Arah Ibadah

Arah Ibadah Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Arah Ibadah, Jl. Tengku Bey 2, Pekanbaru.

10/12/2020

Program Baru namanya Ikhtiar Umroh

Referral AM0000564

23/03/2019

*بسم الله الرحمن الرحيم*
*4 karakter anak yang ada di dalam Al-Qur'an*

1. *Sebagai penyejuk hati kedua orang tua (Qurrata a'yun).*
Yaitu anak yang bisa menyejukkan hati kedua orang tuanya, taat beribadah, patuh pada orang tua, serta berakhlak dan berperilaku yang baik.

Allah subhanahu wa ta‘ala berfirman:

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan: 74)
Inilah anak2 yg sholih dan sholihah,yg menjadi dambaan semua orang tua..

2. *Sebagai perhiasan dunia (ziinatun).*
Perhiasan yang dimaksud adalah bahwa orangtua merasa sangat senang dan bangga dengan berbagai prestasi yang diperoleh oleh anak-anaknya, sehingga orang tua pun akan terbawa nama baiknya di depan masyarakat.

Allah subhanahu wa ta‘ala berfirman:

الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ أَمَلًا

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.” (QS. Al-Kahfi: 46)

Jangan sampai anak2 kita hanya menjadi kebanggan didunia..

3. *Sebagai fitnah/ujian (fitnatun).*
Yaitu dimana anak-anaknya selalu terlibat dalam perbuatan yang buruk dan kemaksiatan. Disini anak akan menjadi ujian bagi kedua orang tua.

Allah subhanahu wa ta‘ala berfirman:

وَاعْلَمُوا أَنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ وَأَنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ

“Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (QS. Al Anfal : 28)

Anak yg terlahir tdk normal itulah ujian buat kedua orang tua

4. *Sebagai musuh bagi orang tuanya ('Aduwwun).*
Yang dimaksud anak sebagai musuh adalah apabila ada anak yang menjerumuskan orang tuanya untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak dibenarkan oleh agama.

Allah subhanahu wa ta‘ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلَادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ ۚ وَإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. At Taghaabun : 14)

Dan tentunya kita semua selalu berharap agar kita dan anak-anak kita termasuk ke dalam golongan anak yang berkriteria *Qurrata a'yun*, karenanya mulailah koreksi, apakah kita dan anak-anak kita sudah termasuk ke kriteria Qurrata a'yun?

Wallahu a'lam bishowab......

*mudah2an ber manfaat dunia akhirat*

Manfaatkan KesempatanAlhamdulillah diborong 5 Tiket pagi ini.Kuota 200 Peserta semakin berkurang.Anda Mitra atau punya M...
22/02/2019

Manfaatkan Kesempatan

Alhamdulillah diborong 5 Tiket pagi ini.
Kuota 200 Peserta semakin berkurang.

Anda Mitra atau punya Mitra atau punya Calon Mitra di Pekanbaru dan sekitarnya???

Klik Aja
bit.ly/DAFTARSEMINARUMROHPKU1
bit.ly/DAFTARSEMINARUMROHPKU2
bit.ly/DAFTARSEMINARUMROHPKU3

21/02/2019

12 Tipe Hati yang Sakit menurut Al-Qur’an

1. Hati yang Berpenyakit

Yaitu hati yang tertimpa penyakit seperti keraguan, kemunafikan dan s**a memuaskan syahwat dengan cara yang haram.

فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ

“Sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya.” (QS.al-Ahzab:32)

2. Hati yang buta

Yaitu hati yang tidak dapat melihat dan menemukan kebenaran.

فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الْأَبْصَارُ وَلَٰكِنْ تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ

“Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.” (QS.al-Hajj:46)

3. Hati yang alpa

Yaitu hati yang lalai dari Al-Qur’an. Karena terlalu disibukkan dengan hal-hal duniawi dan syahwat yang menyesatkan.

لَاهِيَةً قُلُوبُهُم

“Hati mereka dalam keadaan lalai.”(QS.al-Anbiya’:3)

4. Hati yang berdosa

Yaitu hati yang menutupi kesaksian atas sebuah kebenaran.

وَلَا تَكْتُمُوا الشَّهَادَةَ وَمَنْ يَكْتُمْهَا فَإِنَّهُ آثِمٌ قَلْبُه

“Dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan kesaksian. Dan barangsiapa yang menyembunyikannya, maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya.” (QS.al-Baqarah:283)

5. Hati yang sombong

Yaitu hati yang congkak dan enggan mengakui Ke-Esaan Allah. Ia semena-mena melakukan kedzaliman dan permusuhan.

كَذَٰلِكَ يَطْبَعُ اللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ قَلْبِ مُتَكَبِّرٍ جَبَّارٍ

“Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang.” (QS.Ghafir:35)

6. Hati yang kasar

Yaitu hati yang tidak memiliki kasih sayang dan belas kasihan.

وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِك

“Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.”(QS.Ali Imran:159)

7. Hati yang terkunci

Yaitu hati yang tidak mau mendengarkan hidayah dan enggan merenungkannya.

وَخَتَمَ عَلَى سَمْعِهِ وَقَلْبِه

“Dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya.” (QS.al-Jatsiyah:23)

8. Hati yang keras

Yaitu hati yang tidak dapat diluluhkan oleh keimanan. Tak dapat terpengaruh oleh nasehat dan peringatan. Dan ia berpaling dari mengingat Allah.

وَجَعَلْنَا قُلُوبَهُمْ قَاسِيَةً

“Dan Kami jadikan hati mereka keras membatu.” (QS.al-Ma’idah:13)

9. Hati yang lalai

Yaitu hati yang menolak untuk mengingat Allah dan mendahulukan hawa nafsu dibanding ketaatan kepada-Nya.



وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَن ذِكْرِنَا

“Dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami.” (QS.al-Kahfi:38)

10. Hati yang tertutup

Yaitu hati yang tertutup rapat sehingga tidak dapat ditembus oleh ayat-ayat Allah dan sabda-sabda Nabi.

وَقَالُوا قُلُوبُنَا غُلْفٌ

Dan mereka berkata: “Hati kami tertutup”. (QS.al-Baqarah:88)

11. Hati yang jauh (dari kebenaran)

Yaitu hati yang melenceng jauh dari cahaya kebenaran.

فأَمَّا الَّذِينَ في قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ

“Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan.”(QS.Ali Imran:7)

12. Hati yang ragu

Yaitu hati yang selalu diombang-ambingkan oleh keraguan.

انَّمَا يَسْتَأْذِنُكَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَارْتَابَتْ قُلُوبُهُمْ فَهُمْ فِي رَيْبِهِمْ يَتَرَدَّدُون

Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan hati mereka ragu-ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keraguannya. (QS.at-Taubah:45)

Inilah 12 tipe hati yang sakit menurut Al-Qur’an. Semoga hati kita terhindar dari 12 tipe ini. Karena itu perbanyaklah berdoa,



يَامُقَلِّبَ الْقُلُوْبُ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِيْنِكَ

Duhai yang membolak-balikkan hati.. Tetapkan hati kami diatas agama-Mu…

🗣🕋💫🔥PEKANBARU ➖➖➖➖➖➖BERTALBIYAH.. 🕋💫📿🔥Assalamu'alaikum wr.wb...Labbaik Allahumma Labbaik..Hadir di April, Bedah Marketin...
20/02/2019

🗣🕋💫🔥
PEKANBARU
➖➖➖➖➖➖
BERTALBIYAH.. 🕋💫📿🔥

Assalamu'alaikum wr.wb...
Labbaik Allahumma Labbaik..

Hadir di April, Bedah Marketing Plan UMROH MERDEKA (Membantu Orang Mendekatkan Diri ke Ka'bah) dan PARIWISATA PAYTREN.

Kesempatan Emas Untuk Anda Yang Ingin :

📌 Merealisasikan Niat UMROH Sekeluarga dengan MUDAH dan MURAH
📌Menjalankan Bisnis UMROH yang LEGAL dan AMAN
📌 Mengetahui Cara MUDAH Untuk UMROH GRATIS
📌 Mengetahui Lebih Jauh tentang UMROH MERDEKA
📌Melipat Gandakan Penghasilan Lewat Wasilah PAYTREN.
📌Belum Melakukan KYC Tahap2 (Tatap Muka Dengan Pihak Management)
📌Mitra yang Sudah Lakukan Booking Seat Dan Ingin Mengetahui MarketingPlan UMROH Terbaru Setelah Proses Migrasi
dll

Hadir Dan Bawa Pas**annya Pada
✒Hari Minggu
🗒14 April 2019
⏰12.30-17.00
🎤Gues Speaker : Mrs. Hj. Sandra Libra (Team Management Umroh Merdeka, Bandung)
🏩Hotel Tjokro
Jl. Jend. Sudirman No. 51 Pekanbaru Riau

INVESTASI TIKET :
*🎟100K s/d Tgl 28 Februari 2019 *
*125K selama Maret 2019 *
*150K sampai 13 April 2019

*FASILITAS :*
🥞 1x coffee break
📸 Foto Bersama Pembicara
✍ KYC Tahap 2
🏨 VIP Room

📬 *Buruan Transfer Pendaftaran ke*:

Rina Damayanti 082112117059
Salahuddin Arrosyid 081317359837
Nunung Nursaid 081291676912
-Rekening Mandiri : 1080016433733
-Rekening PayTren : 081291676912
*Smua an. Nunung Nursaid *

Konfirmasi Transfer :
*Nunung Nursaid : 081291676912*

*(Boleh Bawa Calon Mitra*.
*Terbatas Hanya Untuk 200 Peserta Saja)*

Bersama UMROH MERDEKA (mengajak orang mendekatkan diri ke Ka'bah)
Cara Cerdas Menuju Baitulloh

🕋📿🔥🕋📿🔥🕋📿🔥🕋

08/05/2018

TIGA BEKAL HIDUP SEORANG HAMBA

‘Abdullah bin Mas’ud r.a. mengatakan:

أَدِّ مَا افْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكَ تَكُنْ أَعْبَدَ النَّاسِ وَاجْتَنِبْ مَحَارِمَ اللهِ

تَكُنْ أَزْهَدَ النَّاسِ وَارْضَ بِمَا قَسَمَ اللهُ لَكَ تَكُنْ أَغْنَى النَّاسِ

“1) Laksanakanlah apa yang Allah perintahkan kepadamu, niscaya kamu akan menjadi manusia yang paling sering beribadah.

2) Jauhilah larangan-larangan Allah, niscaya kamu akan menjadi orang yang paling zuhud.

3) Terimalah dengan ridha rezeki yang Allah berikan kepadamu, niscaya engkau akan menjadi orang yang paling kaya.”

---Kitab Nashaihul Ibad, Imam Nawawi Al-Bantani

*Mugia Mangpaat*

18/04/2018

EKSPRESI ORANG TUA
DI ALAM KUBUR
KETIKA DI ZIARAHI
ATAU DI DOAKAN ANAKNYA

Dalam penjelasan kitab al-Ruh, karya Syaikh Ibnu Qayyim al-Jauziyyah , Apa yang terjadi kepada orang tua ketika Anda berziarah ke makam mereka atau ketika Anda mendoakan mereka?

Syaikh Muhammad al-Syanqithi, berkata: Semoga Alloh mengampuni keluarga kita yang telah meninggal dunia dan kaum Muslimin yang telah meninggal dunia. Aku tidak mampu menahan tangis melihat betapa perlunya ahli kubur kepada kita. Aku terkesan dan aku ingin semuanya mengetahui hal ini..

Utsman bin Sawad, ulama salaf, bercerita tentang ibunya, seorang wanita yang ahli ibadah. Ketika ibunya akan meninggal dunia, ia mengangkat pandangannya ke langit dan berkata: “Wahai tabunganku, wahai simpananku, wahai Tuhan yang selalu menjadi sandaranku alam hidupku dan setelah kematiaku, jangan Engkau abaikan diriku ketika mati, jangan biarkan aku kesepian dalam kuburku.” Kemudian ia meninggal dunia.

Aku selalu berziarah ke makamnya setiap hari Jum’at . Aku berdoa untuknya, dan memohonkan ampun baginya dan semua ahli kubur di situ. Pada suatu malam aku bermimpi berjumpa dengan ibuku.

Aku berkata: “Wahai ibuku, bagaimana keadaanmu?”

Ia menjawab: “Wahai anakku, sesungguhnya kematian itu adalah kesusahan yang dahsyat. Aku alhamdulillah ada di alam barzakh yang terpuji. Ranjangnya harum, dan bantalnya terdiri tenunan kain sutera.”

Aku berkata: “Apakah Ibu ada keperluan kepadaku?”

Ia menjawab: “Iya. Jangan kamu tinggalkan ziarah yang kamu lakukan kepada kami. Sungguh aku sangat senang dengan kedatanganmu pada hari Jum’at ketika berangkat dari keluargamu" . Orang-orang akan berkata kepadaku: “Ini anakmu sudah datang.” Lalu aku merasa senang, dan orang-orang mati yang ada di sekitarku juga senang.”

Basysyar bin Ghalib, ulama salaf p**a, berkata: “ Aku bermimpi Robiah al-Adawiyah dalam tidurku. Aku memang selalu mendoakannya. Dalam mimpi itu ia berkata kepadaku: “Wahai Basysyar, hadiah-hadiahmu selalu sampai kepada kami di atas piring dari cahaya, ditutupi dengan sapu tangan sutera.”

Aku berkata: “Bagaimana hal itu bisa terjadi?”

Ia menjawab: “Begitulah doa orang-orang yang masih hidup. Apabila mereka mendoakan orang-orang yang sudah mati dan doa itu dikabulkan, maka doa itu diletakkan di atas piring dari cahaya dan ditutupi dengan sapu tangan sutera. Lalu hadiah itu diberikan kepada orang mati yang didoakan itu" . Lalu dikatakan kepadanya: “Terimalah, ini hadiah si anu kepadamu.”

Seberapa sering kita berziarah ke makam orang tua, keluarga dan guru kita yang telah meninggal dunia?

Seberapa banyak kita mendoakan mereka dalam waktu-waktu kita beribadah??

Ziarah kita dan doa kita sangat penting bagi mereka..

رب اجعلنی مقيم الصلاة ومن ذريتی ربنا وتقبل دعاء ربنا اغفرلی ولوالدي وللمؤمنين يوم يقوم الحساب

Sebentar lagi Masuk Bulan Suci Ramadhan, yg Mau Ziarah ke Makam Kakek, Nenek, atau Orang Tua, istri/suami, anak.. Silahkan.. Karna DOA Kita, Slalu Dinanti oleh mereka ..

MugiaMangpaat.🙏🙏🙏

*mengingatkan jg untuk dirisendiri

05/04/2018

Yang kerja keras belum tentu mendapat banyak.
Yang kerja sedikit belum tentu mendapat sedikit.

Karena sesungguhnya sifat Rezeki adalah mengejar, bukan dikejar.

Rezeki akan mendatangi,
bahkan akan mengejar,
hanya kepada orang yang pantas didatangi....

Maka, pantaskan dan patutkan diri untuk pantas di datangi, atau bahkan dikejar rezeki.
Inilah hakikat ikhtiar...

Setiap dari kita telah ditetapkan rezekinya sendiri-sendiri.
Karena ikhtiar adalah kuasa manusia, namun rezeki adalah kuasa Allah Azza Wajalla.

Dan manusia tidak akan dimatikan, hingga ketetapan rezekinya telah ia terima, seluruhnya.

Ada yang diluaskan rezekinya dalam bentuk harta,
Ada yang diluaskan dalam bentuk kesehatan,
Ada yang diluaskan dalam bentuk ketenangan, keamanan,
Ada yang diluaskan dalam kemudahan menerima ilmu,
Ada yang diluaskan dalam bentuk keluarga dan anak keturunan yang shalih,
Ada yang dimudahkan dalam amalan dan ibadahnya...

Dan yang paling indah, adalah diteguhkan dalam hidayah Islam...

Hakikat Rezeki bukanlah hanya harta,
Rezeki adalah seluruh rahmat Allah SWT

Adapun
8 JENIS REZEKI DARI ALLAH SWT

1.REZEKI YANG TELAH DIJAMIN.

‎وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ
"Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya."
(Surah Hud : 6).

2. REZEKI KARENA USAHA.

‎وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى
"Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya."
(Surah An-Najm : 39).

3. REZEKI KARENA BERSYUKUR.

‎لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu."
(Surah Ibrahim : 7).

4. REZEKI TAK TERDUGA.

‎وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا( ) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
"Barangsiapa yang bertakwa kepada ALLAH nescaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."
(Surah At-Thalaq : 2-3).

5. REZEKI KARENA ISTIGHFAR.

‎فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ( ) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا
"Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta.”
(Surah Nuh : 10-11).

6. REZEKI KARENA MENIKAH.

‎وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ
"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka ALLAH akan memberikan kecukupan kepada mereka dengan kurnia-Nya."
(Surah An-Nur : 32).

7. REZKI KARENA ANAK.

‎وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ
"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”
(Surah Al-Israa' : 31).

8. REZEKI KARENA SEDEKAH

‎مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً
“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada ALLAH, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka ALLAH akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.”
(Surah Al-Baqarah : 245).

“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].

Mohon ta'awun menyebarkan info dakwah ini. Semoga menjadi pemberat timbangan kebaikan kita di hari kiamat insya Allah ta'ala.

28/03/2018

Fokuslah ......

Ada seorang anak yg setiap hari rajin ke masjid, lalu suatu hari ia berkata kepada ayahnya, "Yah mulai hari ini saya tidak mau ke masjid lagi"

"lho kenapa?", sahut sang ayah, "karena di masjid saya menemukan orang2 yg kelihatannya agamis tapi sebenarnya tidak, ada yg sibuk dg gadgetnya, sementara yang lain membicarakan keburukan orang lain".

Sang ayah pun berpikir sejenak dan berkata, "baiklah kalau begitu, tapi ada satu syarat yang harus kamu lakukan setelah itu terserah kamu"

"Apa itu?" ,
"ambillah air satu gelas penuh, lalu bawa keliling masjid, ingat jangan sampai ada air yang tumpah"

Si anak pun membawa segelas air berkeliling masjid dengan hati2, hingga tak ada setetes air pun yang jatuh.

Sesampai di rumah sang ayah bertanya, "Bagaimana sudah kamu bawa air itu keliling masjid?", "Sudah".

"Apakah ada yg tumpah?", "Tidak".

"Apakah di masjid tadi ada orang yang sibuk dengan gadgetnya?".

"Wah, saya tidak tahu karena pandangan saya hanya tertuju pada gelas ini", jawab si anak.

"Apakah di masjid tadi ada orang2 yang membicarakan kejelekan orang lain?" tanya sang ayah lagi, "Wah, saya tidak dengar karena saya hanya konsentrasi untuk menjaga air dalam gelas ini".

Sang ayah pun tersenyum lalu berkata, "Begitulah hidup anakku, jika kamu fokus pada tujuan hidupmu, kamu tidak akan punya waktu untuk menilai kejelekan orang lain. Jangan sampai kesibukanmu menilai kualitas orang lain membuatmu lupa akan kualitas dirimu".

Mari kita fokus pada diri sendiri dalam beribadah, bekerja dan utk terus menerus bebenah menjadi positif.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin....

27/03/2018

Assalamualaykum warahmatullahi wabarakatuh....
Renungan 1/3 malam.

*"MENUJU MASA TUA"*

*1. Sisa umur ini pendek,*
"selagi selera.....makanlah"
"selagi layak........pakailah"
"Selagi manfaat......belilah"
"Selagi bisa........berbagilah"
"Silaturahmi......lakukanlah"
*Nikmati hidup apa adanya.*

*2.* Dulu kita berusaha, utk memiliki. Kini saatnya untuk melepas, harta, tahta, anak, istri semua akan kembali kepada-NYA. *Bahagia terletak pada keikhlasan.*

*3.* Sehari berlalu, umur berkurang, berbuat baiklah karena *kita tidak tahu kapan akan dipanggil.*

*4.* Hidup ini sangat singkat dalam sekejap kita mulai tua dan *pasti masuk pusara..*

*5.* Jangan tengok ke atas akan selalu kurang, tengok ke bawah bisa merasa cukup dan syukuri apa adanya pasti bahagia. *Bersyukurlah..*

*6.* Yang terbaik adalah berbuat baik, membantu orang lain, *Jangan menyakiti, latih diri dgn berbaik sangka , agar sehat lahir batin.*

*7.* Kasih orang tua tidak ada batas. Sadarlah, bila anak sakit, orang tua bagai teriris, bila orang tua sakit anak cuma tengok dan bertanya.
Anak-anak memakai uang orang tua seperti keharusan, tetapi orang tua memakai uang anak pasti rikuh. *Cukupilah diri sendiri jangan berharap pemberian anak.*

*8.* Rumah orang tua adalah rumah anak, tetapi rumah anak bukanlah rumah orang tua. *Sadarilah.*

*9.* Orang tua selalu mendoakan anak, tapi anak jarang mendoakan orang tua. Maka *bekali kubur kita dgn amal yg banyak, jangan bergantung pada doa anak.*

*10.* Kebaikan dan keburukan sebagai ujian dan tdk akan berakhir sampai kita mati. *Sikapi dg syukur dan sabar.* Mamah : Kalau anak anak sudah berkeluarga dan meninggalkan kita, giliran kita untuk kembali memikirkan diri kita sendiri . . .

*Renungan menjelang tua . . .*

*Bila kita tua* ...
Luangkan waktu bersama pasangan anda karena salah seorang drpd kita akan pergi lebih dahulu dan yang masih hidup hanya mampu menyimpan kenangan yg indah.

*Bila kita tua* ...
Akan tiba masanya mau berjalan ke pintu saja susah, sementara masih berkemampuan, jalan²lah ke beberapa banyak tempat untuk mengingat
kan kita tentang kebesaran Allah, utk mengagumi keindahan ciptaan NYA.

*Bila kita tua* ...
Jangan susahkan diri *memikirkan anak² secara berlebihan*.
Mereka akan mampu berusaha sendiri.
Cuma tentukan hutang anda Lunas sebelum meninggal dunia supaya mereka tidak menanggung beban yang anda tinggalkan.

*Bila kita tua* ...
Luangkan waktu bersama rekan² lama karena peluang untuk bersama itu akan berkurang dari waktu ke waktu.

*Bila kita tua* ...
Terimalah penyakit apa adanya. Karena Semua sama, kaya atau miskin akan melalui proses yang sama, yaitu: lahir bayi, kanak², dewasa, tua, sakit & mati.

*Kata² nasehat* ...
Cari kawan yg seperti cermin, kita gembira dia gembira, kita sedih dia ikut sedih

*Bagus sekali, tlg dibaca berulang kali dan pelan2*
😊🙏

26/03/2018

*HUKUMAN TAK SELALU YANG TAK ENAK*

Seorang santri mengadu kepada gurunya,
"Ustadz, betapa banyak kita berdosa kepada Allah dan tidak menunaikan hakNya sebagaimana mestinya, tapi saya kok tidak melihat Allah menghukum kita."

Sang Ustadz menjawab dengan tenang,
"Betapa sering Allah menghukummu tapi engkau tidak merasa. Sadarkah engkau tidak diberikan rasa khusyu' dalam shalat. Sadarkah engkau sudah jarang membaca Al-Qur'an. Engkau tidak tersentuh dengan Ayat-Ayat Al-Qur'an, seakan engkau tidak mendengarnya. Sadarkah engkau telah berlalu beberapa malam yang panjang sedang engkau tidak melakukan tahajjud di hadapan Allah, walaupun terkadang engkau begadang dan mampu bangun dengan alarm di hpmu. Hukuman apa lagi yang lebih berat dari itu. Tidakkah engkau merasakan beratnya mengamalkan banyak amal ibadah. Tidakkah Allah menahan lidahmu untuk berdzikir, beristighfar dan berdo'a kepadaNya. Tidakkah terkadang engkau merasakan bahwa engkau lemah di hadapan syahwat, hawa nafsumu. Hukuman apa lagi yang lebih berat dari semua ini. Sadarkah engkau justru yang mudah bagimu adalah bergosip, main game, hang out, nonton sampai lupa sholat, berbohong, berkata kasar, memandang ke yang haram. Sadarkah engkau bahwa Allah membuatmu lupa kepada akhirat, lalu Allah menjadikan dunia sebagai perhatian terbesarmu dan ilmu tertinggi. Semua bentuk pembiaran ini dengan berbagai bentuknya ini, hanyalah beberapa bentuk hukuman Allah kepadamu, sedang engkau menyadarinya atau tidak menyadarinya.

Waspadalah wahai sahabatku, agar engkau tidak terjatuh ke dalam hukuman di dunia dan di akhirat kelak. Sesungguhnya hukuman terberat ialah hukuman yang tidak terasa, pada kematian hati, lalu ia tidak merasakan nikmatnya ibadah, malah tenang-tenang saja terus bermaksiat tak peduli hatinya gersang.

Al-Habib Umar bin Hafidz

13/03/2018

*Penghibur hati*
Ketika manusia menghinakanmu, ketahui mereka tidak dapat membuatmu mulia ataupun hina...
Ketika engkau memelas kepada manusia, tapi engkau mendapati mereka mengejekmu, maka sadari bahwasanya mereka tidak sedikit pun mampu memberi manfaat dan mudharat pada dirimu...
Jika musibah dan hinaan terus datang bertubi-tubi, terus menyapa memapar hati, dan begitu hebatnya...
Ketahui...bahwasanya engkau memiliki Allah yang tidak pernah mengecewakanmu...
Engkau memiliki Allah yang Mahamendengar segala keluh-kesahmu...
Engkau memiliki Allah yang Mahamengetahui segala yang tersembunyi...
Engkau memiliki Allah yang menunjukkan kasih-sayang-Nya kepadamu...
Dia s**a saat engkau meminta kepada-Nya...
Allah ta’ala berfirman,
أَمَّنْ يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَاءَ الْأَرْضِ ۗ أَإِلَٰهٌ مَعَ اللَّهِ ۚ قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ
_“Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya).”_ [an-Naml: 62].
Dia juga berfirman,
وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ . فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِنْ ضُرٍّ ۖ وَآتَيْنَاهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِنَا وَذِكْرَىٰ لِلْعَابِدِينَ
_“Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: "(Ya Rabb-ku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Rabb Yang Mahapenyayang di antara semua penyayang”. Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah.”_ [al-Anbiya: 83-84].

*Mugia Mangpaat*

Address

Jl. Tengku Bey 2
Pekanbaru

Telephone

081291676912

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Arah Ibadah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Arah Ibadah:

Share