09/01/2025
Nilai Kehidupan Dunia dan Pentingnya Akhirat
Mawlana Shaykh Muhammad Adil, Fajr 9/1/2025
As-Salāmu ‘Alaykum wa RahmatuLlāhi wa Barakātuh. A'ūdhubillahi Minash-shayṭānir-rajīm. Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm. Waṣ-Salātu was- Salāmu ‘alá Rasūlinā Muḥammadin Sayyidil- Awwalīna wal-Akhirīn. Madad yā RasūlAllāh, Madad yā Sādāti Aṣḥābi Rasūlillāh, Madad yā Mashāyikhinā, Dastūr Mawlana Syekh Abdullāh al-Fā’iz ad-Dāghistāni, Syekh Muḥammad Nāẓim Adil al-Ḥaqqānī. Madad. Ṭarīqatunā aṣ-Suḥbah wal-Khayru fil jamiah.
Allah Yang Maha Kuasa menggambarkan dalam Al-Qur'an bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah permainan dan hiburan semata. Kehidupan di dunia ini tidak lain hanyalah hiburan dan kesenangan sementara. Karena kehidupan dunia ini hanyalah hiburan, dunia itu sendiri tidak memiliki nilai. Allah Yang Maha Kuasa telah membuat kita hidup di dunia ini, namun kita harus menyadari bahwa dunia ini tidak memiliki nilai karena dunia ini bukanlah tempat yang kekal. Dan sesuatu yang tidak kekal pada hakikatnya tidak memiliki nilai.
Namun, manusia saling berperang demi dunia ini, mereka melancarkan peperangan satu sama lain demi dunia ini, mereka saling membunuh demi dunia ini, dan mereka melakukan kejahatan satu sama lain demi dunia ini. Tapi untuk apa semua itu, jika sesuatu itu tidak memiliki nilai? Yang bernilai adalah akhirat, dan yang bernilai di dunia ini adalah rumah-rumah Allah Yang Maha Kuasa: Ka'bah, Masjidil Haram, Masjid Nabi kita yang mulia di Madinah, dan juga Masjid Al-Aqsa yang suci di Yerusalem. Selain ketiga tempat suci ini, semua masjid adalah tempat yang berharga dan mulia. Masjid-masjid ini, rumah-rumah Allah Yang Maha Kuasa, adalah hal yang berharga di dunia ini. Di luar tempat-tempat bernilai ini, tidak ada yang berharga di dunia ini.
Masjid-masjid tersebut tidak bernilai untuk dunia ini, melainkan untuk akhirat. Ka'bah, rumah Allah Yang Maha Kuasa, Masjid Nabi kita yang diberkahi, dan semua masjid lainnya didedikasikan untuk Allah Yang Maha Kuasa. Semua masjid, semua dergah, dan makam para wali adalah tempat yang didedikasikan untuk akhirat, untuk Allah Yang Maha Kuasa. Tempat-tempat ini bukanlah untuk dunia, dan karena mereka bukan untuk dunia, mereka bernilai. Tempat-tempat ini—masjid, dergah, dan makam para wali—adalah tempat yang memiliki nilai, bukan gedung-gedung pencakar langit atau kota-kota terkenal yang sering dianggap istimewa atau bernilai. Tempat-tempat tersebut tidak memiliki nilai di mata Allah Yang Maha Kuasa.
Namun, manusia sering melakukan kebalikan. Mereka memberi nilai pada tempat dan benda yang tidak bernilai, sementara kepada yang bernilai mereka tidak memberi perhatian. Bahkan, manusia begitu ekstrem dalam pandangan mereka sehingga mereka meninggalkan tanah air dan rumah mereka demi mengejar tempat-tempat duniawi yang sebenarnya tidak memiliki nilai. Mereka meninggalkan rumah dan tanah air mereka tanpa paksaan dan tanpa kebutuhan yang nyata, hanya untuk mengejar dunia ini.
Satu-satunya alasan yang sah untuk berhijrah adalah ketika seseorang tidak bisa menjalankan agamanya dan menaati perintah Allah Yang Maha Kuasa di tempat ia tinggal. Allah Yang Maha Kuasa menciptakan dunia ini begitu luas, sehingga seseorang dapat menemukan tempat untuk hidup di mana saja. Namun, seseorang tidak seharusnya meninggalkan rumahnya demi ambisi duniawi atau kehidupan yang lebih mewah. Jika ini menjadi alasan seseorang meninggalkan tanah airnya, maka ia tidak akan mendapatkan manfaat dari usahanya, dan Allah Yang Maha Kuasa tidak akan ridha kepadanya. Sebab, Allah Yang Maha Kuasa adalah pemberi rezeki, dan Dia akan memberikan rezeki-Nya di mana pun seseorang berada.
Oleh karena itu, berhati-hatilah dan perhatikan apa yang ditujukan untuk akhirat. Namun, manusia sering melupakan bahwa Allah Yang Maha Kuasa adalah pemberi rezeki, dan mereka tetap khawatir akan rezeki mereka, sehingga meninggalkan rumah dan tanah air mereka. Di mana pun Anda berada, Allah Yang Maha Kuasa akan memberikan rezeki kepada Anda. Anda harus berhati-hati dalam mengambil keputusan, terutama ketika merencanakan untuk meninggalkan rumah Anda. Pertimbangkanlah: apakah Anda dapat menjaga agama Anda di tempat yang baru? Apakah anak-anak Anda akan mampu menjaga agama mereka di tempat itu? Apakah keturunan Anda, cucu-cucu Anda, juga dapat menjaga agama mereka di tempat tersebut? Inilah yang perlu kita perhatikan dan khawatirkan.
Di mana pun kita berada, kita harus memastikan bahwa kita berada di tempat yang disukai Allah Yang Maha Kuasa, dan rumah-rumah Allah Yang Maha Kuasa dapat ditemukan di mana-mana. Di mana pun Anda berada di dunia ini, akan selalu ada masjid, dergah, atau tempat Allah Yang Maha Kuasa di mana Anda dapat mencari perlindungan kepada-Nya. Carilah perlindungan kepada Allah Yang Maha Kuasa di tempat-tempat yang didedikasikan untuk-Nya, dan Allah Yang Maha Kuasa akan menolong dan mendukung Anda. Semoga Allah Yang Maha Kuasa menolong dan mendukung umat Muslim agar kita dapat menjaga agama kita, sehingga agama anak-anak kita dan keturunan kita juga dapat terlindungi.