Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan

Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, Catholic Church, Jalan Sam Ratulangi No. 311 Karombasan, Manado.

Fanpage Resmi Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan-Manado.
~ Media Katekese, Komunikasi dan Informasi ~
Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan resmi berdiri pada tanggal 15 Oktober 1967.

Tiga Malaikat, Satu Panggilan: Berani, Setia, dan Membawa KesembuhanSaudara-saudari Umat Katolik Paroki Hati Kudus Yesus...
29/09/2026

Tiga Malaikat, Satu Panggilan: Berani, Setia, dan Membawa Kesembuhan

Saudara-saudari Umat Katolik Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan yang terkasih,

Hari ini, 29 September, Gereja merayakan Pesta Malaikat Agung Santo Mikael, Santo Gabriel, dan Santo Rafael. Perayaan ini bukan sekadar mengenang tiga sosok surgawi, tetapi mengajak kita menyadari bahwa Allah senantiasa menyertai perjalanan hidup manusia dan mengutus para pelayan-Nya untuk melaksanakan kehendak-Nya.

Santo Mikael mengingatkan kita akan keberanian untuk berdiri di pihak kebenaran. Di tengah dunia yang penuh kompromi, godaan, kebencian, dan ketidakadilan, kita dipanggil untuk berani berkata benar, menolak kejahatan, serta mempertahankan iman. Keberanian Mikael hendaknya menjadi keberanian kita untuk melindungi keluarga, membela yang lemah, dan tidak membiarkan kejahatan menguasai hati.

Santo Gabriel adalah pembawa kabar gembira. Melalui pewartaannya kepada Maria, kita belajar bahwa iman bertumbuh ketika manusia bersedia mendengarkan dan menjawab panggilan Allah. Karena itu, marilah kita menjadi Gabriel-Gabriel kecil di tengah keluarga, lingkungan, tempat kerja, dan komunitas: membawa kata-kata yang meneguhkan, bukan melukai; menyampaikan harapan, bukan ketakutan; menghadirkan sukacita, bukan pertengkaran.

Santo Rafael mengingatkan kita bahwa Allah hadir dalam perjalanan manusia, terutama ketika kita mengalami kelemahan, sakit, kesepian, dan pergumulan. Kita dipanggil menjadi sahabat perjalanan bagi sesama: mengunjungi yang sakit, menghibur yang berduka, mendampingi keluarga yang mengalami kesulitan, serta membantu mereka yang membutuhkan.

Bagi kita di Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, pesta ini menjadi kesempatan untuk memperbarui komitmen pastoral. Mari kita membangun keluarga yang berani dalam kebenaran, komunitas yang rajin mewartakan Injil, dan Gereja yang hadir sebagai sahabat serta penyembuh bagi mereka yang terluka.

Kiranya melalui teladan Santo Mikael, Gabriel, dan Rafael, kita semakin dekat kepada Kristus dan semakin siap menjadi pembawa terang, kabar gembira, dan kasih Allah di tengah dunia.

Santo Mikael, Gabriel, dan Rafael, doakanlah kami.
Hati Kudus Yesus, jadikanlah hati kami serupa dengan Hati-Mu.

~ Tim Katekese Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan ~

54 Tahun Berkarya, WKRI Karombasan Menuju 55 TahunManado, 26 September 2026 — Lima puluh empat tahun bukan sekadar angka...
27/09/2026

54 Tahun Berkarya, WKRI Karombasan Menuju 55 Tahun

Manado, 26 September 2026 — Lima puluh empat tahun bukan sekadar angka. Bagi Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Hati Kudus Yesus Karombasan, perjalanan itu adalah kisah panjang tentang iman, persaudaraan, pengabdian, dan kesetiaan melayani. Semangat tersebut terasa dalam perayaan HUT ke-54 WKRI Cabang Hati Kudus Yesus Karombasan, Sabtu (26/9/2026), yang sekaligus menjadi momentum pencanangan perjalanan menuju HUT ke-55 pada 24 September 2027.

Rangkaian perayaan diawali dengan Perayaan Ekaristi yang berlangsung khidmat di Gereja Hati Kudus Yesus Karombasan. Perayaan dipimpin Pastor Paroki, Ps. Herry Z. Purasa MSC, selaku Penasehat Rohani. Dalam suasana syukur, para anggota diajak melihat kembali perjalanan organisasi bukan hanya sebagai sejarah kelembagaan, tetapi sebagai panggilan untuk terus menghadirkan kasih Kristus melalui pelayanan nyata.

Pada akhir Perayaan Ekaristi, Ketua Cabang WKRI Hati Kudus Yesus Karombasan, dr. Diana Maria Oratmangun, membacakan sambutan Ketua Presidium WKRI DPD Sulawesi Utara, Telly Mathilda Kapoh, dalam rangka HUT ke-76 WKRI DPD Sulut yang jatuh pada 15 September 2026. Kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama.

Suasana kemudian berlanjut di Aula Pastoran. Ketua Panitia, Coune Momuat, menyampaikan laporan mengenai berbagai kegiatan yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan dalam rangka HUT ke-54. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang memungkinkan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik.

Sementara itu, Neltje Eman, salah seorang purnabakti Ketua Cabang WKRI Hati Kudus Yesus Karombasan yang kini menjabat Presidium I WKRI DPD Sulawesi Utara, menyampaikan sekilas sejarah perjalanan cabang. Kisah para pendahulu menjadi pengingat bahwa organisasi ini bertumbuh melalui ketekunan, pengorbanan, dan kesetiaan banyak perempuan Katolik dari generasi ke generasi.

Ketua Cabang WKRI Hati Kudus Yesus Karombasan, dr. Diana Maria Oratmangun, menegaskan bahwa usia 54 tahun harus menjadi momentum untuk melihat masa depan dengan semangat baru.

“Bagi kami, 54 tahun bukan sekadar perayaan usia organisasi. Ini adalah kesempatan untuk bersyukur atas karya para pendahulu, mengevaluasi perjalanan yang telah dilalui, dan mempersiapkan langkah baru menuju usia 55 tahun. Kami ingin WKRI terus menjadi ruang bagi perempuan untuk bertumbuh dalam iman, persaudaraan, kepedulian sosial, dan pelayanan yang nyata bagi keluarga, Gereja dan masyarakat.”

Momentum pencanangan perjalanan menuju HUT ke-55 kemudian ditandai dengan pemasangan lilin HUT ke-54 WKRI Cabang Hati Kudus Yesus Karombasan dan HUT ke-76 WKRI DPD Sulawesi Utara. Puncaknya, Ketua Cabang bersama Ketua Panitia melakukan pemukulan tambor sebagai simbol dimulainya perjalanan satu tahun menuju usia 55 tahun.

Setelah acara seremonial, suasana berubah menjadi lebih cair dan penuh kegembiraan. Berbagai permainan kebersamaan menghadirkan tawa dan sukacita. Para anggota dari berbagai generasi berbaur tanpa sekat. Games menjadi ruang sederhana tetapi bermakna untuk memperkuat kekompakan, persaudaraan, dan rasa memiliki terhadap organisasi.

Perayaan kemudian ditutup dengan Gerakan Pangan Murah, hasil kerja sama WKRI Cabang Hati Kudus Yesus Karombasan dan LC Paroki bersama Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa perayaan ulang tahun tidak berhenti pada seremoni, tetapi diterjemahkan menjadi karya yang memberi manfaat langsung bagi anggota dan masyarakat.

Gerakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyongsong HUT ke-59 Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan pada 15 Oktober 2026.

Dengan demikian, perjalanan menuju 55 tahun telah dimulai. Bukan sekadar menghitung waktu, melainkan menata langkah. WKRI Cabang Hati Kudus Yesus Karombasan ingin melanjutkan warisan para pendahulu dengan memperkuat organisasi, merawat persaudaraan, serta menghadirkan pelayanan yang semakin relevan dan berdampak bagi perempuan, anak, keluarga, umat, Gereja, dan masyarakat.

54 tahun telah menjadi sejarah. Satu tahun ke depan adalah kesempatan untuk menulis babak baru.

Salve!Hallo Umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, berikut bahan katekese yang harus diberikan kepada umat di wilayah ...
26/09/2026

Salve!

Hallo Umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, berikut bahan katekese yang harus diberikan kepada umat di wilayah rohani dan kelompok kategorial masing-masing oleh Ketua Wilayah Rohani atau Ketua Kelompok Kategorial bersama Seksi Katekesenya. Materi ini diberikan Minggu, 27 September sampai Sabtu, 3 Oktober 2026. Terima kasih! Tuhan memberkati!

==============

Cintai Hidup, Rawat Relasi

Saudara-saudari umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, kehidupan adalah anugerah Allah yang luhur. Karena itu, mencintai kehidupan berarti belajar menghargai diri sendiri, sesama, keluarga, dan setiap pribadi sejak awal kehidupan hingga akhir hayatnya.

Bagi Orang Muda Katolik (OMK), panggilan untuk mencintai kehidupan secara bertanggung jawab dimulai dari kemampuan membangun relasi yang sehat. Relasi yang sehat bukan sekadar perasaan cinta, tetapi dibangun atas dasar penghormatan, kejujuran, kesetiaan, komunikasi, batas-batas yang sehat, dan tanggung jawab moral. Cinta sejati tidak memanfaatkan tubuh atau perasaan orang lain, tidak memaksa, tidak melakukan kekerasan, dan tidak menjadikan seksualitas sebagai permainan.

Dalam terang iman Katolik, tubuh adalah bagian dari martabat manusia yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Karena itu, setiap orang dipanggil untuk menjaga kekudusan tubuh dan menghormati tubuh sesamanya. Cinta yang dewasa selalu berkata: “Aku menghargaimu, aku tidak akan menyakitimu, dan aku bertanggung jawab atas pilihan kita.”

Kepada OMK Karombasan: jangan takut memilih jalan yang benar meskipun berbeda dari arus zaman. Bangunlah persahabatan yang sehat, gunakan media sosial secara bijaksana, jauhi kekerasan dan perilaku yang merendahkan martabat manusia, serta berani mengatakan “tidak” terhadap tekanan yang dapat menghancurkan masa depan.

Mari menjadi generasi yang mencintai kehidupan, menghormati martabat manusia, menjaga relasi dengan bijaksana, dan menghadirkan kasih Kristus dalam setiap pilihan.

Hidup adalah anugerah. Cinta adalah tanggung jawab. Jagalah keduanya dengan iman dan kasih.

Terima kasih! Salve!

~ Tim Katekese Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan ~

Salve! Hallo Umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, kita sudah punya website? Website sudah mulai beroperasi sambil pr...
25/09/2026

Salve!

Hallo Umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, kita sudah punya website? Website sudah mulai beroperasi sambil proses penyempurnaan. Ini berita perdana, silahkan disimak ya? Terima kasih. Salve!

  ...

Paroki Karombasan Melangkah ke Era DigitalMANADO — Gereja tidak hanya dipanggil untuk hadir di tengah umat melalui perju...
25/09/2026

Paroki Karombasan Melangkah ke Era Digital

MANADO — Gereja tidak hanya dipanggil untuk hadir di tengah umat melalui perjumpaan langsung, tetapi juga mampu menjangkau umat melalui ruang digital. Semangat inilah yang mewarnai kegiatan sosialisasi penggunaan Website Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, yang dilaksanakan di Aula Pastoran, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, RP. Herry Zet Purasa, MSC, bersama Dewan Pastoral Paroki (DPP), Seksi Sekretariat, Seksi Komunikasi Sosial (Komsos), Seksi Katekese DPP, para Ketua Kelompok Kategorial Paroki, serta para Ketua Wilayah Rohani.

Sosialisasi dilaksanakan oleh Tim Desain Website dari Teknik Informatika Universitas Sam Ratulangi Manado, yang terdiri dari Djoni Hatidja, Rilly Arundaa, dan Hanny A.H. Komaling serta beberapa mahasiswa. Tim memberikan pengenalan sekaligus pendampingan mengenai penggunaan, pengelolaan, dan pemanfaatan website sebagai sarana komunikasi dan pelayanan pastoral paroki.

Bagi Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, kehadiran website bukan sekadar menghadirkan sebuah platform teknologi. Website diharapkan menjadi ruang digital yang mempertemukan umat dengan kehidupan Gereja, menyediakan informasi pastoral, liturgi, kegiatan wilayah dan kelompok kategorial, berita paroki, bahan katekese, serta berbagai informasi yang dibutuhkan umat.

Pastor Paroki RP. Herry Zet Purasa, MSC menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus dipandang sebagai peluang untuk memperluas karya pewartaan Gereja.

“Website ini hendaknya tidak hanya menjadi tempat menyimpan informasi, tetapi menjadi sarana pewartaan dan pelayanan. Di zaman digital, Gereja dipanggil untuk hadir di mana umat berada. Karena itu, teknologi harus kita gunakan untuk membawa umat semakin dekat kepada Kristus dan semakin terhubung dengan kehidupan paroki,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh perangkat pastoral untuk mengambil bagian dalam pengelolaan website secara bersama-sama. Menurutnya, keberhasilan website tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi terutama oleh komitmen, kreativitas, tanggung jawab, dan semangat pelayanan seluruh komunitas.

Sementara itu, keterlibatan DPP, seksi-seksi, kelompok kategorial dan wilayah rohani menunjukkan bahwa website merupakan milik bersama seluruh umat. Setiap unsur pastoral diharapkan dapat berkontribusi menghadirkan informasi yang aktual, inspiratif dan membangun iman.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya sebagai komunitas iman.

Digitalisasi bukan tujuan akhir. Ia hanyalah sarana agar kabar sukacita Injil semakin luas menjangkau umat, membangun persekutuan, dan menghadirkan wajah Gereja yang komunikatif, terbuka dan dekat dengan kehidupan umat. (*)

~ Tim Katekese Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan ~

Dari Meja Cukai ke Jalan TuhanSalve!Saudara-saudari umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, hari ini, 21 September, kit...
21/09/2026

Dari Meja Cukai ke Jalan Tuhan

Salve!

Saudara-saudari umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, hari ini, 21 September, kita merayakan Pesta Santo Matius, Rasul dan Pengarang Injil. Kisah panggilannya sederhana, tetapi sangat kuat: ketika Yesus melihat Matius duduk di rumah cukai, Ia berkata, “Ikutlah Aku.” Matius pun segera berdiri dan mengikuti Yesus (Mat 9:9).

Matius bukanlah sosok yang memiliki masa lalu sempurna. Sebagai pemungut cukai, ia berada dalam profesi yang secara sosial dan religius dipandang buruk oleh banyak orang pada zamannya. Namun, Yesus tidak melihat Matius hanya berdasarkan masa lalunya. Yesus melihat kemungkinan baru dalam dirinya. Kristus memanggil manusia bukan karena ia sudah sempurna, melainkan supaya ia mengalami pertobatan dan menjadi baru.

Di sinilah kabar gembira panggilan Santo Matius menjadi sangat relevan bagi kita. Gereja bukan komunitas orang-orang tanpa dosa, melainkan komunitas orang-orang yang terus-menerus dipanggil kepada pertobatan. Katekismus mengajarkan bahwa pertobatan merupakan panggilan yang terus berlangsung dalam kehidupan Kristen (KGK 1427–1429).

Matius tidak berhenti pada pengalaman pribadinya. Setelah dipanggil, ia menjadi rasul dan pewarta Injil. Hidupnya berubah dari duduk di meja cukai menjadi berjalan dalam perutusan. Ia menerima belas kasih Kristus dan kemudian mewartakan belas kasih itu kepada orang lain.

Karena itu, marilah kita bertanya: Di mana Yesus sedang memanggil saya hari ini? Apakah saya berani meninggalkan kebiasaan buruk, egoisme, dendam, ketidakjujuran, sikap acuh terhadap sesama, atau kenyamanan yang membuat saya jauh dari Tuhan?

Umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, jangan takut menjawab panggilan Kristus. Jadikan keluarga, lingkungan, tempat kerja, komunitas, dan pelayanan sebagai ruang pewartaan Injil. Jangan hanya menjadi orang yang mendengar Sabda, tetapi jadilah pelaku Sabda.

Mari belajar dari Santo Matius: ketika Kristus memanggil, jangan terus duduk. Bangkitlah, ikutilah Dia, dan jadilah saksi kasih-Nya.

Santo Matius, Rasul dan Pengarang Injil, doakanlah kami.
Hati Kudus Yesus, jadikanlah hati kami serupa dengan hati-Mu. Salve!

~ Tim Katekese Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan ~

Jangan Biarkan Bullying Melukai Hati AnakSalve! Saudara-saudari umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan yang terkasih,Se...
18/09/2026

Jangan Biarkan Bullying Melukai Hati Anak

Salve!

Saudara-saudari umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan yang terkasih,

Setiap anak adalah pribadi yang berharga di mata Tuhan. Mereka bukan sekadar “anak-anak kecil” yang belum mengerti kehidupan, melainkan pribadi yang sedang bertumbuh dalam kasih, kepercayaan diri, dan harapan. Karena itu, ketika seorang anak diejek, dipermalukan, dikucilkan, diancam, dipukul, atau disakiti melalui media sosial, luka yang ditinggalkan tidak selalu terlihat. Ada luka yang diam-diam tinggal dalam hati.

Yesus sendiri berkata, “Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku” (Mrk. 10:14). Sabda ini mengingatkan kita bahwa Gereja harus menjadi tempat di mana anak merasa aman, diterima, didengarkan, dan dicintai.

Perundungan bukan sekadar “kenakalan anak-anak”. Jika dibiarkan, bullying dapat merusak persahabatan, kesehatan emosional, kepercayaan diri, bahkan masa depan seorang anak. Karena itu, kita tidak boleh menertawakan korban, menyalahkan mereka, atau berkata, “Ah, begitu saja kok baper!” Kadang yang dianggap bercanda oleh pelaku, justru menjadi tangisan yang disembunyikan korban.

Mari umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan menjadi komunitas yang berani berkata: TIDAK pada perundungan! Ajarkan anak-anak untuk menghormati sesama, berani membela yang lemah, dan meminta bantuan ketika melihat tindakan kekerasan.

Mari kita bangun keluarga, sekolah, dan lingkungan paroki sebagai rumah yang aman bagi setiap anak. Karena hati yang sungguh mencintai Yesus tidak akan tega melukai hati anak-anak-Nya.

“Hormati setiap anak. Dengarkan mereka. Lindungi mereka. Kasihi mereka.” Salve!

~ Tim Katekese Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan ~

Setia dalam Kristus, Teguh dalam PersatuanSalve! Saudara-saudari umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, hari ini, 16 S...
16/09/2026

Setia dalam Kristus, Teguh dalam Persatuan

Salve!

Saudara-saudari umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, hari ini, 16 September, kita memperingati Santo Kornelius, Paus dan Martir, serta Santo Siprianus, Uskup dan Martir. Keduanya hidup pada masa Gereja perdana ketika menjadi seorang Kristiani berarti berani membayar harga iman dengan kesetiaan, bahkan dengan darah.

Kornelius dan Siprianus mengajarkan kepada kita bahwa iman tidak cukup hanya diucapkan; iman harus diwujudkan dalam keberanian, kesetiaan, kasih, dan persatuan. Mereka menghadapi penganiayaan, perpecahan, perbedaan pandangan, dan tekanan zaman, tetapi tidak membiarkan semuanya menghancurkan kesatuan Gereja. Mereka percaya bahwa Kristus adalah pusat kehidupan Gereja dan bahwa umat beriman dipanggil untuk berjalan bersama dalam kasih.

Di tengah kehidupan kita sekarang, tantangannya mungkin berbeda. Kita menghadapi ego, prasangka, persaingan, konflik, luka batin, berita yang memecah-belah, serta kecenderungan untuk lebih mudah menghakimi daripada memahami. Karena itu, teladan kedua santo ini menjadi sangat relevan.

Gereja harus menjadi rumah persaudaraan, bukan tempat untuk saling menjatuhkan. Paroki harus menjadi ruang di mana setiap orang merasa diterima, didengarkan, diampuni, dan diberi kesempatan untuk bertumbuh.

Sebagai umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, marilah kita menempatkan Hati Kudus Yesus sebagai sumber persatuan dan kasih. Jangan biarkan perbedaan pelayanan, kelompok, lingkungan, pilihan, atau kepentingan pribadi membuat kita kehilangan persaudaraan.

Mari kita belajar dari Kornelius dan Siprianus: tetap setia ketika menghadapi kesulitan, tetap rendah hati ketika berbeda pendapat, berani membela kebenaran tanpa membenci, dan mengutamakan persatuan tanpa mengorbankan iman.

Kiranya setiap keluarga, lingkungan, wilayah, kelompok kategorial, dan seluruh umat semakin menjadi satu tubuh dalam Kristus.

Mari berjalan bersama, saling menopang, saling mendoakan, dan menjadi saksi Kristus melalui kasih yang nyata.

Hati Kudus Yesus, jadikanlah hati kami serupa dengan hati-Mu: lembut dalam kasih, teguh dalam iman, dan setia dalam persaudaraan. Amin. Salve!

~ Tim Katekese Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan ~

Memandang Salib, Menemukan HarapanSaudara-saudari terkasih, Umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan,Hari ini, 14 Septemb...
14/09/2026

Memandang Salib, Menemukan Harapan

Saudara-saudari terkasih, Umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan,

Hari ini, 14 September, kita merayakan Pesta Salib Suci. Salib bukan sekadar kayu, bukan p**a lambang penderitaan semata. Di dalam salib, kita melihat kasih Allah yang begitu dekat dengan manusia. Yesus tidak menyelamatkan kita dari kejauhan; Ia masuk ke dalam luka, air mata, kesepian, pengkhianatan, bahkan kematian manusia. Dari sana, Ia membuka jalan menuju kebangkitan.

Salib mengingatkan kita bahwa dalam kehidupan tidak semua persoalan dapat segera kita pahami. Ada keluarga yang sedang berjuang, orang tua yang menua, anak-anak yang mencari arah, mereka yang sakit, kehilangan pekerjaan, mengalami kegagalan, atau memikul beban yang tidak selalu dapat diceritakan kepada orang lain. Namun, ketika kita memandang Kristus yang tersalib, kita menemukan keyakinan: kita tidak pernah memikul salib sendirian.

Sebagai umat yang bernaung di bawah Hati Kudus Yesus, marilah kita belajar mencintai seperti Kristus: hadir bagi yang terluka, mengampuni yang bersalah, menguatkan yang lemah, dan menjadi pembawa damai di tengah keluarga serta masyarakat.

Marilah kita memandang salib bukan dengan ketakutan, melainkan dengan iman. Sebab salib yang dipeluk bersama Kristus tidak berakhir pada kematian, tetapi membuka jalan menuju kehidupan.

“Dalam salib Kristus, kasih Allah menjadi nyata; dalam kasih-Nya, kita menemukan kekuatan untuk bangkit.”

Selamat merayakan Pesta Salib Suci.
Semoga Hati Kudus Yesus senantiasa membimbing dan memberkati seluruh umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan. (*)

~ Tim Katekese Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan ~

Salve! Pilih Hidup, Pilih Kasih, Pilih Kristus!Saudara-saudari terkasih, umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, khusus...
12/09/2026

Salve!

Pilih Hidup, Pilih Kasih, Pilih Kristus!

Saudara-saudari terkasih, umat Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, khususnya para remaja dan Orang Muda Katolik (OMK).

Di tengah dunia yang semakin terbuka, kita berhadapan dengan berbagai pilihan. Pergaulan, media sosial, gaya hidup, dan lingkungan dapat membawa kita kepada hal-hal yang membangun, tetapi juga dapat menyeret kita pada perilaku yang merusak masa depan. Salah satunya adalah pergaulan bebas dan bahaya narkoba.

Sebagai orang beriman, tubuh dan hidup kita adalah anugerah Allah. Karena itu, hidup tidak boleh diperlakukan sembarangan. Pergaulan yang sehat bukan berarti membatasi persahabatan, melainkan membangun relasi dengan kasih, penghormatan, tanggung jawab, dan batas-batas yang benar. Kita dipanggil untuk saling menjaga martabat, bukan saling memanfaatkan.

Narkoba juga bukan jalan menuju kebahagiaan. Ia mungkin menawarkan kenikmatan sesaat, tetapi dapat menghancurkan kesehatan, pendidikan, relasi keluarga, masa depan, bahkan kehidupan itu sendiri. Karena itu, keberanian seorang anak muda bukan terletak pada kemampuan mengikuti arus, melainkan pada keberanian mengatakan “TIDAK” terhadap sesuatu yang merusak dirinya.

Yesus bersabda, “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan” (Yoh. 10:10). Sabda ini mengingatkan kita bahwa Kristus menghendaki kita memiliki kehidupan yang bermakna, sehat, bermartabat, dan penuh harapan.

Mari kita jadikan keluarga dan paroki sebagai ruang yang aman bagi kaum muda untuk bertumbuh. Orang tua, pendamping, guru, pengurus lingkungan, dan seluruh umat dipanggil untuk hadir, mendengarkan, mendampingi, dan tidak mudah menghakimi. Ketika ada yang jatuh, jangan kita menjauh; ulurkan tangan untuk menolong dan mengarahkannya kembali kepada jalan kehidupan.

Untuk para remaja dan OMK: dekatlah dengan Tuhan, bangun persahabatan yang sehat, isi waktu dengan kegiatan positif, jaga kekudusan diri, dan beranilah berkata “TIDAK” kepada pergaulan bebas dan narkoba.

Mari bersama-sama membangun generasi muda yang murni dalam hati, sehat dalam tubuh, kuat dalam iman, berani berkata tidak, dan setia kepada Kristus.

Pilih hidup. Pilih kasih. Pilih Kristus!
Remaja Kudus, Hati Murni, Masa Depan Cerah!

Salve!

~ Tim Katekese Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan ~

Address

Jalan Sam Ratulangi No. 311 Karombasan
Manado
95000

Telephone

+6289529981125

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan:

Shortcuts

Share