sebagai "air hidup," sebuah simbol yang jarang dikaitkan dengan Roh Kudus.

𝗔𝗶𝗿 𝗛𝗶𝗱𝘂𝗽

Santo Sirilus dari Yerusalem merujuk pada perbandingan ini dalam sebuah pengajaran katekese yang ditampilkan dalam Office of Readings:

Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal. Ini adalah jenis air yang baru, air yang hidup dan mengalir deras, yang mengalir bagi mereka yang layak. Tetapi mengapa Kristus menyebut kasih karunia Roh sebagai air? Karena segala sesuatu bergantung pada air; tumbuhan dan hewan berasal dari air. Air turun dari surga sebagai hujan, dan meskipun pada dasarnya selalu sama, ia menghasilkan banyak pengaruh yang berbeda, satu pada pohon palem, yang lain pada pohon anggur, dan seterusnya di seluruh ciptaan. Air tidak turun sebagai satu hal, lalu sebagai hal yang lain lagi, tetapi meskipun pada hakekatnya tetap sama, ia menyesuaikan diri dengan kebutuhan setiap makhluk yang menerimanya.

Ini adalah gambar yang penting, karena mengingatkan kita betapa pentingnya air dalam kehidupan manusia dan sesuatu yang kita semua butuhkan untuk diminum.

Roh Kudus adalah air yang akan membantu kita menghasilkan banyak buah, seperti yang dikatakan Santo Sirilus selanjutnya:

Dengan cara yang sama, Roh Kudus, yang sifatnya selalu sama, sederhana dan tak terbagi, membagikan kasih karunia kepada setiap orang sesuai kehendak-Nya. Seperti pohon kering yang bertunas ketika disirami, jiwa menghasilkan buah kekudusan ketika pertobatan telah membuatnya layak menerima Roh Kudus. Meskipun Roh Kudus tidak pernah berubah, dampak dari tindakan-Nya, atas kehendak Allah dan dalam nama Kristus, sangat banyak dan menakjubkan.

Meskipun kita mungkin berpikir bahwa kita dapat maju dalam hidup tanpa campur tangan Roh Kudus dalam jiwa kita, kenyataannya adalah kita tidak mampu.

Kita membutuhkan Roh Kudus untuk menyirami benih kekudusan di dalam diri kita, agar iman kita tumbuh menjadi pohon yang besar, sebuah "Pohon Ek Kebenaran."

Datanglah Roh Kudus, Air Kehidupan!

Diterjemahkan dari https://aleteia.org/2026/05/18/how-the-holy-spirit-can-be-compared-to-living-water/

APA ITU ROSARIO ?Rosario diambil dari kata Latin rosarium yang memiliki arti rangkaian bunga mawar. Berdasarkan tradisi ...
29/05/2026

APA ITU ROSARIO ?

Rosario diambil dari kata Latin rosarium yang memiliki arti rangkaian bunga mawar. Berdasarkan tradisi Katolik, umat abad pertengahan di Eropa sering merangkai bunga mawar untuk dipersembahkan kepada Bunda Maria. Di dalam proses merangkai tersebut, mereka mendaraskan pujian-pujian kepada Bunda Maria.

Sejarah Awal
Dalam tradisi Katolik, berdoa menggunakan manik-manik sebagai alat bantu doa sudah lama dilakukan. Pada awalnya, para rahib mendaraskan kitab Mazmur yang secara keseluruhan memiliki 150 bab.
Karena pada saat itu masih banyak umat yang tidak bisa membaca dan tidak mampu mendaraskan seluruh kitab Mazmur, maka digantilah dengan 150 kali doa Bapa Kami.
Seiring waktu, 150 butir doa tersebut dibagi menjadi 3 bagian yang terdiri atas masing-masing 50 kali Bapa Kami atau Salam Maria. Pada praktiknya, doa Salam Maria yang lebih banyak didaraskan karena dirasa lebih mudah dan sosok Maria lebih dekat dengan umat.
Karena itulah kegiatan mendaraskan 50 doa Salam Maria dikorelasikan dengan kegiatan merangkai bunga mawar sebagai persembahan untuk Bunda Maria seperti kebiasaan jemaat abad pertengahan. Karena kitab mazmur berisi puisi dan puji-pujian.

Peran Ordo Dominikan
Santo Dominikus sang pendiri Ordo Dominikan diyakini menerima wahyu tentang doa Rosario untuk membantu umat berdoa dan merenungkan kehidupan Yesus dan Maria. Mereka kemudian mulai menyebarkan praktik Rosario ke seluruh Eropa pada abad ke-13 dan sejak itulah doa Rosario menyebar ke seluruh dunia.
Ordo Dominikan berperan dalam penataan doa Rosario menjadi bentuk yang kita kenal sekarang, termasuk pengelompokan misteri dan pengulangan "Salam Maria" dengan tujuan menghindari hafalan kosong dan pengulangan tanpa iman. Ordo Dominikan juga berperan dalam memasukkan doa Rosario dalam liturgi dan kegiatan spiritual sehingga memperkuat posisi rosario dalam Gereja Katolik.

Mari Berdoa Rosario!
Kalau dihitung-hitung, doa rosario sekarang jauh lebih mudah dan jauh lebih singkat karena sudah dirangkum dari yang awalnya 150 bab kitab Mazmur, 150 Bapa Kami, 150 Salam Maria dan sekarang menjadi 50 kali doa Salam Maria, 3 doa Salam Maria pembuka, 5 kali doa Bapa Kami, Kemuliaan, Doa Fatima, dan 1 kali doa Aku Percaya.

Jadi tidak ada alasan lagi untuk malas berdoa rosario

PASCA PUTUSAN PENGADILAN Koornas THS-THM Indonesia Tegaskan Komitmen Persaudaraan, Kepatuhan Organisasi, dan Pelayanan k...
28/05/2026

PASCA PUTUSAN PENGADILAN
Koornas THS-THM Indonesia Tegaskan Komitmen Persaudaraan, Kepatuhan Organisasi, dan Pelayanan kepada Gereja

Jakarta – Koordinatorat Nasional Organisasi Pencak Silat Pendidikan Tunggal Hati Seminari – Tunggal Hati Maria (THS-THM) bersama Dewan Pendiri mengajak seluruh kader THS-THM untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat fondasi organisasi, serta menghidupi semangat pelayanan dalam kesatuan dengan Hierarki Gereja Katolik.

Langkah penyegaran struktur yang sebelumnya ditempuh melalui forum Retret Agung Nasional Luar Biasa (RANLB) merupakan bagian dari ikhtiar organisasi dalam menjaga tertib pembinaan, disiplin kader, serta keberlangsungan visi dan misi THS-THM sebagaimana diamanatkan dalam Statuta dan Konstitusi Organisasi.

Koornas THS-THM Antar Waktu juga menghormati proses hukum yang berjalan secara terbuka di Pengadilan Negeri Bekasi. Dalam putusan yang telah dibacakan, Majelis Hakim memberikan pertimbangan hukum terkait pelaksanaan RANLB yang diselenggarakan bersama Dewan Pendiri atas gugatan yang diajukan oleh saudara Indranas Gaho.

Majelis Hakim dalam Putusan Nomor 234//Pdt.G/2025/PN Bks pada pokoknya menyatakan pelaksanaan RANLB memiliki dasar organisasi yang sah menurut pertimbangan hukum pengadilan. Meski demikian, Koornas THS-THM Antar Waktu tetap menghormati langkah hukum lanjutan yang ditempuh para pihak melalui mekanisme banding di Pengadilan Tinggi Bandung.
Koornas THS-THM Indonesia menyatakan kesiapan untuk mengikuti seluruh proses hukum dengan tertib, bijaksana, dan tetap mengedepankan semangat persaudaraan serta pelayanan.

“Bagi kami, proses hukum adalah bagian dari upaya mencari kejelasan dan kebenaran secara bermartabat. Kami menghormati sepenuhnya hak banding yang diajukan, dan kami memilih menghadapi seluruh dinamika ini dengan tenang, terbuka, serta tetap berpegang pada konstitusi organisasi, semangat persaudaraan, dan nilai-nilai pelayanan,” ujar perwakilan Koornas THS-THM Indonesia

Di tengah proses yang masih berjalan, Koornas THS-THM Antar Waktu bersama Dewan Pendiri mengimbau seluruh pengurus Distrik, Wilayah, Ranting, serta seluruh anggota THS-THM di berbagai daerah dan negara untuk tetap teduh, menjaga persatuan, dan terus fokus pada pembinaan kader secara sehat dan berkelanjutan.

Organisasi menegaskan bahwa seluruh proses kaderisasi, ujian kenaikan tingkat, pendadaran, dan kegiatan pembinaan tetap berjalan sebagaimana mestinya dalam semangat ketaatan terhadap aturan organisasi serta penghormatan kepada pendampingan Hierarki Gereja Katolik di masing-masing wilayah pelayanan.

Koornas THS-THM Antar Waktu juga menegaskan bahwa pintu komunikasi, dialog, dan rekonsiliasi yang dilandasi semangat persaudaraan tetap terbuka bagi seluruh insan THS-THM. Organisasi meyakini bahwa persatuan, kerendahan hati, dan kesediaan untuk berjalan bersama merupakan bagian penting dari panggilan pelayanan THS-THM di tengah Gereja dan masyarakat.

Bacaan Injil Hari Sabtu 23 Mei 2026Kis 28:16-20.30-31; Mzm 11:4.5.7; Yoh 21:20-25. BcO Kis 28:15-28.30-31.Yoh 21:20 Keti...
23/05/2026

Bacaan Injil Hari Sabtu 23 Mei 2026

Kis 28:16-20.30-31; Mzm 11:4.5.7; Yoh 21:20-25. BcO Kis 28:15-28.30-31.

Yoh 21:20 Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"

Yoh 21:21 Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?"

Yoh 21:22 Jawab Yesus: "Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku."

Yoh 21:23 Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: "Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu."

Yoh 21:24 Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar.

Yoh 21:25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

𝗔𝗟𝗞𝗜𝗧𝗔𝗕 𝗙𝗜𝗦𝗜𝗞𝗔𝗟: 𝗟𝗘𝗕𝗜𝗛 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗦𝗘𝗞𝗔𝗗𝗔𝗥 𝗛𝗜𝗠𝗣𝗨𝗡𝗔𝗡 𝗗𝗜𝗚𝗜𝗧𝗔𝗟Di era digital yang serba pantas ini, ramai yang tertanya-tanya: mas...
17/05/2026

𝗔𝗟𝗞𝗜𝗧𝗔𝗕 𝗙𝗜𝗦𝗜𝗞𝗔𝗟: 𝗟𝗘𝗕𝗜𝗛 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗦𝗘𝗞𝗔𝗗𝗔𝗥 𝗛𝗜𝗠𝗣𝗨𝗡𝗔𝗡 𝗗𝗜𝗚𝗜𝗧𝗔𝗟

Di era digital yang serba pantas ini, ramai yang tertanya-tanya: masakan masih relevan memiliki Alkitab dalam bentuk buku tebal, bersampul kulit, apatah lagi untuk dibawa ke sana sini?

Bukankah segala-galanya sudah ada di hujung jari, di dalam gajet dan aplikasi? Persoalan ini sangat wajar, namun sebagai umat Katolik, kita dipanggil untuk merenung lebih dalam daripada sekadar soal kemudahan.

𝟭. 𝗔𝗹𝗸𝗶𝘁𝗮𝗯 𝗙𝗶𝘀𝗶𝗸𝗮𝗹: 𝗦𝗶𝗺𝗯𝗼𝗹 𝗜𝗺𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗧𝗿𝗮𝗱𝗶𝘀𝗶 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗛𝗶𝗱𝘂𝗽

Bagi Gereja Katolik, Alkitab bukan sekadar himpunan teks. Ia adalah Sabda Tuhan yang hidup, yang patut dihormati dan disayangi. Sebuah buku Alkitab yang nyata di tangan membawa satu “resonansi emosi” yang sukar diganti oleh skrin.

Ia adalah lambang yang menghubungkan kita dengan para penganut terdahulu, yang turut membaca, merenung, dan menghayati ayat-ayat yang sama. Para paus sendiri menekankan sentuhan fizikal ini: Paus Fransiskus pernah menasihati agar kita sentiasa membawa sebuah Injil kecil di dalam beg atau poket. Nasihat ini bukan tentang nostalgia semata, tetapi tentang mewujudkan satu keterikatan yang mesra dan peribadi dengan Sabda Tuhan.

Lebih daripada itu, buku Alkitab di tangan adalah saksi bisu tradisi iman kita. Ianya menjadi pusat doa keluarga, alat liturgi, dan lambang kesatuan dalam Gereja sejagat. Bentuk buku fizikal ini juga mempunyai sejarah yang kaya: dari gulungan hingga ke kodeks (buku moden), ia telah menjadi medium pilihan Gereja sejak abad keempat lagi kerana kepraktisannya untuk liturgi dan pengajian yang mendalam.

𝟮. 𝗠𝗲𝗹𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗚𝗮𝗻𝗴𝗴𝘂𝗮𝗻, 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗲𝗹𝗮𝗺𝗶 𝗞𝗲𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗯𝗱𝗮

Aplikasi Alkitab digital sememangnya mudah dan membantu. Namun, peranti seperti telefon pintar dan tablet adalah “mesin gangguan”. Notifikasi, media sosial, dan godaan untuk melayari laman lain boleh memecah tumpuan kita. Pembacaan di skrin sering mendorong kita untuk membaca secara pantas dan “skimming” – melihat sekilas, tidak merenung.

Sebaliknya, Alkitab fizikal menawarkan ruang untuk bacaan yang lambat, dalam, dan kontemplatif. Ia mengundang kita untuk duduk, memegang, menyentuh halaman, dan menghayati setiap perkataan dengan penuh perhatian.

Ianya juga membolehkan kita berinteraksi secara fizikal dengan Sabda: menconteng ayat, menulis nota di margin, atau menanda halaman yang bermakna. Tindakan fizikal ini sebenarnya membantu minda kita untuk mengingat dan merenung Sabda Tuhan dengan lebih mendalam.

𝟯. 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗦𝗮𝗸𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝘂 𝗚𝗲𝗻𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗠𝘂𝗱𝗮

Membaca Alkitab dari skrin telefon di khalayak ramai sering disalahtafsirkan sebagai sedang bermain gajet. Sebaliknya, memegang dan membaca sebuah buku Alkitab secara terbuka adalah satu tindakan evangelisasi yang hening. Ianya menjadi isyarat senyap kepada mereka di sekeliling tentang identiti dan iman kita, sekali gus membuka ruang untuk perbualan rohani.

Lebih penting lagi, bagi membina iman generasi muda dan anak-anak kita, keteladanan adalah kunci. Apabila anak-anak melihat ibu bapa mereka menghabiskan masa dengan gajet, mereka akan meniru. Namun, apabila mereka melihat ibu dan ayah dengan tekun membaca Alkitab buku di riba, mereka belajar bahawa Sabda Tuhan adalah sesuatu yang istimewa dan patut diberi perhatian utama, seterusnya memupuk tabiat membaca Kitab Suci sejak kecil. Sejarah Gereja juga mengajar kita betapa mahal dan berharganya sebuah naskhah Alkitab pada zaman dahulu, yang dipelihara dengan penuh pengorbanan.

𝟰. 𝗔𝘀𝗮𝘀 𝗔𝗷𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗚𝗲𝗿𝗲𝗷𝗮: 𝗧𝗿𝗮𝗱𝗶𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝗶𝘁𝗮𝗯 𝗦𝘂𝗰𝗶 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗦𝗮𝘁𝘂 𝗞𝗲𝘀𝗮𝘁𝘂𝗮𝗻

Dalam pandangan Katolik, Kitab Suci bukanlah satu-satunya sumber wahyu (solah scriptura). Gereja mengajar bahawa wahyu ilahi datang melalui dua saluran: Tradisi Suci (ajaran lisan para rasul) dan Kitab Suci (ajaran tertulis), yang keduanya saling berkait erat. Alkitab fizikal, sebagai buku yang utuh dan bersatu, adalah pernyataan fizikal tentang kesatuan seluruh Tradisi dan ajaran Gereja.

Sebaliknya, bentuk digital yang terpapar sepotong-sepotong di skrin boleh mengakibatkan pembacaan yang terpecah-pecah (fragmented). Ini secara tidak langsung boleh menjejaskan persepsi kita terhadap autoriti, kesatuan kandungan, dan tafsiran Kitab Suci itu sendiri.

𝗞𝗲𝘀𝗶𝗺𝗽𝘂𝗹𝗮𝗻: 𝗕𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗺𝗶𝗹𝗶𝗵, 𝗧𝗲𝘁𝗮𝗽𝗶 𝗠𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽𝗸𝗮𝗻

Artikel ini tidak bertujuan untuk menolak teknologi digital. Aplikasi Alkitab adalah alat yang hebat untuk pencarian pantas, rujukan silang, atau ketika di tempat yang sempit. Malah, Paus Fransiskus sendiri mengakui bahawa kita boleh “membawa seluruh Alkitab di dalam telefon bimbit”.

Namun, sebagai umat Katolik yang ingin menghayati iman secara menyeluruh, kita diingatkan bahawa Alkitab fizikal tidak boleh digantikan sepenuhnya. Ianya adalah simbol, pusat doa, alat pendidikan, dan jangkar kerohanian yang unik.

Justeru, marilah kita memiliki kedua-duanya: Alkitab digital untuk kemudahan, dan Alkitab fizikal untuk kedalaman, penghayatan, dan sebagai tanda nyata bahawa kita adalah umat yang hidup dari Sabda Tuhan. Simpan sebuah Alkitab di tempat yang mudah dilihat dan sentiasa bacalah dengan penuh kasih.

---

Sumber Rujukan:

1. Katekismus Gereja Katolik (KGK), terutama bahagian tentang Kitab Suci & Tradisi (KGK 76, 80-84, 113, 95).

2. Konsili Vatikan II, Dei Verbum (Konstitusi Dogmatis tentang Wahyu Ilahi, 1965), terutama artikel 7-10.

3. Paus Benediktus XVI, Verbum Domini (Nasihat Apostolik Pasca-Sinode tentang Sabda Allah, 2010).

4. Paus Fransiskus, Angelus 6 April 2024.

5. Herald Malaysia, “Kitab Suci, khazanah utuh dalam Gereja” (2014).

6. Comunidade Católica Shalom, “Bíblia física ou digital: Qual a diferença?” (2024).

7. The Christian Post, “The enduring value of physical Bibles in a digital age”.

8. The Gospel Coalition, “Are Digital and Physical Bibles Friends or Enemies?”.

9. Crosswalk.com, “5 Reasons Why a Physical Copy of the Bible is Superior to an App”.

10. Sarapanpagi.org, “Masih Perlukah Alkitab Fisik?”.

Disediakan oleh Marius Denis

PENAMPAKAN BUNDA MARIA DI KAIRO MESIR🌹🌹🌹🌹🌹🌹Tahun 1968, dunia dikejutkan oleh sebuah peristiwa di Gereja Santa Maria Zeit...
16/05/2026

PENAMPAKAN BUNDA MARIA DI KAIRO MESIR
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Tahun 1968, dunia dikejutkan oleh sebuah peristiwa di Gereja Santa Maria Zeitoun, di kota Kairo-Mesir. Di atas kubah gereja itu, banyak orang mengaku melihat penampakan Bunda Maria yang bercahaya.
Peristiwa ini dikenal sebagai Penampakan Bunda Maria di Zeitoun.

Peristiwa penampakan ini menjadi salah satu fenomena paling unik dalam sejarah modern, karena berlangsung cukup lama (sekitar 2-3 tahun) dan disaksikan oleh jutaan orang.

Yang membuatnya sangat istimewa bukan hanya karena disaksikan oleh jutaa orang, tetapi juga karena para saksi berasal dari berbagai latar belakang agama, termasuk umat Muslim.

Pada malam-malam tertentu, Bunda Maria muncul dalam wujud cahaya, berdiri di atas kubah gereja, terkadang sambil mengangkat tangan seolah memberkati orang banyak.

Menariknya, umat Muslim pun turut percaya dan menghormati penampakan itu. Dalam iman Islam, Maria atau Maryam adalah perempuan suci yang sangat dimuliakan. Karena itu, banyak umat Muslim yang datang berdoa dan merasakan kedamaian di tempat tersebut.

Peristiwa Zeitoun menjadi salah satu momen langka ketika orang-orang dari agama yang berbeda berdiri bersama dalam kekaguman, doa, dan harapan. Penampakan ini juga membawa pesan yang mendalam bagi dunia: bahwa kasih Tuhan melampaui batas-batas agama, suku, dan bangsa.

Di tengah dunia yang sering dipenuhi konflik dan perpecahan, penampakan Bunda Maria di Zeitoun menjadi simbol persaudaraan dan perdamaian antara umat Kristiani dan Muslim di Mesir.

𝗟𝗜𝗧𝗨𝗥𝗚𝗜 𝗦𝗔𝗕𝗗𝗔: 𝟭𝟳 𝗠𝗲𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲𝗔𝗵𝗮𝗱, 𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗠𝗶𝗻𝗴𝗴𝘂 𝗣𝗮𝘀𝗸𝗮𝗵 𝗩𝗜𝗜 (𝗡𝗼𝘃𝗲𝗻𝗮 𝗥𝗼𝗵 𝗞𝘂𝗱𝘂𝘀 𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗞𝗲𝘁𝗶𝗴𝗮) 𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗠𝗶𝗻𝗴𝗴𝘂 𝗞𝗼𝗺𝘂𝗻𝗶𝗸𝗮𝘀𝗶 𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹 𝗦𝗲𝗱𝘂...
16/05/2026

𝗟𝗜𝗧𝗨𝗥𝗚𝗜 𝗦𝗔𝗕𝗗𝗔: 𝟭𝟳 𝗠𝗲𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲
𝗔𝗵𝗮𝗱, 𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗠𝗶𝗻𝗴𝗴𝘂 𝗣𝗮𝘀𝗸𝗮𝗵 𝗩𝗜𝗜 (𝗡𝗼𝘃𝗲𝗻𝗮 𝗥𝗼𝗵 𝗞𝘂𝗱𝘂𝘀 𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗞𝗲𝘁𝗶𝗴𝗮)

𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗠𝗶𝗻𝗴𝗴𝘂 𝗞𝗼𝗺𝘂𝗻𝗶𝗸𝗮𝘀𝗶 𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹 𝗦𝗲𝗱𝘂𝗻𝗶𝗮

Bacaan I: Kisah 1:12-14
Pembacaan dari Kisah Para Rasul :

Setelah Yesus diangkat ke surga, dari bukit yang disebut Bukit Zaitun kembalilah para rasul ke Yerusalem yang hanya seperjalanan Sabat jauhnya. Setelah tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, Simon orang Zelot, dan Yudas bin Yakobus. Dengan sehati mereka semua bertekun dalam doa bersama dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan:
Mzm 47:2-3.6-3.8-9; R:6

Bacaan II: 1Petrus 4:13-16
Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Petrus :

Saudara-saudara terkasih, bersukacitalah sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus. Dengan demikian kamu pun boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Kristus menyatakan kemuliaan-Nya. Berbahagialah kamu, jika dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah, ada padamu. Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri, penjahat atau pengacau. Tetapi, jika kamu harus menderita sebagai orang Kristen, janganlah malu karena hal itu. Malah kamu harus memuliakan Allah dalam nama Kristus itu.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

Bacaan Injil: Yohanes 17:1-11a
Inilah Injil Suci menurut Yohanes :

Dalam perjamuan malam terakhir Yesus menengadah ke langit dan berdoa, “Bapa, telah tiba saatnya: permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau. Sama seperti Engkau telah memberi kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian p**a Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya. Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk Kulakukan. Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada. Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku, dan mereka telah menuruti firman-Mu. Sekarang mereka tahu bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada-Mu. Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka, dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Aku berdoa untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka. Dan Aku tidak lagi ada di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu.”
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

PERBEDAAN PERISTIWA MENDASAR "YESUS NAIK KE SURGA DAN MARIA DIANGKAT KESURGA"Dalam iman Katolik, terdapat perbedaan mend...
16/05/2026

PERBEDAAN PERISTIWA MENDASAR "YESUS NAIK KE SURGA DAN MARIA DIANGKAT KESURGA"

Dalam iman Katolik, terdapat perbedaan mendasar antara peristiwa “Yesus naik ke surga” dan “Maria diangkat ke surga”. Perbedaan ini bukan hanya soal istilah, tetapi juga menyangkut siapa Yesus dan siapa Maria dalam karya keselamatan Allah.

Setelah bangkit dari kematian, Yesus kembali kepada Bapa sebagai Tuhan yang menang atas dosa dan maut. Yesus naik ke surga untuk menyediakan tempat bagi manusia, dan tetap menyertai Gereja melalui Roh Kudus.

Sementara itu, Maria tidak “naik” dengan kekuatannya sendiri. Dalam iman Katolik, Maria Diangkat ke Surga berarti bahwa Maria diangkat oleh kuasa Allah ke dalam kemuliaan surga, jiwa dan raganya. Maria adalah manusia ciptaan, bukan Allah. Karena itu, segala kemuliaan yang diterimanya merupakan anugerah dari Tuhan.

Jika Yesus naik sebagai Raja yang menang, maka Maria diangkat sebagai hamba yang setia. Yesus adalah sumber keselamatan, sedangkan Maria adalah pribadi yang menerima keselamatan secara sempurna dari Putranya.

Kenaikan Yesus membuka jalan menuju surga bagi umat manusia, sedangkan Maria yang diangkat ke surga menjadi tanda harapan bahwa manusia pun dipanggil untuk memperoleh kemuliaan kekal bersama Allah.

Kedua peristiwa ini mengajarkan makna yang indah. Kenaikan Yesus mengingatkan umat Kristiani untuk mengarahkan hidup kepada Allah dan menjadi saksi Injil di dunia.

Sementara Maria yang diangkat ke surga menjadi teladan kesetiaan, kerendahan hati, dan ketaatan penuh kepada kehendak Tuhan.

TERIMAKASIH ATAS DUKUNGANNYA TEMAN-TEMAN SEMUA, TERUS DUKUNG DAN SUPPORT AKUN INI YA.....SALAM GLORIA.....!👌
15/05/2026

TERIMAKASIH ATAS DUKUNGANNYA TEMAN-TEMAN SEMUA, TERUS DUKUNG DAN SUPPORT AKUN INI YA.....
SALAM GLORIA.....!👌

Address

Jalan Timor Raya
Raya

Telephone

+6285228290440

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ths-Thm Unit Latihan Naibonat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share