19/09/2026
Ketika bernapas saja telah menjadi suatu penderitaan, berapa lama lagi kehidupan kita dapat bertahan?! Ini bukan lelucon, melainkan sesuatu yang sedang terjadi di Indonesia saat ini. Jangan sekali-kali menggeser!
Indonesia sedang mengalami kebakaran hutan terparah dalam 11 tahun terakhir. Lebih dari 12,5 juta orang telah lama hidup di tengah kabut asap beracun,
dan 110.000 orang telah mengalami penyakit infeksi saluran pernapasan. Ada yang masih kesulitan bernapas meskipun mengenakan masker, bahkan ada yang harus bergantung pada oksigen.
Kebakaran hutan yang parah ini tidak hanya membakar hutan. Kebakaran ini juga membuat kita melihat bahwa rasa aman yang dianggap manusia sebenarnya sangat rapuh.
Sekalipun mobil kita sangat bagus, rumah kita sangat besar, dan tabungan kita di bank sangat banyak, ketika kita bahkan tidak dapat menjamin satu tarikan napas udara segar, apa yang dapat dilindungi oleh semua itu bagi kita? Oleh karena itu, Saudara-saudari, kabut asap ini sedang mengingatkan kita: jangan membangun rasa aman di atas hal-hal yang akan lenyap. Sebab dunia akan berubah, kekayaan akan hilang, kesehatan akan merosot, tetapi Tuhan selamanya adalah tempat perlindungan kita. Alkitab berkata: Tuhan adalah tempat perlindungan kita, kekuatan kita, dan pertolongan kita dalam kesesakan yang senantiasa ada. (Mazmur 46:1)
Jika engkau sedang mengkhawatirkan kesehatan, keluarga, atau kesulitan dalam kehidupanmu, engkau dapat meninggalkan nomor WhatsApp-mu dan membagikan video ini kepada 3 orang penting dalam hidupmu. Pendeta akan mendoakan seluruh keluargamu dan berbagi firman Tuhan denganmu. Di dunia yang penuh bencana dan ketidakpastian ini, kiranya kita tidak lagi hanya mencari rasa aman dari luar, tetapi kembali ke hadapan Tuhan. Kiranya Tuhan memelihara engkau dan seluruh keluargamu serta memberikan damai sejahtera kepadamu. Amin!"